NovelToon NovelToon
Belenggu Masa Lalu

Belenggu Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / One Night Stand / Cintamanis / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:109k
Nilai: 4.8
Nama Author: Atuusalimah

Harusnya, dia menjadi kakak iparku. Tapi, malam itu aku merenggut kesuciannya dan aku tak dapat melakukan apapun selain setuju harus menikah dengannya.
Pernikahan kami terjadi karena kesalah fahaman, dan ujian yang datang bertubi-tubi membuat hubungan kami semakin renggang.
Ini lebih rumit dari apa yang kuperkirakan, namun kemudian Takdir memberiku satu benang yang aku berharap bisa menghubungkan ku dengannya!

Aku sudah mati sejak malam itu. Sejak, apa yang paling berharga dalam hidupku direnggut paksa oleh tunangan adikku sendiri.
Aku dinikahkan dengan bajingan itu, dibenci oleh keluargaku sendiri.
Dan tidak hanya itu, aku difitnah kemudian dikurung dalam penjara hingga tujuh tahun lamanya.
Didunia ini, tak satupun orang yang benar-benar ku benci, selain dia penyebab kesalahan malam itu.~ Anja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atuusalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bagian 7,part 3

Sudah dua hari dari kejadian laknat itu, ia tak dapat menemukan apapun pada dirinya selain ia merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa jiwa. Tangis itu, sudah sepantasnya mengering. Sakit itu sudah pada batas titik nadir, tak jarang dirinya tiba-tiba menyadari telah melukai dirinya sendiri.

Ia masih setia memperhatikan langit di sore hari saat pembantu rumah tangga dirumah itu mengetuk pintu, memberinya sepotong gaun berpotongan rendah, lalu membantunya untuk bersiap.

Ia tak bertanya, tak juga ingin tahu. Tapi, ia tak pernah benar-benar dapat menolak bagaimanapun keluarga itu memperlakukannya sebagai boneka. Ia sudah kehilangan jiwanya, ia ingin menyerah dan keluarga itu terus memaksanya untuk terus bertahan hidup.

Semua mata menoleh pada Reka yang memasang wajah tak tahu malu, begitu ia telah berdiri didepan semua orang. Beberapa Jejak merah yang menghitam pada leher Anja mengundang perhatian, namun dirinya masih berdiri tanpa ekspresi rasa bersalah sama sekali.

"Ada yang lain? sepertinya gaun ini kurang pantas untuknya!" Suara Erna yang menyelaraskan tenggorokannya dengan berdehem kecil terdengar, ia dapat melihat sekilas bagaimana wanita itu memberi isyarat lewat tatapan matanya yang kesal pada Reka.

Bu Niar, menghela napas untuk menekan kesabarannya,meminta Izin pergi untuk bersiap padahal itu alasan karena wanita itu sudah terlihat rapi. Pak Tias undur diri dan beralasan untuk menyalakan mesin mobil di garasi,sementara... Pria itu dengan wajah tanpa dosa mengambil tempat duduk dengan posisi melipat tangan didada, memperhatikan detail dengan ekspresi tak suka.

Anja masih diam bahkan saat dirinya didudukan, diperhatikan dengan wajah sinis oleh lelaki yang ia benci saat ini.

Ia ingin sekali meneriakinya, hanya saja ia tak lagi punya kekuatan untuk itu. Katakan saja ia lelah, lelah yang benar-benar lelah.

"Untuk apa ditutupi? dia memang sengaja ingin memamerkannya!" suara Reka yang tajam terdengar ditengah Erna yang berusaha menutupi bekas merah dengan foundation.

Ia tak berpikir begitu. Anja menolaknya dalam hati. Tatapannya menerawang jauh, mendengar setiap penghinaan-penghinaan yang ditujukan kepadanya.

"Kamu kan yang memaksanya?"timpal Erna tak kalah tajam.

"Dia diam, bagaimana mbak punya pikiran aku memaksanya? Melihat gaun yang dipilihnya saja, bukankah itu cukup membuktikan bahwa dia itu memang licik?"

"Diam kalau kamu tak tau apa-apa, gaun ini mbak yang pilihkan untuknya!"Erna menghentikan aktivitasnya untuk memberi tatapan peringatan pada adiknya itu. Reka mengedik dengan ekspresi jengah, sementara Erna kembali pada aktivitasnya.

"Apa susahnya menolak? Dia memang sengaja ingin memperlihatkannya, kalau tidak kenapa dia tidak menutupinya dengan foundation seperti yang mbak lakukan saat ini?"

"Reka, sejak kapan kamu menjadi tak masuk akal seperti ini?"keluh Erna masih dengan suaranya yang geram.

"Nggak usah pura-pura bodoh mbak, orang buta juga tau aku menjadi seperti ini karena keputusan kalian yang tak masuk akal!"

Dua saudara itu terus saja berdebat dihadapannya, bahkan sampai tentang siapa yang akan menumpangi mobil antara Reka dan papinya. Perdebatan itu cukup lama, tapi tak dapat mengubah apapun selain Reka yang mengalah saat dipaksa membawa dirinya dalam mobil bersama Erna.

Sekali lagi Reka menatapnya dengan tatapan menyalahkan, seolah dirinya adalah parasit, hama yang mengganggu kehidupannya.

"Mbak tau, tidak mudah menjalani pernikahan diatas kesalah fahaman. Sebagai kepala keluarga, apa yang akan kamu rencanakan kedepannya?"tanya Erna pada Reka ditengah heningnya perjalanan.

Anja masih mendengar, namun fokusnya masih pada led warna warni disepanjang jalan, membaca setiap huruf yang dilihat berharap dapat menekan sesuatu yang berisik dalam kepalanya.

"Tidak tahu!" Jawab Reka sesaat sebelum membanting stir kearah kanan dan melewati truk pengangkut sampah didepannya.

"Aku tak pernah berniat menjadi kepala keluarganya. Aku dipaksa. Aku tak menyukainya, tak juga tertarik dengan wanita banyak intrik sepertinya. Sementara mungkin akan menjalani kehidupan asing, setidaknya sampai dia menyerah dengan pernikahan ini,"

Reka melanjutkan seolah-olah dirinya tidak ada disana.

"Reka, perhatikan ucapanmu!"gerutu Erna dengan suara kesal, sementara perasaannya diliputi perasaan bersalah pada Anja.

"Apa yang harus aku perhatikan, mbak? gak usah khawatir, dia memang tak tahu malu!"

"Reka!" Sela Erna setengah membentak. Bayi dalam pangkuannya merespon dengan gerakan kecil, tak lama bayi itu lelap kembali setelah suasana sedikit lebih tenang.

Reka mendengus, matanya mengintip sosoknya dibalik kaca kemudi. Anja membuang muka kearah jendela. Tatapannya tanpa arah, memindai burung pinai yang berjejer diatas kebel listrik dibawah senja yang menguning.

Kepalanya berisik, namun semua hinaan itu masih mampu ia dengar dengan baik. Ia hanya tak tau, kemana sekarang hidupnya akan dibawa.

Ia tak lagi punya keluarga, tidak juga teman-temannya, dan ia semakin kebingungan saat dirinya bertanya ia bertahan hidup untuk Siapa?

"Mau kalian apa lagi? Tak cukup dengan aku menikahinya? Jangan meminta lebih, melakukan inipun aku sangat terpaksa!" Keluh Reka sambil terus memperhatikan reaksi Anja dibalik kaca kemudi.

Tak ada reaksi apapun selain tatapannya yang masih menatap datar. Pandangan Anja beralih kemudian dia terpaku, pada iris mata coklat itu.

Tatapan mereka bertemu dalam satu objek yang dipandangnya.

"Dia suka sama aku? Sejak kapan?" katanya dalam hati saat ia berpikir Anja telah mencuri pandang. Hanya saja, ia benar-benar tak menyukainya dan perasaan itu bertambah saat keluarga memaksa menikahkan mereka dan Anja tidak menolak sehingga ia berpikir semua ini bagian dari rencananya.

1
destiana
love buat karyamu🥰🥰
Ickok Ickok
untung Baca nya, hanya di awal tengah dan akhir, karena pernah Baca novel yang sebelumnya endinnya gak jelas ngegantung ( padahal alur cerita nya menarik)
Naim
ceritanya cuma di gantung gak di lanjut
Nayy
halloooo thooorrr
Nayy
sampai bab ini sudah hhhuuuhhh 😭😭😭,like comen n vote😍
sutiasih kasih
klo anja trpengaruh silvi.... brrti anja bodoh
sekar
haha syukur aku baca bab terakhir jd tau kalau cerita ini gantung sama dgn cerita sebelumnya
Sulastri Astri
lanjut thor
Henny Purwati
hello thour
cimski
kak novelnya kok mandek
cimski
semoga novelnya ga mandek tengah jalan yah
cimski
inj ga dilanjut kak?
Sri Danti
kok gak lanjut lagi Kak,
apa udah Ending gini aja...?
cimski
dua karya author sudah aku baca meskipun sekilas gaya bahasanya sama alur maju mundur memang membingungkan tapo tidak terlalu buruk untuk dibaca meskipun novel sebelumnya aku ga baca lagi
emir rayyan
cerita semacam penghiburan, pengobat luka hati.. sgt mexentuh hati.. aq suka ceritax Thor.. tetep semngat sukses berkarya y Thor..😍😍😍
anita
thor...
anita
thor ayo doong upnya
Aprianti Yanti
knp blm ada lanjutannya
anita
gk lnjut lg thor crtanya
anita
thooor dmn kaaauuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!