NovelToon NovelToon
Second Chance For The Villain

Second Chance For The Villain

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Action / Sci-Fi / Identitas Tersembunyi / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Barat
Popularitas:29k
Nilai: 5
Nama Author: Tamaaaa23

Augustus Mortary telah menjadi pembunuh berantai dalam kurun waktu yang cukup lama

sudah ada 10 korban yang dia bunuh, namun karena kecerobohannya dimasa lalu dia berakhir dihabisi oleh salah satu keluarga korban

di saat saat terakhirnya dia berharap bisa diberikan kesempatan kedua untuk menebus segala dosanya

dan permintaan itu dikabulkan, saat dia terlahir kembali didunia shir yang penuh dengan kekacauan dan kegilaan

Augustus atau yang sekarang dipanggil Arthur Von Michael mulai rencana untuk menata ulang dunia dengan berbagai metode

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tamaaaa23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31| Pertemuan

"Kalian sudah melewati batas"

Kata kata dingin itu bergema di kekosongan selayaknya angin musim dingin yang merambat di daerah bersalju

"Batas? Candaan yang bagus, Daniel, Alex, habis dia"

""Baik!""

Atas perintah dari Zein, Daniel dan Alex melesat menuju ku dengan kecepatan penuh

Tangan Daniel yang sebelumnya sudah besar kini semakin membesar selayaknya Ogre kelas atas, dan tubuh Alex diselimuti oleh bayangan hitam ciri khas ras iblis

"Rendahan yah..."

*Jleb

Sesaat sebelum kedua serangan itu mengenai ku sebuah duri hitam tumbuh menjulang dari bawah tanah

"Argh!!!..."

"Gah..."

Mereka yang terkena serangan tidak terduga itu segera melompat menjauh dengan beberapa bagian tubuh dipenuhi oleh darah

"Sihir kegelapan, Dark Needell, bagaimana menurutmu?"

Rambut emasku kini mulai menggelap, salah satu mataku mulai memerah kini tidaka ada lagi sosok Ignis yang tersisa. Hanya sosok iblis Arthur Von Michael yang ada mulai sekarang

"Kau... Kau iblis!"

Wajah mereka berdua memucat saat melihatku perubahan ku yang tiba tiba

"Memangnya kenapa kalau aku iblis? Setidaknya aku masih lebih manusiawi darimu"

"Khehe..."

"Hm?"

Kepalaku menoleh melihat Zein yang bertingkah sedikit aneh. Diam memegang mulutnya dan tubuhnya bergetar hebat

"Keheheheheheh, Kuahahahahahahah. Akhirnya! Subjek penelitian yang layak!!"

Zein mulai tertawa selayaknya orang gila yang sudah diambang waras dan tidak waras menggema secara menjadi jadi

Tawa penjahat yang biasa ku lihat difilm filem super hero di kehidupan yang sebelumnya tumpang tindih dengan wajahnya

"Hah........ Aku harus menangkap mu"

Saat tawanya sudah berhenti dia menatapku dengan wajah datar tanpa emosi apapun

"[Chain]"

"!"

Aku melompat segera setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Zein

Sejumlah rantai transparan keluar dari bawah tanah mencoba untuk menggapai ku namun berhasil ku hindari

"[Wind cutter]"

"Ap--?!"

*Boom!

Tepat setelah aku melompat mantra lain mulai dilantunkan dan menyerang ku menciptakan ledakan angin dan debu

"Khahahahahahah! Lihat! Itu adalah kekuatan penyihir istana, Zein hanz Grimori! Meski kau sudah tiada kau masih layak menjadi bahan penelitian ku!!"

"Itu sedikit lucu tuan Zein"

"Apa?!"

Setelah kabut debu mulai menghilang, tubuhku atau lebih tepatnya sebuah bola hitam muncul dan terbuka memperlihatkan aku yang tidak tergores sedikitpun

"Sedikit menggelikan bukan?"

Tanpa sadar aku tersenyum angkuh kearah Zein yang sedang terkejut

"Kau bukan iblis biasa bukan?"

"Entahlah, aku juga kurang yakin"

Aku menjawab dengan acuh tak acuh tidak terlalu peduli dengan pertanyaannya

*Fuosh

"Mati kau iblis sialan!"

Daniel tiba tiba muncul dari balik tubuhku dengan tangannya yang yang sekarang memiliki beberapa sisik seperti sisik naga mencoba menyerang ku

"Heh... [Scythe of Death]"

*Boom

"Apa?!"

Sebuah sabit hitam legam terbentuk didepan tanganku menghalau serangan Daniel yang mengarah ke arahku

*Crack crack crack

Baru sesaat setelah Daniel berhasil ku halau kini tanah yang berad tepat dibawah ku berguncang dengan suara retak

*Boom!!!

Tentakel gurita keluar dari balik tanah yang kokoh membuatku sedikit terkejut

*Grep..

Tentakel tentakel itu menggenggam tubuhku dengan erat seolah tidak akan melepaskannya

Saat aku mengalihkan pandanganku sedikit aku melihat Alex sedang memasukkan tangannya kedalam tanah, sepertinya tentakel itu milik Alex

"Sekarang Daniel!!"

"Serahkan padaku!!!"

Atas arahan dari Alex, Daniel segera melompat kembali ke arahku kali ini dengan bersiap menghantam ku sekali lagi

"[Ray]"

Belasan sinar cahaya muncul dari berbagai tempat memotong semua tentakel yang menjeratku

Setelah terlepas dari cengkraman tentakel aku segera berbalik dan menebas Daniel dengan sabit yang ada di tanganku

"Gah!!!"

Kenapa orang itu bodoh sekali? Kenapa dia malah menggunakan gerakan yang sama dengan yang sebelumnya

"Dasar bodoh! Kenapa kau menggunakan gerakan yang sama!"

Lihat, bahkan temanmu berfikir sama denganku

"Berisik!!"

Luka luka yang baru saja kuberikan untuk nya merapat kembali sepertinya didalam dirinya bukan cuma Ogre tapi ada Trol juga yah

"Kita sudahi saja permainan ini [Balck-"

*Fuosh!

Sebuah pisau melintasi pipiku membuat darah sedikit mengucur darinya

Menanggapi serangan itu aku segera menoleh kearah sumber serangan

Seorang laki laki yang terlihat familiar dengan baju hitamnya berdiri disebelah Zein dengan mata yang tidak fokus

"... Tak mungkin...."

"Khehahahahahaha! Lihatlah! ini maha karya ku! Si pembunuh berantai! Marionette!!!"

Dihadapanku, wajah pria yang saat ini tanpa emosi tumpang tindih dengan tawa yang selalu dia berikan dihadapan kami

"Oscar...."

Oscar yang sehari sebelumnya masih bercanda denganku kini berhadapan denganku

"Oh? Kau mengenalnya?"

"Apa yang kau lakukan pada Oscar berengsek!!!"

Oscar adalah Marionette? Jangan bercanda! Oscar memang yang paling ahli dalam penyamaran namun untuk membayangkan kalau Oscar adalah Marionette adalah hal lain

"Haha, aku hanya menggunakan sedikit sihir untuk bermain dengan pikirannya"

Ujung bibir Zein ditarik hingga mencapai telinganya menciptakan senyuman yang mengerikan, apakah dia benar benar manusia?

"Habisi dia Marionette"

Saat dia mengucapkan itu Marionette tidak... Oscar segera menerjang ku sambil membawa dagger dikedua tangannya

"Cih"

Aku segera menghilangkan sabit ku dan mengambil pedangku

*Calang!

Pedang tipis ku berbenturan dengan kedua dagger milik Oscar membuat percikan api kecil saat berbenturan

"Sadarlah Oscar! Ini aku Augustus!"

Meski aku sudah berteriak dengan keras, Oscar tidak beraksi sama sekali saat mendengar panggilanku

"Ahahahahaha percuma saja! Dia telah menjadi bawahan ku!"

Zein tertawa terbahak bahak sambil memasang senyum mengerikan itu diwajahnya

"Sial!"

*Clang!

Aku mendorong Oscar menjauh dari ku dengan pedangku

*Zrett

"Ini...."

Puluhan benang tipis yang terbuat dari mana terlihat dimana mana, serius? Dia menggunakan sihir yang aku ajarkan kepadanya untuk melawanku?!

*Srtt

*Tas!

Oscar memutus salah satu untaian benang itu dan membuat benang lain ikut terputus satu persatu

"[Shield]"

*Clang!

Suara benturan logam terdengar dari beberapa sudut, jika dilihat dengan lebih detail adan sebuah hexagonal berwarna biru transparan sedang menahan benang berwarna serupa sambil membuat suara berderit

"Oh? Kau bisa menahan serangan khas Marionette yang bahkan dipuji oleh tuan? Luar biasa"

Zein bertepuk tangan ringan saat menyaksikan pemandangan ini dengan wajah kagum

"[Death Thread]"

Aku menggerakkan sedikit ujung ujung jariku membuat jaring milik Oscar tercerai berai

*Ctas!

Setelah aku memutuskan salah satu benangnya, untaian suara benang yang terputus terdengar sangat cepat

*Ctas!

*Zreeet!

Oscar yang tidak bisa menyamai gerakan benang itu dengan mata nya tertangkap benang itu dengan mudah

"Apa?!"

Aku segera berlari kearah Oscar sambil menggenggam pedangku dan berdiri tepat diatas Oscar sambil menghunuskan pedangku

"Maaf Oscar..."

Aku dengan berat hati hendak menusuk kan pedangku kearah jantung Oscar namun

Aku melihat wajah Oscar yang tersenyum tipis hampir tidak terlihat

"Tidak... Aku tidak bisa..."

Pedangku berhenti tepat beberapa milimeter didepan dadanya hampir menusuknya

Bagaimana bisa aku membunuh orang yang sudah ku anggap sebagai murid dan saudaraku sendiri

"Heh, bodoh, Marionette habisi dia!"

Sesaat setelah Zein mengatakan itu tubuh Oscar tiba tiba bergerak membuat benang yang menahannya membuat suara berderit

*Ctas

*Ctas

*Ctas!

Semua benang yang menahan Oscar terputus dengan cepat

*Zwosh

Pemandangan terakhir yang kulihat adalah sebuah tinju darinya yang mengarah tepat diwajahku

1
Reisz
Start
Gracia
lumayan
????
yok lanjut!
????
semangat Thor
????
semangat!!
Kyle
up up up up
Knox Arcadia
Lumayan cuma ceritanya tergantung gua harap thor lanjutin ceritanya
Knox Arcadia
bagus thor aku sampai terharu dengan cerita thir
????
ga sabar Arthur ketemu sama keluarganya
Kaneki Ken
alurnya lama
Tama: makasih kak sarannya, bakal saya usahain percepat
total 1 replies
Odhiq Nda
keren thorrr....up up up
R AN L
menarik ceritany
R AN L
di tunggu kelanjutannya thor
Rian Maulana 23
We& ya
Ananda Harahap
hal klasik di dunia anime
Kerta Wijaya
🤟
Ananda Harahap
lama banget sih
Kerta Wijaya
🤟🤟
Ananda Harahap
bagus
Kerta Wijaya
🤟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!