NovelToon NovelToon
LAKI-LAKI DI PERSIMPANGAN JALAN

LAKI-LAKI DI PERSIMPANGAN JALAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:52.7k
Nilai: 5
Nama Author: Diyah Palupi

Assalamualaikum sahabat
Salam bahagia...
Kisah romantis dibumbui dengan kisah-kisah yang lucu, seru dan menyebalkan. Yuk nikmati kisahnya...
Cekidot...


Adalah Dio, seorang mahasiswa semester akhir. Cerdas, ganteng penuh tanggung jawab. Idola para mahasiswi. Sifatnya yang terlalu baik, membuat mahasiswi banyak yang GeEr. Gelar Sholeh melekat padanya karena kesehariannya.

Sofi adalah seorang gadis yang mandiri, cerdas dan lembut. Kehidupannya penuh dengan Lika-liku yang sungguh menakjubkan. Banyak peristiwa aneh yang dialami berkat kesholehahannya. Sofi berasal dari keluarga sederhana. Bersama ibu dan kakak satu-satunya. Hidup damai dan bahagia. Ayahnya sudah meninggal saat usia Sofi lima tahun.

Rubby gadis manja, berasal dari keluarga tajir. Papahnya seorang pengusaha yang sukses. Semua yang diinginkan pasti dikabulkan. Keras kepala, mau menang sendiri. Mungkin karena anak tunggal dan orang tuanya kaya raya.

Iqbal, seorang dokter spesialis anak, dia cerdas, ganteng, menarik, Sholeh. Dia mencintai Sofi.

Noval, kakak Sofi yang mencintai keluarga. Orangnya sabar, baik dan penyayang.

Siapa yang dipilih Dio?
Siapakah jodohnya?
Apakah keduanya...?
Yuk simak kisah selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah Palupi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Lamaran

Jodoh telah ditetapkan. Kita tinggal menjemputnya. Ketika Dio berada di persimpangan jalan, dia sudah menetapkan pilihan. Salat istikharah sudah ditunaikan. Ketetapan sudah ditentukan. Sofi atau Rubby?

Laki-laki bisa memilih, perempuan bisa menolak. Perempuan berhak menolak, tapi tidak bisa memilih.

Setelah banyak mengalami ujian dan godaan. Kebimbangan dan kebingungan. Dio memilih Rubby. Hari ini, Ahad bahagia. Dio bersama ayah dan saudara ke rumah Rubby.

Semua uba rampe lamaran sudah dipersiapkan. Mulai dari sepasang sepatu, seperangkat baju, tas, makeup, perhiasan seberat 25 gram terdiri dari kalung, gelang, cincin. Semua dibungkus dalam beberapa kotak bernuansa gold.

Dua buah mobil menghantarkan mereka menuju rumah Rubby. Tak makan waktu lama, cukup lima belas menit, mereka sudah sampai di rumah Rubby.

Suasana Rubby juga terlihat meriah. Ruang tamu sudah tertata rapi. Nuansa gold yang mereka pilih. Para among tamu sudah berjajar, hanya keluarga inti saja.

Rombongan mobil Dio sudah sampai. Setelah parkir di halaman rumah, mereka langsung masuk. Keluarga Dio, ayahnya, adiknya, Om dan tantenya, juga beberapa keluarga yang lain. Mereka semua bersepuluh.

"Assalamualaikum...."

"Wa Alaikum salam..."

Keluarga Rubby menyambut dengan suka cita. Dengan tergopoh-gopoh, papah Rubby menyambut mereka.

"Mari, silakan masuk....mari..."

Dengan sopan dan penuh hormat, keluarga Rubby, menyambut kedatangan mereka.

Rombongan keluarga Dio dipersilahkan masuk ruang tamu. Ruang tamu yang luas dan bersih. Sofa warna coklat muda, terkesan sangat mewah. Hidangan sudah tersaji sangat lengkap, minuman dan snak.

Keluarga Dio berdecak kagum. Keluarga kaya yang sangat rendah hati. Tidak terkesan sombong. Penampilan yang sederhana dan bersahaja, ditampilkan oleh keluarga Rubby.

Setelah acara santai, selanjutnya pada acara inti. Yakni lamaran. Pakde Dio mewakili ayahnya menyampaikan maksud dan tujuannya.

"Assalamualaikum wr.wb."

"Wa Alaikum salam.

Semuanya menjawab salam dengan sopan.

Pakdhe Dio melanjutkan pembicaraan.

"Kami sekeluarga datang kemari, pertama silaturahmi, yang kedua menyampaikan tindak.lanjut hubungan anak kami yang bernama Dio, ingin melamar nak Rubby menjadi istrinya."

Papah Rubby Rubby langsung menjawab, karena saudara tidak hadir, hanya kerabat dekat saja.

"Saya selaku papanya Rubby, mengucapkan terima kasih, atas kerawuhan keluarga nak Dio. Saya menerima lamaran Nak Dio, tapi saya ingin bertanya langsung pada anak saya terlebih dahulu."

Om Rudy memandang Rubby, untuk lebih memantapkan lagi.

"Bagaimana Rubby? Kamu menerima lamaran Nak Dio."

Rubby memandang papahnya, kemudian beralih ke Dio. Kemudian menunduk.

"Bagaimana Nduk...?"

Rubby mengangguk pelan.

"Alhamdulillah, Nak Dio. Rubby menerima lamaran kamu."

"Alhamdulillah...."

Seluruh keluarga Dio, mengungkapkan syukur.

Suasana agak tegang, menjadi cair. Dua keluarga sudah menyetujui hubungan Dio dan Rubby. Tinggal penentuan tanggal peresmiannya.

"Mangga dirahapi, hidangan yang sudah tersedia...."

Papah Rubby mempersilakan dengan santun.

Sementara kesibukan di dapur mulai terasa. Mereka menyiapkan hidangan makan siang. Rupanya persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari. Hari istimewa ini tidak akan disia-siakan.

Dua keluarga saling bercakap-cakap. Mereka menceritakan kisah masing-masing. Sementara Dio dan Rubby, ngobrol.

"Dik, masih ada waktu satu bulan. Kita pesan baju pengantin dan cincin besok ya...."

"Baik mas."

"Mas, serahkan semua padamu. Mulai dari warna dan desain baju, juga cincinnya. Mas,. nurut. Mana yang terbaik."

"Baik mas, besok Mas ke rumah. Kita cari sama-sama. Aku ingin kita punya kesepakatan bersama. Tidak ada yang lebih dominan. Iya kan Mas..."

"Iya Dik, mas pokoknya nurut aja. Pasti pilihan dik Rubby yang terbaik."

Ketika mereka asyik ngobrol. Adik Dio nyamperin.

"Duh...duh.... calon pengantin baru....sudah lupa sama kami.... Kayaknya sudah gak sabar lagi, nunggu hari' H...."

Dio dan Rubby saling pandang. Mereka tersenyum.

"Ah, kamu dik...kami ngobrol tentang baju pengantin dan cincin koq..."

"Hemm...Mbak Rubby makin cantik...."

Adik Dio memeluk erat-erat. Rubby membalasnya. Dua wanita yang sangat disayangi Dio. Dio memandang dengan bahagia.

Suasana siang itu semakin menyenangkan. Dua keluarga yang akan mewujudkan impian Dio dan Rubby. Bersatu dalam sebuah perkawinan indah.

Makan siang sudah siap. Mereka semua dipersilahkan menikmati hidangan.

"Mari-mari...silakan dinikmati hidangannya... seadanya..."

"Terima kasih Om,"

Dio mengucap sopan dan takzim.

"Mulai sekarang, kamu tidak boleh panggil Om lagi. Tapi...Papah...."

Mereka semua tersenyum bahagia.

"Baiklah Om...eh, papah...."

Rubby tersenyum bahagia. Dua hati telah menyatu. Direstui oleh semua keluarga besar.

Pernikahan sejatinya, bukan hanya menyatukan dua hati, tapi dua keluarga besar. Mereka semua akan merestui dan mendoakan dua hati yang bersatu.

Dua keluarga besar, menikmati hidangan penuh kebahagiaan. Di tengah-tengah mereka menikmati hidangan, ada tamu yang datang.

"Assalamualaikum...."

"Wa Alaikum salam....eh...Nak Iqbal dan Sofi... mari-mari gabung sekalian... Kalian belum makan kan ???"

Om Rudy menyambut mereka dengan penuh kehangatan. Iqbal dan Sofi menyalami semua tamu dengan sopan.

"Sofi .... makasih ya...kamu sudah datang."

"Kenapa gak kasih kabar?? Aku tadi pingin banget ke sini... terus aku ajak mas Iqbal kemari... Eh ternyata ada kejutan..."

Sofi mencubit hidung Rubby. Mereka berpelukan, cipika-cipiki... penuh kebahagiaan.

Dio dan Iqbal melihat mereka berdua, tersenyum bahagia.

Sofi yang baik, akhirnya berjodoh dengan Iqbal. Sedangkan aku mendapat jodoh sahabatnya. Allah Maha Baik, Allah Maha segalanya. Allah memberikan jodoh yang terbaik, sesuai dengan kehendaknya.

"Ayo langsung aja, gabung. Kita rayakan kebahagiaan bersama-sama."

Om Rudy memecahkan suasana. Suasana menjadi penuh keakraban. Momen bahagia ini diabadikan oleh Karina, adik Dio.

Cekrak cekrek...

Cekrak cekrek...

Kebahagiaan berlimpah ruah, melingkupi keluarga Rubby dan Dio. Iqbal dan Sofi ikut karya dalam suasana bahagia.

Acara makan bersama sudah selesai. Mereka kembali ke ruang tamu. Ramah tamah, tujuan utama sudah selesai. Keluarga Dio berpamitan. Mereka mengantar sampai di pintu gerbang. Sementara Dio, tetap tinggal.

Iqbal, Sofi, Dio dan Rubby kembali ke ruang tamu. Om Rudy istirahat di kamar. Keluarga besar Rubby sebagian sudah pulang. Yang lainnya membereskan semua yang ada di dapur.

Dio menengahi pembicaraan.

"Bagaimana rencana kita selanjutnya? Apakah jadi mengadakan resepsi pernikahan bersama???"

"Jadi dong.... Kita akan rayakan bersama-sama. Acara akad nikah bisa beda waktu. Dik Sofi dan Dik sepakat ?"

Rubby dan Sofi saling pandang. Mereka tersenyum dan mengangguk tanda setuju.

"Alhamdulillah, sekarang konsepnya bagaimana???"

"Aku ingin out door aja... seperti pesta kebun gitu...pasti romantis..." Sela Rubby

"Baiklah, kita serahkan pada WO aja... Aku ingin sederhana tapi romantis..." Dio menyela.

"Aku setuju dengan kalian... Pokoknya semua beres...Kami siap..." Iqbal menyambut.

"Saya manut saja... Yang penting semuanya lancar...." Sofi menyela..

"Kita tetapkan tanggalnya dan tempat."

"Bagaimana kalau 21 - 10 - 21. tanggal cantik."

"Cantik banget. Mudah diingat..."

"Mudah-mudahan, wabah covid-19 sudah berakhir..."

"Aamiin....ya Allah..."

Mereka semua mengaaminnkan. Sayup-sayup terdengar kumandang adzan lohor. Jam menunjukkan angka 11.30.

"Kita salat lohor berjamaah yu..."

"Baiklah,.."

Mereka berempat mengambil air wudhu dan menunaikan salat lohor berjamaah di mushola rumah Rubby. Rasa syukur mereka panjatkan. Rida Allah selalu mereka harapkan. Kebahagiaan dunia akhirat mereka mohon pada Allah.

Bersambung

🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🎶🌸🎶🌸🎶🌸🎶

Hai Sabahat Novel Toon...

Apa kabar kalian semua...

Semoga selalu sehat ya....

Jangan lupa, tinggalkan jejak

Like, komentar dan rate ya,..

Syukur kasih vote...

Makasih....

Aku akan singgah di karya kalian....

1
Diyah Kusno
ceritanya asyik banget.
cinta segitiga
cinta dalam diam
kavena ayunda
g rela bgt dapet rubby mending sofi
syafridawati
aku mampir dengan like dan fav semangat salingbdukung ya di novelku lelakimu makasih
🤍
Semangat
🤍
Boom like akak.. Lanjut up na..
RN
like yang tertinggal hadir
feedback totok pembangkit kk
Protocetus
main ke novelku mbak
Bagus Effendik
kak diyah aku datang lagi mendukung mu
Diyah Kusno
Terima kasih bunda....
Puan Harahap
Rukunnya Dio, Rubby n Sofi serta anak anak mereka.

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Diyah Kusno: biar jadi teladan ya Bun...
tidak semua yang berpoligami itu tidak baik
total 1 replies
Puan Harahap
hadir 10 like thor, semangat

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hello kk thor, terlihat di favorit saya, dan ketinggalan 10 bab, pria idola mampir kk thor

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
mantap kk thor
Bagus Effendik
maaf kak baru bisa hadir semangat selalu
Bagus Effendik
sementara jadi tim hadir dulu kak
Bagus Effendik
kasihan Rubby

swmangat kakak ku
Bagus Effendik
senengnya nama Bagus ada dimana mana
Bagus Effendik
ayok semangat kak
Bagus Effendik
kak aku datang lagi lanjutkan kak
Diyah Kusno: terima kasih....
total 1 replies
Diyah Kusno
Alhamdulillah sudah up lagi

maaf...

makasih admin

semoga menghibur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!