NovelToon NovelToon
Mr. Secretary: Destiny Bound

Mr. Secretary: Destiny Bound

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Janda / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Anak Genius / Tamat
Popularitas:133.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ough See Usi

Indra Kusumawardhani, muda, tampan, mapan, bergelimang harta dan cerdas. Namanya tercantum dalam list bujangan yang paling diinginkan di +62.

Dia salah satu perintis B Group dan menjadi orang kedua dalam hirarki perusahaan. Dia juga pewaris tunggal dari Keluarga Kusumawardhani.

Menjadi anak semata wayang dari Bapak Kusumawardhani, Direktur Keuangan di Sanjaya Group, membuat ketar-ketir hati orangtuanya saat tahu anaknya tertarik dengan janda beranak dua. Ibu Kusumawardhani menentang keras keinginan Indra untuk mempersunting Sang Janda.

Ikatan takdir yang membelit mereka bermula dari mimpi. Mimpi yang nantinya akan menyelamatkan hidupnya.

Dia terlebih dahulu jatuh hati pada kedua anak dalam mimpinya sebelum akhirnya jatuh hati sejatuh-jatuhnya pada Sang Janda.

Intrik dan teror dari mantan suami juga musuh masa lalu membayangi mereka.

Bagaimana dia memperjuangkan hatinya?

_Sequel: CEO Rescue Me!_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ough See Usi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 –ADA APA DENGAN INDRA?

Tangan Hans mencekal bahu Indra. Mengingatkan Indra untuk tidak berucap dengan nada keras dan tajam.

“Teteh jangan terlalu naif. Memangnya bisa, baru masuk kelas bela diri lalu bisa melawan psikopat gila seperti mantan suami Teteh? Come on.... Itu sih sama saja dengan menyerahkan nyawa Teteh ke orang itu.”

Indra mengangkat telunjuknya. Tatapannya berapi-api.

“Satu lagi. Bila Teteh mati, Teteh pikir bakalan mudah bagi anak-anak untuk kehilangan Bundanya? Saya tidak punya hubungan kekerabatan dengan anak-anak. Mantan suami Teteh bisa mengambil hak asuh mereka dengan mudah.”

Arini terdiam. Membuang pandangannya ke arah jendela.

“Ndra..” Papi berusaha mengingatkan Indra lagi.

“Yang diinginkan mantan suami Teteh itu harta Teteh, semua aset Teteh. Dia bisa dengan mudah menguasai itu semua setalah mengambil hak asuh anak-anak.”

“A.. tolong jangan biarkan dia melakukan itu semua..” suara Arini.

Indra menarik kursi yang ada di dekatnya untuk lebih mendekat ke arah Arini. Dia menyentuh lengan Arini. Nada suaranya melunak.

“Saya juga meminta tolong pada Teh Arin untuk berhenti berbicara: kalau saya mati-kalau saya mati lagi. OK? Yakinlah kalau kita bisa melalui ini semua. Bangun mindset yang positif di sini,” Indra menunjuk kepalanya, “Lalu di sini,” Indra menunjuk ke dadanya.”

“Orang tua yang berpikir positif akan membuat rasa percaya diri anaknya meningkat dan selalu berpikir positif juga.”

Penyangga lehernya menyulitkan Arini untuk menganggukkan kepalanya.

“Iya..”

“Tentang keinginan Arini untuk tidak melaporkan mantan suaminya, bagaimana?” Papi memandang Hans dan Raditya bergantian.

“Saya tidak bisa berbuat banyak bila ibu Arini sendiri bersikeras untuk tidak melaporkan kejadian tadi..” Raditya mengangkat kedua belah telapak tangannya.

"OK.. Nanti akan saya atur pengamanan untuk anak-anak dan Teh Arini sendiri juga keamanan di rumahnya,” Hans memandang Indra dan Arini bergantian.

Hans memandang datar pada Arini, tersenyum tipis lalu menganggukkan kepalanya, “Teh Arini jangan khawatir, AMANSecure adalah salah satu perusahaan keamanan yang terbaik di negeri ini.”

Raditya tersenyum lebar pada Arini, “Jangan ragukan Tuan Hans, Bu Arini..”

“Gue percaya Lu dan orang-orang Lu, Hans. Just do the best for them. Tagihannya kirim aja ke gue.”

Hans terkekeh sambil mengibaskan tangannya.

"It’s OK..”

“Tuan Hans, terimakasih banyak,” Arini memandang Hans lalu beralih pada Raditya, “Pak Radit, terima kasih banyak untuk waktunya.”

Pintu diketuk dari luar lalu dibesarkan. Seorang pria bertubuh tegap memakai baju seragam AMANSecure yang berwarna navy blue.

“Assalamu’alaikum, ma'af, di luar ada Nona Husna, dia mengaku sebagai karyawannya Ibu Arini.”

Semua menatap Arini sekarang.

“Husna..?” Arini menatap Indra, “Dia pekerja saya. Tangan kanan saya..”

Indra mengerti. Dia mengangguk lalu memandang ke pengawal.

“Antarkan Nona Husna masuk, Pak. Terimakasih.”

“Baik, Tuan Indra..”

Hans dan Raditya menuju ke sofa bed. Husna masuk, lalu mengangguk hormat pada Hans dan Raditya juga kepada pasangan Kusumawardhani.

Indra berdiri dari kursi yang ia duduki lalu menatap Husna yang melihatnya dengan takut-takut.

“Silahkan Teh..” Indra berpaling pada Arini, “Teh, saya tinggal dulu. Kalian mengobrolah..”

“A Indra, terima kasih banyak..”

Indra mengangguk lalu berlalu. Memberi kode kepada Hans dan Raditya untuk mengobrol di lobby lantai VIP.

Mereka duduk di sofa yang menghadap lift.

“Lu kenapa Ndra tadi?” Hans terkekeh.

Indra mengusap wajahnya.

“Gue juga gak tahu kenapa, Hans..”

Raditya terkekeh.

“Dan saya terpana saat Tuan Kusumawardhani dan Tuan Hans memanggil Pak Indra dengan kompak..”

“Saya merasa kecewa saja karena dia tidak mau melaporkan mantan suaminya ke polisi. Tidak ada efek jera bagi mantan suaminya itu.”

“Alasan karena anak-anaknya.. saya rasa akan menjadi hal yang blunder nantinya,” Hans memakai bahasa formal karena ada Raditya.

“Itu juga yang saya pikirkan,” Indra tercenung.

“Kita lihat saja perkembangannya nanti,” Raditya menengahi, “Lagi pula tidak ada yang tahu seberat apa perjuangannya merawat dua anak laki-laki yang masih kecil seorang diri. Menjadi tulang punggung, menjadi ibu sekaligus ayah. Kita kan tidak pernah berada di posisinya.”

Pintu lift terbuka. Seorang pria berapron hitam dengan logo kedai kopi yang berada di lobby bawah rumah sakit membawa nampan dengan 3 cup kertas.

Indra melambaikan tangan ke arahnya. Pria tersebut mengangguk sambil tersenyum.

“Dua hot black americano dan satu hot cappucino?”

Indra mengangguk lalu menyerahkan sejumlah uang di atas nampannya.

“Ambil saja kembaliannya, Mas. Terimakasih ya.”

Pria tersebut mengucap terima kasih dan berlalu.

Indra menyodorkan cup cappucino kepada Raditya. Hans selera kopinya selalu black americano.

“Thanks Pak Indra. Masih ingat dengan selera kopi saya ternyata,” Raditya tersenyum.

Indra terkekeh.

“Seandainya Ibu Arini melaporkan kepada pihak yang berwajib pun hasilnya akan kurang maksimal. Walau ini bukan kejadian pertama tetapi ini akan menjadi laporan pertama,” Raditya menyesap kopinya dengan berhati-hati karena masih panas.

Hans mengangguk mengerti.

“Bad system ya?”

“As we know well lah..” Raditya mengangkat kedua bahunya, “Hukum peninggalan kolonial.”

Ketiganya tertawa sambil.menyesap kopinya masing-masing.

.

***

Sudah ngopi belum?

Yuk ngopi...☕

(Kali aja ada Readers yang baik hati mau ngasih hadiah secangkir kopi untuk Author ..😉)

**Ngarep boleh doooooong 😁

1
Ayuh Tahir
bagus banget ceritanya
Ough See Usi: Masyaa Allah
alhamdulillah

Semoga juga suka dengan cerita saudara-saudaranya Indra juga ya...

Terimakasih banyak Reader 🥰🥰🌷🌷
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Penasaran siapa jodohnya Pak Armand. Secara di novel Agung dan Anton kayaknya jarang di spill
Ough See Usi: Pak Armand sibuk makanya gak nongol di Mr. Accountant dan Mr. Architect.

Jodohnya, masih dicariin.. 🤭
total 1 replies
Dhewa Shaied
akhirnya tw juga keterangan naga dri mana.. nyesel banget baca novelnya lompat2.. tpi ttp g ngilangil alur cerita.. author keren banget.. thankyou 😍😍😍😍
Ough See Usi: Your always welcome 🥰🥰🥰

Senang rasanya bisa menghibur Readers lewat ketikan Author...🌷🌷🌷
total 1 replies
amelia Adwin
minyak apa ...bagi" resepnya donk thor...😘
Ough See Usi: minyak produk dari HPAI., minyak herba sinergi (MHS). Alhamdulillah bagus banget u luka memar, luka terbuka. Untuk balur saat demam juga manjur.
total 1 replies
Herawaty Herawaty
baru nemu karya kakak dr awal baca kayaknya penasaran
Ough See Usi: alhamdulillah
semoga suka ya... 🥰
total 1 replies
amelia Adwin
semangat thor....
Ough See Usi: Terimakasih banyak 🥰🥰🌷

Semoga suka dengan semua cerita Author ya 😘
total 1 replies
Donna Martina
Luar biasa
Ough See Usi: Terimakasih banyak 🌷🌷🌷

Semoga menghibur ya 😘😘😘

Love you too, Reader
total 1 replies
Septi Lahat
please thor smg nggk terjdi hal2 yg buruk pada alif kecil😥😥😥
Ough See Usi: something happened... 😢
total 1 replies
Septi Lahat
jdi emak tuh hrus strong dsegala kondisi,, wloo skit pun hrus tetap semangat n trsenyum demi ank 2 yg dicintai nya😟😟😟
Ough See Usi: betul banget.
terlebih kalau single parent
total 1 replies
Septi Lahat
aq mampir dsini kak thor,, jgn bosen2 baca comment akoooh yoooo😍😍😍😍
Ough See Usi: thankyou...
Gak pernah bosan kok baca² dan komentar balik tulisan Readers.
Kalau gak dibaca berarti komentarnya terlewat karena tertumpuk dengan komentar lainnya ya.. 🌷😘

Love you too...
total 1 replies
luluk idawati
Karya yang sangat bagus, bermutu dan inspiratif.
Bahasanya sederhana, mudah difahami dan enak diikuti.
Alurnya jelas dan terperinci.
Generasi modern yang tetap menomorsatukan adab, akhlak, ibadah, kesantunan, empati dan toleransi. Semoga banyak di dunia nyata yang seperti itu.
Ough See Usi: Alhamdulillah
Terimakasih banyak...
Author jadi makin semangat untuk menulis 💕

Love you to banyak-banyak 🌹
total 1 replies
himawatidewi satyawira
mmng sdh tamat thor?
Ough See Usi: Sudah.. Masih betah pantengin mereka?
Lanjut ke Mr. Architect ya.. 💕
total 1 replies
it's me again
end ini teh ...
Ough See Usi: Muhun... end

Jangan lupa ⭐ 5 dan ulasannya ya.. 🙏🏼😉
total 1 replies
diyah
anton kpn rilisnya... semoga disegerakan🤭🤭😘
Ough See Usi: Rehat dulu Authornya.
Biar fokus dihajatannya Om Agung-Adinda
total 1 replies
stnk
sudah tamat ini kak othor?...
Agung sudah banyak babnya...
terus Anton mana kak , kayaknya seru banget nih ceritanya anton,secara sudah ada pertumpahan darah terlebih dahulu...jadi gak sabar...
Ough See Usi: Love you banyak-banyak.... ❤💕❤💕
total 3 replies
himawatidewi satyawira
ditabok lg bkn jd bulan sabit biru tp bulan belang" biru ungu
Ough See Usi: KDRT itu mah 🤣🤣🤣
total 1 replies
himawatidewi satyawira
lbh baik aja anton mkn seblak level 15 lanjut minum es doger ma es teler thor
Ough See Usi: wareg dong...
jadi uenaaaak 😁😁🤣
total 1 replies
Tri Yoga Pratiwi
kalo horror kan kesempatan buat pelukan bang 🤣🤣🤣
Ough See Usi: qqqqqq pengalaman pribadi saat nonton film horor nih keknya... 😁😁🤣
total 1 replies
stnk
anakku juga gitu,hari senin dikasih tau sama ustadzah bahwa hari sabtu mau rihlah...tiap hari diitungin hari nya Masya Allah.. giliran hari h nya sudah ribut aja jam 4 sudah bangun..😂😂😂
Ough See Usi: Qqqqqq semua bocah kek gitu.
Kita pun seperti ya dulu..
total 2 replies
it's me again
aah anton
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!