NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Sujudku

Cinta Dalam Sujudku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.5
Nama Author: Ana Al Qassam

Siang itu teringat jelas dalam benakku, dia sangat mempesona di mataku. pemuda itu sangat menarik selain tampan dia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Al Qassam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku mencintaimu

Seusai sholat maghrib izdipun segera mengajak wardah jalan-jalan malam sambil menikmati keindahan kota dan memanjakan istrinya.

" Sayang makan dulu atau belanja dulu?" tanya izdi pada istrinya.

" Belanja saja mas," jawab wardah sambil membenahi hijabnya.

" Baiklah, yuk berangkat!" seru izdi sambil menggandeng telapak tangan wardah.

" Mas, gapapa jalan-jalan pegang tangan gini?"tanya wardah.

" Halal no problem, keberatan?" tanya Izdi balik.

" Tidak mas," jawab wardah singkat.

Semakin ke sini sikap iz pada wardah semakin dekat dan tak berjarak. Wardah hanya bisa bermonolog seorang diri tentang perubahan sikap suaminya. Mana mungkin secepat itu suaminua melupakan Fatimah yang notabene-nya adalah kekasih yang paling dicintai oleh izdi. Namun wardah tak bisa berkata apapun karena izdi selalu memberikan kasih sayang yang belum dia dapatkan selama ini dari orang tuanya. Wardah hanya menjalani takdirnya dengan baik tanpa kurang apapun.

" Hai ... Apa?" tanya izdi menyentuh hidung istrinya.

" Apa? Maksudnya apa mas?" tanya wardah balik

" Melamun apa sih?" tanya izdi

" Oh... Gak ada sih mas, hehehhe. Aneh aja jika kita sedekat ini," jawab wardah dengan menatap ke depan.

" Aneh? Padahal sebelumnya lebih dari ini. Bukankah begitu ya sayang? Hanya saja kita belum sempat mengulanginya lagi," ujar izdi sambil tersenyum.

" Mas izdi ... ! " seru wardah sambil melotot dan pipi yang merona karena malu.

" Kenapa? Mau bilang tidak, pura-pura amnesia gitu ya?" tanya izdi menodong

" Bukan lupa .. Atau apa mas," jawab wardah.

" Biar nanti aku ingatkan supaya tidak lupa," jawab izdi secara frontal tanpa rasa malu.

" Mas .... Apa sih," jawab wardah namun tak ada jawaban lagi dari suaminya. Akhirnya wardahpun menikmati pemandangan malam bersama izdi. Izdi yang tadi terdiam tiba-tiba menggapai telapan tangan wardah menciumnya tanpa mengatakan sepatah katapun. Wardah hanya bisa tersenyum dengan sikap izdi.

Sesampainya di pelataran Mall City izdi memarkirkan mobilnya. Dia membukakan pintu istrinya layaknya suami yang sangat mencintai istrinya. Balutan gamis dan niqob senada nuansa blewah membuat wardah sangat anggun. Izdi begitu bangganya menggandeng istrinya. Ketika berada di butik ternama salah satu Mall mereka bertemu dengan fatimah dan teman-temannya.

" Iz ... dengan siapa ke sini?" Tanya pegawai butik padanya. Izdi tersenyum sambil mengenalkan wardah.

" Kenalkan bang ... Dia istri saya wardah," ucap Izdi. Wardah yang menghargai pemuda di depannya segera melipat tangannya tanda sebagai penghormatannya pada teman izdi. Pemuda itu tersenyum sangat ramah. Pemuda itu mengode izdi bahwa di dalam ada fatimah. Namun izdi tak begitu memperhatikan. Karena dia ingin fokus mencarikan gamis untuk istrinya.

" Yang ini bagaimana sayang?" tanya izdi menunjukkan gamis bunga merah di tangannya. Wardah menggelengkan kepala.

" Jangan mas itu terlalu rame dan harganya juga lumayan," jawab wardah sambil tersenyum di balik niqobnya.

" Gak apa-apa sayang asalkan kamu suka harga tidak jadi masalah," jawab izdi.

Namun dari arah berlawanan ada seseorang yang mengatakan sesuatu yang membuat hati wardah sakit. Izdi lagi-lagi menghembuskan nafasnya secara kasar ketika melihat Fatimah datang kearah mereka.

" Wardah ... Suamimu itu bukan orang kere sehingga kamu memilih gamis murah. Di sini itu tempat gamis yang mahal- mahal, makanya jika menikah lihat dulu suamimu dari kalangan mana. Jangan bilang kemahalan membuat malu mas Idi saja kamu ini. Lain kali kamu bisa tanya sama aku jika tentang mas izdi aku hafal betul," ucap Fatimah yang membuat wardah ingin menangis. Namun dia tidak ingin menunjukkan apapun di hadapan mereka dan suaminya.

" Kak ... Terima kasih tawarannya, tapi inilah wardah bukan tentang harga tapi tentang keyakinan memilih gamisnya. Jika itu nanti harganya mahal atau murah jika wardah cocok maka akan wardah beli," ucap wardah dengan tenang namun menekankan ucapannya. Fatimah hanya tersenyum miring saat melihat adiknya beradu argumen dengannya.

" Permisi ! Sudah cukup kan ya berbincang dengan istri saya? Mohon maaf kami ingin melanjutkan berbelanja, permisi!" seru izdi pada fatimah. Fatimah hanya terlihat sebal saat melihat izdi seperti itu kepada dirinya.

" Keterlaluan ... Lelaki apa yang secepat itu melupakan orang yang dicintainya untuk wanita lain jika tidak karena digoda oleh wanitanya," cibir fatimah saat mereka melintas.

Izdi yang sudah sangat geram langsung mencelos dan menyerukan sesuatu yang membuat semua orang menonton hal itu.

" Demi Allah jangan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kamu lakukan sendiri, harusnya kamu berterima kasih pada istriku. Demi Allah dan Rosulullah saat ini aku Ahmad Izzudin Al Qassam sangat mencintai dan menghormati istriku wardah karena dialah aku memahami segala sesuatu yang belum kupahami sebelumnya. Maafkan aku jika kata-kata ini kurang baik. Assalamualaikum wr.wb," seru Izdi yang membuat semua orang tercengang dan membuat fatimah bungkam seribu bahasa.

" Allahu akbar, Mas ... Tahan emosi jangan begini. Ayo kita pulang, ini tidak baik banyak orang mendengar," ajak wardah yang menarik izdi keluar dari butik langganannya. Izdi dan wardahpun keluar dari toko itu dengan hati yang kurang baik. Sedangkan fatimah terduduk lemas.

.

.

.

.

" Hancur semuanya karena pernikahan wardah."

1
panjul man09
keluarga yg aneh /Smug//Smug//Smug//Smug//Smug/
panjul man09
persahabatan antara ayah izdi dan pak yusuf tdk berbekas .padahal mereka keluarga religi.
panjul man09
sepertinya ilmu di pesantren tdk berbekas pd izdi , mengecewakan.
panjul man09
heran aku yg bercadar sdh buka cadar , yg keluarga pesantren sikapnya gak bijak dan diluar prediksi
panjul man09
bercadar tapi pergi dgn laki2 yg bukan mahramnya bahkan bicara sambil menatap laki2 itu , heran aku banyak pelanggarannya.
panjul man09
doanya itu yg bikin /Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry/
panjul man09
versi gus iz , jangan yg model korea gak islami, yg pribumi aja🙏
Jamaliah
ceritanya menarik tapi ada sedikit yang menggangu
masih ada typo Thor 🙏🙏👍
Jamaliah
siapa lagi kalau bukan Maria dan azizah
Jamaliah
jangan lemah Warda biarkan izdi merasakan sakitnya ketidak jujuran
Jamaliah
suka obral kata cinta
Jamaliah
ini tipe orang tua yang egois pilih kasih
Jamaliah
ada ya? orang tua yang mengorbankan anaknya demi anak lainnya tanpa memikirkan perasaannya
Jamaliah
😃😃😃😃😃
Mamahe Try Bocil
gañtengan rangga sma iz y
Anisatun Ni'mah
Luar biasa
anna
maaf Thor, di awal cerita di novel ini sangat bagus dan menarik menurut ku.
tapi makin kesini cerita nya gak nyambung dan gak masuk akal, harusnya orang-orang yang ada di lingkungan pesantren lebih tahu hukum dalam agama Islam ketimbang kita orang awam.
karena ini cerita religi menurut ku, harusnya lebih berhati-hati dalam menulis cerita, karena hukum2 dalam Islam itu bersifat mutlak.
semoga kedepannya lebih banyak lagi menghasilkan karya yang lebih baik lagi Thor.
aku tetap setia bacanya sampai akhir, walaupun ceritanya kadang gak masuk akal, karena aku suka peran Wardah sebagai anak berbakti.
tetap semangat Thor dalam berkarya, maaf kalo komentar ku terlalu panjang🙏
Nuryanah Felin
Luar biasa
Rahma Lia
Bagus
falea sezi
males kek g ada laki lain pantes like dikit wong peran utama tolol/Puke/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!