NovelToon NovelToon
Duda Genit

Duda Genit

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kang anna

Bagaimana jadinya jika kamu harus berurusan dengan Duda Genit, dengan sesuatu hal yang tak terduga? Saksikan semua ceritanya di duda genit.

Angel Lalika Pradana adalah seorang mahasiswi cantik di universitas Brahmana, suatu malam Angel bertemu dengan seorang duda tampan, yang mulai mengusik hidupnya. Dengan sepupu sekaligus sahabatnya Aska, dan juga Al.

Dengan berbagai perbedaan di antara Angel dan Daniel, mulai dari usia, dan status. Sanggupkah mereka bersatu, atau sebaliknya? Penasaran silahkan baca keseruannya dengan bumbu romantis dan komedi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DUNIT 32 (Bianglala)

Angel dan Daniel kini berada di mobil, sementara Roni memilih untuk menaiki taksi, karena Roni tahu kalau Daniel ingin kencan dengan Angel. Ceritanya malam mingguan, Daniel berencana mengajak Angel ke suatu tempat.

"Dunit, kita kemana?" tanya Angel penasaran.

Daniel tersenyum, memandang Angel sebentar kemudian kembali fokus mengemudikan mobilnya. Daniel segera menggenggam tangan Angel, kemudian mengecup punggung tangan Angel, tampa melepas fokus dari mengemudi.

"Ih... dunit jawab dong, jangan bikin penasaran." pinta Angel membuat Daniel semakin menyunggingkan sudut bibirnya.

"Sabar ya sayang, nanti kalau sampai kamu juga tahu." kata Daniel, terus menggenggam tangan Angel.

"Aku belum izin loh dunit." kata Angel.

Mendengar kata kata Angel, Daniel tersenyum kemudian menghentikan mobilnya tepat di parkiran sebuah taman hiburan.

"Dunit mu ini sudah meminta izin untuk kamu sayang." kata Daniel sembari membuka seatbelt yang melekat pada tubuhnya. Angel pun segera melakukan hal yang sama.

"Tunggu di sini, jangan keluar dulu." kata Daniel membuka pintu pengemudi.

Setelah mengatakan itu Daniel segera keluar, sembari menghampiri pintu kursi penumpang bagian depan. Daniel pun membuka kan pintu untuk Angel. Angel hanya tersenyum mendapatkan perlakuan yang begitu manis, dari Daniel. Kalau kata anak zaman sekarang so sweet.

"Taman hiburan." seru Angel berbinar, semabari menggenggam tangan Daniel.

Daniel bahagia melihat senyum bahagia Angel, membuatnya benar benar merasakan bahagia. Angel menarik tangan Daniel untuk segera memasuki taman hiburan tersebut. Saat mereka memasuki taman hiburan, dan berhenti di bawah bianglala yang di penuhi dengan kemerlap lampu warna warni, menjadi daya tarik sendiri. Saat berada di bawah bianglala, sebuah kembang api tiba tiba berbunyi, menghiasi langit gelap.

"Wah lihat dunit, di langit penuh kembang api, cantik." seru Angel sembari menunjuk kembang arah kembang api tersebut.

Daniel mengikuti arah telunjuk Angel, kemudian merangkul pinggang Angel.

"Indah bukan." kata Daniel sembari memandang Angel.

"Hm... sangat indah." kata Angel meng iya kan. Angel memandang wajah Daniel sebentar, lalu kembali memandang kembang api tersebut.

Kini mereka benar benar seperti sepasang kekasih, Angel juga tak henti hentinya menggenggam, jas di bagian bawah Daniel.

"Apa kita bisa menonton kembang apinya nanti?" tanya Angel, sembari terus melihat ke arah kembang api.

"Yah... kita akan menunggu giliran lagi, ayo." kata Daniel mencoba menarik tangan Angel.

Namun tiba tiba Angel berhenti, dengan wajah yang di buat seimut mungkin, dengan mata yang memelas.

"Bisa tidak aku beli ice cream?" tanya Angel semabari menampakkan wajah penuh pengharapan. Angel kemudian menunjuk seorang penjual ice cream.

Daniel memandang Angel, kemudian memandang ke arah telunjuk Angel. Daniel sedikit menghembus nafas kasarnya.

"Tidak, jangan sayang." kata Daniel tersenyum ke arah Angel.

Angel mendengar itu kecewa, lalu kemudian cemberut.

"Kenapa?" tanya Angel, sembari menggerbikkan bibirnya.

Daniel kembali membuang nafas kasarnya, jika begini tak tega rasanya menolak permintaan Angel, namun ini juga untuk kebaikan Angel.

"Kamu bisa masuk angin sayang nantinya." kata Daniel berusaha menjelaskan.

Angel menggeleng kan kepalanya, bertanda ia tetap menginginkan ice cream itu.

"Tidak sayang, ayo naik." bujuk Daniel.

Bukannya menuruti kata kata Daniel, angel justru jongkok di tempat, sambil memeluk lututnya, dengan tatapan memohon. Daniel akhirnya menghembuskan nafas kasarnya, Angel sangat tahu cara menaklukkan Daniel sekarang.

"Sudah." kata Daniel dengan suara lembut membujuk Angel.

Angel hanya diam saja, kemudian kembali menunjuk penjual ice cream. Angel menggembungkan pipinya, hingga benar benar sangat menggemaskan di mata Daniel.

"Ya sudah ayo beli." kata Daniel akhirnya, sembari menegakkan badan Angel.

Angel tersenyum senang, sembari menarik tangan Daniel di menuju penjual ice cream. Ya jurus andalan Angel berhasil, dan ternyata juga bekerja pada Daniel.

Akhirnya Angel pun membeli ice cream, kemudian baru mereka ikut mengantri menaiki bianglala.

Setelah tiba giliran mereka, mereka segera masuk ke dalam bianglala tersebut. Angel dan Daniel duduk berhadapan. Saat berada di dalam bianglala, Angel asyik memakan ice cream nya, sembari memandang ke luar jendela. Sementara Daniel asyik memandangi Angel.

"Dunit... ini keren banget." kata Angel dengan mata berbinar ke arah Daniel.

Daniel tersenyum, menyandarkan diri di dinding ruangan angkut bianglala.

Saat mereka hendak mencapai puncak atas, tiba tiba bunyi kembang api kembali terdengar. Angel memandang ke arah luar, rasanya ia berdampingan dengan kembang api yang tengah meledak. Angel melonjak senang melihatnya.

"Dunit, gimana kamu dapat tempat yang sebagus ini?" tanya Angel, sembari terus memandangi kembang api.

Daniel tersenyum, mendengar pertanyaan Angel. Angel terlihat begitu bahagia.

"Bisa saya berbicara dengan kamu sayang?" tanya Daniel kembali, tanpa membalas pertanyaan Angel.

"Ha..." Angel sedikit bingung maksud dari Daniel.

"Saya cuman menginginkan, sayangnya dunit ini... duduk di samping si dunit ini." kata Daniel tersenyum.

Angel yang mendengar permintaan Daniel, segera berpindah duduk di samping Daniel. Daniel mengusap lembut kepala Angel, dan memandangnya dengan seksama.

"Dunit, ngerasa ga sih? Gerakannya sedikit lebih lamban." kata Angel, sembari melihat keluar, dan menjilati ice cream nya.

Daniel tidak menjawab, Daniel justru memilih memperbaiki posisi duduk nya, agar bisa lebih nyaman melihat wajah Angel.

"Cantik kan?" kata Daniel tampa melepaskan pandangannya dari Angel, yang saat ini tengah asyik memandang kembang api yang tengah meledak di udara, sembari memakan ice cream nya.

"Hm... tidak apa lambat, yang penting sangat cantik." kata Angel tersenyum senang, yang kini membalas pandangan Daniel.

Ketika mata mereka saling memandang, detak jantung keduanya berdetak lebih cepat, membuat Angel sedikit terhenti menjilati ice cream nya.

Daniel segera meraih pipi Angel, kemudian mengusapnya dengan lembut. Daniel kemudian memandang ke arah luar pengangkut bianglala tersebut.

"Kita sudah di atas dan banyak kembang api." kata Daniel, sembari tersenyum.

Daniel mengalihkan pandangan untuk memandang Angel. kemudian tersenyum, membuat Angel sedikit salah tingkah.

Angel segera menyuapkan ice cream nya ke dalam mulut. Untuk menetralkan detak jantungnya yang tidak beraturan.

"Kamu tahu, menurut orang orang, ketika kita berada di atas, ada sesuatu hal yang harus kita lakukan jika bersama kekasih." kata Daniel sembari menggenggam tangan Angel, dan mengusap pipi Angel.

Angel hanya menggeleng, kemudian mengangguk. Angel kini benar benar salah tingkah dengan sikap Daniel kepadanya.

"Kenapa, ragu? Atau salah tingkah." goda Daniel, yang kini merangkul pundak Angel.

Daniel mengajak Angel bersandar di dinding bianglala. Angel hanya menurut saja. Daniel tersenyum, dengan sikap Angel yang hanya menurut saja.

"Kamu tahu sayang, mereka melakukan ciu*man agar hubungan mereka abadi." kata Danie mengusap lembut bibir Angel.

Daniel kemudian secara berlahan mendekatkan bibirnya di bibir Angel. Saat bibir Daniel berada di atas bibir Angel, Daniel segera me*lu*mat bibir Angel dengan lembut. Tak ada penolakan, justru kali ini Angel membalas lu*ma*tan Daniel.

Daniel sedikit menggigit bibir bawah Angel dengan lembut, kemudian memasukkan benda tak bertulang nya ke dalam mulut Angel. Daniel menjelajahi rongga mulut Angel.

Setelah merasa Angel kehilangan nafas, Daniel segera melepaskan pa*ngu*tan bibir mereka. Saat pa*ngu*tan bibir mereka terlepas, pintu pengangkut bianglala terbuka.

1
Ratnasihite
Luar biasa
Naja Naja nurdin
ini yang iya mommy atau mamah sih
ardi Ardi salon
aku suka
Anonim
Yg ayah kandung angel yg mn?kok aq binggung
Berdo'a saja
hemmm
si pembaca
si duda
si pembaca
mampir
Berdo'a saja
baguuuus
Berdo'a saja
👍👍👍👍👍👍
Nanik Ismawati
gercep sekali dunit ini
ig: kang_anna_story: hai terimakasih banyak telah mampir, oh ya othor harap kamu juga mau mampir di novel terbaru othor ya judulnya I am not crazy (please love me)
total 1 replies
dewi patmawati
mampir
Maizuki Bintang
bgs
Aprilia
PHP Thor🙂
pencinta_hotdaddy🔥😋😘🙌💋
si mantan palyboy and cassanova dapat ya cuman atu. ternyata gk topcer🙂
pencinta_hotdaddy🔥😋😘🙌💋
emng aska sdh celap celup?

btw maunya si aska dikasih karma karna selalu mepermainkan hati wanuta, tapi karna aku liat dah end ...jadiii hanya harapan aja yg gk akan terkabulkan🙂
pencinta_hotdaddy🔥😋😘🙌💋
katanya gk pernah sholat, entah itu sholat jum'at atau yg lainnya. lah trus kalimat ini untuk apa?

plin plan othornya..ck
pencinta_hotdaddy🔥😋😘🙌💋
yah aku kecewa...aku kira daniel pria baik". bahkan penggambaran awalnya,dia tak tersentuh wanita setelah bercerai. kan biasanya kalo dah bercerai itu, mulai melakukan aksi bejatnya karna peenah mrasakn surga dunìa...ternyata eh ternyata
Endang Trisno Widati
hahhaa kasian roni
Dwi ratna
horor atau mafia2 gtu ka?
ig: kang_anna_story: bisa jadi
total 1 replies
Om Rudi
Ditunggu
ig: kang_anna_story: jangan lupa mampir ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!