mengisahkan cinta ketua BEM yg sangat tergila -gila pada satu cewek yg bernama Riska Anastasya yg kerap di panggil Riska. berawal dari pertemuan pertama di sebuah mall, dimana keduanya tak sengaja bertabrakan di pintu mall. Angga yg awalnya sibuk menelpon tak sengaja menabrak Riska. hingga membuat Riska tambah benci dengan Angga. akankah Angga bisa meluluhkan hati Riska atau malah sebaliknya?.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska halija . s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. Pemecatan tuan Larez...1!!!.
" ikut saya SEKARANG pak jangan banyak tanya!!! " ucap pak Hendra dengan emosi.
" i.. i.. ia pak!!! " balas pak Lares dengan ekspresi takut.
" Ayo!!! " sahut pak Hendra lalu bergegas meninggalkan pak Lares dengan perasaan takut.
" Ada apa ya kenapa pak Hendra segitu marahnya ya sama saya " tanya pak Lares dalam hati.
" ya sudah sebaiknya saya kesana segera sebelum pak Hendra bertambah marah sama saya" ucapnya dengan perasaan was- was lalu bergegas menuju ruangan milik pak Gi lon. setelah melewati berbagai ruangan kantor, akhirnya pak Lares telah sampai di depan pintu yg bertuliskan Gi lon Prawira Group, pak Lares pun bergegas mengetok pintu milik pak Gi lon.
tok... tok... tok....
" Masuk!!! " sahut pak Gi lon dari dalam dengan wajah yg sudah menahan kemarahan pada pak Lares.
" maaf pak ada apa ya bapak memanggil saya kesini? " tanya pak Lares dengan sopan.
" Hendra!!! tolong jelaskan apa saja yg di lakukan oleh penghianat ini di perusahaan saya!!! " ucap pak Gi lon dengan emosi yg sudah tak terbendung lagi pada pak Lares.
" ma.. ma.. maksud bapak apa ya saya ngak ngerti? " ucapnya dengan pura-pura.
" DIAM KAMU PENGHIANAT!!! JANGAN SEKALI- KALI ANDA PURA-PURA AMNESIA DI HADAPAN SAYA KARNA SAYA SUDAH TAHU SEMUA KEBUSUKAN ANDA TERHADAP PERUSAHAAN SAYA INI!!! " dengan emosi yg menggebu-gebu pada pak Lares.
" ma.. ma.. maafkan saya pak, sa... sa.. saya melakukan semua itu karna saya punya alasan lain pak!!! " ucap pak Lares dengan perasaan bersalah sehingga ia pun bersimpuh di hadapan pak Gi lon.
" APA ALASANNYA BRENGSEK!!! " jawab pak Gi lon yg sudah tak bisa mengontrol lagi emosinya.
" sa... sa... saya melakukan semua itu demi memenuhi kebutuhan istri dan anak saya pak!!! " balas pak Lares dengan jujur.
" DENGAN CARA MENGAMBIL UANG PERUSAHAAN SAYA BEGITU PAK LARES!!! . "
" ma.. ma.. maafkan saya pak, saya tahu saya bersalah telah mengambil uang perusahaan ini tapi saya mohon jangan pecat saya pak dari sini. "
" ANDA PIKIR DENGAN PERBUATAN ANDA PERUSAHAAN SAYA TIDAK RUGI HAH!!!. "
" sa.. sa.. saya minta maaf Pak, sa.. sa.. saya tidak berpikir dua kali kalo perbuatan saya ini bisa merugikan perusahaan ini pak!!!. "
" SAYA TIDAK BUTUH KATA MAAF DARI ANDA KARNA KATA MAAF DARI ANDA TIDAK AKAN BISA MENGEMBALIKAN SEMUA UANG YG ANDA CURI DARI PERUSAHAAN SAYA INI!!!. "
" sa.. sa... ya minta ampun pak, sa.. sa.. ya janji saya akan mengembalikan semua uang perusahaan ini pak tapi tolong jangan pecat saya dari sini!!!. "
" ANDA PIKIR SETELAH KEJADIAN INI ANDA MASIH BERHARAP UNTUK BISA BEKERJA LAGI DISINI HAH!!! . "
" ma.. ma.. maksud bapak!!!. "
" MULAI SEKARANG ANDA SAYA PECAT DARI PERUSAHAAN SAYA INI DAN ANDA SEGERA KEMASI BARANG- BARANG ANDA KARNA SAYA TIDAK MAU MELIHAT MUKA ANDA LAGI DI PERUSAHAAN SAYA INI!!!. "
" ta.. ta.. pi pak...!!!!. "
perkataan pak Lares langsung di potong oleh pak Gi lon.
"NGAK ADA TAPI- TAPIAN JADI CEPAT ANDA KEMASI BARANG- BARANG ANDA DAN PERGI DARI PERUSAHAAN SAYA INI DAN ANDA JANGAN LUPA MENGEMBALIKAN SEMUA UANG PERUSAHAAN YG ANDA TELAH AMBIL DARI PERUSAHAAN SAYA INI APA ANDA PAHAM PAK LARES!!!. "
" i.. i.. ia pak tapi saya mohon berikan saya satu kesempatan lagi pak saya janji saya tidak akan mengulangi nya lagi pak" tetap bersikeras.
" Cih, udah di kasih hati malah minta jantung dasar sih tukang koruptor!!! " ledek Kania salah satu karyawan yg selalu di hina oleh pak Lares.
" kamu benar Nia, orang seperti dia ngak pantas tuh diampuni apa lagi diberi kesempatan bisa- bisa dia mengulangi lagi perbuatan koruptor nya itu!!! " sahut Lina.
" kalo saya jadi pak Gi lon sudah saya masukkan pak Lares kedalam penjara biar kapok!!! " sindir Natan yg tidak menyukai sikap pak Lares yg selalu semena- mena sama orang-orang di kantor.
Happy nice weekend