NovelToon NovelToon
Ketulusan Hati Zia

Ketulusan Hati Zia

Status: tamat
Genre:Pengganti / Poligami / Ibu Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:388.1k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

Karya ini sudah tamat ya...

Tak pernah terpikir dalam hatinya menikah dengan suami orang, namun amanah sahabatnya sendiri yang membuat dirinya terpaksa menjadi istri dari suami sahabatnya sendiri.
Akankah keputusan itu di setuju keluarga???bisakah dirinya bisa di terima oleh suaminya??? Adakah cinta untuk istri yang tak di harapkan???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi berdua

Mentari semburat malu-malu bersinar menyapu wajah ayu tanpa hijab yang tengah menyisir rambut basahnya. Dari belakang datang laki-laki hanya mengenakan handuk, seperti rejeki yang luar biasa bisa seperti ini bagi Azzam.

Nana sudah pergi sekolah di taman pendidikan anak usia dini, bibi sedang pergi ke rumah lama membantu ibu panti memasak untuk anak-anak panti yang baru saja pindah.

Di rumah berdua seperti ini membuat Azzam merdeka hingga sepagi tadi selepas mengantar Nana ke sekolah dirinya enggan berpisah dengan Zia.

Azzam mengambil pengering rambut dan mengeringkan rambutnya, setelah kering dirinya datang dan memeluk Zia dengan mesranya.

"Kamu tu apa punya minyak wangi kusus sih Sayang?? " Tanya Azzam.

"Enggak sih ini cuma aroma sabun mandi... Sama kok kaya yang Mas pakai..." Jawab Zia bingung, menurutnya aneh pertanyaan Azzam padanya.

"Tapi beda loh... aroma kamu tuh ada manis-manisnya... sama seger gitu... mana pakai candu..." Kata Azzam sambil menghirup leher Zia hingga merinding di buatnya.

"Iih... apaan sih... bohong baget... mana ada aroma manis... emang di rasain...??? " Kata Zia merona merah.

"Seriusan... nih... candu banget... jadi gak mau lepas... " Kata Azzam setelah itu menghisap lembut leher Zia.

Zia meremang, Azzam selalu berulah setiap sudah selesai mandi sepagi ini dirinya sudah mandi dua kali.

"Mas... kamu gak kerja??? geli iih... tadi kan udah..." Kata Zia malu dan gelisah.

"Tapi pengen lagi... " Ucap Azzam parau, dirinya juga tak habis pikir mengapa selalu bangkit geloranya saat berdua begini.

"Tapi... Hmmmm.... " Terlambat Zia terbungkam oleh ulah Azzam sehingga terjadilah apa yang Azzam mau.

Merekapun mengarungi lautan rasa tanpa dosa dan mengejar indah hingga nirwana, mengharap ada benih yang tumbuh melalui ibadah yang berpeluh dan penuh pahala.

Di balik selimut berpeluh itu Azzam berbaring memeluk Zia masih tak ingin berpisah bahkan jika boleh dirinya ingin ijin rasanya hari ini.

"Sayang... "Panggil Azzam sambil merapikan rambut Zia yang mengenai wajah cantiknya.

"Mas pengen ijin kerja rasanya... " Kata Azzam.

"Kenapa??? " Zia menatap suaminya itu dengan penuh tanya.

"Kayaknya Mas bakal sakaw kalau hari ini berpisah sama kamu deh... nyaman banget kaya gini... " Kata Azzam memeluk dada Zia hangat.

"Ist... Jangan lah... mana ada ijin kerja dengan alasan mengada-ada gitu... " Kata Zia melepaskan diri.

"Aah... sayang banget mau pergi tuh...." Kata Azzam mengikuti Zia yang berbalut selimut menuju kamar mandi.

Cup

Cup

Cup

"Dah... Abinya Nana... suami Zia yang baik... jagan lupa ya cicilan rumah belum kelar jangan sampai kita pindah kerumah orang tua... " Kata Zia berkelakar.

Azzam tergelak, "Astagaa... kamu ada-ada aja... masa sehari gak kerja bisa gak bisa bayar cicilan sih... " Kata Azzam.

"Nanti jadi kebiasaan sayang... " Ucap Zia sambil menatap Azzam hingga meleleh.

"Sumpah... di panggil sayang Mas jadi makin gak tahan pisah... gimana dong... obatin gih... Mas udah mulai sakaw nih... " Kata Azzam cengar-cengir.

"Iiih... apaan sih... " Zia semakin malu dan salah tingkah laku kabur ke kamar mandi.

Azzam tergelak di tempatnya lalu berlari, sebelum pintu kamar mandi terkunci dari dalam.

"Aaa.... Mas Azzam....!!! " Zia terkejut saat pintu terbuka tiba-tiba.

***

Zia mengeringkan rambut dengan wajah cemberut, Azzam benar-benar sudah membuat seluruh tubuhnya tak berbentuk. Azzam tersenyum jahil dan menyapa bibir yang cemberut itu dengan sapuan sayangnya.

"Maaf deh... besok libur deh gitu nya... " Kata Azzam.

Zia kesal karena di kamar mandi pun harus berakhir dengan drama persatuan yang membuat dirinya malu luar biasa. Apa begini memiliki suami duda karatan, sehingga membuat dirinya yang masih polos terkontaminasi banyak hal.

"Nanti telat loh... " Kata Zia setelah sapaan itu selesai.

"Senyum dulu... " Kata Azzam sambil memeluk Zia hangat.

Zia tersenyum namun pipi memerah karena salah tingkah dengan suami dudanya itu tetap membuat Azzam semakin gemas.

"Ya Allah... sumpah manis banget sih istriku... Allah baik banget sih kasih aku kamu yang begini... " Ucap Azzam.

Cup

Cup

Cup

"Udah... gak akan selesai ucapan perpisahannya... " Kata Zia yang membuat Azzam tergelak.

Zia meraih tangan Azzam lalu setengah berlari menuju motor metic yang baru saja di belinya.

"Kok Naik Motor sih Yang... Gak mobil??? Aku antar aja ya... " Kata Azzam khawatir.

"Enggak usah Mas... deket doang... macet..." Kata Zia lalu menyalakan motor.

"Dah... Assalamualaikum... " Ucap Zia lalu melaju dengan motornya.

"Walaikumsalam... " Azzam menjawab sembari melambai.

Azzam masuk ke mobil dan keluar dari area rumahnya, selama di jalan Azzam mengingat bagaimana indahnya pagi ini. Azzam merasa hidupnya lebih berwarna semenjak ada Zia di sisinya.

Azzam bersyukur memiliki istri seperti Zia, muda, cantik, baik dan pekerja keras, meski kaya juga sederhana dan rendah hati.

Setelah menempuh beberapa waktu Azzam sampai di kampus, langkah kalinya keluar dari mobil namun terkejut kembali oleh mantan mahasiswi nya.

"Hay Pak... " Sapa Gadis itu sembari memberikan sebuah kotak bekal.

"Aku buat sendiri... ini sampel kue buatan aku... special for you... " Kata gadis itu yang tak lain adalah dela.

"Astaghfirullah... Del... Maaf aku gak suka coklat... udah tua gak suka manis... " Kata Azzam bohong.

"Ini low sugar kok... " Kata Dela menyanggah.

"Tetap aja takut... gigi aku pada bolong... " Kata Azzam lagi.

"Ckkk... kenapa sih Pak... sekarang kamu tolak terus pemberian ku??? " Kata Dela kesal.

"Bukan cuma kamu kok... semuanya... ok... jadi maaf... minggir ya... telat ini..." Kata Azzam berusaha memberi pengertian tanpa menyakiti hati orang.

"Pak... Kamu tau kan perasaan aku padamu..." Kata Dela.

"Aku tau istri kamu gadis yang aku pikir adik kamu itu... aku lebih segalanya dari gadis itu... " Kata Dela.

Dela mendekat lalu meraih Tanga Azzam, "So pleaseee... Aku rela juga jadi istri ke tiga kamu... " Kata Dela parau.

"Astaghfirullah... Udah sana malu di lihat orang... " Azzam kesal lalu pergi meninggalkan Dela yang menangis.

Azzam masuk ke kamar mandi dan mencuci wajahnya, heran yang di rasa oleh Azzam, di saat wanita lain tak mau di duakan justru ada gadis bodoh yang menjadi istri ketiganya.

Azzam mengambil handphone lalu mengirim pesan pada Zia untuk menguatkan perasaannya dan menenangkan perasaannya.

📨"Sayang... Kangennnnn.... butuh infus dari kamu... " Pesan Azzam yang tak lama kemudian di balas oleh Zia.

📩"Too... 😘😘😘😘😘😘😘❤❤❤❤❤"

"Ya ampun aku pasti udah gila... " Kata Azzam tergelak setelah membaca pesan Zia, seumur-umur berpacaran dengan Alma dulu aja tidak pernah dirinya bersikap norak seperti ini.

📨"😍😍😍😍😘😘😘😘😘😘🌷🌷🌷🌷" Kirim Azzam lagi membalas pesan dari Zia, moodnya sudah kembali, semangat kerjanya sudah pulih, langkahnya tegap dengan senyum mengembang menuju kelasnya.

****

Yang belum Vote... Please ikhlaskan Vote nya untuk Zia... 🙏🙏🙏

Di tunggu dukungan dan jejaknya ya... 🙏🙏😍😍😍

Sehat-sehat selalu kakak-kakak pembaca... semoga lancar segala urusannya... 🤗🤗🤗

1
Misbah Elmunir
Aach.... sedihnya.
tak bisa baca tulisan zia 🤭🤣.

tulidan zia nda kebaca di hpku thorr 🤣😩
Nina Rochaeny
semoga punya cucu kembar
Nina Rochaeny
terus terang kalau aku jd Zia mending mundur
Ida Sriwidodo
Benar!
Disini yang paling egois itu Alma!
Hanya berpikir dari sisi dirinya!

Azzam juga benar!
Ngga mudah jadi Azzam.. dan juga Zia!

So.. Alma!
Fokus saja pada dirimu.. pada kesehatanmu
Biarkan takdir kk othor berjalan sesuai jalannya..
sam sung
👍👍mksh thor ceritanya bnyk ilmu nya mudahan berkah utk semua..lancar sukses karya nya..🙏💪💪
sam sung
seru thor👍👍💪💪
Wahyo Wahyudin
sukses selalu mba auothor
Wahyo Wahyudin
sangat menarik byk hikmah dan pelajaran yg bisa dipetik,,, semangat terus
Wahyo Wahyudin
sukaaaa
Wahyo Wahyudin
sangat bijak cara memandang sebuah mahligai perkawinan,,, is the best
Ndari Assufi
bukan dijadikan istri ini, dijadikan pembantu /Awkward/
Nurlaila Hasan
suka cerita,, bnyak ilmu yg kita dapat, trimak kasih bnyak author,, slalu smangat/Pray//Heart/
Syaefulhidayat Jomblo selalu
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Siti Nurbaidah
Luar biasa
Siti Nurbaidah
luar biasa mantap👍👍💖💕👌
tus tiani
ada ada saja jerat setan yg menguji keimanan manusia d dunia entah dlm bentuk cerita ato kehidupan nyata.karena pada hakikatnya dunia ini panggung sandiwara yang sewaktu waktu layar nya akan tertutup juga atau selesai.
Phie Phien
Luar biasa
tus tiani
kok bisa sih ziiii, sudah hati terluka jangan pula badan merana, ehh terbalik ya/Smile//Smile//Smile/
tus tiani
dasar llaki2 egois. meskipun ilmu tinggi tapi egonya tinggi maka akhlaknya akan jadi rendah
tus tiani
ceritanya yg dibuat banyak mengandung hikmah yg bisa kita petik buat pelajaran hidup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!