"Tolong lepaskan saya!" seru gadis cantik itu saat tubuhnya di seret menuju ke kamar yang sangat ingin dia hindari, salah rasanya dia telah menerima tawaran dari teman nya karena dia sangat butuh uang sekali.
"KAU! BISA DIAM ATAU TIDAK, ATAU KAU INGIN AKU PENGGAL DI SINI JUGA KEPALAMU!" teriak pemuda tampan namun sangat mematikan itu, bahkan wanita yang tadi di bentak oleh pria itu langsung diam dengan tubuh bergetar hebat.
"Tolong lepaskan saya tuan." seru gadis itu memohon.
"ck kau lupa bahwa aku sudah membeli mu dengan harga mahal." seru pria itu.
"Akan saya ganti tuan, tapi mohon lepaskan saya."
"Aku tidak butuh uang mu, karena mulai sekarang kau akan menjadi pemuas dan j*lang ku." bisik pria itu dengan begitu tegas dan dinginnya yang terdengar sangat menyeramkan.
Bagaimana kelanjutannya??
kepoin ceritanya yaaa!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32_Meminta Izin
Setelah makan siang Mikaila sedang menimang baby Sagara yang bangun karena haus.
"Aduh jagoan bunda lucu banget sih." seru Mikaila melihat baby Sagara begitu semangat minum asi nya yang terlihat lucu dan menggemaskan.
Sedangkan Dave sedang berada di ruang kerjanya, dia sedang melakukan meeting dengan max dan anak buah nya yang lain.
"Bagaimana persiapan nya?" tanya Dave.
"Semua sudah siap bos, bahkan besok pun bos bisa langsung menggelar acara nya." jawab Jonathan begitu percaya diri.
"Bagaimana dengan ibu dan adik ipar ku?" tanya Dave melihat ke arah lani.
"Ibu sudah mulai membaik, kondisi nya tidak terlalu drop seperti waktu pertama kali tau Mikaila pergi." jawab lani.
Yap saat Mikaila pergi kondisi ibu Mira drop lagi saat tahu kalau Mikaila pergi, bahkan kondisi nya kritis hingga koma selama dua bulan, Dave begitu mengusahakan agar ibu Mira bisa selamat.
bahkan dia yang menanggung semua biaya rumah sakit dn juga menghidupi keluarga Mikaila, bima harus tetap sekolah dan Dave membiayai hal itu.
"Siapkan semuanya aku akan membawa Mikaila ke rumah sakit tapi untuk baby Sagara lebih baik di mansion saja karena diluar udara dingin dan juga tidak baik untuk baby yang baru saja lahir." perintah Dave dan kan segera di jalan kan oleh anak buah nya.
"Baik bos."
setelah membahas semua persiapan pernikahan nya Dave pun ke kamar baby Sagara dan melihat Mikaila dengan telaten menidurkan baby Sagara.
"Apakah dia sudah tidur sayang?" tanya Dave dari belakang sambil memeluk erat tubuh Mikaila yang begitu candu buat nya.
"Iya baru aja, tadi rewel mungkin karena haus." ucap mikaila menaruh baby sara di tempat tidur nya.
"Kamu siap-siap ya aku mau ajak kamu ke suatu tempat." ucap Dave membuat Mikaila mengerenyitkan dahi nya.
"Kemana?" tanya mikaila.
"Nanti kamu juga tahu." jawab Dave yang ingin memberikan kejutan kepada Mikaila.
Dengan ragu Mikaila pun menurut saja, dia berganti pakaian dan menuju ke ruang tamu dimana Dave sudah menunggu nya.
"Dave." panggil mikaila membuat Dave menghentikan pekerjaan nya di hp dan menoleh ke sumber suara.
'Cantik.' gumam nya pelan dalm hati.
"Sudah selesai?" tanya Dave dan di angguki oleh mikaila.
"Ayo." ajak Dave menggandeng tangan Mikaila menuju ke mobil, untuk baby Sagara sendiri di jaga oleh bi Siti dan juga anak buah Dave yang lainnya sehingga akan aman selama di tinggal.
Sampai di rumah sakit membuat Mikaila bingung kenapa ke rumah sakit.
"Kita mau ngapain ke rumah sakit?" tanya Mikaila heran, dia belum bisa menebak kenapa Dave membawa nya ke rumah sakit.
"Nanti kamu akan tahu sendiri." jawab Dave.
Sampai di sebuah pintu kamar inap yang pasti sangat mahal karena terdapat tulisan VVIP di depan nya dan juga jangan lupa ada pengawal yang menjaga di sana.
CEKLEK
Mata Mikaila langsung melebar melihat siapa yang dia kunjungi, sama hal nya dengan Mikaila orang di dalam sana sampai terdiam karena terkejut dengan siapa yang datang.
"Ibu, bima." lirih Mikaila dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Mikaila, anak ibu." lirih bu Mira berasa mimpi sang anak ada di depan nya.
"Kakak." bima yang juga ikut terkejut adanya sang kakak.
Mikaila pun melihat ke arah Dave dan dave tahu tatapan Mikaila kepadanya, Dave pun menganggukkan kepalanya pertanda bahwa memang dia sengaja mempertemukan nya.
Melihat yang melihat itu pun langsung berhamburan kedalam pelukan sang ibu, dia begitu rindu sekali dengan ibu dan adik nya, dia sudah berfikir bahwa Dave sudah memb*nuh keluarga nya, tapi ternyata Dave menjaga keluarga.
"Ibu Mikaila rindu sekali sama ibu."lirih Mikaila yang masih sesenggukan di pelukan sang ibu.
"Ibu juga rindu sekali nak."
Setelah melepas merindukan Mikaila sekarang bersama dengan sang istri di sana karena Dave dan bima sedang keluar mencari makan siang untuk mereka.
"Mana cucu ibu nak?" tanya bu Mira karena tadi Mikaila sempat mengatakan bahwa dia pergi dalam posisi hamil.
"Dia ada di rumah bu karena usia nya masih begitu rentan untuk keluar, apa lagi di rumah sakit akan banyak orang sakit di sini." ucap Mikaila karena Dave tadi yang mengatakan hal tersebut.
"Apakah Dave memperlakukan ibu sama Bima dengan baik?" tanya Mikaila.
"Nak Dave begitu memperlakukan ibu sama Bima dengan baik nak, bahkan semua pengobatan ibu dan sekolah Bima di tanggung semuanya oleh nak Dave." jawab bu Mira membuat Mikaila sekali lagi telah menuduh Dave.
Sampai sore hari Mikaila dan Dave di sana, saat akan pulang Dave pun membicarakan rencana nya besok.
"Bu, bim sebenarnya saya ke sini ingin meminta izin sekaligus memberitahukan sesuatu bahwa besok saya akan melangsungkan pernikahan saya dengan mikaila, besok pagi akan ada pengawal yang datang menjemput kalian berdua." ucap Dave membuat semua orang terkejut begitu pun dengan Mikaila karena Dave tidak memberitahu kan sebelumnya dengan nya.
"Ibu turut senang mendengar kabar tersebut nak, ibu doakan semoga pernikahan kalian eb dua langgeng sampai maut memisahkan." doa bu Mira membuat Mikaila begitu terharu.
"Amin." jawab Dave dan Mikaila.
Setelah mengutarakan rencana nya baru lah Dave dan Mikaila pamit karena sudah sore dan baby Sagara pasti rewel karena cukup lama di tinggal oleh sang bunda.
"Dave apa benar apa yang kamu katakan tadi?" tanya Mikaila saat mereka sudah berada di mobil menuju kembali ke mansion.
"Iya sayang, aku sudah pernah bilang ke kamu kalau aku akan menikahi kamu. Aku gak mau lagi harus berpisah sama kamu dan anak kita." tutur Dave dengan begitu yakin dan percaya diri.
Hal itu membuat Mikaila begitu terharu karena Dave benar-benar melakukan apa yang sudah dia bilang waktu bertemu dengan nya.
Sampai di mansion baby Sagara sedang bermain dengan anak buah Dave di ruang tamu yang di sulap dengan berbagai permainan anak anak.
"Halo anak bunda." sapa Mikaila menggendong baby Sagara yang begitu senang saat bunda nya datang.
"Kalian pergi biarkan aku bersama keluarga ku." usir Dave membuat anak buah nya ingin mengomel namun langsung mendapatkan tatapan maut dari Dave.
Mereka pun pergi dari sana meninggalkan Dave, Mikaila dan baby Sagara pastinya.
"Anak papa udah ganteng aja, sini sama papa." sahut Dave membawa baby Sagara kedalam gendongannya.
Sang anak terlihat menikmati waktu di gendong oleh Dave membuat Mikaila merasa terharu dan bahagia karena pilihan nya untuk bersama dengan Dave seperti nya sudah tepat.
.
.
Bersambung.....
Jangan lupa follow akun author, favorit kan cerita ini, vote, like, komen dan gift nya juga boleh biar tambah semangat buat nulis nihhh....
Ditunggu ulasan dan bintang 5 nya yaaa
FOLLOW IG AUTHOR : @LALA_SYALALA13
Mantap 🌹🌹🌹🌹
Terus berkarya dan sehat selalu ✌️