Bagas Pramudya telah menyukai Kinanti semasa mereka masih duduk di bangku SMA di kampung halaman mereka.
Setelah mereka berpisah dan sama sama sibuk dengan kehidupan mereka masing-masing. Bagas rupanya masih menyimpan rasa pada Kinanti. Meski Bagas sudah tau semua kisah hidup sahabat karibnya tersebut.
Gigih dengan cintanya pada Kinan. Bagas meyakinkan Kinanti agar mau menerimanya setelah ia tau kini Kinan telah sendiri.
Sedangkan Kinan sendiri masih dalam rasa trauma menjalani kehidupan rumah tangganya setelah gagal dengan pernikahannya yang pertama.
Bagaimana Bagas meyakinkan Kinan untuk mau menikah dengannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sudah seperti anak sendiri
Rasa bahagia dan senang itu kini begitu melanda hati Bagas. Karena pada akhirnya Kinan menerima lamarannya.
"Terima kasih Kinan, akhirnya kamu menerima lamaran ku. Dan seperti apa yang kamu katakan tentang tidak usah kita terburu-buru untuk meresmikan ikatan kita. Seperti apa yang kamu mau aku justru menyerahkan urusan itu kepadamu."
"Yang penting bagiku adalah kamu mau menerima aku. Soal kapan hubungan kita ini diresmikan, aku serahkan kepada dirimu. Dan aku akan bilang sama Pakde dan bude juga kepada Budi dan pakde untuk membicarakan masalah ini. Aku serahkan pada kalian semua untuk mengurus ini. Tapi untuk semua biayanya, aku yang akan menanggungnya. Kalian tidak perlu mengeluarkan uang sedikit untuk mengurus semuanya." ucap Bagas menjelaskan.
"Dan untuk waktu yang seperti kamu inginkan. Aku akan memberikan waktu yang sebanyak-banyak untuk mu."
Tak berselang lama, Bik Nur datang membawakan minuman untuk Bagas dan juga Kinanti.
"Ayo diminum dulu minumannya. Yang dingin-dingin." ucap bik Nur. Kemudian meletakkan dua gelas minuman dingin itu untuk Bagas dan juga Kinan.
"Makasih Bik." ucap Kinan.
Bik Nur kemudian meninggalkan ruang tamu karena ia ingin memberikan privasi kepada Bagas dan juga Kinanti.
Semenjak Kinan sudah mengutarakan isi hatinya. Sebenarnya Bagas ingin sekali meluapkan kegembiraannya dengan memeluk Kinanti.
Tapi apa daya, kini hati bagas dilingkupi kecanggungan.
Setelah beberapa saat kemudian, Kinanti pamitan untuk meninggalkan rumah Bagas.
Karena apa yang sudah ia ingin utarakan kepada Bagas semuanya sudah diucapkan.
Kinan kemudian kembali pulang ke rumah dengan perasaan yang lega.
Karena ia sudah menyampaikan semua yang ingin Ia peternakan pada Bagas pada saat itu.
Sedangkan Bagas sendiri yang baru saja mendengar berita baik itu menjadi sangat bahagia bahkan saat itu ia tidak jadi tidur siang.
Karena sangking bahagianya ia merasa kabar yang baru saja Kinan bahwa untuknya.
"Aku janji Kinan, aku akan menjadi suami yang baik dan terbaik untukmu. Sudah cukup selama ini kamu merasakan kekecewaan yang berkali-kali kamu rasakan. Sudah saatnya kamu hidup bahagia. Sudah saatnya kamu ada seseorang yang melindungi dan aku akan berusaha untuk menjadi pendamping yang baik untukmu."
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Bu Ratih yang saat itu baru saja pulang dari acara pernikahan kerabatnya kemudian bertanya kepada Kinan.
Bu Ratih menanyakan apakah tadi pagi Bagas sarapan di rumah.
"Nduk, apa tadi nak Bagas jadi sarapan di rumah? Itu masakan yang ibu masak di atas meja makan kok masih banyak."
"Bagas ke sini ko Bu, Cuman dia tidak datang lagi untuk makan siang. Tadi Kinan juga baru saja pulang dari rumahnya. Mungkin saat ini dia sedang beristirahat. Karena nanti sore dia sudah harus kembali ke Jakarta."
"Oh, nanti suruh dia makan siang dulu di rumah sebelum balik Jakarta. Ibu sudah masak banyak soalnya." ujar Bu Ratih.
"Iya Bu, nanti Kinan akan suruh Bagas ke sini untuk makan siang."
Kedekatan bu Ratih dengan Bagas memang sudah dekat sejak lama.
Dan Bu Ratih memang menaruh perhatian lebih kepada Bagas. Ketika Bagas ditinggalkan selamanya oleh kedua orang tuanya.
Ratih merasa iba dengan kondisi Bagas yang saat itu sebatang kara. Makanya Ratih sudah sangat menyayangi Bagas seperti anaknya sendiri.
Ratih pun sangat berharap jika Bagas benar jika dikatakan segala akan menjadi menantunya maka keinginan dia untuk menjadikan batas anaknya akan terwujud dan ia pun juga akan tenang karena putrinya gimana akan dijaga oleh Bagas seseorang yang sudah Ratih diketahui adalah orang yang sangat baik dan ia percaya bahwa Bagas mampu untuk menjadi suami idaman untuk sang Putri Kinanti.
kinan d cfita yh judul nya apa to
ambil lah dia jangan sampai jadi orang ketiga untuk kesekian 🤭