NovelToon NovelToon
Suami Pengganti

Suami Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Paksaan Terbalik
Popularitas:112.2k
Nilai: 5
Nama Author: mawarjingga

Dihari yang telah ditetapkan dengan perencanaan yang matang dari dua pihak keluarga hampir saja berantakan, saat calon mempelai pria tidak datang untuk melangsungkan akad pernikahan.

Demi nama baik antara dua keluarga pernikahan tetap dilanjutkan, namun dengan pria yang berbeda.

Lalu bagaimana pasangan yang tidak saling mengenal itu mengarungi bahtera rumah tangganya.

Akankah berakhir dengan sebuah perpisahan, atau justru tumbuh benih-benih cinta seiring berjalannya waktu.

Suami Pengganti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mawarjingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah sakit 2

"Makanlah Aya." ucap Aidan lembut, setelah menerima makanan yang dipesan Aidan dari pelayan kantin.

Canggung Freeya menerimanya, sembari melirik kearah Vanny yang tampak kesal.

"Mbak Vanny tidak makan?"

"Saya sudah kenyang." jawabnya santai namun terdengar penuh penekanan.

Tak ingin terus berada diposisi yang membuatnya tertekan, Freeya gegas menghabiskan makanannya dan segera pergi dari sana.

Aidan sempat menahannya, namun Freeya menegaskan jika ia harus kembali untuk menemani suaminya.

"Kenapa? nggak rela, dia pergi menemui suaminya?" celetuk Vanny dengan senyum sinis yang terbit dari bibirnya.

Aidan yang masih memandangi kepergian Freeya pun seketika menoleh kearah Vanny.

"Kamu tidak akan mengerti betapa berartinya dia bagi saya."

Vanny berdecak lirih, "nyatanya dia tidak demikian, bukan?"

"Ini tidak ada hubungannya denganmu."

"Ayolah Aidan, lupakan gadis itu, dia sudah menjadi milik kakakmu."

"Sekarang memang iya, tapi suatu hari dia akan menjadi milikku kembali, seperti yang seharusnya." tegasnya, membuat Vanny mendengus.

"Coba saja kalau kamu bisa."

*

Freeya membuka pintu ruangan tempat suaminya dirawat, ia terdiam beberapa saat, hingga tangannya kembali bergerak menutup pintu tersebut, langkahnya gontai dengan kedua mata yang terus menatap ranjang pasien yang menjadi tempat suaminya terbaring.

Kemudian ia menjatuhkan tubuhnya hingga posisinya terduduk disamping Adam.

Pria gagah yang ia kenal sebulan lebih itu kini tampak lemah terbaring tak berdaya, dengan kedua mata yang tertutup rapat, tak hanya itu tubuhnya bahkan kini dipenuhi dengan alat-alat medis.

"Mas, kapan bangunnya sih, mas nggak kasihan sama aku, mas nggak lihat aku sendirian disini?" ucapnya sambil terisak.

"Apa yang sebenarnya terjadi sih mas, bangun dong! ceritain semuanya."

Freeya tak berhenti menangis, bahkan ia tak menyadari saat dua orang perawat masuk untuk memeriksa keadaan suaminya.

"Maaf mbak, boleh geser sebentar, kami ingin mengganti cairan infus pasien." ujar salah satu perawat tersebut dengan ramah.

Freeya menoleh, dengan cepat ia berdiri dan mengangguk.

"Silahkan." ucapnya serak.

Tak lama berselang keduanya selesai dengan tugasnya.

"Maaf Sus, bagaimana keadaan suami saya?"

"Kami hanya perawat mbak, tidak bisa memastikan dengan jelas keadaan beliau, mbak tunggu saja Dokter sebentar lagi akan kemari."

"Baiklah Sus, terimakasih!"

Kedua perawat itu mengangguk, "Kalau begitu kami permisi."

Tak lama pintu kembali terbuka, seorang Dokter seusia ayahnya masuk dengan senyum lembut.

"Kenapa? khawatir ya?" ujar Dokter tersebut setelah memeriksa keadaan Adam.

"Bagaimana keadaannya Dok?" ujar Freeya dengan wajah cemas.

"Tenanglah, pasien sudah melewati masa kritisnya, mungkin besok pagi sudah bisa dipindahkan ke ruangan inap."

Freeya menghela napas lega, sembari mengusap wajah dengan kedua tangannya.

"Lalu kapan dia akan sadar Dok?"

"Tunggulah beberapa jam lagi, saya rasa tidak akan lama lagi dia akan bangun." jawabnya sembari melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Benarkah Dok?"

Sang Dokter tersenyum, ia tahu sebesar apa kekhawatiran gadis yang ada dihadapannya itu. "Tunggu saja."

"Baiklah Dokter, terimakasih."

"Sama-sama, saya permisi dulu."

Freeya mengangguk, kemudian gegas menghampiri suaminya kembali, ia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa malam ini ia memutuskan untuk tidak tidur.

Ia berusaha menghibur hatinya setenang mungkin, dan berdo'a sekuat yang ia bisa untuk kesembuhan sang suami.

*

Beberapa jam berlalu.

Freeya menggeliat pelan! dengan cepat ia membuka kedua bola matanya, sadar jika semalam dirinya telah ketiduran.

Seketika ia duduk tegak, dan melihat keadaan sang suami yang ternyata masih terbaring dengan kedua mata tertutup rapat.

Freeya menoleh kearah jam di dinding yang menunjukkan pukul empat, menandakan jika sebentar lagi akan memasuki waktu pagi.

"Mas, maaf ya tadi ketiduran." ucapnya lirih, kemudian ia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri, karena sejak siang kemarin ia belum sempat untuk mandi.

Kebetulan ia memiliki baju ganti yang diantarkan oleh sopir Adam, tadi malam.

Usai mandi ia kembali duduk di samping suaminya, dan diwaktu yang sama kedua mata Adam perlahan terbuka, diiringi senyum tipis dari bibirnya yang pucat.

"Mas?" seketika Freeya menangis sambil menggenggam lembut tangan Adam.

"Mas kenapa sih, apa yang terjadi kenapa mas Adam jadi babak belur begini, mas berantem? mas dipukulin? sama siapa, siapa orangnya?"

Freeya langsung mencecar Adam dengan berbagai macam pertanyaan, membuat pria tersebut menggeleng sambil tersenyum.

"Jangan senyum, nggak ada yang lucu tahu nggak!" ucap freeya dengan nada marah yang dipenuhi rasa cemas.

*

*

1
Silla Aira
up lagi dong penasaran
Juliah Aja
kok putus sih ceritanya padahal LG seru
ipeeeeehhhhhh
lanjutttt makin seruu
Suarni parani
ceritanya bagus
Suarni parani
jgn lama2 up nya thor
Wirda Wati
lanjuut
Reni Anjarwani
semanggat doubel up thor
Aelisah Echa
Plis lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
𝑮𝒊𝒖𝒍𝒊𝒂𝒏𝒐𝒗𝒂🌷
vanny kah 🤔
𝑮𝒊𝒖𝒍𝒊𝒂𝒏𝒐𝒗𝒂🌷
trnyata pesaing'y adlh adik'y sndiri ya 🙄
Leila
jgn blg ulah Devina thor 😡😡😡
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Emn Sc
masa depan Aya ya mas Adam .
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Rief Jay
semangat thor
Wirda Wati
🥰🥰🥰🥰🥰
Wirda Wati
lanjuut
Leila
salut sm Aya dewasa pemikirannya bisa nerima Adam langgeng trus yaaa 😍😍😍
Murnii
lanjut author ku yg baik hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!