NovelToon NovelToon
Married With Mafia

Married With Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis
Popularitas:284.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rizkaaa

Terbit : 10 July 2020
Nama Author : Rizkaa
SLOW UPDATE!



Kehidupan mengajarkan kita untuk terus berjuang, sama halnya dengan gadis bernama Crystal. Ia hidup dengan penuh rintangan, kebohongan, ketakutan, dan terakhir yaitu kehilangan.

Saat ia sudah hampir merasakan bahagia, dunia seolah membalikkan kehidupan Crystal secara paksa. Ketakutan karna diancam dan kehilangan seseorang yang dicintainya, Crystal juga sudah melewatinya.

“Mom akan terus melindungimu, son.”

Kata terakhir sebelum ia benar - benar pergi dan kehilangan cintanya.



Ikuti terus ceritanya dan jangan lupa tinggalkan Like , Komen dan Votenya ya guys:)

Yuhuuu....
Enjoy baby!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizkaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendiamkannya

Wajah Harry berubah menjadi sangat pucat, ia tau siapa yang menghubunginya. Cassandra, wanita itu kembali menghubungi Harry setelah kemarin Harry mengabaikannya. Crystal yang sedari tadi mengamati wajah Harry pun menghampirinya.

“Ada apa, kenapa wajahmu berubah menjadi pucat?.” Crystal meraba pipi Harry kemudian keningnya. “Kau terlihat sangat lelah.”

“Tidak aku baik - baik saja.” Harry memalingkan wajahnya. Tatapannya tertuju pada Daren yang berada dihadapannya.

“Kau istirahatlah duluan, aku ada urusan diluar.” Harry membuka jas dan dasi yang mencekik dilehernya, ia kemudian meraih mantel dan kunci mobilnya.

Langkah Harry sangat cepat, Daren yang menyadari itu pun segera menyusul Harry. Daren mencengkram lengan Harry kasar.

“Kau mau kemana? Ini adalah malam pertamamu, jangan membuat Crystal menunggumu.” Daren membalikkan tubuh Harry. “Keperluan apa yang mengharuskan kau pergi selarut ini?.”

Harry tidak mengubris ucapan Daren, ia kembali melangkahkan kakinya tanpa menoleh kebelakang lagi. Crystal yang menganati gerak gerik Harry pun hanya terdiam, ia sendiri merasa aneh kenapa Harry seperti itu.

“Daren, ada apa dengan Harry? Kenapa setelah menerima panggilan dia langsung berubah?.” Tanyanya seraya mengusap beberapa kali lengan tanganya karna kedinginan.

“Aku juga tidak tau.” Daren mengedikkan bahunya kemudian ia duduk kembali ditempatnya.

***

Harry mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia berulang kali menghubungi nomor Cassandra tapi tidak mendapat jawaban. Harry mulai frustasi, ia meninggalkan Crystal saat malam pertamanya hanya karna ia kembali mengkhawatirkan Cassandra.

Setelah kesekian kalinya ia menghubungi nomor Cassandra, akhirnya wanita itu pun menerimanya.

“Harry, aku sendirian diapartemen, aku takut tadi ada yang mencoba membobol apartemenku.” Suara Cassandra terdengar sangat ketakutan.

“Tetaplah ditempatmu, aku akan pergi ke apartemenmu, kirim saja alamatmu.” Harry memutus panggilannya. Ia pun menambah laju kecepatannya setelah mendapat alamat Cassandra.

Harry sampai di apartemen Cassandra, ia dengan cepat berlari kelantai atas menggunakan tangga tanpa mengkhawatirkan bahwa ia nantinya akan lelah, yang ada dipikirannya kali ini hanyalah keselamatan Cassandra.

Harry menekan bel apartemen Cassandra dengan tangan gemetar, ia sendiri merasa ragu untuk menemui Cassandra kembali. Harry kembali memencet bel karna tidak ada jawaban dari dalam apartemen Cassandra.

“Casie, aku Harry buka pintunya.” Kembali mengetuk pintunya hingga Cassandra membukanya.

Cassandra memeluk Harry, ia membenamkan wajahnya didada Harry. “Harry, aku benar - benar takut.”

“Tenanglah aku ada disini, jangan khawatirkan apapun.” Tangannya mengusap punggung Cassandra meski sedikit canggung.

Dibalik dekapan Harry, Cassandra justru tersenyum sinis. Ia tidak pernah diganggu oleh siapapun termasuk hari ini, yang dilakukannya malam ini hanyalah sandiwara agar Harry menemuinya.

“Temani aku, aku tidak mau tidur sendirian.” Cassandra menggelengkan kepalanya didada Harry.

“Tapi aku tidak bisa.” Harry melepas pelukannya dengan Cassandra. “Aku akan menemanimu sebentar, lalu aku akan pulang.”

Cassandra mengangguk sebagai jawaban, Harry menuntunnya untuk masuk kedalam apartemen. Harry mengajaknya masuk kedalam kamar Cassadra kemudian menidurkan dia dengan hati - hati. Cassandra pun memejamkan matanya seraya tangannya memeluk pinggang Harry.

Setelah cukup lama Harry menunggu Cassandta tertidur akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan Cassandra didalam kamarnya, matahari hampir terbit dari ufuk timur tetapi Harry masih didalam apartemen Cassandra. Ia membuat sarapan untuk Cassandra, kemudian pulang kerumahnya.

Sementara Crystal yang tidurnya tidak nyenyak karna Harry yang tak kunjung pulang pun kini terbangun karna ketukan pintu kamarnya, Crystal membiarkan selimut tebal itu teronggok sedangkan ia membuka pintu kamarnya.

“Sayang maafkan aku, aku--.”

“Bersihkan tubuhmu, aku tidak peduli dengan penjelasanmu.” Menutup pintu dibelakangnya, kemudian masuk kedalam selimut membungkus seluruh tubuhnya.

Harry pun masuk kedalam kamar mandi, ia merendam dirinya didalam bathup sementara pikirannya merasa bersalah karna sudah meninggalkan Crystal dimalam pertamanya.

Crystal memejamkan matanya kembali hingga akhirnya tangan kekar memeluk perutnya, Crystal berusaha menjauh dari Harry tapi lagi - lagi Harry merapatkan tubuhnya pada Crystal.

“Sayang aku tau kau marah, tapi semalam--.”

“Sudah aku katakan kalau aku tidak mau mendengar penjelasanmu!.” Mencoba melepas pelukan Harry tapi usahanya sia - sia.

“Maafkan aku, aku akan menebusnya hari ini.” Tangan Harry membalikkan tubuh Crystal yang sejak tadi membelakanginya. “Sayang jangan mendiamkanku seperti ini.”

Crystal hanya diam dalam pelukan Harry, ia sama sekali tidak berniat untuk menjawab ataupun mengangkat wajahnya pada Harry. Deru nafas hangat Crystal menerpa dada telanjang Harry membuat Harry sedikit menggeliat.

“Sayang, aku benar - benar akan membayarnya hari ini.” Tangan Harry terulur untuk mengangkat wajah cantik Crystal. “Sayang.”

Crystal membuka matanya perlahan, ia menatap mata Harry yang sendu. Crystal tau bahwa Harry menyesali perbuatannya semalam yang sudah meninggalkannya sendiri.

“Aku mengantuk, jangan ganggu aku asalkan kau tau semalam tidurku tidak nyenyak!.” Bibirnya mencebik, tangannya kembali mengangkat selimut untuk menutupi tubuhnya.

Harry membuka kembali selimut yang sudah menutupi setengah kepala Crystal. “Tidurlah, aku akan menemanimu disini.”

***

Hari sudah menjelang siang sementara Crystal dan Harry mereka baru saja terbangun karna gedoran dipintu kamarnya. Harry membuka pintu kamarnya, terlihat Grace dengan tangan yang bersedekap menunggu Harry.

“Apa yang kau lakukan?.”

“Kakak Ipar!.”

“Dia masih tidur, jangan mengganggunya.”

Grace mengintip kedalam kamar tersebut, ia melihat Crystal yang meringkuk dibalik selimut. “Kau apakan Kakak Ipar?.”

Mata Harry membelalak. “Apa maksudmu.”

“Tidak ada.” Grace menjauh dari kamar Harry.

Crystal yang mendengar suara keributan didepan kamarnya akhirnya ia terbangun. Crystal mendengus kesal karna ia baru saja tertidur nyenyak setelah semalam menunggu Harry pulang.

“Kalian mengganggu tidurku!.” Tangannya mengusap matanya yang memerah karna kurang tidur.

“Aku akan pergi ke perusahaan, kau mau ikut?.” Harry mendekati Crystal, ia duduk ditepi tempat tidur.

Crystal menggeleng pelan. “Pergi saja, aku akan kerumah Mommy.”

Harry menarik nafasnya dalam kemudian menghembuskannya kasar, ia tau bahwa Crystal masih marah karna ulahnya semalam. Harry juga tidak mengerti bagaimana cara membujuk wanita yang sedang marah.

“Sayang, kau masih marah padaku?.” Harry menggenggam tangan Crystal seraya mengusapnya pelan.

“Aku tidak akan marah jika kau jujur padaku, apa artinya pernikahan jika kau masih saja menyembunyikan sesuatu dariku.” Crystal menarik tangannya yang digenggam oleh Harry, ia memalingkan wajahnya.

Tatapan mata Harry sendu, ia takut jika ia jujur Crystal akan semakin marah dan mendiamkannya. Harry membawa Crystal kedalam pelukannya, ia tidak peduli meskipun Crystal memberontak baginya kemarahan Crystal adalah senjata yang bisa membunuhnya.

“Aku akan jujur, tapi kau jangan semakin marah padaku.” Harry melepas pelukannya, tangannya menangkup pipi Crystal serta tatapannya mengunci mata Crystal. “Semalam Cassandra menghubungiku, dia mengatakan bahwa apartemennya dibobol oleh seseorang karna itu aku langsung pergi kesana untuk memastikan keselamatannya.”

Crystal memejamkan matanya singkat kemudian menyingkirkan tangan Harry dari rahangnya. “Aku akan mandi.”

Crystal pun meninggalkan Harry ditempat tidur dengan perasaan sesal yang teramat dalam. Crystal merendam dirinya sementara matanya kini sudah mulai basah karna air matanya, Crystal tidak bisa menahan apapun yang berkaitan dengan masalalu seseorang.

“Seharusnya aku tau bahwa kau tidak akan pernah bisa melupakan wanita yang sangat kau cintai itu, jika seperti ini siapa yang akan membayar lukanya? Apa gunanya pernikahan ini, jika hatimu masih menjadi milik wanita lain. Aku tau kau masih menyimpan semua kenanganmu bersama dia, aku tau hatimu masih sulit untuk melepaskannya. Bisakah kau mengerti aku? Bisakah kau mengerti bagaimana perasaanku saat aku mengetahui kau masih menemuinya dibelakangku?.”

Hati Crystal sangat terluka, ia pun mulai terisak sendiri didalam kamar mandi. Crystal memejamkan matanya seraya mengadahkan kepalanya pada pancuran shower diatasnya.

1
Daia
lanjut lagi
Fey SheWolf
ceritanya bagus thor tapi sayang hax awal saja ketika sang kakek blm muncul 😏 setelahx menjadi rusak menurut saya karena dzn yg saya nilai chris itu lebih mirip ke istri indosiar yg lemah 🤣
Fey SheWolf
salah satu mafia bodoh setelah Damian terdapat di novel ini 🤦🏼‍♀️ sekian banyakx novel mafia yg gw baca bru 2 novel ada mafia bodoh yg hobby selingkuh dan sering terjebak dlm urusan ranjang 🤣 dimana mana mafia itu kalo sdh jatuh cinta gak mudah dkt dgn wanita lain thor termasuk sahabatx 😏
Yesintha Ginting
semangat thorrr
I am bad
kok jadi teringat Sean ya😕
Cuni Cuni
i❤️ momi
Mlly Ferli
mulai ada getaran ya harry
Fitriani Fitri
lanjut thorrr.......jangan di dengarkan orang sirik itu thorrr....
Nengah Oka
Candra putri cantik banget.
regra amanda
lanjut thorr
Nengah Oka
novel ya bagus
cuman terkesan buru² cerita ya
GK ada pagi siang MLM,
Tri Maryati
nyimak thor
Mien Mey
ah bodoh kabur mlh blik lg
Daia
Lanjut🙏
Daia
lanjut🙏
Daia
lanjut thor🙏
Ruron kristina
ljt thor
Daia
lanjut
Marny Ritto
semangat up nya thor
Dwi Handayani
semangat othor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!