NovelToon NovelToon
The Unloved Duchess

The Unloved Duchess

Status: tamat
Genre:Naik Kelas / Romantis / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:36.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: lafratabassum

seorang pelayan bernama Jemina Kiara yang hidup serba susah, kini malah berakhir mengenaskan di tangan majikannya sendiri yang seorang Duchess.
namun tiba-tiba ruang dan waktu berubah, Jemina terbangun dan mendapati tubuhnya berubah menjadi Duchess Casandra, wanita yang sudah membunuhnya. Sebagai pelayan Duchess dia tau betul bagaimana kehidupan pernikahan nyonya nya yang sepi dan penuh kepalsuan. Cassandra di benci suaminya sendiri, karena wanita itu telah melakukan hal kotor agar bisa menikah dengan lelaki terhormat ini.

" aku akan membalas perlakuan kalian semua, bahkan tubuh ini pun harus ikut merasakan hukumannya" desis Jemina

" dia berubah dan aku mulai menyukainya" ucap Duke Louis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lafratabassum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Ke Kediaman

" Sakit apa dia waktu itu?" Jemina mendadak ingin tau.

Siapa tau jika ternyata Dokter Jannete lah yang memantau kehamilan wanita itu.

" tidak terlalu serius, hanya sakit biasa" Jawab Dokter Jannete tenang. Pemeriksaan lukanya sudah hampir selesai. Wanita itu sedang mengambil kapas dan perban yang baru.

" aap kau mengetahui jika Pamela saat ini tengah hamil?"

Mendengar pertanyaan itu, tangan dokter Jannete terhenti sejenak.

" Ternyata anda mengetahui nya juga Duchess" balas Dokter Jannete dengan senyuman penuh arti. Semakin membuat Jemina tertarik untuk mengorek informasi lagi.

" bagaimana perkembangan bayinya?"

" saya tidak mengetahuinya. Duke Wilton menyuruh orang lain yang menanganinya"

Jawaban ini tidak memuaskannya. Semakin sedikit informasi yang dia tau, dia semakin was-was. Takutnya rencana Louis akan semakin mengerikan untuk di dengar.

" Duchess jangan khawatir. Selama saya bekerja, baru kali ini Duke Wilton terlihat begitu cemas. Seperti nya Duke Wilton mulai membuka hati untuk anda" lanjut Dokter Jannete.

" kenapa malah membahas tentang diriku, tapi ku rasa itu tidak mungkin. Jika begitu dia tidak akan repot-repot mengizinkan Pamela tinggal di kediaman" jawab Jemina dengan nada sedih. Bagaimana pun semakin hari, dia semakin mengerti alasan sikap keras yang di miliki oleh Cassandra. Karena sesungguhnya Cassandra juga menjalani hidup yang keras juga.

" anda terlihat jauh berbeda dari sebelumnya Duchess. Saya yakin setelah ini Duke Wilton akan lebih menyayangi anda" ungkap Dokter Jannete, entahlah darimana dia memiliki firasat semacam ini.

Tugas Dokter Jannete telah selesai. Dokter wanita itu segera undur diri setelah memberikan obat untuk di minum Jemina.

" saya akan kembali lagi besok. Semoga anda semakin membaik Duchess" pamit Dokter Jannete lalu meninggalkan kamar.

Bersamaan dengan itu, Duke Wilton baru sampai. Mereka bertemu di pelataran kediaman.

" Duke Wilton" Sanjung dokter Jannete.

" bagaimana keadaan Cassandra?" tanya Louis sebelum Dokter itu menaiki kereta.

" Lukanya membaik dengan sempurna. Tinggal menunggu waktu saja sampai mengering dan Duchess bisa beraktivitas kembali, Duke" jawab Dokter Jannete sopan.

" baguslah, kau boleh pergi"

Dokter mengangguk pelan, dan mempersilahkan Duke Wilton masuk.

Baru saja pelayan membereskan segala macam sampah serta mangkuk dari kamar. Pintu kamar terbuka.

" Duke Wilton" sanjung pelayan sebelum mereka meninggalkan kamar.

Jemina menatap kedatangan Louis dengan hanya diam dan duduk di ranjang.

" kau sudah meminum obatmu?" Louis berdiri di samping ranjang.

" sudah"

" sini aku bantu, agar pelayan bisa membersihkan ranjang" Louis tanpa permisi mendekati Jemina dan berniat menggendong nya.

" tidak.."

Sudah terlambat, tubuhnya sudah terangkat dan pindahan ke sofa panjang.

" kalian ganti semuanya" perintah Louis pada pelayan yang berjaga.

" Kenapa kau repot-repot. Ranjang juga masih bersih. Kaulah yang seharusnya membersihkan diri, baru juga datang" keluh Jemina. Wanita tak habis pikir, Louis dengan seenaknya menyuruh-nyuruh. Mentang-mentang saat ini dirinya tidak bisa menolak, sehingga Louis memanfaatkan keadaan.

" aku sudah mandi. Sebelum kemari aku pulang dulu sekalian mengambil beberapa baju ganti" jawab Louis santai. Dia merasa menang dalam perang argumen ini.

Pelayan mengganti semua sarung bantal, selimut serta seprai. Setelah sebelumnya kasur juga telah di ganti. Louis benar-benar memperhatikan dengan detail segala keperluan Cassandra.

Setelah selesai, kembali lagi Louis menggendong tubuh Cassandra untuk di letakkan kembali ke ranjang yang sudah bersih.

Tak lama pelayan berganti, beberapa keluar dan yang lain masuk membawa nampan makanan.

" aku juga membawakan beberapa makanan kesukaan mu. Cobalah" Louis membawakan sebuah piring pada Cassandra.

" aku tidak berselera Louis. lagipula ini bisa mengotori ranjang" tolak Jemina.

" ini makanan kesukaan mu. Cobalah sedikit" paksa Louis.

Jemina menarik nafas panjang.

" baiklah sedikit saja ya"

Louis menyuapi Cassandra dengan lembut.

" bagaimana, enak?"

Jemina mengangguk pelan. Rasanya memang enak. Selera Cassandra perlu di acungi jempol. Sangat berbeda dengan masakan kediaman Dixon yang sengaja mengurangi citarasa sesuai dengan anjuran dokter.

" mau lagi? " tawar Louis saat melihat Cassandra begitu lahab saat mencobanya.

Jemina mengangguk kembali. Lelaki itu menyuapi kembali. Hingga tak terasa akhirnya satu porsi makanan habis. Jemina tidak menyangka jika makanan itu sangat enak. Apalagi sore ini di hanya makan, perutnya menjadi lapar saat malam harinya.

" aku sangat mengantuk, aku tidur dulu" ucap Jemina setelah kekenyangan makan.

" iya, tidurlah" Louis mengusap lembut rambut Cassandra. Seakan sebagai bentuk selamat malam pada istrinya itu.

Sejak datang sampai sekarang ini, Louis sama sekali tidak membiarkan Jemina sendirian di kamar. Karena dia sebenarnya baru saja mampir di penjara khusus. Tidak lain, hanya untuk memeriksa James. Sejak berita jika Cassandra mengalami keguguran, Louis benar-benar memiliki dendam pada lelaki ini.

Flashback

" Tuan.." sanjung penjaga tahanan saat melihat kedatangan Louis.

Pintu sel segera di buka, terlihat berbagai macam senjata penyiksaan. Bahkan beberapa masih terdapat bekas darah karena baru saja di gunakan.

Di tengah-tengah sel tersebut terdapat tiang besi dengan seorang lelaki terikat dengan tubuh penuh luka. Lelaki itu dalam keadaan tidak sadarkan diri, matanya tertutup dan kepala tertunduk.

surrr

Air dingin dengan keras mengguyur tubuh sakit itu. Dan seketika sang empunya langsung terbangun.

" huah.. huah.." suara James yang kaget serta kedinginan.

" bangun kau" ucap Axel galak.

Saat ini Louis berdiri menatap dan meneliti James dari atas sampai ke bawah. Ini adalah pertemuan pertama mereka. Sebelum Louis sama sekali tidak ingat jika James bekerja di kediaman Dixon.

" .. Dukk ..Duke Wilton " ucap James mengais-ngais kebaikan dari lelaki ningrat ini.

Sepengetahuan Duke Wilton tidak terlalu menyayangi Duchess. Mungkin dia bisa meminta perlindungan. Dia benar-benar tidak mengira jika kejadian malam itu akan mengantarkan nya ke dalam sel penyiksaan ini.

" kau mengenalku?" ejek Louis.

" Duke, tolonglah saya, Ini.. Ini .. hanya kesalahpahaman. Saya tidak... berniat melakukan hal buruk pada Duchess.." ucap James terbata-bata.

" aku tidak salah dengar?"

" Duke, mohon katakan pada Tuan Frank saya tidak berniat melukai Duchess. Bahkan pisau itu adalah miliknya. Saya mohon ampuni saya. Saya berjanji setelah ini tidak akan mengganggu kehidupan anda dan Duchess" ucap James yang tidak sadar sedang mengungkapkan keterlibatan Tuan Frank.

Duke Wilton diam saja sambil mencerna kembali perkataan James yang terasa janggal. Kemudian menarik nafas panjang sambil memberikan kode pada pengawal nya.

cetrr

" aakkk.."

Sebuah cambukan menubruk dada James.

" katakan sekali lagi? apa yang kau dan Tuan Frank lakukan?" sentak Axel.

Mata James membola, dia telah melakukan kesalahan. Jangan sampai Duke Wilton mengetahui rahasia nya, keselamatan keluarga nya akan menjadi taruhannya di sini.

" am.. ampu Duke.. Saya mohon ampunilah saya.." iba James.

Namun hal ini semakin memantik kemarahan Duke Wilton. Dia sedang tidak mau mendengar hal ini, dia butuh jawaban.

cetarr

cambukan terdengar lagi.

Kali ini tangan Louis yang memegang kendali.

" aakkkk"

" katakan apa yang terjadi malam itu!!" sentak Louis sekali lagi.

" am.. mpun.." James sama sekali tidak mau buka mulut. Keselamatan keluarga nya berada di tangan tuan Frank.

" lanjutkan" ucap Louis pada anak buahnya.

Louis sudah tidak memiliki kesabaran lagi, James tidak mau berbicara. Louis sudah bisa memprediksi lewat tatapan dan bagaimana James menjawab pertanyaan.

James sudah tidak bisa banyak berbicara. Anak buah nya menggantinya dengan berbagai macam alat penyiksaan. James sudah tidak memiliki harapan. Lelaki itu hanya bisa menatap ke atas sedang tubuhnya terkoyak. Dalam benaknya dia meneruskan kembali angan-angan menikmati tubuh Duchess malam itu. Setidaknya hanya khayalan ini bisa mengantarkan kematiannya menjadi lebih menyenangkan.

" dia sudah gila" lirih anak buah Louis saat melihat James tersenyum di tengah penyiksaan. Tatapan lelaki itu seakan sedang menyaksikan keajaiban. Namun berbanding terbalik dengan kenyataannya. Tubuhnya berdarah darah, tersayat dan mengenaskan.

1
Laila Wahda
kok gak lanjut thor,padahal bagus ceritanya gak sama seperti yg lain ini dari kalangan pelayan yg di siksa sama majikannya dan masuk ke tubuh majikannya sendiri mau tau lanjutannya bagus
Annie Soe..
Karya yg sangat bagus dengan banyak pemeran tapi saling terkait & alur mengalir apik..
Sayangnya krnapa ga di lanjutin thor ?
Pindah ke sebelah kah ??
Annie Soe..
Benar2 wanita ulat keket ya si pamela..
Sabar ya jemina si louis dah mulai bucin tu..
Eka Nursanti
lanjutannya ditunggu KK,karyamu bagusss banget
Suhana Sulaiman
makin pelik ceritanya.... thor krana lama upnya kamu lupa cerita yg kamu bikin .. aku sampai mengundur ke bab belakang.. dn benar frank minta maaf pd cassandra krana kehilangan calon penerus duke....
Suhana Sulaiman
ceritanya mcm apa .. kan dirumah bapaknya sudah diberitahu oleh bapaknya sendiri yg dia keguguran... hishhh... apa mimpi
Kartini
lanjut thor
Kartini
lanjut thor,
Moreno
BELUM TAMAT tapi tidak dilanjutkan.

Sayang sekali padahal tulisannya bagus
Noveni Lawasti Munte
ko gantung Thor
Novie Achadini
reinkarnasi dong biar bisa balas dendam
Twati twatih
kpan updatenya?????????nunggu nihhhh
Twati twatih
kpan updatenya???
Twati twatih
kpan up nya,,,,,,,,
ana azizah
kehilangan anak ekspresi nya biasa ajh
bahkan malah memafkan bapaknya
ana azizah
ah naif ternyata
Twati twatih
siip,,,,👍👍critanya pas ngga ngebosenin,,, semangatt Thor menciptakan karya lain yg seru2
Twati twatih
maaf y lupa meninggalkan jejak,,,,,soalnya terlalu fokus sma critanya😁😁😁
riiina
Penulisannya rapi, enak dibaca.
ceritanya menarik....🥰
riiina
tugasmu tinggal membujuk Jemina....🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!