NovelToon NovelToon
Bintang Di Kegelapan Malam

Bintang Di Kegelapan Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:883.9k
Nilai: 5
Nama Author: Anjani Putri

Retno punya semua yang diinginkan oleh gadis seusianya, kedua orang tua sempurna, harta dan kehormatan. Hidupnya sangat bahagia dan disiplin, ayah bilang disiplin membedakan manusia dengan binatang. Sejak kelas dua sekolah dasar saat bangun tidur Retno tidak boleh keluar dari kamarnya sebelum membereskan tempat tidurnya, kelas tiga ayah memeriksa kerapihan tempat tidurnya.

"Kerapihan tempat tidur akan mengubah duniamu dan menentukan siapa dirimu" pesan ayah selalu.

Saat kedua orang tuanya meninggal Retno tak tahu apa yang harus dilakukan sampai dirinya bertemu dengan Keanu Hartono

"Retno....maukah kau ikut denganku.?" Keanu menghembuskan nafas panjang, antara yakin dan tidak dengan ucapannya namun kata ajakan itu sudah meluncur dari bibirnya.

Retno menatap wajah didepannya, tak ada senyum disana kecuali sepasang mata yang menatapnya serius. Retno menimbang kesungguhan dalam tatapan itu, Retno hanya bertemu Keanu beberapa kali itupun tanpa komunikasi karena biasanya ia datang menemui ayah. Retno hanya tersenyum dan mengangguk jika bertemu sebagai tanda penghormatan pada tamu ayahnya. Sekarang laki-kaki ini mengajaknya tinggal dirumahnya.


Keanu Hartono adalah seorang CEO NSP Bank yang terpaksa turun lapangan untuk mengatasi Kredit Macet seorang pengusaha daerah yang telah meninggal dunia bernama Bintoro Aldi ayah Retno. Keanu tahu betul apa yang terjadi dengan keluarga tersebut termasuk menyaksikan bagaimana ekonomi keluarga tersebut pelan-pelan hancur. Keanu juga menjadi saksi gadis yang dulunya ceria itu pelan-pelan kehilangan senyumnya. Gadis ABG yang membuat dunianya jungkir balik!

Bagaimana nasib membawa Retno dan adiknya, ikuti kisah ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjani Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part-32 The Ranch

Assalamualaikum

Dear Reader

Mohon menuliskan comment ya agar ceritanya naik rating dan saya bisa koreksi kekurangannya. Ini terlalu miskin comment, yuk kita bangun kerja sama. Terima kasih atensinya.

Salam

Anjani Putri

Retno dan managemen tiba di ranch milik keluarga Fadly pada siang hari, meski acara dimulai habis ashar tapi beberapa orang sudah berdatangan. Terlihat beberapa orang menyambut kedatangan tamu kehormatan meski kedua orang tua Fadly belum terlihat. Tak banyak undangan karena ini hanya acara keluarga dan teman dekat saja. De Ranch sangat indah, udara sejuk dengan panorama perbukitan menghijau memanjakan mata memandang. Fadly mengajak Retno berkeliling di istal kuda, beberapa kuda mahal dan persilangan ada disini seperti kuda Arab, Thoroughbred, American Quarter, Paint yang indah dan kuda lokal Sandelwood (kuda lokal blasteran Arab).

Kuda memang bukan hewan peliharaan yang umum dipelihara di Indonesia. Harganya yang mahal, perawatan yang tidak mudah serta membutuhkan lahan yang luas adalah alasan mengapa mamalia dari genus Equus ini jarang dipelihara. Biasanya, kita hanya bisa menaiki kuda yang disewakan di tempat-tempat wisata. Inilah peluang bisnis yang dimanfaatkan oleh Papa Fadly. Bisnis kalangan the have yang tak terjangkau oleh ekonomi lemah kebawah. Jika memiliki kekuasaan dan modal besar janganlah merambah bisnis yang hanya bisa dilakukan oleh masyarakat kecil karena itu akan membuatmu seperti merampok jatah rejeki mereka yang papa. Rejeki memang sudah disiapkan untuk setiap orang tetapi manusia tetap harus berusaha karena gerak salah satu ciri dari kehidupan.

Allah telah mencatat takdir setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Sesungguhnya awal yang Allah ciptakan setelah ‘arsy, air dan angin adalah qalam, takdir berbagai kejadian dan yang terjadi selamanya.”

HR. Tirmidzi no. 2155. Syaikh Al Albani

Tetapi manusia masih bisa ikhtiar untuk mengubahnya dengan amal baik dan doa-doanya.

Berkuda merupakan salah satu aktivitas yang tak bisa dilepaskan dalam budaya manusia. Bahkan, berkuda juga termasuk rutinitas wajib sepanjang sejarah peradaban kuno karena kuda adalah moda transportasi utama pada masa itu yang membantu mobilitas masyarakat suatu peradaban. Sejarah mengungkapkan,  sosok sekaligus nabi pertama yang mengendarai kuda adalah Ismail AS. Dikisahkan, pada masa itu, kuda dikenal sebagai binatang liar dan sulit ditaklukkan. Nabi Ismail dengan gagah berani mendekati kuda dan memeliharanya. Setelah beberapa waktu, kuda tersebut menjadi jinak dan mudah dikendalikan. Dari Nabi Ismail, keturunan beliau belajar karakter kuda dan bagaimana menjinakkannya. Ilmu tersebut akhirnya secara turun temurun diwariskan kepada generasi selanjutnya.  Dari sini pula bangsa Arab kemudian dikenal sebagai entitas yang memiliki kepakaran dalam urusan berkuda. Berkuda adalah prestise tersendiri bagi bangsa Arab. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa kuda merupakan hewan yang mempunyai banyak manfaat dan kebaikan hingga akhir zaman.

"Ini kuda kesayanganku, jenis thoroughbred. Kamu harus mencobanya Retno" Fadly menepuk punggung kuda lembut, mata kuda menatap lalu meringkik seperti tahu jika tuannya datang.

"Aku takut Fadly, belum pernah naik kuda."

"Untuk itu kamu harus mencobanya, akan kau dapatkan sensasi luar biasa saat kuda berlari. Seperti menikmati kebebasan yang menyatu dengan alam" Fadly membayangkan berkuda mengelilingi ranch berdua Retno.

"Wow, kudanya gagah dengan warna hitam yang macho. Sejak kapan kamu bisa naik kuda Fadly?" Retno menatap kagum.

"Lulus SMP, Papa mewajibkan anak-anakya bisa naik kuda. Ini kuda kakak perempuanku, jenis Sandelwood tidak terlalu tinggi cocok untuk perempuan."

Kuda sandelwood adalah hasil persilangan kuda arab   dengan kuda poni lokal (grading up) untuk memperbaiki sejumlah penampilannya  Nama sandalwood sendiri dikaitkan dengan cendana (sandalwood) yang pada masa lampau merupakan komoditas ekspor dari Pulau Sumba dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya. Kuda sandel memiliki postur rendah bila dibandingkan kuda-kuda ras dari Australia atau Amerika. Tinggi punggung kuda antara 130-142 cm dan banyak dipakai orang untuk kuda tarik, kuda tunggang dan bahkan kuda pacu. Keistimewaannya terletak pada kaki dan kukunya yang kuat dan leher besar. Ia juga memiliki daya tahan (endurance) yang istimewa. Warna rambutnya bervariasi mulai dari hitam, putih, merah, dragem, hitam maid (brownish black), (krem), abu-abu juga belang.

"Kamu sangat mengenal kuda Fadly" Retno menatap kagum, ternyata banyak nilai plus dimiliki Fadly yang selama ini Retno tidak tahu.

"Sebelum naik ke punggung kuda kita memang harus mengenalnya. Seperti ini, mengelus badannya dan melakukan kontak mata. Kuda mengenal orang baik Retno, Black tidak meringkik dan menghentakkan kakinya saat kau dekati. Itu menandakan kamu orang baik" puji Fadly, kedua pipi Retno merona. Ia ikut mengelus badan kuda seperti yang dilakukan Fadly, kuda bernama Black itu mengangguk-keunggukan kepalanya  tanda pertemanan.

"Untuk penunggang kuda pemula diawali dengan jalan biasa dulu dan mengendalikan kestabilan. Hentakkan kedua kaki sedikit ke perut otomatis kuda bakal bergerak maju. Pastikan posisi duduk sudah penuh di pelana dan nyaman, jangan lupa untuk menjaga keseimbangan, seperti ini" Fadly naik kepunggung kuda dengan pakaian lengkap yang sudah disiapkan oleh pemelihara kuda.

Saat berada diatas punggung kuda Fadly terlihat berbeda, gagah dan tangguh. Tak salah banyak gadis-gadis cantik tergila-gila padanya bahkan entrepreneur sekelas Keanu Hartono cemburu buta padanya. Tatapan yang hadir mulai beralih kepada penunggang kuda hitam, begitu tali kekang dihentakkan kuda mengangkat kaki depannya dengan meringkik selanjutnya berlari dengan kecepatan tinggi. Penunggang dan kudanya tampak serasi, Retno berdecak kagum melihatnya. Pandangan Retno terhadap Fadly sebagai pemuda yang hanya bisa menghabiskan uang orang tuanya berubah seketika, ternyata Fadly juga seorang yang tangguh karena tak setiap orang memiliki keberanian menunggang kuda apalagi dengan kecepatan tinggi.

"Say, kamu tidak akan menemukan laki-laki seperti dia dimuka bumi ini, sempurna" Yanti berdecak kagum melihat kepiawaian Fadly dalam mengendalikan kuda, keseimbangan yang sempurna.

"Hatiku hanya milik seseorang Yanti" Retno menghembuskan nafas berat.

"Seseorang yang hampir membuatku mati berdiri...?" Yanti tak puas dengan jawaban Retno.

"Aku tak mau membahasnya Yanti" Retno menatap kejauhan, mulai meragukan keputusannya.

"Bahkan ketika dalam keadaan terpuruk dia yang kau cintai tidak ada untukmu, kau bisa tanya bu Lula, mbak Yuke dan Sardi bagaimana usaha Fadly untuk membangkitkan semangatmu kembali hidup dan tetap normal hingga sekarang. Kadang cinta bukanlah segalanya saat kau membuka matamu dan melihat segala sesuatu disekelilinhmu lebih jelas..." nasehat Yanti.

"Bagaimana aku harus menjelaskan, kamu tidak akan mengerti Yanti..." Retno menatap kejauhan, terlihat Fadly yang masih berlari diatas punggung kuda mengelilingi ranch. Terbersit kekaguman, Fadly bukan lagi pemuda brengsek yang sok ganteng dan memaksakan kehendak. Ia telah berubah menjadi seseorang yang pantas untuk menyandang pewaris Alugoro Corporation.

Tepuk tangan riuh mengiringi putaran pertama Fadly di ranch miliknya, Fadly tampak mengelap keringat di dahi. Tadinya ia berharap Retno akan melakukan hal itu meski impossible. Fadly tahu, Retno tak akan pernah memandangnya karena hatinya hanya untuk Keanu. Cinta ini begitu bodoh, kenapa harus melepaskan panahnya ke sasaran yang salah...? Fadly sibuk membangun akal sehatnya, meski menyakitkan tapi ia memilih mengikuti nasehat orang bijak bahwa cinta tak harus memiliki karena kebahagiaan Retno bukanlah pada dirinya. Its bulshit!

"Selamat datang semuanya, maaf ya tuan rumah sedikit terlambat datang. Biasalah kota Bandung, macet" Nyonya Alugoro tampak menyambut tamu-tamunya dengan menebar senyum ramah.

Fadly membawa Retno mendekati Mama dan Papanya, kedua orang tua itu tampak menyambut hangat. Mereka mengira bahwa perubahan besar Fadly berasal dari gadis ini, keduanya sangat bersyukur.

"Selamat datang Retno, senang bertemu denganmu"  Mama Fadly memeluk hangat.

"Terima kasih Tante" Retno menyambut dengan senyum hangat.

Dua kakak perempuan Fadly, Tiara dan Nania juga memeluknya dan satu kakak laki-laki bernama Indra juga memberi salam juga empat ponakan kecil ikut menyambutnya, dua laki-laki dan dua perempuan. Keluarga yang lengkap, tampak akrab dan hangat. Beruntung Fadly hidup ditengah keluarga yang akrab dan saling menyayangi. Meski sudah memiliki cucu Mama Fadly masih terlihat cantik dan menarik, senyum tak pernah lepas dari bibirnya menandakan ia seorang yang ramah.

Ketika asyik bercengkrama sebuah mobil mewah warna hitam berhenti di loby ranch, seorang laki-laki gagah dan wanita cantik turun dari mobil itu. Retno menahan nafas melihat pasangan yang baru datang bahkan Fadly hampir tak berkedip menatapnya. Keanu dan Irania! Mama dan Papa menyambut kedatangan tamu agungnya tidak begitu dengan Fadly, ia berjaga-jaga karena menghawatirkan keadaan Retno. Meski terlihat terkejut Retno berusaha bersikap biasa, wajahnya tetap mengulas senyum menyambut kedatangan Keanu dan pasangannya. Retno ikut beramah-tampah seperti yang dilakukan oleh tuan rumah, meski jauh di lubuk hatinya Retno sibuk menguatkan diri agar tidak hancur. Ia sibuk membangun kekuatan dan memotivasi diri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ini bukan masalah berat pertama yang harus terjadi dan dihadapi. Retno berasal dari orang biasa untuk itu ia harus membangun prestasinya setara dengan Keanu untuk membuktikan bahwa dia wanita kuat. Tak menerima sesuatu sebelum memantapkan dirinya, ia menjalani proses pematangan itu walau penuh perjuangan dan pengorbanan. Menjadi yatim piatu bersama adiknya diusia 17 tahun membuat Retno tahu dengan pasti apa artinya perjuangan dan pengorbanan! Kehidupan tidak datang dua kali maka ia memanfaatkan yang terbaik meski nyawa taruhannya!

Acara dimulai dengan sedikit sambutan oleh kedua orang tua Fadly, selanjutnya adalah acara ramah tamah. Mereka saling ngobrol dan menikmati hidangan diselingi tawa. Retno asyik mengobrol dengan Fadly dan managemen-nya, sementara Keanu dan Irania terlibat obrolan dengan kedua orang tua Fadly dan saudara-saudaranya, diselingi tawa dan terlihat akrab. Sesekali Fadly memperhatikan Retno, ada rasa kawatir juga rasa kasihan meski belum tahu hal tepat yang harus dilakukan. Papa menepuk bahunya lembut.

“Papa kehilangan Fadly yang lama, perubahan membuat Papa bangga padamu nak" ini pujian pertama Papa setelah Fadly menjadi seorang pemuda, biasanya Papa lebih banyak diam karena menghindari pertengkaran dengan Fadly yang memiliki sifat memberontak.

“Terima kasih Pa" Fadly terharu, selama ini Papa tak pernah komentar yang aneh-aneh berarti selama ini kedua orang tuanya memendam rasa tak enak padanya.

“Papa suka dengan teman gadismu, gadis seperti itu sang penakluk Nak.”

“Maksud Papa?” Fadly mengerutkan keningnya, menatap Retno yang sedang bicara dengan Mama.

"Kau tahu bagaimana type wanita penakluk...?" Papa menatap tersenyum.

"Menurut Papa?" Fadly membalikkan pertanyaan, meski tahu tapi Fadly tak ingin menjawabnya.

"Semua ciri-cirinya ada pada Retno, dia bicara secukupnya dan santun. Tatapan matanya tidak liar tapi menunjukkan kecerdasan, punya visi dan semangat membangun masa depannya lebih baik. Hampir semua raja dan kepala negara memiliki istri penakluk untuk mendampinginya" jelas Papa, pengalaman mengajarkannya mengenal berbagai karakter wanita.

Fadly terdiam, itulah kenapa laki-laki sekelas Keanu Hartono melabuhkan hatinya pada Retno. Kini Fadly tahu alasannya, karena Retno seorang gadis penakluk!

“Laki-laki itu cenderung ngegas sedang wanita itu ngerem jika kalian bersatu maka akan mendapatkan keseimbangan” jelas Papa.

“Retno mencintai orang lain Pa, kami hanya bertemam" Fadly menghembuskan nafas kasar, laki-laki yang barusan disebut ada didepan matanya bahkan sedang menggandeng wanita lain. Betapa tak adilnya dunia ini, Fadly mendengkus kesal.

"Dia belum menikah kan, rebut hatinya" Papa memberikan semangat pada anak bungsunya.

“Kok pendapat Papa kompak dengan Mama? Menurut Fadly cinta tidak bisa direbut karena dia berasal dari keagungan" Fadly berfilosofi tapi Papa malah tergelak.

“Kok Papa tertawa, ada yang lucu?” Fadly mengerutkan keningnya.

“Anak Papa benar-benar berubah, Papa bangga padamu nak" Papa menepuk bahunya.

Fadly menatap Retno yang berbaur dengan keluarganya dimana disana juga ada Keanu dan Irania. Gadis yang hebat, mampu mengendalikan  perasaannya dihadapan orang banyak. Papa benar, dialah gadis penakluk itu. "Tapi bagaimana caranya menaklukkan hati Retno...?" Fadly hanya mampu menghembuskan nafas berat, rasanya sudah segala cara pernah dicobanya. Hati Retno hanya tunduk pada Keanu, ******** yang berani menggandeng gadis lain didepan Retno, dunia ini memang tidak adil!

......

Keanu mendekati Retno yang sedang mengambil minuman ringan, orange juice. Hati Keanu berdenyut, biasanya gadis itu yang mengambilkan ini dan itu jika pergi bersamanya kini sosoknya terasa begitu dekat namun terasa begitu jauh. Seringkali terlihat Retno menghindari dengan membuang tatapannya kearah lain meski bibirnya tetap menyunggingkan senyum ramah.

"Mommy menanyakanmu"Keanu menatap Retno dengan hembusan nafas berat, melihat Retno kerinduannya terasa membuncah tapi segalanya terlihat sulit kini.

"Setiap minggu aku pulang tapi Kakak tak pernah ada dirumah" Retno menahan perasaannya, mengerjapkan matanya agar air mata tak menetes. Sakit rasanya melihat Keanu berdua dengan seorang gadis.

"Aku sedang sibuk di Batam, proyek itu membutuhkan penanganan ekstra."

"Tapi minggu ini Kakak ada untuk gadis itu" Retno tak mau menyebut nama Irania, hatinya terlalu sakit. Baru bicara seperti itu saja hatinya sudah terbakar. Api cemburu seakan siap menghanguskannya dalam sekejap!

"Dia hanya partner bisnis. Tidak sepertimu, kemana-mana selalu berdua" Keanu tersenyum sinis.

"Oh... pantes kerasan, ternyata memiliki partner bisnis istimewa" Retno tak mampu meredam api kecemburuannya.

"Tidak sepertimu, kemana-mana selalu berdua."

"Aku juga hanya hubungan kerjaan" Retno ikut-ikutan sinis.

"Ya, aku mengerti dan harus selalu mengerti posisimu. Semua sudah diatur oleh managemen-mu. Kamu tak berdaya hingga sampai jalan-jalan di Turki dan aku harus puas menyaksikan beberapa foto mesramu bersama ******** keparat itu. Kalian adalah couple goal's, aku bukan siapa-siapa" rahang Keanu mengeras.

"Kakak, aku..."

"Kamu terlihat bahagia dan baik-baik saja tanpaku..."

"Kakak aku..."

"Ken..." Irania menghampiri Keanu  membuat Retno tak meneruskan kata-katanya.

Tangan gadis itu langsung melingkari lengan Keanu, menggelayut manja  membuat darah Retno mendidih. Keanu sepertinya tidak keberatan, Retno hanya berdiri di tempatnya melihat keduanya pergi. Mengerjapkan kedua matanya agar air mata tak jebol dari tanggulnya.

"Ayo kita naik kuda" Fadly menyentuh lengan Retno dengan haru, sedari tadi ia memperhatikan gadis itu bagaimana interaksi dengan Keanu. Ia tahu bagaimana perasaan Retno, ia datang dengan mengabaikan perasaannya sendiri!

"Aku belum pernah naik kuda Fadly" Retno menyembunyikan air matanya, hatinya terlalu sakit melihat gadis itu memegang lengan Keanu dan bergelut manja. Mereka terlihat akrab, seperti sudah lama berhubungan. "Pantas Kakak tega membuangku!" batinnya.

"Jangan kawatir, ada aku yang menemanimu" Fadly menguatkan.

Retno naik kepunggung kuda dibantu oleh Fadly yang memegang tangannya setelah itu Fadly naik dibelakangnya. Pemandangan yang sangat menakjubkan, semua mata yang hadir beralih pada keduanya. Ketika tali kekang dihentakkan kuda meringkik dan mengangkat sedikit kaki depannya setelah itu berlari mengelilingi ranch dengan berlari pelan seakan si Black tahu ada tamu tak biasa diatas punggungnya. Awalnya Retno memejamkan mata sambil terus berdzikir namun di putaran kedua Retno mulai bisa menikmati nuansa berbeda diatas punggung kuda. Inilah saat paling dekat dirinya dan Fadly, selama ini keduanya selalu bersama tapi tak pernah sedekat ini. Beberapa orang mengarahkan ponselnya untuk mengabadikan pemandangan tak biasa ini dengan memfoto dan membuat video. Keduanya terlihat seperti  film legendaris zoro yang dibintangi oleh Antonio Banderas dan Chaterine Zeta Jhon dimasa lalu. Keanu tak mampu meredam tangannya untuk turut mengabadikan Fadly dan Retno  menunggang kuda. Amazing dan tiada duanya! Kerudung Retno yang berkibar tertiup angin sungguh menjadi pemandangan yang menakjubkan, pantas mereka disebut sebagai couple goal's!

Keanu cemburu pada angin karena lebih dekat dari tangannya untuk   meriapkan kerudung Retno, cemburu pada kuda yang dikagumi Retno dari pada dirinya. Cemburu pada Fadly yang selalu dekat dan membuat Retno bisa tertawa bahagia. Keanu cemburu pada apapun yang dekat dengan Retno karena kini ia tak bisa menjangkaunya.  Retno telah memiliki kehidupannya sendiri, ia bukan lagi gadis yang dibimbingnya saat kebingungan. Dunia telah memberikan hal terbaik untuk kehidupannya. Dulu ia berharap agar Retno bisa menyentuh semua harapan dan kebahagiaannya tapi setelah semua didapat Retno berlari menjauh dan meninggalkannya sendiri. Mungkin Keanu yang salah atau Retno yang salah, mungkin juga keadaan yang telah berubah dan yang paling menyakitkan dari semua itu Retno hidup lebih baik dan bahagia tanpa dirinya!

Tiga bulan lalu Keanu begitu gagah berucap melepaskan Retno karena gadis itu berada dalam kekuasaannya, seakan dialah yang menentukan kapan Retno harus bahagia bahkan bersedih. Ia merasa memiliki andil terbesar untuk kesukseksan kehidupan Retno dimasa depan, bahkan ia menjamin Retno akan patah hati dan memohon kembali padanya dengan deraian air mata penyesalan namun yang dilihatnya setelah tiga bulan kemudian sangatlah berbeda. Retno tidak hancur atau mendatanginya dengan deraian air mata. Gadis itu datang dengan prestasinya yang mendunia, tegar dan lebih berkilau. Sulit untuk mengatakan bahwa Keanu terlalu cemburu untuk mengakui bahwa Retno hidup bahagia dan lebih baik tanpa dirinya!

Kunjungi Anjani Putri fb, ig

untuk bergabung.

1
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Siang semuanya, Izin ama othoor ya, Karya ini telah menjadi audiobook dan alhamdulillah saya sendiri yang membawakan karya dari kk Anjani Putri.
Semoga bisa diterima 🤭
Dev
Baca novel sekaligus ilmu bermanfaat, smngt kak othor👌👌😆
Alisa Maharani
aku bayangin visualnya retno sma keanu,ibarat dude harlino sma alysa soebandono
Fryy Sweet
intinya Kirana gak tahu diri
Kustini Axazzam
lanjut kak.. semangat berkarya
Sri Mulyani
Thor, maaf ya, kayak nya makin ke sini cerita nya makin gak ngerti saya, kenapa sekarang fokus cerita nya tentang Rizky dan Kirana aja? Saya lebih senang cerita nya tamat ketika Retno sudah punya 3 orang anak, udah cukup sampai di situ aja, gak usah melebar kemana-mana nanti gak seru lagi.
Aira Hadera
Lanjut thor
Bunda Saputri
Semangat mbak thoorr
Wahyu Listyorini
Rizky yang tegas dong ....pilih Afra pa Kirana. .wanita butuh kepastian...jangan plin plan .
Ervina 123
lanjut
Bangsul ojai
up nya terlalu lama Thor keburu lupa alur ceritanya
Watie Zack
kau beruntung Rizky memdptkan Afra
Novi Affikah
tetep pilih Afra ..jangan ragu..
~🌹eveliniq🌹~: team Afra semangat lanjut Thor jangan lupa mampir ya ke karya aku Find the Perfect Love
total 1 replies
Bunda Saputri
Bodohnya rizki
Nhia Wenne
lanjut
Fryy Sweet
Risky apapun yg kau alami bersama Kirana di masa lalu prioritasmu saat ini mestinya Afra istrimu tdk usahemikirkan wanita itu terus, atau kalau emang ragu dengan hatimu setuju apa kata Arga tinggalkan dan biar lu fovus dwngan si Kirana gak tahu diri itu.
Lina Herlina Hardjati
lanjuuuttt 🤩
Endah Setyowati
akhirnya up juga,saya slalu tungguloh up lagi
Aira Hadera
Lanjut thor
Aiho
So Sweet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!