NovelToon NovelToon
Love You So Much

Love You So Much

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Komedi / Cintamanis / Contest / Ketos / Romansa-Teen school
Popularitas:70.9k
Nilai: 5
Nama Author: YoanitaAs

Pliss di favoritkan ❤ dong sebelum baca🙏
~~~

Bisa mencintai seseorang adalah sebuah anugerah terindah yang diberikan Tuhan untuk kita.
Sama seperti Aldrina gadis yang kini duduk di bangku SMA ini begitu mencintai Dandra yang ternyata adalah seniornya di sekolah.

Setiap pertemuan keduanya tidak ada satu hari pun yang dilewatkan gadis itu untuk mencari celah dan menggoda Dandra.

Dandra sangat jengah dengan tingkah Aldrina namun bukan berarti lekaki ini membenci gadis itu, hanya saja hidupnya yang tenang seakan terusik dan terus dipenuhi kejadian yang tidak terduga


Mau tau bagaimana kisah mereka?

Monggo dibaca 🥰
Jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya teman-teman😊

Mari saling mendukung✊✊✊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YoanitaAs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 31 (Drakor Dakjal)

"Sebuah kebetulan adalah sesuatu yang membuatku bahagia"

~~LYSM ~~

Setelah Dandra pulang Aldrina menutup pagar rumahnya lalu melangkah masuk ke rumah. Seperti biasa rumah Aldrina yang besar itu terlihat sepi, tidak ada suara yang terdengar yang membuat Aldrina lagi-lagi menghela napasnya. Bimo saat ini belum pulang kuliah begitu juga Gandhi sang ayah yang terlalu sibuk dengan perusahaannya.

"Hemm aku ngapai yah?"batin Aldrina setelah mengganti bajunya

"Dahlah ngedrakor aja"

Akhirnya Aldrina mengambil laptopnya dan mulai mendownload drama korea yang akhir-akhir ini begitu booming.

"Judulnya apa yah kemaren? Mendadak amnesia njir"

"Ahh iaa penthouse"sambung Aldrina

Selain hobby membaca novel, Aldrina juga sangat menyukai yang namanya menonton drama korea layaknya para remaja jaman sekarang.

"Sambil makan ah"

Aldrina saat ini berada di ruang keluarga, Aldrina mengambil makan siangnya kemudian memulai menonton drama korea sambil makan.

"Yaelah nih drama baru episode pertama aja uda ada aja yang tewas"celoteh Aldrina melihat cuplikan eisode pertama

Tanpa beranjak dari posisinya Aldrina tampak bersemangat menonton yang membuatnya tidak henti-hentinya mengeluarkan celotehan kesal dan geram.

"Ini namanya drama dakjal njir! Semua isinya lebih dakjal dari gue hahaha"

"Lah ini anaklah bikin geram! Jangan tambah beban hidup emak elo dong!"protes Aldrina melihat seorang gadis di drama itu yang terlihat selalu menyalahkan ibunya

"Astaga gue gak bisa berkata apa-apa lagi dasar orang kaya semena-mena! Ingat woi diatas langit masih ada langit! Sombong amat"kali ini Aldrina seakan menasihati

Bibi inem yang berlalu lalang saat menyelesaikan pekerjaanya hanya bisa tertawa dan geleng-geleng melihat Aldrina yang begitu antusias saat menonton.

"Aduh non jangan disalahin dong merekanya! Kan udah di atur semua sama sutradaranya"komentar bibi Inem saat melihat kejengkelan Aldrina

"Hahaaha iya bi Aldrina tau kok! Cuma gimana ya Aldrina pengen banget nabok mereka jahat semua, gak tau mau dukung siapa huh"

"Iya sih non tapi kalo gak ada yang jahat mana ada enaknya"

"Hahha iya benar bi! Btw pasti bibi juga suka nonton kan makanya tau kayak begituan, kalo gitu sini bi bareng Aldrina nontonnya"ajak Aldrina dengan senyum khasnya

"Iya non langganan indosiar"

Spontan Aldrina tertawa kencang mendengar jawaban bibi Inem, kalau dipikir-pikir sih gak ada yang melawak ya. Cuma karena Aldrina juga sudah beberapa kali menonton indosiar memang mengakui apa yang dikatan bibi Inem.

"Iya bi benar itu versi indonesianya hahaha"

"Hahah non ini bisa aja, maaf ya non gak bisa nemanin non nonton! bibi lanjut kerja dulu ya"

"Hemm yaudah gapapa bi! Semangat bi kerjanya"

Bibi Inem tersenyum lalu melanjutkan pekerjaannya sementara Aldrina kembali meneruskan tontonannya sampai suara HPnya berdering.

"Halo siapa ini?"jawab Aldrina saat nomor yang tidak diketahui itu meneleponnya

"Halo ini Aldrina kan?"

"Iya Aldrina, ini siapa?"

"Gue bunga kaka kelas elo mantan ketua basket cewek"

"Ohh iya kak saya tau, ada apa yah kak?"

"Gini gue mau minta tolong sama elo dong gue lagi ada urusan nih sama Gery jadi gak bisa ngambil baju team kalian yang mau dipakek jumat, bisa kan bantuin gue ambilin ke sablon baju?"

"Yaelah si kaka ganggu aja"batin Aldrina

"Halo masih ada orang kan? Bisa kan dek? Soalnya ini penting"

"Ha iya? halo..Bisa kok kak, kakak kirimin aja alamatnya, uda dibayarkan kak tinggal ambil?"

"Iya udah kok tenang ajah, makasih duluan ya bye"

Tut tut tut

"Yaelah nih bocah gak punya sopan santun aja, aku kan belum jawab main acara matiin langsung, huh"omel Aldrina

Aldrina pun menelepon Dandra agar menemani dirinya "Halo kak Dan.."

"Iya ada apa Aldrina?"

"Aih ga ada romantis-romantisnya, hemm"

"Haha ia ia kenapa? Kenapa sayang?"

Aldrina pun tersenyum malu-malu layaknya wanita pada umumnya "Ini bisa nemenin aku gak sekarang?"

"Duh gimana ya sayang ini masih diluar sama mama tadi minta ditemanin belanja"

"Ooo gitu ya... Yaudah deh gapapa beliin aku es krim yah hehe ntar sore aku jemput"

"Oke sayang siap, jadi gimana kamu sama siapa perginya?"

"Ada deh, yaudah sampe jumpa nanti kak, bye sayang"

Tut tut

Aldrina menyimpan laptopnya lalu bersiap-siap mandi. 30 menit kemudian Aldrina sudah selesai bersiap-siap dengan pakaian kasualnya, Aldrina mengikat rambutnya tinggi menampakkan lekukan leher indahnya.

"Dunia ini panas kayak hati nonton dakjal, apasih gue gak jelas amat ngomong sendiri lama-lama gue bisa disangka gila sama orang"kata Aldrina sambil menuruni tangga

"Bi aku keluar dulu yah"kata Aldrina permisi

"Oke non ingat pulang yah"balas bibi Inem setengah berteriak dari belakang rumah

"Oke siap bi"

Alamat yang dikirim Bunga ternyata jaraknya cukup jauh dari rumah Aldrina "Apes banget yang gak tau bawa kendaraan ini"rengek Aldrina

Mila yang tadinya ingin mampir untuk mengambil seragam basket sekolahnya mengurungkan niatnya karena melihat Dandra dan ibunya sedang berduaan belanja. Tidak ingin membuang kesempatan Mila menelepon Jack untuk meminta bantuan.

"Halo Jack"

"Iya apaan?"

"Bantuin gue ambil seragam basket ya gue lagi ada urusan penting nih"

"Malas lagi main ML sama yang lain"

"Pliss lah Jack bantu gue"

"Gini nih cewek maksa harus diturutin oke oke"jawab Jack pasrah akhirnya

"Oke makasi yaa babay, aku send alamatnya nih"

Tut tut tut

Aldrina  memasuki toko sablon baju itu dan melihat masih banyak orang yang mengantri "Huh bakalan lama nih"batin Aldrina

"Aww"teriak Aldrina tiba-tiba karena tidak memperhatikan kaki seseorang yang membuatnya tersandung saat ingin duduk menunggu antrian

"Eh sorry lo gapapa kan?"tanya orang itu mencoba membantu Aldrina berdiri

"Eng.. iya gapapa gapapa kok"balas Aldrina sambil berusaha berdiri lalu mencoba duduk

Aldrina menepuk-nepuk pakaiannya yang terlihat kotor, untung saja tidak terjadi sesuatu yang membuat dirinya merasa kesakitan, hal itu bisa membahayakannya dalam pertandingan basket nantinya.

"Maaf"kata laki-laki itu lagi

"Iya iya gapapa kok"balas Aldrina tapi tidak sekali pun melihat kearah suara itu

"Si mbaknya bilangnya gak marah tapi matanya gak lihat saya"sungut laki-laki itu seakan protes

"Heh bukan.. bukan gitu.. Eh elo kan?"ucap Aldrina seakan terkejut setelah melihat sosok manusia yang sedang dihadapannya, dia adalah laki-laki yang mengganggunya di cafe waktu itu

"Kamu sengaja kan jahatin saya"tuduh Aldrina ketika melihat wajah Jack

"Sengaja apaan enggak ah siapa yang sengaja, orang elo yang engga liat jalan mana saya tau elo gak lihat kaki saya"

Aldrina pun memasang wajah mengintimidasi "Hemm yaudah berarti aku yang salah, maaf"balas Aldrina akhirnya mengakui kesalahannya

"Hem iya santai aja"

"Hemm okeh deh"balas Aldrina tidak ingin memperpanjang obrolan dengan orang asing

"Sombong amat"kata Jack pelan namun bisa didengar Aldrina

"Bilangin saya? Saya bukan sombong yah kak! Masih SMA kan katanya kemaren? Saya itu cuma mau menjauhi masalah! Itu aja kok gak lebih gak kurang"

"Emang saya masalah?"tanya Jack bingung

"Kurang lebih begitu"balas Aldrina dengan nada bercanda

"Cih sombong"

"Aduh apasih saya gak sombong lo! Yaudah kenalin saya Aldrina anak SMA Tunas Utama kelas 10 udah puas!"balas Aldrina emosi

"Ooooo iya iya, gak usah ngegas jugalah! Gue Jack anak SMA Cempaka yang paling senior"

"Cempaka? Kek gak asing gitu"

"Iyalah sekolah gue terkenal"ucap Jack sombong

"Yaelah nih orang narsis banget"batin Aldrina

Aldrina memasang wajah memaksa senyum yang terkesan aneh setelah mendengar perkataan Jack.

"Ngapai kesini?"tanya Jack lagi

"Menurut L?"balas Aldrina dengan pertanyaan lagi

"Eh itu cepetan sana udah abis antriannya! Mau gue duluan nih!"Usir Aldrina saat melihat antriannya sudah habis

"Iya iya bawel"balas Jack dengan wajah terpaksa lalu beranjak dari duduknya

"Dia bukan cewek sembarangan"batin Jack sambil melukiskan senyuman disudut bibirnya

1
Ria
semangat Kakak
Putri Minwa
mampir ya thor
Putri Minwa
bagus harus saling menguatkan ya
Putri Minwa
gitu dong Aldrina, tetap senyum
Putri Minwa
tetap semangat ya, jangan sampai kalah
Putri Minwa
semangat terus thor
Putri Minwa
terus semangat dalam berkarya ya thor
Putri Minwa
semangat terus thor
Ghiie-nae
like this story 💪💪💪💪
💞 Lily Biru 💞
haduhhhhh
💞 Lily Biru 💞
yuk Semangat lnjutn... sukses selalu 🌹🌹🌹
Flyer08
Haha mulai nih Dandra nular sifat Aldrina
Yoanita_Situmorang
Ayo mampir mampir ceritanya seru loh heheh
Matahari
temennya ngegas aja kaya gas bocor.pasti bikin aldriana kesel banget ni liat orang kaya gini
Matahari
ada sisi tomboy dan selengean apalagi selalu terbawa emosi ternyata ada sisi baiknya juga
Matahari
sabar aldriana.kalau pake emosi pasti bakal ribut .apalagi hari pertama sekolah.wah bisa dibawa ke ruang BK kalau ribut di sekolah
Matahari
gadis pencinta novel pasti setiap hari yang dikerjakan hanya membaca novel
Matahari
wah bahaya kalau ada yang Nemu cewek diskon di salah satu pusat belanja pasti bakal berebutan
Nadia
aldriana mungkin cewek yang cantik namun orang nya gampang emosional dan kadang terlihat nyebelin bagi kalangan cewek
Nadia
males males aja kali .pake ngatain kurus adik sendiri.ngeselin banget ni Abang kaya gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!