NovelToon NovelToon
Loving You

Loving You

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:683.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: nenah adja

Revisi dari novel yang lama judulnya 'Maid make me crazy'
.
.
Annastasya Arrabella

Kebangkrutan keluarganya mengharuskannya mencari uang sendiri untuk kuliahnya, dirinya terpaksa menjadi seorang maid, karena hanya itu tawaran yang datang padanya.


"Bagaimana mau tidak jadi maid?"

"Apa? Maid...?"

"Baiklah tak ada pilihan lain"

__________

Roland Zain Abraham.

Ceo, tampan,dan mapan juga seorang Casanova penakluk wanita,dirinya harus menahan hasratnya pada seorang maid yang dianggapnya bukan levelnya.

"Maid itu? haha..tidak dia bukan level ku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30- Kopi Buatanmu

Roland bangkit dan mengejar Anna masuk ke dalam villa.

Anna terus berjalan, tanpa menghiraukan Roland yang memanggilnya.

"Anna?"

"Anna.. kau mengacuhkanku..

"Anna berhenti..

"Anna ku bilang berhenti!"

Anna menghentikan langkahnya, lalu menoleh dan menatap tajam Roland.

"Ada apa denganmu, sejak tadi kau mengacuhkan ku"

Anna memutar matanya malas "Itu perasaan mu saja Tuan"

"Kau fikir aku bodoh, itu jelas sekali"

"Sudahlah Tuan, Aku mengantuk.. Aku pamit untuk tidur" Anna kembali berjalan melanjutkan langkahnya.

"Aku membuat kesalahan?" Anna mengerut "Lalu kenapa Kau marah?"

Lagi Anna menghentikan langkahnya "Aku sama sekali tidak marah Tuan, lagi pula kenapa Kau harus repot mengurusiku.. pergilah bersenang- senang dengan kekasih teman mu itu, ya.." Anna mendengus lalu kembali berjalan menuju kamarnya.

Roland mengeryit dan berfikir "Kekasih temanku?" lalu dia kembali mengejar Anna, dia belum menyerah "Hey.. kau bilang apa?"

Anna menghentakkan kakinya tanpa menghiraukan Roland, kenapa villa ini luas sekali hingga dia belum juga sampai ke dalam kamar.

"Kau bilang kekasih sahabatku, Kau baru saja cemburu" Roland terkekeh, Anna berhenti.

"Aku cemburu, aku tidak punya hak untuk cemburu.. tapi kau sudah melanggar kesepakatan kita, kau membuatku seperti wanita yang diam saja saat kekasihnya pergi dengan wanita lain, Ah salah.. maksud ber cum bu, benar?" Anna menunjuk bibir Roland, lalu kembali meninggalkan Roland.

Roland tertegun sesaat, lalu menyentuh sudut bibirnya lalu melihat noda lipstik di tangannya.

"Sial.. ja lang itu!"

Roland mengejar Anna yang sudah memasuki kamarnya dan membanting pintu.

Roland menghela nafasnya lalu ikut masuk , Rolan melihat Anna yang duduk di sisi ranjang dengan wajah di tekuk.

"Aku tak pergi dengan dia, tapi dia yang mengikutiku.." Anna mendelik kearah Roland, Anna tahu jelas siapa 'dia' yang dimaksud Roland.

"Aku juga tidak menciumnya, dia yang menciumku duluan.."

Anna mengangkat tangannya "Berhenti tuan, aku tidak bertanya tentang dia menciummu, atau kau yang menciumnya, itu buka urusanku.. tapi aku sudah bilang jangan lakukan di depan ku, terserah jika itu di depan teman- temanmu, karena kalian sama saja! tapi jangan samakan aku dengan kalian!"

"Ku bilang aku sudah cukup bodoh dengan menjadikan diriku sebagai taruhan kalian, tapi setidaknya biarkan aku pura-pura tak tahu dengan apa yang kalian lakukan!"

Tunggu! kenapa tiba- tiba Roland merasa bodoh, benar.. untuk apa dia menjelaskan pada Anna jika dia dan Caroline tak punya hubungan, meski nyatanya memang begitu.

Roland pergi ke pantai untuk berjalan-jalan sebentar lalu tiba-tiba Caroline sudah ada di belakangnya dan memeluknya, sontak saja Roland menyingkirkan tangan Caroline dan bergerak menjauh, namun tanpa disangka Caroline meraih kerahnya dan mencium bibirnya dengan menggebu..

Roland mendorong Caroline hingga Carolin tersungkur di pasir "Kau gila! kau sungguh tak punya malu.."

Caroline memberengut "Kau pura- pura tak suka, jelas kau menyukai gerakan ku saat bersamamu, Ayolah Roland aku merindukanmu.."

Roland mendengus "Kau berfikir aku akan menjerat tunangan sahabatku?"

"Aku tidak segila itu, dan lagi pula aku tak pernah mengambil sesuatu yang sudah Aku buang.."

Roland pergi meninggalkan Caroline yang berteriak murka "Berani nya kau padaku!!"

Roland tersadar dari lamunan nya saat melihat Anna melintasinya dengan selimut dan bantal di tangannya "Apa yang kau lakukan?"

"Tidur memang apa?" Anna merebahkan dirinya di sofa dan menenggelamkan dirinya dalam selimut, lalu memejam. Dia tak sudi tidur satu ranjang dengan Roland.

Roland berkedip beberapa kali, "Baiklah ini kesalahanku meski aku juga tak harus menjelaskan padamu, tapi aku tak melakukan itu, lain kali aku tidak akan lengah lagi.."

Roland pergi lalu menutup pintu..

Anna membuka matanya setelah mendengar debuman pintu, lalu dia menghela nafasnya "Menyebalkan.."

.

.

Anna terbangun di tengah malam, dan mendapati dirinya telah berpindah keatas ranjang..

Anna bangun dan melihat sekelilingnya tidak ada Roland, apa Roland yang memindahkannya atau dia berjalan dan pindah sendiri ke ranjang saat tidur. Anna menggeleng "Itu tidak mungkin.."

Jelas- jelas dia tak punya kebiasaan tidur saat berjalan, "Kemana dia?" Anna tak melihat Roland disana, apa dia tidak tidur.

Anna merasakan tenggorokannya kering, namun rupanya air di nakas sudah habis.

Anna meraih teko nya ia akan isi ke dapur, Anna melangkah keluar kamar beberapa lampu sudah dimatikan menyisakan lampu kecil remang-remang di tembok.

Begitu sampai di dapur Anna membuka lemari es dan mengisi teko dengan air, Anna mengeryit saat melihat pintu ke belakang terbuka.

Anna melihat Roland sedang duduk di kursi santai dengan sebatang rokok ditangannya "Sedang apa kau disini?"

Roland menoleh ke arah suara dan melihat Anna, lalu mengeryit "Kau tidak tidur?"

"Aku baru bangun dan pergi untuk mengambil minum"

Roland mengangguk "Mau ku buatkan kopi tuan?" Anna melihat di meja tidak ada minuman, sepertinya Roland baru saja duduk di sana.

"Boleh.." Anna mengangguk lalu kembali ke dapur untuk membuat kopi.

Tak berapa lama Anna kembali dengan kopi di tangannya "Silahkan tuan"

"Hm, terimakasih.."

"Itu sudah tugasku" Anna mendudukan dirinya di sebelah Roland.

"Kau tidak tidur sejak tadi?"

"Aku tidak bisa tidur" Roland kembali menyesap rokoknya.

"Kenapa tidak bisa tidur?"

Roland mengeluh dalam hati, 'Bagaimana bisa tidur, jika sekamar dengan wanita tapi tak bisa di sentuh'

Roland bahkan sekuat tenaga menahan dirinya saat memindahkan Anna dari sofa ke ranjang, apa lagi saat tangan dinginnya menyentuh tengkuk dan paha Anna yang terasa hangat, tadinya Roland kasihan dengan Anna yang tidur di sofa pasti dia akan pegal saat bangun, maka Roland memutuskan untuk berbagi ranjang, Antara kesepakatan dengan Anna yang tak ada sentuhan fisik apalagi intim dan level yang dia buatnya sendiri, dia memilih pergi dari kamar. "Hanya tak bisa tidur saja"

Anna mencebik "Pasti karena kau tidak melakukan olah raga terlebih dulu, bukan?"

"Kenapa tidak melakukannya dengan wanita pengganti itu?"

"Bukankah kau melarangku" Anna tersenyum kecut benar kan apa yang dia katakan, Roland tak bisa berhenti semalam saja tanpa olah raga malamnya.

"Lagi pula aku tidak akan melakukan itu dengan wanita lain selama kita terikat, ada atau tidak ada kau di dekatku, kau tenang saja"

Anna mengangkat alisnya seolah tak percaya "Benarkah?"

"Kau tidak percaya"

"Tentu saja.."

"Terserah!"

Anna menunduk sambil mengulum senyum, kenapa hatinya seperti meletup letup saat Roland berjanji tidak akan melakukannya dengan wanita lain.

"Ini lumayan enak" Roland meminum kopinya perlahan.

"Ya?"

"Kopi buatanmu, sepertinya aku sudah terbiasa dengan racikanmu"

Anna tersenyum, ada rasa bangga dalam dirinya bisa membuat Roland menyukai kopinya, bukankah itu suatu kemajuan.

"Tidurlah, besok kita akan berjalan- jalan keliling pulau"

Anna mengangguk, lalu bangkit.

"Baiklah tuan, aku kembali dulu"

Anna pergi terburu-buru tanpa menyadari ada seringaian kecil di bibir Roland.

.

.

.

Kasih tau kalo ada typo ya🙏

Like..

komen..

vote..

🌹🌹🌹🌹🌹

1
Patrish
waduh....pasti nih..pastiiii
Patrish
hahahahahhaaaaaa.....Caroline...kalian semua.,..salah lawan..🤣🤣🤣🤣
Patrish
dan ada dewa OTHOR yang mengatur nasib setiap tokoh...🤣🤣🤣
Ra~~~~~
kisah don juan semua 🤣
Ra~~~~~
keren ceritanya
Ra~~~~~
bagus ceritanya
Ra~~~~~
Suka banget sm novel yg ini 😍
Yuna¹⁰
banyak juga gaji nya, gas deh annaa
Yuna¹⁰
bener-bener mencari nyoya rumah kalau gitu🤭
Yuna¹⁰
kisah orang tua Calvin?
Erni Fitriana
ssmua letakkan semua disini thorrrr
Erni Fitriana
lanjuttttttt ke kinara
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣kebanyakan celap celup jadi bodoh rolan rambut
Erni Fitriana
klo orang biasa udah keburu nikah itu anaaaa🤣🤣
Erni Fitriana
tanda bahaya nih tuan bele...cepat bil keputusan tyan bule
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣😌😌
Erni Fitriana
nah loh naaaa...make dikasih tau kudu ke polisi
Erni Fitriana
jrengggggggggg
Erni Fitriana
aku anaaaaaaaaa😁😁😁😁😁
Erni Fitriana
😄😄😄😄mom..menantu mu ituuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!