NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:157.7k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Malam telah tiba, dengan angin malam berhembus menciptakan suasana dingin.

Suasana malam yang dingin, namun terasa hangat di ruang makan kediaman keluarga Ganendra.

Sebuah lampu gantung kristal yang megah menggantung tepat di atas meja makan yang terbuat dari marmer putih.

Hal ini memantulkan cahaya kuning keemasan nan berkilau ke seluruh penjuru ruangan.

Di atas meja marmer tersebut, sudah tersaji jamuan makan malam kelas atas yang amat mengunggah selera.

Melina selama hidupnya, kecuali saat menjadi istrinya Ihsan baru bisa merasakan makanan seperti ini.

Hidangan utama adalah wagyu steak yang di panggang, disajikan dengan kentang panggang, tak lupa ada sayuran segar di atasnya.

Steak wagyu di siram dengan saus spesial dari wadah kecil.

Tak lupa gelas berisi air mineral tertata rapi di samping piring-piring porselen yang elegan.

Adisti duduk di tengah meja dengan anggun, mengenakan atasan biru tua lengan pendek dengan di padukan rok warna biru pendek senada dengan bajunya.

Terlihat wajah Adisti tampak bahagia, sesekali tangannya mengiris daging steak sambil mengobrol ringan kepada putra dan menantunya.

Di sisi kanannya, ada menantunya---Melina.

Melina dengan penampilan yang lebih cerah, mengenakan atasan kaos lengan pendek berwarna Navy, dan celana pendek berwarna biru muda.

Melina tampak berusaha makan dengan benar untuk memperlihatkan citra menantu yang elegan.

Meski dirinya di bayangi rasa waspada, setelah kejadian tadi siang bersama Ishan.

Terbayang apa yang di lakukannya bersama Ishan tadi siang, di depan ruang tamu.

Keduanya melakukan ibadah dengan penuh gairah, sampai peluh bercucuran----melakukannya sampai jam 12 siang sebelum Adisti kembali pulang.

Melina dan Ihsan melakukannya dengan saksi meja marmer di ruang tamu.

Ihsan merasakan manisnya renggutan dua gunung kembar milik istrinya, meski Melina masih muda tapi memiliki buah dada yang indah.

Malah lebih indah di bandingkan kekasihnya Livia Kumara.

Setelah melakukan penyatuan itu Melina bukan di bawa ke kamarnya yang terletak di ujung lorong dekat taman belakang.

Malah di bawa ke lantai atas, kamar dimana Ihsan yang sudah mengusirnya.

"Mas...bawa aku ke kamarku saja," pinta Melina dengan nada lirih.

Melina tak bisa bergerak karena tubuhnya sangat sakit, kali ini Ihsan dengan inisiatif membopong tubuh Melina ke kamarnya.

Saat menikah dirinya tak pernah di gendong seperti ini oleh suaminya.

Hanya hari ini dirinya di gendong seperti ini oleh suaminya.

"Tidurlah di kamar saya sampai mama pulang," sahut Ishan menaiki anak tangga.

Melina terbuyar dari lamunannya saat Adisti mengajaknya bicara.

"Mel..," panggil Adisti.

"Eh iya Mah," sahut Melina dengan tersenyum.

"Jangan melamun dong, ayo di habiskan makanannya," ucap Adisti.

Melina hanya mengangguk dan tersenyum, matanya sekilas menatap suaminya yang duduk tepat di hadapannya.

Ishan duduk di sisi kiri meja tepat di samping Adisti-----tepat di hadapan Melina.

Pria itu mengenakan kaos lengan pendek bermotif garis-garis hitam putih, dengan celana pendek jeans berwarna biru muda.

Melina menatap sekilas suaminya yang menatapnya dengan penuh gairah, karena tak nyaman Melina segera mengalihkan pandangan ke ibu mertuanya.

Gadis ini mencoba berbicara lebih menyenangkan bersama ibu mertuanya.

"Mah," ujar Melina.

"Kenapa Mel?" tanya Adisti kepada menantunya, sambil mengunyah wagyu steak di mulutnya.

"Besok aku ke kampus pagi, nanti aku naik grab aja kalo Bapak Farhan masih tid------"

Belum sempat Melina melanjutkan kalimatnya, tiba-tiba Ishan memotong kalimatnya dengan cepat.

"Aku anter besok!" ucapnya tegas.

Seketika Melina dan Adisti langsung menatap Ishan dengan heran.

Sejak kapan Ishan mau mengantar istrinya, bukankah perjanjiannya setelah melahirkan anak Melina akan di ceraikan.

"Kamu serius, Nak?" tanya Adisti dengan senyuman.

"Iya mama," jawabnya.

Melina hanya bisa menahan senyum saat sang suami secara perhatian mau mengantarnya kuliah.

Mata Ishan masih terpaku pada Melina, sama sekali tak tertarik pada hidangan mewah di depannya.

Tatapannya tajam, seolah penuh gairah menatap istrinya seperti tersirat nafsu yang sulit di sembunyikan.

Rasanya ingin menyentuh Melina saat ini juga, seolah-olah gaun satin yang di kenakan Melina tadi pagi adalah niatannya untuk kembali melakukan pergumulan.

Melina setelah makan akan langsung ke kamarnya.

Sementara Ishan menyilangkan tangannya di atas meja, memperhatikan setiap gerak-gerik bibir Melina yang mengunyah steak sambil berbicara hangat dengan ibunya.

"Mah steaknya enak, tadi siang kenapa mama nggak ajak aku saat ke supermarket?" tanya Melina.

Melina mencoba mengalihkan perhatian dari tatapan Ihsan yang membuatnya tak nyaman.

Adisti tersenyum lebar.

"Tentu saja ini karena hubungan kalian membaik, itu artinya kalian akan memberikan mama cucu," sahut Adisti dengan nada bahagia.

Mendengar itu, baik Ishan maupun Melina tersedak dan keduanya refleks mengambil gelas berisi air di samping secara berbarengan.

"Cucu?" ucap Melina dan Ishan berbarengan.

"Iya, sudah saatnya Ishan memberikan mama cucu."

Adisti menatap Melina dan menyentuh tangan menantunya, "dan kamu soal kuliah tak usah khawatir, mama akan sewa baby sitter."

Melina hanya mengangguk kecil tanpa berani menatap suaminya.

Matanya terus mengiris steaknya dengan presisi, berusaha menanggapi Adisti yang tengah bicara.

Sementara itu, Ishan diam dengan tatapan intens---dirinya akan meminta jatah lagi malam ini.

Melina menyadari bahwa meskipun suasana terlihat hangat, ada ancaman nafsu dan gairah yang tengah mengintai dari sebrang meja.

Ihsan masih menatapnya dengan penuh gairah dan nafsu terselubung.

Melina memejamkan matanya entah apa yang terjadi padanya nanti malam, dirinya akan pasrah pada sang maha pencipta.

"Ya allah apa Mas Ishan meminta hubungan lagi...padahal bagian bawahku masih sangat sakit," batin Melina yang wajahnya mendadak pucat di sertai keringat dingin.

Melina memejamkan matanya, dirinya takut jika sudah melahirkan nanti Ishan akan menceraikannya.

Gadis ini tahu jika nanti dirinya di ceraikan Ishan secara sepihak, dirinya harus mencari kosan dan bekerja tambahan.

Setelah makan malam sambil berbicara hangat dengan ibu mertuanya, Melina memutuskan kembali ke kamarnya.

Adisti sudah pergi lebih dulu, sementara Melina sedang merapikan piring tapi di halangi pelayan disana.

Melina berusaha terlihat sibuk agar Ishan lebih dulu ke kamarnya, namun Ishan masih duduk di meja makan sambil memainkan ponselnya.

*

*

*

*

*

*

*

1
Eni Susilowati
orang bersalah juga bisa mendapatan kesempatan kedua bila Uda benar benar bertobat masih dapat diampuni
Putri Sabina: udah terlanjur trauma dia kak
total 1 replies
Karsiani Kar
apakah ceritanya Melina tlh berah. thor
Putri Sabina: iya kak yang sequel 2 buat anaknya Melina aja ya kak🙏
total 1 replies
Karsiani Kar
apakah ceritanya Melina tlh berah. thor
Lee Mba Young
bagus lah gk balikan. cm wanita goblok ae Wes di kdrt ijek balikan. 🤣. koyo gk Ada laki ganteng lbih Dr ishan. tp ishan Pakistan gk akn sama dng yg lokal kecuali Melanie dpt bule br oke seimbang.
Putri Sabina: lokal kalo perwira lumayan kak🤭 apalagi Melina ayahnya perwira TNI🥲
total 2 replies
Senja
klo melina balikan sm ishan, aq kecewa.
tp no gimana lg klo sm kak author dibuat balikan.
aq cmn baca aja gak bikin ceritanya.
yo wis dinikmati aja..
🌻
Putri Sabina: liat endingnya aja ya kak😍
total 1 replies
Senja
jgn balik ke ishan tukang celap celup..
serem.
Putri Sabina: nggak akan balikan, tapi nanti akan ada unsur dramatis
total 1 replies
falea sezi
Melina nya plin plan🤣🤣 cwek bodoh
Putri Sabina: masih labil kak, di tambah baby blues.
total 1 replies
azzura faradiva
jgn sampai Melina rujuk sama si mantan yg bekas main dgn jalang
Putri Sabina: liat endingnya besok kak😉
total 1 replies
kinoy
KA Put..maaf ni🙏. BKN y ishan ma Mel dah resmi cerai..ko msh di urus2 aj
Putri Sabina: oh maaf kak masih di revisi😩
total 1 replies
Agustin Br
ceritamu joss thor..mengaduk2 emosi jiwa😄👍..💪 thor lanjuttt..manut sknariomu sj..mksh dikasih cerita in👍😄
Putri Sabina: iyA kak makasih udah mampir jangan lupa baca cerita aku yang lain yaa🙏
total 1 replies
Agustin Br
kasih doa terus..setan pasti takut dan pergi....💪
Putri Sabina: iya kak🤣
total 1 replies
falea sezi
🤣🤣 paleng balikan tp author nya gk trima😒 pdhl emang ceritamu mengarah ke balikan thor🤣 pembaca kecewa klo balikan ma laki. bekas jalang
Putri Sabina: yakin??? kan belum ending😉author itu selalu punya rahasia loh
total 1 replies
Nany Susilowati
mba Thor...cuma nanya maaf ya emang soal baju yg di pake harus sedetail itu ya ...pasti lho di tiap episodenya ada
Putri Sabina: hah maksudnya baju sedetail itu gimana kak?
total 1 replies
Lee Mba Young
Cerita di bikin gini biar penulis bisa bikin Melina balikan ma ishan. 🤣.
bayi juga gk sedrama ini. bnyak bayi yg gk diopeni bpk nya juga gk drama.
awal cerita ini bagus tp Lama Lama jd ilfil kayak cerita murahan.
Putri Sabina: yakin balikan? kan belum sampai ending
total 1 replies
falea sezi
keturunan Syeh tp tukang zinah🤣🤣
Putri Sabina: di Dubai keturunan syekh banyak pada kagak bener, jangan di liat dari keturunannya.
total 1 replies
falea sezi
🤣 klo rujuk para reader auto ngamuk kayaknya thor🤭
Putri Sabina: waduhhh bahaya aku di amukkk🤣
total 1 replies
Laila Amilia
kalo AQ lebih setuju alvaro sama celin
Putri Sabina: kenapa kak? trs melina gimana??
total 1 replies
Nany Susilowati
bagus Baskara jangan biarin Melina rujuk dengan ishan
Putri Sabina: Baskara TNI kak, prinsip nya kuat pastinya
total 1 replies
Normida Naibaho
Thor,mdngapa tokoh Island yg egois,tolol ini masih dipertahankan.
Putri Sabina: Karena Melina tak punya pilihan
total 1 replies
Nany Susilowati
cuma heran saja biasanya bayi tahu apa yg di rasain ibunya waktu di kandungan berapa kejamnya si ishan sama Melina mosok begitu lahir orok langsung ngarep kasih sayang bapaknya ga salah itu THOR...


????????
Putri Sabina: nggak akan kembali kak, tapi nanti endingnya penuh dramatis🥲
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!