NovelToon NovelToon
Ruth: Remedy For Sorrow

Ruth: Remedy For Sorrow

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Kelahiran kembali menjadi kuat / Kontras Takdir / Mengubah Takdir / Karir / Chicklit / Tamat
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Firefly Tale

🙏🙏MOHON TIDAK MEMBERI BOOMLIKE 🙏🙏

👌Tinggalkan jejak dengan sopan
🍀 Beri dukungan dengan Like, Komen, Sub, Gift dan berikan Rate ⭐5 supaya Author tambah semangat

Spread ❤
Don't hate💔
----------------

Apakah ada obat untuk penyesalan di dunia?

Kembali ke masa lalu membuat Sienna memiliki kesempatan mengubah alur cerita masa depan.

Dengan pilihan yang berbeda, akankah hasilnya tetap berbeda.

Apakah Sienna berhasil mencegah lepuh, duka dan penyesalan kehidupan sebelumnya?

Akankah Sang Takdir berbelas kasih menyambut Sienna untuk mengubah jalanNya?




Notes:

Ruth: Kata yang berasal dari sebuah nama
Jika Kata, berarti duka, penyesalan dan belas kasihan.
Dalam Nama, berarti sahabat, pendamping dan dicintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firefly Tale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menahan Diri

Sienna mencoba dengan usaha yang tulus untuk meredam ekspresi cibirannya. Wajahnya berusaha menemukan kembali ketenangan, seperti air yang mengalir tenang setelah dilemparkan batu kecil.

Meskipun awalnya ekspresi anehnya masih terlihat di sudut bibirnya, namun matanya berupaya untuk menyembunyikan jejak-jejak ketidaksetujuan.

Dengan tekad yang lembut, dia merentangkan bibirnya menjadi lembut, menenangkan perasaan dalam hati yang sempat terguncang oleh kata-kata yang tak terduga. Dalam upaya untuk menjaga sikap profesional dan mendukung atmosfer percakapan, Sienna menghadirkan senyuman yang lembut di wajahnya, menciptakan kedamaian yang kontras dengan gelombang emosi di dalamnya.

Madam Rui merasa tidak ada yang salah dengan suasana di dalam mobil, lalu bertanya, "Apakah kau yakin harga minyak saat ini hanyalah permulaan?"

Dengan anggukan tulus, Sienna memberikan jawaban yang mantap. Suaranya terdengar yakin saat dia mulai menjelaskan, "Aku sungguh yakin, Madam. Target ku adalah dalam jangka waktu saat ini hingga tahun 2008, kita bisa meraih keuntungan setidaknya dalam puluhan miliar dolar."

Kata-kata Sienna terhanyut begitu saja di udara, membentuk serangkaian rencana yang tak terbatas dalam benaknya.

Antara tahun 2004 dan 2007, keuntungan dari enam perusahaan besar – ExxonMobil, Total, Shell, BP, Chevron, dan ConocoPhillips – berjumlah $494,8 miliar.

Pendapatan ekspor minyak tahunan OPEC melonjak ke rekor baru pada tahun 2008, diperkirakan sekitar US$800 miliar.

Demikian pula, negara-negara besar yang bergantung pada minyak seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kanada, Rusia, Venezuela, dan Nigeria mendapat keuntungan ekonomi dari lonjakan harga minyak selama tahun 2000-an.

Sienna menargetkan puluhan miliar bisa dianggap sopan dan menahan diri, lagipula Sienna tidak ingin menjadi target balas dendam negara Paman, cukuplah nasib Libya dan Venezuela di masa depan menjadi contohnya. Meskipun New World adalah perusahaan multinasional penghuni tetap daftar Fortune 500, tapi tetap saja itu sebuah perusahaan.

Bahkan sebuah negara tidak bisa lolos, apalagi hanya sebuah perusahan.

Matanya berbinar-binar dengan semangat, mencerminkan keyakinan akan potensi peluang yang terbentang di hadapannya. Dalam ekspresinya yang penuh antusiasme, dia mencoba untuk memvisualisasikan dampak dari rencananya, seolah-olah telah memasuki dunia di mana angka-angka dan peluang menyatu menjadi satu kesatuan.

Namun, di sisi yang berlawanan, Madam Rui mengambil napas dalam-dalam saat angka puluhan miliar disebutkan sekali lagi. Terlepas dari seberapa sering dia mendengarnya, dampak dari angka tersebut tetap membuatnya terkejut.

Pada titik ini, mata Madam Rui tampak merenung, seolah-olah dia sedang mencoba menggambarkan perhitungan kompleks di dalam pikirannya. Dalam suasana yang tenggelam dalam pikiran, ekspresi keheranan yang samar-samar terpancar di wajahnya.

Dalam keheningan yang terisi dengan pikiran dan pertimbangan, Madam Rui berkata dengan pelan, hampir seperti sedang bercakap-cakap dengan dirinya sendiri, "Apakah sebaiknya aku memberikan berita ini kepada Ah Ning?"

Ucapan tersebut meluncur dari bibirnya dengan lembut, namun membawa beban yang dalam. Matanya terfokus pada pandangan di luar jendela mobil, mencari jawaban dari pertanyaan yang mengemuka dalam pikirannya.

Deg

Kata-kata gumaman Madam Rui membangunkan Sienna dari ekspresinya yang penuh antusiasme.

"Madam cukup memberikan garis besarnya saja kepada Kakak, tapi jangan mengganggunya dengan detail kecil. Saat ini Kakak masih dalam periode persiapan pernikahan dan dilanjutkan bulan madu. Belum terlambat memberitahunya saat kita telah menghasilkan keuntungan nyata."

Dengan hati-hati, Sienna merangkai kata-kata dalam benaknya, merencanakan strategi untuk membujuk Madam Rui.

Madam Rui memberikan anggukan setuju, dan rasa lega langsung menyelimuti Sienna.

Detik-detik berharga itu terasa seolah waktu berhenti sejenak, menciptakan momen kelegaan yang mendalam bagi Sienna.

Tentu saja Kakakku tak boleh terganggu. Bagaimana jadinya jika Nuan Nuan dan G tidak jadi dilahirkan.

Meskipun nantinya bisa saja akan terlahir anak yang lain, Sienna akan enggan jika mereka gagal tercipta karena intervensinya.

Sienna memandang jauh, mata penuh dengan kerinduan saat dia membiarkan ingatannya kembali terbawa ke masa lalu yang indah. Suasana di sekitarnya seolah berubah, membawanya kembali ke kenangan yang begitu akrab.

Dia mengingat dengan penuh kehangatan tentang masa kecil anak kembar yang telah dia besarkan. Bayangan wajah-wajah mungil dengan senyum cerah dan mata berbinar-binar melintas di benaknya. Momen-momen bahagia dan lucu mereka bersama mengalir dalam aliran kenangan yang membentuk ikatan yang kuat di hati Sienna.

Terdengar gemericik air mengalir dari sisi jalan, mengingatkannya akan tempat di mana anak-anak itu sering bermain dan tertawa bersama. Setiap suara, setiap aroma, seolah membawa kembali segala detail yang terkait dengan masa lalu itu. Dalam kehangatan yang mengalir dari dalam hati, Sienna membiarkan dirinya terendam dalam nostalgia, sejenak melupakan keadaan saat ini dan menyatu kembali dengan kenangan yang begitu berarti baginya.

Nuan Nuan, G. Karena kalian berdua memanggilku bibi, kini aku melakukan peranku sebagi keluarga. Akan ku buat jalan yang kalian tapaki lebih kokoh. Semoga di masa depan nanti, takdir dapat berubah.

Duduk di dalam mobil, Madam Rui memperhatikan Sienna dengan penuh tanda tanya di matanya. Sienna tampak terpesona oleh suasana luar jendela, pandangan kosongnya menembus kaca jendela untuk meraih jauh ke dalam keheningan langit biru yang tak berujung. Meski Madam Rui tidak bisa membaca pikiran Sienna, ekspresi wajahnya yang lelah mengisyaratkan bahwa lamunan tersebut mungkin terjadi karena kelelahan.

Malam sebelumnya dan pagi ini terpenuhi dengan aktivitas yang melelahkan bagi Sienna, dan itu membuat Madam Rui merasa iba.

Dalam keheningan pikirannya, Madam Rui merefleksikan momen-momen yang telah terlewati. Ia memutuskan dengan tekad untuk memberikan Sienna kesempatan istirahat yang sangat dibutuhkan, meskipun terpaksa harus mengubah rencana.

Keputusan itu diambil dari rasa simpati yang tulus, dengan harapan bahwa hari itu akan menjadi waktu berharga bagi Sienna untuk pulih dan mengembalikan energinya.

Namun dalam pertimbangannya, Madam Rui mengingat betapa pentingnya kelas Sir Edwin bagi Sienna. Meskipun merasa kasihan, ia sadar bahwa meninggalkan tanggung jawab tersebut bukanlah pilihan yang mungkin bagi Sienna.

"Sienna, melihat dinamika situasi yang ada, aku merasa perlu memberi kesempatan bagimu untuk menjalani momen istirahat yang mungkin belum tercapai semalam. Meskipun begitu, kita juga tidak boleh melupakan pentingnya kehadiranmu dalam kelas yang diasuh oleh Sir Edwin."

"Jadi, bagaimana jika kita mencoba sebuah kesepakatan, di mana kau dapat melanjutkan hari ini dengan berlibur, namun tetap hadir dalam kelas Sir Edwin? Dengan cara ini, kita dapat menjaga keseimbangan yang dibutuhkan antara momen relaksasi dan kewajibanmu."

Sorot mata Sienna berbinar-binar saat dia mendengar Madam Rui mengajaknya untuk liburan sekali lagi. Wajahnya dipenuhi dengan ekspresi campuran antara kejutan dan sukacita.

"Hmm?? Libur? Baiklah, terimakasih Madam."

Senyum lebar tak dapat disembunyikan di bibirnya, dan kilauan kebahagiaan terpancar dari setiap gerakan tubuhnya. Sienna mengambil napas dalam-dalam, merasakan euforia dan antusiasme yang memenuhi pikirannya.

Dan saat ini, Madam Rui yang tengah memperhatikannya merasa seperti melihat anak kecil yang baru saja diberi hadiah istimewa.

Sepertinya konsesiku masih sangat layak. Bangga Madam Rui dalam dunia batinnya

Tak sabar untuk merasakan momen-momen santai yang telah terlewatkan sebelumnya, ia merenungkan betapa beruntungnya dirinya. Dengan hati penuh sukacita, Sienna dengan cepat menerima tawaran tersebut, tahu bahwa kali ini akan menjadi kesempatan yang tak terlupakan untuk bersenang-senang, lagipula kelas Sir Edwin tidak pernah membuatnya merasa terbebani.

1
Song Ji Hyo
tebakan Siena bener wkwk
Song Ji Hyo
meresapi banget, kdng smpe ikut ngamuk wkwk
❂Tsukuyomi✧[Hiatus]
iya , Babay madam, sien
Noona Kim
bahasanya keren banget,
Noona Kim
kebanyakan bisanya jdi capek dia
Noona Kim
isinya orang sukses smw
Noona Kim
multi talent bgt sienna
Noona Kim
kaya di Konoha nih haha
Aimi.。*♡🌸
semoga nanti kita bertemu di tempat lain ya, sienna dan madam T_____T
Aimi.。*♡🌸
kok jadi sedih ya T____T we will miss you, sienna dan madam huhu
Aimi.。*♡🌸
impiannya terwujud kayaknya ya...
Aimi.。*♡🌸
udah pernah ngerasain mati siennanya, jadi lebih menghargai keduanya
Noona Kim
apalah daya aku kang rebahan
Aimi.。*♡🌸
berasa di kerajaan2 ya...
Noona Kim
denger2 di cina ga boleh pkek BHS Inggris ya?
Aimi.。*♡🌸
kelas tari perutnya belum jadi ya hahaha
Aimi.。*♡🌸
seenggaknya refrrshing dulu lah ya
Aimi.。*♡🌸
tetap berhati2 sienna
Aimi.。*♡🌸
lebih milih hargain diri sendiri dulu madam
Aimi.。*♡🌸
bakal seru sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!