NovelToon NovelToon
CINTA YANG TERPAKSA

CINTA YANG TERPAKSA

Status: tamat
Genre:Romantis / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:29M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lina lutfiana

Kisah pernikahan yang diawali kebencian.
Bermula dari Zhia gadis yang lugu menolak cintanya Syauqi, sebab dia sudah memiliki cinta masa kecil yaitu Iyas Maulana.

Sedangkan Syauqi Malik adalah pengusaha kaya raya yang berambisi besar, apapun yang pemuda itu inginkan tak pernah dilepaskan.
Pada akhirnya Syauqi menodai Zhia biar hamil dan mau dinikahi.

Bagaimana kisah rumah tangga mereka selanjutnya?
Follow Instagram : LinaLutfiana13

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lina lutfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berantem mesra

Hari ini terasa indah secerah perasaan Zhia, karena dia baru saja mendapat kabar baik.

Pertama, barusan Syauqi pamit mau ke luar negeri. Zhia berharap pulangnya lama karena dia tak ingin bertemu dengan Syauqi. Karena entah kenapa setiap di dekat calon suaminya Zhia merasa bahaya.

Dan kabar baik yang kedua, Iyas pagi ini juga sudah diizinkan pulang. Meskipun Zhia tak bisa bebas ke rumah lyas seperti dulu, tapi dia sudah merasa bersyukur dengan kesehatan lyas yang membaik.

Zhia menyapu halamannya dengan riang, walaupun dia harus bolak - balik karena daun yang kering sering rontok dihempas angin.

Tiba - tiba Zhia tersenyum melihat keponakan kecilnya berlari sambil menyebut namanya.

"Bibi... ada yang nyaliin," kata gadis mungil itu sambil jari telunjuknya mengarah ke Ruko.

Zhia tersenyum karena kelucuan Alifya yang masih belum bisa melafalkan huruf R. Zhia melihat mobil di parkiran, diapun tahu siapa yang mencarinya.

Zhia segera menemui Nindy, rupanya teman Zhia itu tak sendirian. Nindy bersama Dony sedang menikmati kue dan kopi.

"Assalamu'alaikum," sapa Zhia yang langsung disambut sumringah dua sejoli itu.

"Wa'alaikumsalam," jawab mereka bersamaan.

"Tumben jam segini kalian bisa santai, apa sedang tidak bekerja?" tanya Zhia penasaran.

"Sengaja aku cuti, hari ini pengen jalan - jalan ke pantai supaya otakku bisa rilex. Dari kemarin banyak pesanan jadi aku bekerja lembur sampai pagi terus," jawab Nindy lemas.

"Betul itu, sesekali santai biar tidak jenuh. Nanti saat bekerja kembali sudah memiliki semangat baru," ungkap Zhia.

"Tapi masalahnya aku tak diizinkan libur kerja kalau kamu nggak ikut," sela Dony.

"Apa?" sentak Zhia, dia merasa heran.

"Nih lihat sendiri pesan dari suamimu!"

Dony memperlihatkan isi pesan dari Syauqi.

Syauqi

Kuizinkan libur kalau Zhia diajak juga, jika tidak habis kau. Pokoknya jangan sampai Zhia menemui Iyas!

Zhia kaget melihatnya.

"Orangnya tidak disini pun masih bisa membuatku merasa sebal, dia selalu bertingkah seenaknya sendiri."

"Aku lagi malas keluar, lagian aku juga tidak akan ke rumah Mas lyas. Nanti bilang saja kalau aku ikut," jawab Zhia merasa nggak enak, apalagi jika harus menjadi obat nyamuk.

"Kalau Syauqi meminta bukti foto bagaimana?meskipun aku ini sahabatnya ,aku tetap masih bawahannya di kantor," sergah Dony.

"Ayolah Zhia, masa iya aku kepantai sendirian," bujuk Nindy.

Setelah satu menit berpikir Zhia pun menyetujuinya. Dia tak tega melihat Nindy dengan wajah kusut itu, sepertinya dirinya sendiri juga butuh suasana yang bisa menenangkan hatinya.

Mereka memutuskan kepantai terdekat saja karena airnya jernih dan banyak pepohonan.

********************************

Zhia menggelar tikar di bawah pohon sambil meminum air kelapa muda dan makan cemilan.

Dari kejauhan Dony dan Nindy sedang asyik berceburan di pantai. Mereka berdua saling menyipratkan air ke satu sama lain dan kejar - kejaran seperti anak kecil. Di dalam hatinya Zhia mendoakan semoga Dony dan Nindy segera dipersatukan karena mereka sangat cocok dan terlihat saling menyukai.

"Alangkah bahagianya jika bisa bersama orang yang di cintai.

Dulu di tempat ini menjadi kenangan ketika Mas Iyas memberikan cincin padaku.

Di pantai ini juga kami berdua saling mengikat janji bersama selamanya.

Namun siapa sangka badai menerjang dan memporak -porandakan kapal cinta kami, sehingga hancur dan tenggelam sebelum sampai di Dermaga.

Badai... Mas Syauqi seperti gelombang badai besar yang datang tanpa bisa dicegah."

Tak terasa air mata Zhia berlinang, dia teringat kisah manis bersama Iyas. Sebenarnya Zhia merindukan Iyas. Namun dia tak bisa berbuat apapun. Jika Zhia menghubungi Iyas duluan sudah pasti Syauqi marah besar, di sisi lain dia juga akan membuat Iyas sulit melupakan dirinya.

Tiba - tiba ponsel Zhia berbunyi, ada panggilan dari Syauqi. Walaupun Zhia merasa malas tapi tetap diangkat juga.

"Sayang, apa kabar?" sapa Syauqi, yang pastinya dari sana sedang tersenyum menghoda. Namun karena bicaranya lewat telepon tentu Zhia tak dapat melihatnya.

"Biasakan mengucapkan salam dahulu, Mas Syauqi!" protes Zhia.

"Assalamu'alaikum istriku yang cantik?" balas Syauqi dengan nada yang menggoda.

Kuping Zhia sebenarnya tidak tahan mendengar suara Syauqi, dia mengharapkan Syauqi cuek seperti dulu dari pada berlebihan seperti sekarang.

"Kok tidak dijawab?" tanya Syauqi lagi.

"Wa'alaikumsalam," jawab Zhia tak bersemangat.

"Lagi apa sekarang?" tanya Syauqi mesra.

"Bukankan Mas Syauqi sendiri yang mengancam Mas Dony supaya aku ikut ke pantai?" jawab Zhia ketus.

"Ha ha ha... oh iya, aku lupa," jawab Syauqi tertawa lepas.

"Puas kamu, menjadikan aku sebagai obat nyamuk?" sela Zhia merasa sebal.

"Lalu bagaimana? Apa aku harus menyusul ke situ sekarang?" goda Syauqi tanpa merasa bersalah sedikitpun.

"Tidak perlu, dengan kepergianmu yang lama aku sudah cukup berterimakasih," sergah Zhia.

"Oh, jadi kamu menginginkan aku tidak pulang ya? Supaya kamu bisa balikan dengan lyas? Kalau begini aku jadi ingin pulang sekarang juga dan akan menculikmu lagi," balas Syauqi.

Zhia merinding mendengar kata menculikmu lagi.

"Bukan begitu maksudku, kalau Mas Syauqi lama keluar negeri pasti nanti dapat uang banyak bisa buat biaya pernikahan,"jawab Zhia yang merasa takutan.

Syauqi tertawa lagi, kali ini suaranya semakin keras dan lama. Syauqi merasa geli dengan alasan Zhia yang terdengar sangat lucu.

"Jangankan untuk pernikahan, tanpa aku bekerja kita masih bisa hidup mewah seumur hidup." balas Syauqi.

Zhia merasa nyalinya menciut jika berdebat dengan Syauqi.

"Lebih baik diam,aku tak mungkin bisa menang melawan tuan pandai bicara itu."

"Kenapa diam? Sudah tak sabar ingin segera menikah denganku ya? Kira - kira kita bulan madu kemana ya? Hmm... mending nggak usah kemana - mana. Lebih enak berduaan di kamar saja," goda Syauqi yang semakin menjadi.

Syauqi sudah membayangkan dengan yakin jika wajah Zhia merona merah karena malu.

Namun tak hanya malu, kupingnya Zhia juga sudah terasa panas.

"Aku mau ikutan Nindy dan Mas Dony bermain air di pantai," jawab Zhia emosi.

"Ayolah jangan tutup dulu, aku masih merindukanmu," pinta Syauqi manja.

"Baru Lima jam yang lalu kita bertemu," ketus Zhia.

"Aku kan maunya setiap detik selalu bersamamu. Lagian aku heran kenapa sekarang kamu menjadi galak padaku?Padahal dengan orang lain sangat lembut," ungkap Syauqi.

"Itu karena Mas Syauqi sendiri yang menyebalkan. Seharusnya yang merasa heran itu aku, karena dulu kamu tak seperti ini,"

balas Zhia sengit.

"Yang salah kamu, karena menebarkan virus cinta padaku," jawab Syauqi tak mau kalah.

Zhia merasa aneh, dulu dia selalu sabar menghadapi orang lain. Baru kali ini Zhia bebicara jutek dan ketus.

Dua jam sudah Zhia dan Syauqi berdebat lewat telepon, entah apa yang dibahas namun mereka selalu berbeda pendapat.

Sampai Dony dan Nindy sudah berganti baju, masih saja Zhia dan Syauqi saling beradu mulut.

"Cieh... Berantem mesranya dilanjutin di rumah saja, Buk. Kita sudah mau pulang ini," protes Dony.

Suara Dony barusan mengagetkan Zhia, tanpa permisi Zhia menutup teleponnya karena sebal dengan Syauqi.

*************************

Di ujung sana, Syauqi tengah tersenyum bahagia. Dia merasa senang berantem mesra dengan Zhia dari pada diabaikan oleh wanita pujaannya.

"Baru kali ini aku di hina tapi aku malah merasa bahagia..."

Terimakasih sudah berkenan membaca karya saya. Jangan lupa Like dan Vote ya🙏 Karena dukungan dari kalian sangat berarti bagi Author.

Mohon kritik sarannya juga, semoga novel CINTA YANG TERPAKSA bisa berkembang lebih baik lagi🤗

1
Isuhoya Sir
🤭
Lilee
Luar biasa
Lilee
Lumayan
Dear❤️rapi'ah
Luar biasa
Ayu Nuraini
jodoh g ada yg tau Bu...
dian fitria fatmawati
mas. sauqi.main nyosor aja
Uwie Yanti
Oalah Zia.... ndisek emoh2.... Saiki emoh adoh....🤭
Uwie Yanti
ini aku ngulang bacanya setelah 3th pensiun bc novel... kangen ma sauqi.....😘
Arysa
bagussss....
Yantie
udah baca ini beberapa kali pertama baca tahun 2019 tapi kenapa baru ngeh Iyas bawa martabak manis jam enam pagi emg ada yah yg jualan martabak pagi pagi
ayunian
novel pertama yg aku baca dan sudah berkali kali aku baca ulang.....the best pokoknya
Lia Cherry
Biasa
Anna Bouta
yah sembuh ....
Anna Bouta
syukur berkat Zhia, Shauqi jd peduli dgn orang yg kesusahan ...
Anna Bouta
penasaran ceritanya bagus .... jadi inspirasi ... gimana ya Zhia bikin gemas
Supri Yani
Kecewa
Desy Manurung
😭😭😭 mas Iyas,,
Desy Manurung
😭😭
Lia Cherry
Untuk yg kesekian klinya
Nay
makan singa 🦁 apa???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!