Shahira atau lebih akrab dipanggil Ira. Dia dijuluki perawan tua, karena belum juga menikah bahkan diusianya yang sudah menginjak 34 tahun. Dia menjadi bahan gunjingan ibu ibu komplek.
Shahira pernah di lamar, tapi gagal karena ternyata pria yang melamarnya menyukai adiknya, Aluna.
Tapi, kemudian Ira dilamar lagi oleh seorang nenek untuk menjadi istri dari cucu kesayangannya. Nenek itu pernah di tolong Shahira beberapa waktu yang lalu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RahmaYesi.614, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32 Kejutan dari Aluna
Pagi yang cerah di kota Paris, Ira dan Nicho jalan jalan sebentar sekitar hotel. Nicho membawa Ira untuk melihat betapa indahnya kota Paris itu.
"Sha, apa kamu senang?" tanya Nicho yang sejak tadi terus menggenggam erat tangan Ira.
"Mmm, aku senang." angguknya pelan.
"Lalu kenapa kamu tidak tersenyum?"
"Entahlah. Rasanya aku tidak bisa tersenyum, mas. Aku terus memikirkan Aluna."
Mendengar nama itu membuat Nicho kehilangan semangatnya. Dia bahkan melepaskan tangan Ira, lalu melangkah beberapa langkah menjauh dari istrinya itu.
"Sha, tidak bisakah kita melupakan semua masalah itu untuk sebentar saja. Aku ingin menghabiskan waktu berdua saja denganmu tanpa memikirkan hal lain. Apa terlalu berat?!" ujar Nicho tanpa menoleh pada Ira.
"Aluna dan aku sudah bersama sejak kami kecil, mas. Aku sangat menyayangi Aluna. Aku hanya tidak bisa mengerti mengapa Aluna tega melakukan semua hal jahat ini padaku. Aku penasaran. Aku ingin tahu yang sebenarnya..."
"Lalu, bagaimana dengan aku, Sha? Apa kamu tidak ingin mengetahui apapun tentang aku?!"
Dengan cepat Ira menggeleng, melangkah mendekati Nicho dan meraih tangannya.
"Mas, aku minta maaf. Tapi, aku butuh waktu. Aku mohon, beri aku waktu untuk menyelesaikan masalahku dengan Aluna terlebih dahulu. Setelah itu aku akan kembali untuk menyelesaikan masalah kita, mas."
Nicho terdiam, dia tidak bisa mengerti dengan cara pikir Ira. Tapi, meski begitu dia tetap harus menerima semua keputusan Shahira.
Sementara pasutri itu sedang menikmati bulan madu mereka di Paris, Aluna yang marah karena dipermainkan pun akhirnya lepas kendali. Dia mengirimkan video itu pada Nadia dan Nengsih.
"Astaghfirullah. Apa ini?!" teriak Nengsih kaget, dia sangat terkejut hingga tekanan darahnya naik, napasnya terasa sesak dan berakhir pingsan.
"Nenek!" Jihan panik.
Segera dia menghubungi pihak rumah sakit dan juga Nadia.
Nenek berakhir masuk ruang ICU. Jantungnya melemah dan kemungkinan nenek akan terserang struk pada bagian tubuh sebelah kirinya.
Sedangkan Aluna sendiri, saat ini menangis dalam pelukan Ibu nya setelah dia mengaku bahwa Nicho telah memperkosanya tepat di hari pernikahan.
"Maafkan aku Buk. Aku sebenarnya ingin menyembunyikan tentang ini selamanya, karena aku tidak mau menyakiti kakak. Tapi, aku tidak tahu harus melakukan apa saat janin ini tumbuh dalam rahimku, Buk." ujarnya menjelaskan sambil menangis.
"Ya Allah. Kenapa baru cerita sekarang nak. Apa yang harus kita lakukan. Bagaimana dengan kakakmu..."
"Maafkan aku Buk."
Marni memeluk erat putri bungsunya yang begitu terpukul dan ketakutan itu. Marni tidak mampu membayangkan betapa ketakutannya putrinya hari itu, dimana Nicho melecehkannya. Marni memahami apa yang dirasakan putri bungsunya.
"Buk, rahasiakan ini dari kakak."
"Dek, kita harus memberitahu kakak."
"Tidak buk, jangan. Aku tidak sanggup jika harus melihat kakak terluka."
"Lalu bagaimana dengan bayimu, nak?"
"Aku akan mencari laki laki yang mau menikahiku, Buk. Ibu bisa carikan untukku. Aku akan menikah dengan siapapun yang bersedia menikahiku. Aku mohon tolong aku, Buk. Aku harus segera menikah sebelum janin ini tumbuh semakin besar."
Marni kembali menangis memeluk erat putri bungsunya yang malang itu. Sedangkan Aluna sendiri tersenyum puas, dia merasa sebentar lagi akan melihat Shahira kembali padanya.
Aluna tidak menginginkan Nicho sama sekali. Dia hanya tidak mau Shahira bahagia bersama Nicho. Selama Shahira kembali padanya, dia tidak peduli akankah dinikahi atau tidak oleh Nicho. Toh bayi yang kini dia kandung adalah hasil dari donor benih dari pria asing kenalannya.