NovelToon NovelToon
Cinta Terbaik

Cinta Terbaik

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:289k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nikma

Kegagalan dari Cinta Pertama terkadang membuat kita terpuruk dan sulit untuk memulai cinta yang baru ... Perasaan takut gagal, kecewa dan sedih kembali terus menghantui.

Begitu juga dengan Intan, kegagalan Cinta Pertamanya membuat ia trauma hingga ia menutup rapat hatinya. Ia membangun sebuah pintu besi yang sangat kokoh.

Lantas, adakah sosok yang mampu mendobrak pintu besi dari hati Intan?

Update tiap hari pkl 05.00 dan 17.00 WIB😁✌️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Namun, sebenarnya untuk siapa senyum kak Setya itu?

"A-Ayah!!"

Intan terkejut bukan main saat melihat sang ayah yang berdiri di teras rumah. Ia yakin, sang ayah melihat Setya tadi. Sekarang, ia takut juga bingung harus menjelaskan bagaimana pada sang ayah.

"Intan sudah mau magrib, cepat masuk ... Dan jelaskan pada ayah siapa pemuda itu setelah makan malam nanti." Ucap ayah sebelum memasuki rumah terlebih dahulu.

Apa yang ingin ditanyakan ayah?

Bagaimana aku harus menjelaskannya?

Apa bunda belum bercerita pada ayah tentang kak Setya?!

"Intan!!" Panggil ayah lagi dari dalam rumah, karna Intan tak kunjung masuk.

"Ya ayah, Intan datang!" Seru Intan segera memasuki rumah.

Saat hendak pergi ke kamarnya, Intan melihat ayah, bunda dan Dika yang menatapnya penuh tanya. Ia sudah seperti maling yang tertangkap basah. Intan hanya tersenyum kikuk melihat tatapan keluarganya itu.

Mati aku!

...****************...

Setelah makan malam >> Ruang keluarga

"Tidak mau menjelaskan pada ayah siapa pemuda itu?" Tanya ayah sembari menatap Intan yang sedari tadi hanya menunduk tak bersuara. Bahkan, makan malam yang biasanya penuh tawa, tadi sangat suram.

"Di-Dia ... Kakak kelas, Intan." Jawab Intan takut, dia tak berani menatap mata sang ayah.

"Huffft ... Kamu kenapa gak menatap mata ayah, hm?" Tanya ayah lembut, ia duduk disamping putrinya sembari membelai lembut kepala Intan dengan sayang.

"Intan takut ayah marah." Ucap Intan dengan mata berkaca-kaca menatap sang ayah.

"Hei, kenapa nangis gini? Ayah mana pernah marah sama Intan. Ayah hanya bertanya, sayang." Ucap ayah lembut.

"Intan kira ayah marah sama Intan." Jawab Intan sembari memeluk sang ayah. Ayah membalas pelukan itu dengan sayang. Bunda melihat itu dengan senyum sedangkan Dika memutar bola matanya malas.

"Tidak sayang. Ayah hanya bertanya, ayah tak ingin tuan putri ayah bersedih seperti dulu karna pria lain. Mangkannya, ayah bertanya siapa pemuda tadi. Intan mau menceritakan pada ayah?" Tanya ayah lembut yang diangguki oleh Intan.

Kemudian, Intan menjelaskan semuanya pada sang ayah. Walaupun, sedikit malu-malu namun Intan terus menceritakannya pada orang tuanya. Ia sudah berjanji pada orang tuanya akan menceritakan masalah perasaan juga, setelah kejadian dengan Bagas dulu.

Sang Bunda juga menambahi penjelasan Intan versi bunda. Tentu saja dari sudut pandangnya. Sang bunda terus memuji Setya dan antusias juga dalam memberi tahu ayah. Sedangkan ayah juga Dika mendengarkan dengan wajah yang ditekuk, seakan cemburu.

"Sehebat itukah dia? Sampai dua wanita kesayanganku memujinya seperti ini?" Tanya sang ayah dengan wajah ditekuk.

"Setampan apa sih kakak itu? Paling masih tampan aku!" Tambah Dika.

Intan dan bunda saling tatap dan tersenyum mendengar reaksi ayah dan Dika.

"Apa kamu serius suka sama dia? Bagaimana dengan perasaannya? ... Ayah gak mau tuan putri ayah kecewa dan sedih lagi seperti sebelumnya." Tanya ayah sekali lagi untuk memastikan.

"Kalau dibilang suka, Intan gatau ayah yang jelas Intan tertarik dengan kak Setya, Intan ingin lebih mengenal dan selalu dekat dengan kak Setya. Perasaan Intan menjadi hangat saat bersamanya ... Sedangkan untuk perasaan kak Setya Intan juga belum tau, tapi kak Setya berkata dengan seiring berjalannya waktu Intan akan tahu. Jadi, sekarang Intan hanya menikmati waktu saja dan tak terlalu berharap juga." Jawab Intan dengan sedikit senyuman.

"Apa dia tidak memberitahu sampai kapan Intan harus menunggu untuk mendapatkan jawabannya?" Tanya ayah bingung.

"Ti-Tidak." Jawab Intan sedih.

"Hm, tidak bisa dipercaya. Berani-beraninya dia menggantungkan putriku! Awas saja!" Seru ayah marah.

Intan hanya menatap sang ayah sedih. Karna, memang Setya tak mengatakan kapan dia akan mengerti perasaan Setya. Intan hanya menunduk sedih.

...****************...

Keesokan harinya >> kelas

"Hei, kenapa melamun terus?" Tanya Ifa heran, pasalnya sehari ini Intan terus saja terlihat melamun.

"Masa sih? Aku baik-baik saja, yuk ke kantin." Ajak Intan mengalihkan topik.

"Ada yang aneh denganmu. Jangan-jangan ada sesuatu ya antara kamu dan kak Setya kemarin?" Tebak Ifa sembari menatap Intan curiga.

Toni yang masih belum meninggalkan bangkunya tak sengaja mendengar perkataan Intan, ia mengerutkan alisnya bingung.

Memangnya ada apa antara Intan dan kakak kegantengan itu, kemarin? ... Toni

"Tidak ada apa-apa kok. Yuk, kantin!" Ajak Intan sembari beranjak meninggalkan kelas.

"Ku rasa memang ada sesuatu." Gumam Ifa melihat Intan yang sudah keluar kelas lebih dulu.

Toni juga menatap Intan bingung, dia ingin mengejar Intan namun hari ini dia ada futsal sehingga dia tak bisa mengejar Intan.

Setelah membeli jajanan, Ifa tentu segera menuju lapangan basket. Intan juga tak menolak untuk mengikuti Ifa. Bertepatan saat mereka sampai tepi lapangan Bayu dan Setya juga baru datang. Keduanya tersenyum pada Ifa dan Intan, namun tentu saja bagi semua penggemar Bayu dan Setya akan mengira bahwa senyum itu untuk mereka.

Senyum kak Bayu sudah pasti untuk Ifa, karna dia kekasihnya ... Namun, sebenarnya untuk siapa senyum kak Setya itu? Benarkah untukku atau untuk orang lain, disekitarku banyak gadis cantik ... Akankah aku benar memiliki harapan?

Intan menunduk sedih, mendadak ia merasa sesak didadanya. Tak tahan lagi dengan rasa sesak itu, ia pun memilih meninggalkan lapangan basket. Setya melihat kepergian Intan dengan bingung, karna ia merasa hubungannya dengan Intan sebelumnya sudah jauh lebih baik, kenapa sekarang Intan pergi lagi?

"Intan mau kemana?" Seru Ifa bingung yang melihat kepergian Intan. Namun, Intan sama sekali tak menoleh. Intan terus berjalan menjauh dari lapangan basket.

"Intan, ya?" Tanya seorang siswi yang tiba-tiba menghadang jalan Intan.

"Ya. Siapa?" Tanya Intan juga bingung dengan kedatangan siswi itu yang taknia kenali.

"Ah, aku gak penting, aku hanya meyamoaikan pesan kalau ada yang menunggumu di gudang belakang sekolah. Katanya ada yang ingin dikatakan padamu." Jelas siswi itu.

"Siapa?" Tanya Intan cuek.

"Aku juga gak kenal."

"Sampaikan padanya. Kalau dia ingin mengatakan sesuatu padaku, dia yang harus datang menemuiku sendiri." Ucap Intan dengan sorot mata dingin.

"Tapi, dia bilang gak bakal pergi kalau kamu gak kesana."

"Dia pasti akan lelah sendiri, kalau aku gak kesana." Ucap Intan sembari meninggalkan siswi itu.

Kemudian, Intan memilih untuk menuju ke taman belakang. Ia sama sekali tak memikirkan lagi kemungkinan si tissu akan muncul. Yang jelas saat ini Intan membutuhkan tempat itu untuk menenangkan pikirannya.

Secuek apapun Intan dengan siswi tadi dan pesannya kalau ada yang menunggunya di gudang belakang tetap saja membuatnya kepikiran. Jiwa kepeduliannya pada orang lain, walau bagus namun disaat-saat tertentu membuatnya jengkel, seperti sekarang ini. Kenapa, ia merasa bersalah jika tidak datang.

Akhirnya, walau berat Intan pun datang ke gudang belakang. Namun, ia melihat tidak ada siapapun disana. Ia mendekat ke arah pintu gudang yang sedikit terbuka dan tak melihat seorang pun disana.

"Tuh kan benar kataku. Dia akan lelah juga kalau aku tak datang." Gumam Intan sembari mengamati isi gudang yang gelap dan banyak barang tak terpakai terbengkalai begitu saja.

Ia merasa sedikit merinding dibuatnya. Ia hendak meninggalkan gudang itu, namun tiba-tiba punggungnya didorong oleh seseorang hingga ia terdorong masuk dan terjatu di dalam gudang.

"Aww!!" Pekik Intan. Saat Intan hendak keluar, pintu gudang menutup dengan cepat dan dia dengar ada yang mengunci gudang dari luar.

"Hei, siapa itu? Buka pintunya!!" Teriak Intan dari dalam gudang sembari menggedor-gedor pintu. Namun, ia tak mendengar jawaban apapun. Ia hanya mendengar langkah kaki yang mulai menjauh.

"Buka pintunya!!" Teriak Intan sekali lagi. Namun, nihil tak ada jawaban. Intan melihat seisi gudang, gelap dan terasa pengap. Ventilasi disana sangat dikit dan banyak debu didalam gudang ini. Membuat Intan sedikit susah bernafas.

"Tolong!!" Teriak Intan lagi, ketakutan mulai menyergap dirinya.

"Tolong!!!!"

.

.

.

Bersambung..

1
pacarnya mingyuu 💙
ka aku selalu nungguin karya mu kok ga sabar tanggal rilisnya 😅semangat selalu ka nikmaa 😍🥰🙏💪
Nikma: wahh. makasih banyak buat supportnya ya kak.. Tungguin ya bentar lagi kok .. hehe.
semoga karya yg baru ndak mengecewakan yaa🤗🤗🥰🥰🥰
total 1 replies
ciber ara
thor kapan muncul??
N@t@ D€ ©o©o
Boleh pilih keduanya? Bisa minta tolong masukin karakter sifat Sesomaru?
Nikma: Hm, bisa dipikirkan kak. Hehe..
Sudah mulai ada gambaran, tinggal di actuskan. hehe
total 1 replies
MamiihLita
yg A ajah
krna ak gak suka dgn perselingkuhan
dtunggu updatenya ka
Nikma: Hehe. Okok kak. Tunggu updatenya yaa.. hehe
total 1 replies
(hiatus)
Haaaa nikmaa udah kembaliii😭😭Miss youu banget Nikk😣😣Bonus aku suka banget 😌😌🔥🔥Kak ingt gak akn ada bonus ehh rupanya salah Ada aja bonusnyaa❤️Makasihh sudah beruSAHA up ❤️✨Terbaikkk
(hiatus): apa khabar Nik , Semangat untuk cerita yg akan datang👍👍🌹Ni kak kasi bunga🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
(hiatus)
untuk B aku bukn engga suka cuma enggk terlalu Minat selingkuh😣Nanti aku nangis kmu Lapkan jika yg Lain memilih B🍂😭😭
Nikma: kita lihat perkembangannya ya kak. Aku baru bisa mulai nulis sehabis lebaran. Hehe
total 1 replies
(hiatus)
aku lebih suka dgn Yg A ...
Nikma: Hehe.. Sesuai dugaan kakak pasti pilih A. hehe
total 1 replies
(hiatus)
thor aku pilih A
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
N@t@ D€ ©o©o
akhirnya Nikma kembali
MamiihLita
haiii ka nikmaaa.. i miss u so much..
ak pikir kmu gak kan nulis cerita lagi sekian lama menghilang hemm...
ywdh semangat bwt cerita baru yg pastinya seru juga yaaa semangat
MamiihLita: aamiin.. semangat terus yaa cantik
total 2 replies
Ragillia Widhayanti
aku tunggu karya selanjutnya Thor 😘
Nikma: siap kakak.. Tunggu yaaa.. hehe..
total 1 replies
susy yudhistira
apakabarnya othor?🥰🥰
susy yudhistira: alhamdulillah 😇😇
total 2 replies
🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏѕ⍣⃝✰
ok semangat
aku tunggu ka hehe
Nona Bucin 18294
semangat updatenya kak 🤗😊💜
Nona Bucin 18294
hai kak aku mampir salken dari Mama muda 😊😊🥰
Lizaz
❤️❤️❤️🤗❤️
Lusi Mariana
bagus thor alur ceritanya
Nikma: wah, terima kasih😁
total 1 replies
Lusi Mariana
semangat terus upnya
N@t@ D€ ©o©o
Hai Nikma... mungkin melupakanku!?🤧🤧🤧 Aku Komang 😁😁😁
Nikma: Kak follback aku. biar bisa chat lagi.
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!