Kisah seorang pasangan beda usia, yang sangat amburadul dan tak bisa di tebak maunya apa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunuk pujiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
vanya kini sudah berada di dalam mobil bersama daniel,mereka menuju ke rumah setelah dari dokter tadi..
"sayang.. bagaimana bisa ya kita jadi sebodoh ini..?" sambil terkekeh kecil
"entahlah... asal kamu tau aku sangat malu tadi,pasti dokter melly berfikir kita keluarga gak beres sampai-sampai tak bisa bedakan tespack dan test kesuburan" vanya menepuk jidat nya
"tapi aku sangat bahagia karena kamu beneran hamil,aku harap anak kita nanti cewek" ucap daniel
"kanapa kamu sangat ingin anak perempuan daniel,kenapa gak laki-laki saja..?" vanya bertanya kepada daniel
"entah lah... namun aku sangat mendambakan anak perempuan yang cantik dan menggemaskan" sambil mengelus perut vanya..
saat di perjalanan mata vanya melihat anak laki-laki di pukuli seseorang,dan itu membuat hati vanya sakit..
"stop daniel" teriak vanya dan membuat daniel spontan mengerem
"kamu kenapa vanya,kira-kira nyuruh orang berhenti tiba-tiba" daniel mengomel karena bisa mebahayakan mereka bertiga
"jangan banyak omong,cepat tolong anak itu aku kasian melihat nya. cepat daniel sebelum anak itu mati" pinta vanya
"kita gak usah ikut campur vanya,kita tak tau apa yang di perbuat anak itu" ujar daniel
vanya yang geram dengan daniel pun akhirnya marah,vanya turun dari mobil menghampiri anak laki-laki tersebut
"kalau kamu gak mau,biar aku yang menghentikan nya"
"loh.. vanya jangan nekat" namun omongan daniel gak di hiraukan, daniel pun ikut keluar
"STOP... APA YANG KALIAN LAKUKAN SAMA ANAK INI" bentak vanya sambil meraih anak laki-laki yang tergeletak lemas
"jangan ikut campur kamu,dia pantas mendapat hukuman. dia sudah berani tak memberika setoran" ucap preman-preman
"lepaskan anak ini,biar dia iku aku" ucapan vanya di balas tawaan oleh pereman brandalan
"enak saja... aku sudah rugi banyak memberi nya makan dan pakaian,kalau mau anak ini kamu harus membayar ganti rugi yang ku keluarkan untuk anak ini" ucap salah satu preman tersebut
"berapa yang kalian mau...?" ucap lantang vanya
"satu miliar apa kamu bisa" ucap preman tersebut..
"baiklah akan ku berikan,tapi kalian lepaskan anak ini" vanya mengambil chek dan menulis nominal yang akan di berikan kepada preman tadi tapi saat vanya akan memberikan chek tangan nya di tarik oleh seseorang
"tante jangan di kasih,itu nominal nya sangat besar. biarkan saya bersama mereka saja" anak itu memohon kepada vanya
"tidak.. aku akan mebawa mu" vanya memberikan chek tersebut dan preman tadi mendengus
"kamu mau uang bukan kertas" sambil membuang chek tersebut..
"kamu ini tau uang 1M, tapi tak tau chek asal kamu tau kertas itu bisa di tukar dengan uang yang kau mau bodoh" daniel pun bersuara karena merasa geram dengan kelakuan preman tersebut
"bro kami tak bodoh,itu penipuan saya mau uang bukan kertas"
daniel pun terkekeh dengan sikap preman itu
"ck.. kalian bilang gak bodoh, kalau kalian mau uang langsung saya hanya bawah 100juta kalau 1M gak ada.. kalian tinggal pilih 100juta cash atau chek 1M.
"saya lebih memilih uang cash 100juta dari pada selembar kertas tak berguna itu" perkataan preman ini membuat daniel tertawa
"HAHAHAHA... BODOH CEPAT AMBIL UANG MU DAN PERGI DARI SINI" ucap daniel dengan lantang,dan preman tersebut mengambil uang tadi dan pergi
"sayang apa kamu tak apa-apa..? kita akan ke rumah sakit dulu kita obati luka mu" vanya pun menggiring anak itu ke dalam mobil, dan pergi ke rumah sakit lagi untuk memeriksakan kondisi anak tersebut.
happy reading....
tdi ny lg berntem d rumah
komen SM ceritanya agk beda
sabar daniel.orang sabar pantatnya lebar