NovelToon NovelToon
Oh, My Rey

Oh, My Rey

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:334.8k
Nilai: 5
Nama Author: din din

Cerita ini hanyalah karangan fiktif belaka, jika ada kesamaan tempat dan kejadian, berarti othor adalah cenayang yang hebat yang bisa menerawang. eyaaa ... canda kaleee.

Blurb:

"Eh ... asal loe tahu saja, mau ngambek mau nggak, gue tetep tampan kok!" kilah Rey.

"Kan kalau loe ngambek, loe nggak tampan Rey! Jadi jangan ngambek ya, biar tampan!" rayu Jihan lagi seraya mengerjapkan kedua matanya.

"Idih!! Loe bilang gue tampan juga nggak ikhlas buat apa?" timpal Rey.

"Ihh ... loe kok ngeselin sih! Kan gue udah nglakuin apa yang loe mau. Masa iya gara-gara gue salah sebut loe marah dan ga bantu gue, jahat loe!" rengek Jihan dengan mimik sedih dan kesal.


Rey yang di angkat adik oleh Julia sang mama dari Jihan, tidak pernah akur sedikitpun dengan gadis itu, bukan tak akur benci hanya tak akur karena belum saling mengerti.

Setting tempat bukan di indo ya, trus agama juga ga othor cantumin, takute nanti bertentangan dengan norma/ajaran yang ada, anggap aja ini cerita fiktif yang ada di dunia novel halu dan ga mungkin ada di dunia nyata.

Pict from Google, editing by Din Din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Aku ingin mengatakan

"Gue pengin lihat keadaan Rey," pinta Jihan.

Jason menatap Jihan dengan penuh pemakluman, ia hanya tersenyum kemudian mengiyakan keinginan gadis itu.

Baru saja Jihan dan Jason ingin melangkahkan kaki keluar, Tisa dan Arya sudah berada di ambang pintu dengan membawa sekeranjang buah untuk menjenguk Jihan.

Jihan melempar tatapan benci, jika bukan karena Tisa. Dia maupun Rey pastinya tidak akan berakhir di Rumah sakit.

"Mau apa loe?" tanya Jihan ketus.

Tisa terlihat menundukkan kepalanya dengan memegang erat tali tas selempang yang menyilang di depan dada.

"Aku mau minta maaf sama kamu, Je!" ungkap Tisa memberanikan diri.

"Hah, maaf! Sekarang aja loe bilang maaf. Loe nggak tahu betapa menderitanya gue sama Rey! Pacar apaan loe!" hardik Jihan.

Tisa terlihat sedikit gemetar mendengar Jihan membentaknya, Arya yang merasa Jihan keterlaluan pun akhirnya bersuara.

"Dia kesini dengan niat baik, Je! Loe nggak perlu bentak dia seperti itu. Dia juga menyesal serta tak sengaja melakukannya." Bela Arya seraya menyembunyikan Tisa di balik punggungnya.

"Loe kalau ngomong enak. Loe nggak ngerasain apa yang Rey rasain, loe itu temennya nggak gue sangka loe malah bela cewek kayak gini! Oh gue lupa, kalian 'kan pasangan serasi. Sama-Sama suka selingkuh," cibir Jihan yang sudah terlampau emosi dengan keadaan, di tambah dengan kondisi Rey saat ini.

"Loe boleh marah, Je! Tapi loe juga nggak perlu ngatain kita seperti itu, loe juga nggak tahu 'kan sebenarnya bagaimana Rey hingga Tisa akhirnya milih jalan sama gue." Arya masih terus membela Tisa.

"Bulshit!! Kalian bener-bener serasi," umpat Jihan.

Jason yang mulai melihat Jihan tak terkendali pun mencoba untuk menengahi.

"Ar, sepertinya kalian datang di waktu yang tidak tepat. Kalian pergi dulu, gih! Biar keadaan ga tambah belibet," ucap Jason.

"Aku bener-bener minta maaf, Je!" ucap Tisa masih terus berusaha mencoba agar Jihan memaafkan dirinya.

Jihan maju satu langkah, di tatapnya manik mata Tisa dengan penuh rasa benci yang mendarah daging.

"Inget, ya! Kalau ada apa-apa dengan Rey, loe yang pertama kali gue cari dan gue bakal kasih perhitungan!!" ancam Jihan dengan menunjuk wajah Tisa dengan jari telunjuknya, kemudian dengan sengaja menabrak lengan Tisa dengan pundaknya.

Jason menghela napas kasar, kemudian ia menepuk pundak Arya yang tidak menyangka jika Jihan bisa bersikap seperti itu.

"Loe balik dulu saja, tunggu sampai kondisinya lebih kondusif, jika loe tahu keadaan Rey yang sebenarnya, loe pun nggak mungkin bisa setenang ini," ucap Jason yang kemudian berlalu menyusul Jihan yang sudah berjalan cukup jauh.

Arya menghela napas kasar, di rangkulnya Tisa yang sudah dalam keadaan gemetar karena bentakan Jihan. Ia mencoba menenangkan gadis itu dan meyakinkannya bahwa dia akan mencari cara agar Jihan bisa mema'afkan gadis itu.

Jihan berjalan cepat dan disusul oleh Jason, sepanjang langkahnya menyusuri lorong bibir Jihan seakan enggan berhenti untuk mengumpat. Jason yang melihat sikap Jihan hanya bisa menghela napas, ia memaklumi hal itu karena kejadian yang di alami oleh gadis itu dan Rey hanya mereka yang tahu.

Langkah Jihan terhenti ketika melihat Julia duduk di kursi yang berseberangan dengan pintu ICU, wanita itu terlihat menutup wajahnya dengan kedua tangannya serta pundak wanita itu terlihat bergetar.

Jason yang melihat ekspresi Jihan pun ikut terhenti, di tatapnya arah Jihan menatap. Jason belum tahu jika wanita yang ditatap Jihan adalah mama'nya.

"Ada apa, Je?" tanya Jason.

Jihan tidak menjawab, perasaannya kembali kacau begitu melihat Julia seperti itu. Kini pikirannya penuh dengan rasa khawatir dan tanda tanya besar

Apa terjadi sesuatu dengan Rey? Dia baik-baik saja 'kan? Ya dia pasti baik-baik saja?

Jihan melangkah kecil, kakinya terasa lemas, tubuhnya seketika terasa bergetar, tatapannya tak teralihkan dari Julia yang masih tertunduk. Ken ada disana, ia menyadari kedatangan Jihan dan langsung menghampiri gadis itu meninggalkan Julia.

"Kenapa kalian disini? Kau masih butuh istirahat, kembalilah ke kamarmu," pinta Ken menatap jihan dan Jason.

"Ada apa? Kenapa aku harus kembali? Apa yang terjadi?" tanya Jihan yang masih menatap Julia kemudian mengalihkan pandangannya kepada Ken.

"Tidak ada apa-apa! Dokter hanya sedang mengecek keadaan Rey," ungkap Ken.

Jason yang belum mengetahui tentang hubungan keduanya pun hanya diam, yang ia tahu jika Ken adalah ayah Jihan.

Jihan menatap tajam manik mata ayahnya, seakan mengisyaratkan jika tidak percaya dengan ucapan pria paruh baya itu. Jihan tetap melangkahkan kakinya untuk menghampiri Julia meski Ken sudah mencegahnya.

"Ada apa?" tanya Jihan yang sudah berdiri tepat di depan Julia yang masih tertunduk dengan menutupi wajahnya.

Julia terkesiap mendengar suara Jihan, ia langsung mendongakkan kepala menatap sepasang mata yang sudah di penuhi dengan berjuta pertanyaan yang mengarah padanya. Jihan melihat dengan jelas mata Julia yang memerah serta buliran kristal bening yang masih menggenang di kelopak mata dan pipinya.

"Ji!"

"Ada apa? Kenapa menangis?" tanya Jihan sekali lagi.

Julia melempar pandangannya kepada Ken yang membuat Jihan semakin curiga. Gadis itu melangkah mundur dengan senyum getir di wajahnya, ia tidak menyangka jika orangtuanya tidak jujur lagi kepadanya.

Julia yang melihat ekspresi Jihan berubah pun langsung bangkit dari duduknya, tangannya ia ulurkan kepada gadis itu tapi langsung di tepis oleh Jihan.

"Ji, Rey mengalami gagal napas lagi," lirih Julia.

"Dokter sedang berusaha untuk menolongnya," imbuh Julia kemudian.

Ken hanya memejamkan mata dengan sedikit mendesis, ia tahu jika Jihan akan syok seperti pertama kali tahu kondisi Rey. Jason ikut terkesiap dengan apa yang ia dengar, tidak percaya jika keadaannya akan separah ini.

Jihan mundur hingga punggungnya menabrak tembok, kelopak matanya mulai menggenang, kepalanya berdenyut hebat setelah mendengar ucapan Julia, matanya terasa kabur, hanya ada warna hitam yang bisa ia lihat, di detik berikutnya Jihan luruh ke lantai. Jason dan Ken yang melihat hal itupun langsung berlari dan menghampiri Jihan yang kembali tak sadarkan diri.

Apa aku masih bisa? Apa masih bisa mengatakan jika aku menyukainya, mengatakan jika aku selalu menyayanginya, mengatakan jika aku ingin memilikinya, mengatakan jika aku ingin bersamanya, mengatakan jika aku sekarang tidak bisa hidup tanpa dia. Aku baru sadar jika merasa memiliki ketika mulai akan kehilangan. Tidak! Aku tidak ingin kehilangannya, masih banyak hal yang ingin aku katakan dan diungkapkan. Ya Tuhan, berilah kami satu kesempatan, aku mohon hanya satu. Berilah kesempatan untukku mengatakan apa yang ingin aku katakan.

Percakapan diluar naskah:

Rey:"Thor, woi!!"

Author:"Aposeh?"

Rey: "Sampe kapan gue dapat adegan cuman tidur di ranjang?"

Author:"Bentar gue cek jadwalnya."

Setelah beberapa menit ....

Author: "Ohh ... bentar kok Rey, nanti sampe bab 100 loe baru bangun."(Author nahan tawa)

Rey:"Seetdah loe, Thor! Bab seratus udah lumutan gue😒😒😒."

Author:"Terima atau tidak! Kalau nggak terima gue bikin mati loe di bab selanjutnya😒😒😒"

Rey:"Duh, gila lama-lama gue, jadi MC tapi malah dikit adegan. Nasib dapat Author sengklek😧😧."

Aku kalem aku diem.

*

*

*

*

*

*

*

*

*

Note Author:

Terima kasih atas dukungannya, Saya sangat menghargai setiap like koment kalian, karena like koment itu adalah sebuah Mood Booster untuk saya. lope lope sekebon duren dan petai 😘😘

Oh ya, kalau berkenan vote seikhlasnya ya ... hiji pun Alhamdulillah, eh ... lupa, minimal 10 ya 😂😂😂. Dah gitu aja, makasih🙏🙏🙏.

1
Ney
Rey jd cwo hrs cool,, jgn tp tp, sm php
Ney Maniez
jgn galak galak nnt bucin 🤭🤭
Ney Maniez
aku mampir
Raffi
thorr iih gokil bgt u asli gua ngakak 🤭🙈🙈🤭 setdaaah..
Nurwana
jgn marah marah Jason, jgn sampai Thu jodohmu.🤭🤭🤭🤭🤭
retno prabandari
Rey. romantis.......jadi pingin muda lagi. 😁😁
retno prabandari
Wee Rey cemburu akut ..😁😁
retno prabandari
salut buat Jason.....bisa melepas orang yg dicintai
Just Rara
akhirnya happy jg mereka☺️☺️
Just Rara
lah idah tamat,blm tau kehidupan mereka setelah menikah 🥺🥺
Just Rara
akhir mereka menemukan pasangan masing2 walaupun chika hrs LDR'an☺️☺️
Just Rara
akhirnya jeje dilamar juga sm rey😍😍
Just Rara
sepertinya selly berjodoh dgn sam ni,tp baguslah jadi rey gak bakalan cemburu lg sm dia😄😄
Just Rara
nah benarkan si chika mau pi dah ke australia ikut ayahnya😔
Just Rara
pasti si chika disuruh milih ikut ibu atau ayahnya deh
Just Rara
untung aja si jeje jujur sama sam,klu gak bisa berabe urusannya😜😜
Just Rara
nah si chika dapat brondong tu😄😄
Just Rara
walah si rey diduluin sama jason ni nikahnya😬
Just Rara
😄😄😄chika....ni lucu ya,mudah2an ntar km ketemu lg ya sm tu cwok chik
Just Rara
waduh ternyata si sam masih blm nyerah juga buat ngedapatinbcinta dari jihan😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!