NovelToon NovelToon
Istri Kedua Yang Dirahasiakan

Istri Kedua Yang Dirahasiakan

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:13.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: heni

Keegoisan istrinya, yang bersikeras menolak untuk hamil. Membuat Sam terpojok dengan permintaan neneknya. Satu sisi wanita yang dia cinta sepenuh hati menolak untuk hamil, satu sisi, wanita yang Sam cinta, yaitu nenek dan ibunya. Sangat menginginkan akan kehadiran penerus keluarga Ozage. Sam terpaksa menyetujui, untuk menikah lagi, demi membahagiakan neneknya dan ibunya.

Pernikahan kedua pun terjadi. Seorang wanita bernama Moresa Haya. Menjadi istri kedua Sam. Apakah Sam akan berpaling hati pada istri keduanya? Atau dia tetap setia dengan perasaannya pada Vania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Aku Keterlaluan

Moresa POV

Keadaan ini sungguh membuatku canggung. Bagaimana mungkin, dia dengan mudahnya mendekatiku. Suara dering ponsel sangat membantu, di saat tegang seperti ini. Langsung saja ku raih ponselku, dan segera menjauh dari dia.

Ku lihat, Nyonya Ramida yang memanggil, segera ku geser icon bewarna hijau. "Halo …." Sapaku.

"Resa, kami malam ini menginap di rumah Arnaff, apa kamu takut, kalau sendirian di rumah?"

"Aku tidak takut sendirian di rumah Nyonya. Tapi, yang aku takutkan, karena sekarang, ada Yuan Sam, di sini," ucapku.

"Sam? Kapan dia datang?"

"Baru saja, Nyonya." Jawabku.

Tidak ada sahutan lagi di ujung telepon sana. Hanya henbusan napas Nyonya Ramida yang terdengar.

"Nyonya …." Panggilku.

"Tidak apa-apa, lebih bagus kalau ada Sam, di sana." Ucapnya.

Apa? Bagus apanya? Aku mengerutu dalam hati.

"Tapi, Nyonya. Bagaimana kalau ada yang datang, rahasia ini akan terbongkar," ucapku.

"Tidak akan ada yang datang, kecuali Mawan. Dia ku tugaskan mengambil pakaian ganti buat kami,"

Setelah mengucapkan salam penutup. Kami menyudahi panggilan kami. Hanya berdua di villa ini, rasanya sungguh sesak. Tidak sengaja mataku melihat kearah Sam. Ternyata dia masih memandangiku.

Aku merasa kedinginan, entah apa ini. Kaki ini melangkah menuju jendela, memastikan kalau sekarang sudah hampir tengah hari. Benar saja, matahari tepat di diatas sana, segala banyang-bayang pepohonan rata. Harusnya hawa sekarang panas. Kenapa aku merasa kedinginan.

"Kamu baik-baik saja?" Pertanyaan Sam membuat lamunanku tersentak.

"Em, aku baik," ucapku.

"Apakah di dapur ada makanan? Aku lapar," rengeknya.

"A--ada, apa Tuan ingin makan sekarang?" Tanyaku. Entah kenapa lidah ini terasa kelu.

Dia mengangguk. Aku segera melangkah menuju dapur, menyiapkan makan siang, untuknya.

Author POV

Resa menyiapkan makanan untuk Sam, sedang Sam, hanya duduk manis di kursinya. Sesekali memandangi Resa. Pikirannya melayang kemana-mana. Dia teringat kembali akan ucapan Dirga. Tentang kebodohannya dalam mencintai.

"Resa, kamu pernah jatuh cinta?" Tanya Sam.

Resa berusaha mengukir senyuman di wajahnya. "Tidak pernah, Tuan." Jawabnya.

"Sayang sekali, padahal aku butuh nasehat, dari seorang teman,"

"Ini Tuan, silakan makan." Ucap Resa.

Sam memandangi beberapa menu makanan yang sudah tertata di meja makan.

"Kamu, masak sendiri?"

"Tidak, Tuan. Saya tidak di izinkan Nyonya, banyak ber aktivitas."

"Maafkan aku, aku malah membuatmu banyak ber aktivitas."

"Tidak apa-apa, Tuan. Justru saya senang bisa melayani Tuan," Resa langsung menutup mulutnya. Dia menyadari perkataan barusan sangat sensitif, terlebih hubungan Sam dan Vania, agak renggang, karena keegoisan Vania.

Sam menarik kursi yang ada di sampingnya, dia memandang, kearah Resa. "Duduk, di sini," pintanya.

Resa, menarik kursi yang ada di dekatnya. "Saya, di sini saja Tuan," ucapnya.

Sam menghembuskan kasar napasnya. "Resa, apa kamu tahu, aku tidak pernah merasakan, seperti apa, hubungan suami istri, du luar aktivitas ranjang, aktivitas yang satu itu, aku selalu dapat dari Vania. Tapi, untuk aktivitas lain, aku belum tahu. Apakah kamu tidak mau memberiku kesempatan, untuk merasakan hal itu?"

Resa bingung, dia merasa beruntung, karena Sam hanya meminta hubungan suami istri di luar yang satu itu. Tapi, ada satu hal yang dia takutkan, perasaannya pada Sam, nanti. Jika terlalu dekat.

"Bubb---"

"Tolong, jadilah istriku, kalau kau tidak bersikap sebagai istri, bagaimana aku bisa bersikap sebagai suami?"

"Tapi, sebelum itu, aku ingin kau tahu, aku bukan sosok yang romantis," sambung Sam.

Resa menggaruk kupingnya yang sama sekali tidak gatal, permintaan Sam, sungguh sangat sulit. Tapi, menghindar dari Sam adalah jalan terbaik. Setelah melahirkan nanti, dia ingin pergi jauh dari Sam, dan semua hal, yang berkaitan dengan Sam.

Resa berusaha mengumpulkan keberaniannya.

"Apa Tuan seperti ini, karena Tuan, butuh hiburan dan teman?"

Mulut Sam, menganga lebar mendengar ucapan Resa barusan. Seketika lidahnya kelu, tidak bisa mengantarkan kata-kata dari lisannya. Walaupun banyak kata yang dia ingin ungkapkan.

"Kalau iya, aku juga tidak bisa menolak. Tapi, aku hanya sedikit kecewa. Suatu saat jika hubungan Anda bersama Nona Vania membaik, Anda pasti meninggalkan saya. Saran saya, sebelum Anda dekat dengan saya, pastikan hati Anda, agar di depan nanti jika Anda nyaman bersama saya, Anda sudah memiliki keputusan yang matang, maaf. Bukan maksud saya meminta Anda meninggalkan Nona Vania. Tapi saya tidak ingin melihat Tuan galau diantara dua kehidupan."

Resa menatap tajam mata Sam. "Astaga! Apa yang aku katakan? Maaf Tuan, saya keterlaluan," Resa pergi begitu saja meninggalkan Sam.

Langkah kakinya begitu cepat menuju kamarnya. Mulutnya terus menggerutu mengutuki dirinya. "Kau bodoh Resa! Kau terlalu percaya diri. Sampai kapanpun, Sam tidak akan menyukai kamu! Atas dasar apa mulutmu berkata hal tadi! Kamu ingat perjanjian dengan Nyonya Ramida?" Gerutunya.

Sam mematung memandangi kepergian Resa. "Dia benar, jika suatu saat aku nyaman bersamanya. Tapi, aku juga tidak bisa lepas dengan Vania. Yang lelah diriku sendiri." Gerutu Sam.

Sam meraih ponselnya. Dia langsung menghubungi Vania lewat panggilan video.

Tutttt!

Panggilan Video Sam, langsung terhubung. Sam bisa melihat langsung orang yang dia telepon. Kedua matanya seketika melotot. "Sial!" Upatnya.

Bersambung.

******

Mohon maaf ya, aku terpaksa irit up, karena Novel ini masuk salah satu lomba, dan jadi salah satu pemenang dari 100 orang yang menang dalam lomba Noveltoon Writing Academy, jadi nantinya ada tugas dari Admin yang mengarahkan para pemenang untuk menulis, nah salah satu tugas author nanti untuk up rutin.

Katanya dari minggu depan tugasnya di mulai, semua peserta yang menang akan di kasih tugas up rutin gitu. Nah, kalau aku Up rutin sekarang, buat PR aku gak ada yang bisa aku setor lagi.

Minta pengertianya ya sobat onlienku. Terima kasih banyak atas dukungan kalian pada karya ini.

1
Surati
bagus ceritanya 👍
Nori Hapsah
pasti sam posirip hamil. /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nori Hapsah
awal bertemu benci setelah ber kali jali jadi bucin.
Aprilia Hadiwasana
Kek nya bukan anak nya sam, soal nya waktu itu sam di villa sm resa sedangkan vania dia hbs dr luar negri…
deandra syahfitri
Luar biasa
Wulhan Agustyna Ismail
laki laki bodoh jabatannya aja CEO
ratnaayunsari@yahoo.com
Luar biasa
🌟𝙈𝙗 𝙔𝙪𝙡²🇵🇸
mantul ceritanya 👍🏻👍🏻👍🏻
fatimatus zahro
sam kq bego tenan seh sebel aqw.. pernh aqw tuh cinta bgt sm cow.. tp yh gg sebego sam.. aqw tegesin diri.. kalo aqw mw bahgiain diri itu pntg bukn bahagian org lain..
fatimatus zahro
sumpah ini kerakter cowx ter ter pokokx.. gg tegas mbulettttt ae n gg jelas.. aslix bagus in novel.. cuma kurang mateng aja.
Zhafira Ndriani
menarik sekali cerita nya
Maya Sari Niken
bnyak yg ga masuk akal,resa ttp mmksa sam bertahan sama istri yg begitu,kedua sam kurang tegas
pokoknya serba ga masuk akal
Nori Hapsah: /Grin//Grin//Grin/ biar rame
total 1 replies
Maya Sari Niken
terganggu dg kata2 merengek
seolah2 semua org suka merengek
bukannya merengek itu bearti seperti manja
Oktavia
yg terlantar cuma anak vania, kok penylis tega bgt ya ? resa jadi perawat anak vania… enak di dia nanti suatu saat bisa aja datang
Oktavia
enak bgt si vania anaknya di rawat tesa nanti. emang baby sitter
Oktavia
alasan tapi kamar ga pernah di kunci. emang tesa juga sengaja
Oktavia
resa cuma cadangan ya ? egois bgt, ingin bahagia sendiri dan lebih utama vania. kasihan resa
Maya Kurnia
Sam trllu BuCin... jd bersikap sangat BODOH
Bagus Slayer
lanjut thorrr
Amelia Syharlla
ceritanya bagus banget Thor aku suka semangat thor untuk karya barumu❤️❤️❤️❤️🌟🌟🌟🌟🌟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!