NovelToon NovelToon
Pengawal Untuk Tuan Er

Pengawal Untuk Tuan Er

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:252.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: acih Ningsih

Action/Comedy/Romantis 🎉🎉


Mengubah identitas demi menjadi
pengawal orang kaya-raya yang memiliki banyak musuh. Itu yang di lakukan Elifia.


Membuat sang Tuan Er merasa ada yang tidak beres dengan dirinya.
Karena diam-diam, ia menyukai sang pengawal yang dia kenal sebagai seorang lelaki.


***

Kira-kira seperti apa ya kisah mereka!🤔🤔






Tolong dukung Otor agar bisa menyelesaikan Novel ini ya, dengan cara Like, vote, hadiah dan bintang 5 🤗🤗

Tolong koreksi juga ya, jika ada kesalahan dalam tulisan ini 🙏


Terima kasih 🙏

Lope Banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesungguhnya Er Sudah Tau.

Selamat membaca 🤗

🎉🎉🎉🎉

Panik!

Tentu saja panik, dan yang panik pasti adalah Elif. Otaknya langsung berputar dan bekerja keras untuk mencari solusi agar Mario tidak menghubungi Ibram.

"Maaf Tuan, Anda tidak perlu repot-repot untuk mengirim Pengawal dan menghubungi Kak Ibram. Karena dia sangat yakin jika tidak akan terjadi suatu yang buruk kepada saya, hingga dia membiarkan saya untuk datang ke sini seorang diri,"kata Elif mencegah sekaligus memberi alasan agar Mario menghentikan pergerakan tangannya yang sudah ingin menekan nomor Ibram yang ada di ponselnya.

Tapi..larangan Elif semakin membuat Erdogan bersemangat. Dan diapun malah mengatakan.

"Biar saya saja yang menghubungi Ibram."

'Sial! Kenapa jadi seperti ini, aku pikir akan mudah memegang dua peran sekaligus, tapi kenapa bisa sesusah ini. Ini baru di awal, aku salah karena tidak memikirkan hal ini. Ayo berpikirlah Elif lakukan sesuatu cepat lakukan sesuatu.'Batin Elif.

Di tengah-tengah kecemasan hati Elif, Erdogan sudah mengeluarkan ponselnya lalu mencari-cari nama Ibram di sana, namun tatapan matanya tidak teralihkan dari wajah Elif yang sangat kentara tengah merasakan cemas di mata Erdogan, dan hal itu semakin membuat Erdogan senang.

Tuuut... Tuuut... Tuuut...

Suara nada tersambung begitu nyaring terdengar di ruangan tertutup itu, karena dengan sengaja Erdogan mengaktifkan Loudspeaker di ponselnya. Membuat hati Elif semakin bergejolak.

"Kenapa lama sekali dia mengangkat Telpon ku,"kata Erdogan, berpura-pura kesal padahal hatinya Tengah gembira karena melihat wajah cemas dari Elif.

Sementara di dalam Tas, Elif, getaran ponsel begitu terasa membuat Elif serasa ingin meledak karena saking cemas.

'Untung saja aku hanya mengaktifkan mode getar di ponsel Ibram, setidaknya bisa membantuku untuk mengulur waktu agar aku bisa berpikir langkah apa yang harus aku ambil,'gumam Elif dalam hatinya.

Dan Erdogan, masih terus mengulangi aktivitasnya. Lelaki itu terlihat sangat senang dan puas dengan kegiatan yang tengah ia lakukan saat ini, ia seperti mendapatkan permainan baru.

"Maaf Tuan, karena sedang berada di Rumah Sakit mungkin Kak Ibram, mendiamkan ponselnya hingga tidak mengetahui jika Anda menghubunginya."Kata Elif.

"Aah, benar juga."Sahut Erdogan, tapi diam-diam dia mengirimkan pesan di nomor ponsel pengawal pribadinya itu.

"Maaf Tuan, sebenarnya ada apa, hingga membuat Anda sampai memanggil saya datang ke sini?"tanya Elif, dia harus segera menanyakan alasan Erdogan memanggilnya ke sana agar dia pun bisa segera pergi dan terlepas dari kecemasan yang luar biasa ini.

"Silahkan duduk Nona."Mario yang menyahut seraya mempersiapkan kursi untuk Elif.

"Terima kasih."Elif duduk berhadapan dengan Erdogan dengan ekspresi tenang, namun percayalah kalian, saat ini hati Elif sungguh sedang berdisko.

"Berapa usiamu?"Erdogan memulai pembicaraan dengan menanyakan usia Elif.

"23 Tahun, Tuan."

"Apa pekerjaanmu?"tanya Erdogan kembali.

"Saya.. Sedang tidak bekerja Tuan,"sahut Elif.

Gadis ini sudah seperti sedang menjalani Interview karena Erdogan melontarkan beberapa pertanyaan pada Elif, malah ada beberapa pertanyaan yang Elif rasa tidaklah penting, jika dia sedang tidak bekerja dengan lelaki itu mungkin Elif sudah mengamuk dan mencakar-cakar wajah Erdogan karena kesal dengan pertanyaan-pertanyaan yang memancingnya.

***

"Saya hanya ingin memastikan bahwa Ibram benar-benar memiliki adik perempuan, dan saat ini saya sudah yakin jika Ibram benar-benar Ibram."Kata Erdogan, dengan senyum miring menatap Elif.

Elif mengangkat wajahnya.

"Ibram benar-benar Ibram, Apa maksud dari ucapannya ini."

"Terima kasih Tuan,"hanya kata ini yang Elif gunakan untuk menimpali ucapan Erdogan yang membuatnya bingung.

Dan di sisi lain, ponsel Ibram terus menerus bergetar karena sejak tadi Mario menghubungi nomor itu.

Dan setelah beberapa menit kemudian. Sesi pertemuan antara Elif dan Erdogan pun usai.

***

"Saya permisi Tuan, terima kasih sudah memberikan saya kesempatan untuk bertemu dengan Anda."Elif menundukkan kepalanya secara berulang-ulang.

Erdogan mengangguk.

"Cepat, suruh Ibram kembali."Ujarnya.

"Baik Tuan, saya akan langsung meminta Kak Ibram untuk segera kembali melakukan tugas-tugasnya."

Setelah selesai, Elif bergegas pergi dari sana.

***

Sepanjang perjalanan Elif terus menggerutu.

"Dasar lelaki aneh! Dia menyuruhku datang hanya untuk menanyakan hal yang tidak penting seperti ini, dasar orang kaya gabut. Untuk saja aku pandai jadi tidak menimbulkan kecurigaan, meskipun hampir ketahuan karena ponsel Kak Ibram terus bergetar. Tapi pada akhirnya aku selamat juga, semoga saja setelah ini aku tidak akan pernah bertemu lagi dengan lelaki yang aneh itu."

Sepertinya Elif benar-benar tidak menyadari sesuatu.

🎉🎉

"Bagaimana? Apa kau sudah menyadarinya?"tanya Er, pada Mario beberapa saat setelah Elif keluar dari ruangannya.

"Iya Tuan, lalu apa yang harus kita lakukan. Apa perlu saya menghukum pengawal gadungan itu, atau saya buang saja dia di dasar jurang?"sahut Mario yang marah.

Erdogan terkekeh mendengar ucapan dari Mario.

"Tidak perlu, untuk masalah yang satu ini biar aku yang menanganinya. Dan tetaplah bersikap biasa di saat Ibram datang. Jangan menimbulkan kecurigaan apapun, kau mengerti?"

Meskipun tidak mengerti apa yang akan Erdogan lakukan, Mario tetap mengangguk dan berfikir mungkin saja Erdogan memiliki rencana lain untuk menghukum Ibram yang Sudah berani mengelabuinya, karena tidak mungkin seorang Erdogan memaafkan orang yang sudah menipu dan membohonginya begitu saja.

Sebelum Er meminta Elif untuk datang, secara diam-diam dia sudah menyelidiki semua tentang Ibram sang pengawal. Jadi, sesungguhnya Er sudah tahu bahwa pengawalnya adalah perempuan.

Rasa curiga bermulai dari hal-hal kecil yang Erdogan alami ketika bersama pengawalnya.

Bahkan, hasrat laki-lakinya timbul ketika bersentuhan dengan Ibram. Hal ini sempat membuat Er frustasi, mengira Jika dia adalah golongan pelangi. Tapi ketika Erdogan mengetahui bahwa Ibram adalah perempuan dia sedikit senang sekaligus kesal. Tapi, karena merasa dibohongi, Erdogan jadi memiliki rencananya sendiri pada Elif alias Ibram. Entah apa rencana yang disusun oleh lelaki itu hanya dia dan Tuhan yang tahu.

***

Di tempat lain. kumpulan musuh dalam selimut Erdogan Tengah berbincang. Milla, dia mempertanyakan kepada Riko, kenapa tidak ada reaksi apapun pada Erdogan, setelah dua kali lelaki itu memberi Er racun.

"Mamah tenang saja, seperti yang aku katakan, racun itu bersikap tertutup dan tidak akan terdeteksi. Kita tunggu saja, cepat atau lambat kita akan mendengar kabar kalau Si Brengsek itu masuk Rumah Sakit karena sebuah penyakit dalam."Sahut Riko masih dengan nada santai seperti biasa.

"Tenang! Riko, apa kau tidak sadar jika semakin lama waktunya akan semakin mepet, Papah sudah bicara kepada Mama, secepatnya seluruh harta warisan ini akan dilimpahkan kepada Erdogan. Bagaimana bisa kau tenang?"kesal Milla.

"Aku pastikan sebelum masa itu terjadi, Erdogan pasti akan sudah terlebih dahulu beristirahat dengan tenang di alam kubur,"kata Riko dengan sangat yakin.

bila menatap lekat putranya.

"Bagaimana kalau rencanamu gagal?"

"Mama tenang saja rencanaku tidak akan pernah gagal."

"Baiklah, jangan sampai kakakmu marah besar karena rencana yang sudah kau usulkan dan jalankan ini gagal."

Riko mengangguk, di otaknya memang sudah banyak tersusun beberapa rencana untuk menyingkirkan Erdogan dari muka bumi ini.

Bersambung..

🎉🎉

Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏

Mohon dukungannya 🤗

Tolong koreksi jika ada kesalahan dalam tulisan ini 🙏

Lope Banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️

1
Dani
good..
Achi: Terima kasih 😍
total 1 replies
Axell Saimima
🤣🤣🤣🤣🤣
Axell Saimima
menikahlah mario biar tau malam pertama🤣🤣🤣
Axell Saimima
moduuuuusss 🤣
kagome
🤣🤣😄😄🤣😄
Susila Ratih
makain seruu. karna ada sherly🤣🤣
endang nastusil
Luar biasa
Achi: Terima kasih kakak ❤️
total 1 replies
Khairul Azam
berharap pemeran perempuannya tangguh nympk ahir yaa,, tidak seperti novel kebanyakan tangguh dibab awal lumer di pertengahan nymlk ahir
Achi: Hihi... insyaallah tidak Kaka. Terima kasih, semoga suka. Kasih saran pliss kakak jika ada kekurangan 🙏🏻🤗
total 1 replies
Puput Regina Putri
Luar biasa
Achi: Terima kasih Kakak 🤗❤️🫰❤️❤️🫰
total 1 replies
Puput Regina Putri
🤣🤣🤣🤣
Achi: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
zizi 😉
Luar biasa
Achi: Terima kasih ulasan bintang 5 nya kakak 🤗🥰🥰
total 1 replies
Eemlaspanohan Ohan
biar mampus tuh si erson dasar ayah setan
MAWAR ANGEL
bagus ceritanya
Achi: Terima kasih kak ❤️
total 1 replies
Soraya
blum bisa komen thor lanjut
Soraya
ditunggu updatenya thor lanjut
Achi: Sudah di Update Kakak 🤗
total 1 replies
Soraya
mksh thor dh terbit lanjut bca
Soraya
mksh thor ditunggu season dua nya
princess Halu
pd amat ni orang2 serakah nggak tau aja sedang berhadapan dengan siapa
Teti Kaka Hotimah
ya .....lanjut sesaon dua kak
Mayz
Er bego bangat si,,,gitu aja ngak ada kecurigaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!