Kyalowng, nama dunia dari sebuah game petualangan online bernama Deep Dive.
Tak disangka ngototnya seorang pemuda tampan ketika harus mempertahankan gelarnya sebagai pemain terbaik pada game tersebut justru mengundang mala petaka. Tanpa diduga dia masuk ke dalam dunia milik Deep Dive.
Siapa yang membawanya ke sana? Bagaimana mungkin di dunia nyata, seseorang bisa masuk ke dalam dunia game? Tidakkah itu hanya mimpi semata?
Entahlah! Author tidak bisa membuat deskripsi dengan baik. Selanjutnya akan author sertakan nomor bab yang ada gelutnya, menghindari bosan terhadap cerita yang tidak jelas. Mohon dimaklumi. Thanks
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BaDiPra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cerita Legenda & Cerita Raja (revisi)
Natura terbangun dari tidurnya dan mendapati tiga orang sedang berbincang-bincang di ruangan redup cahaya itu. Dia duduk bersila dengan wajah yang masih terlihat kantuk.
"Silahkan dinikmati." Samar-samar Natura mulai mengamati jika suara lembut laki-laki adalah si ahli buff Abara.
"Na-natura, kau telah bangun?" Suara gadis terdengar dari mulut orang yang belum pernah berbicara dengan Natura. Dia adalah Enenga yang berbicara sambil memperlihatkan senyuman indahnya.
"Enenga, suaramu telah pulih kembali?" tanya Natura.
"Em," jawab Enenga sambil tersenyum. "Aku telah terbebas dari pengurangan level akibat jamur beracun. Namun levelku masih sulit untuk naik padahal aku sudah membayar cukup mahal untuk hal itu. Sisa kutukan jamur itu belum sepenuhnya hilang," terang Enenga.
"Lalu, apa yang akan kau lakukan selanjutnya? Pulang, ataukah kau ingin menghapus kutukan itu sampai tak tersisa?"
"Tentu kami akan berpetualang lagi guna menghilangkan kutukan pada tubuh Enenga," sahut nenek Alia.
"Saudari Enenga membutuhkan potion khusus yang terbuat dari salah satu tanaman suci di hutan Lergia. Dahlia Arahungu adalah nama tanaman suci itu. Hutan Lergia sendiri berada cukup jauh dari sini. Hutan yang cukup misterius disebabkan banyaknya monster tumbuhan menjengkelkan dan sangat dihindari oleh petualang," terang Abara.
"Enenga, berapa level-mu saat ini?" tanya Natura.
"Delapan puluh satu."
"Mengapa kau yang baru berumur sama sepertiku sudah ber-level setinggi itu? Bahkan orang-orang di desa yang pertama aku singgahi tak berani berurusan dengan perampok ber-level empat puluhan," tanggap Natura.
"Nenek Alia adalah guruku yang terbaik. Nenek dari dulu selalu mendampingiku dalam berburu monster tingkat rendah."
"Apakah kau membunuh monster lemah dibantu oleh nenek Alia, namun nenek Alia tak menjadi satu tim denganmu?" tanya Natura.
"Be-begitulah."
"Nek, apakah hal itu sering terjadi di dunia ini?" tanya Natura sambil menatap nenek Alia.
"Trik seperti itu biasanya digunakan oleh para bangsawan. Mereka meningkatkan level petualang keturunan mereka dengan cara demikian supaya tak diejek oleh orang lain." jawab nenek Alia.
"Itu artinya akan banyak orang umuran dua puluh sampai tiga puluh tahun yang levelnya lebih dari lima puluhan?"
"Ya ... Apa kau memiliki masalah dengan hal itu?"
"Level-ku terkunci permanen. Dari ritual buff itu, aku hanya bisa meningkatkan status karakter dan beberapa keahlian dasar. Selain aku tak dapat mengorbankan levelku untuk mengambil hadiah penuh dari jasad atau makam orang. Aku juga tak dapat memakai item sempurna." terang Natura.
"Jadi saudara Natura selama ini tak pernah memakai item sempurna?" sahut Abara yang mulai tak tahan untuk bertanya.
"Begitulah. Aku hanya memakai item yang dapat memunculkan shield pelindung darah dan item revive. Andai saja level-ku berada di angka satu. Itu sudah cukup sebab aku dapat memakai item sempurna."
"Aku baru tahu perbedaan itu. Aku belum pernah dengar ada pemula yang kesulitan melewati level satu. Bahkan hanya berlatih tanding saja bagi orang yang telah terdaftar sebagai petualang, maka mereka akan naik ke level satu." terang Abara.
"Hah? Semudah itu? Lalu, bagaimana caranya supaya aku terdaftar sebagai petualang? Sungguh aku akan mencobanya. Mungkin dengan cara itu aku akan naik menjadi level satu."
"Kekonyolanmu mulai kambuh lagi. Bukankah kemarin kau telah terdaftar sebagai petualang? Seharusnya level-mu akan langsung meningkat sangat tinggi ketika berhasil membuat identitas. Nyatanya kau masih ber-level nol. Itu membuktikan bahwa System telah mengutukmu. Aku belum pernah dengar ada orang yang dapat meloloskan diri dari kutukan System." terang nenek Alia.
"Nek, apakah Super System berjuluk The Power dapat membantuku menyelesaikan masalah ini?"
Ketiga lawan bicaranya tersenyum canggung akan pertanyaan itu.
"Belum pernah ada orang yang mengetahui sosok berjuluk The Power itu. Dulu ada kisah, suatu desa pernah dibantai oleh pencabut nyawa itu sebab melakukan eksperimen yang berbahaya. Dia juga adalah sosok pembantai monster-monster yang menggunakan celah System. Selain itu, orang yang meninggal akibat monster-monster itu dapat dia hidupkan kembali. Sungguh kami tak tahu dia di pihak baik atau buruk," terang nenek Alia.
"Nek, aku mulai penasaran apakah di dunia ini memiliki cerita legenda tentang petualang dari dunia lain?" tanya Natura.
"A-ada. Ada banyak sekali legenda di dunia ini. Salah satu yang sangat terkenal adalah cerita tentang kemunculan kembali mereka ke dunia ini," sela Abara.
"Memangnya, apa yang membuat mereka tak kembali lagi ke sini?" tanya Natura yang terlihat sangat penasaran.
"Tiada yang tahu cerita itu berawal dari mana. Yang jelas, Raja Highend Beast dahulu selalu mengajak duel siapa saja yang memakai item legendaris. Raja menganggap mereka adalah para petualang pecundang yang menghancurkan tatanan peringkat petualang.
Tiba-tiba saja raja menghilang cukup lama. Para petualang dari dunia lain setelah kejadian itu terbagi menjadi dua kubu. Mereka menambahkan kata BIS pada nama depan mereka, sebagai simbol perlawanan terhadap System yang telah menggadaikan ideologi demi harta. Tidak ada manusia dari dunia ini yang tahu arti perjuangan kelompok BIS.
Kabarnya, raja kembali ke dunia asalnya, dan di sana beliau mengalami kejadian buruk.
Para petualang dunia lain yang masih ada di dunia ini pun menjadi saling berperang. TOPUPDONG dan MINSKIN, itu adalah kata yang sering menjadi pemicu kemarahan kelompok BIS. Sedangkan PETUWINPRET dan MINSKILL, adalah kata yang menyulut amarah para petualang pengguna item legendaris.
Namun entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja semua petualang dari dunia lain hilang dari dunia ini.
Kehadiran raja seorang diri dengan pribadi lain membuat semua orang terheran-heran. Mungkin beliau tidak tahu jika dunia ini menjadi kacau ketika beliau menghilang.
Raja kehilangan ingatan tentang dunia tempat kelahirannya. Hanya nama sahabat dan kekasih yang masih beliau ingat ... " ungkap Abara.
"Siapakah raja itu? Apakah dia adalah manusia dari bumi, sama sepertiku? Raja It Can Be? Aku harus mengetahui seberapa kuat dirinya," batin Natura dengan wajah memperlihatkan keingintahuan.
"Ngomong-ngomong, apakah saudara Natura berminat mencari item dasar dari dragon atau monster legendaris? Item itu tercipta dari aura perang dua kubu petualang dunia lain yang baru saja aku ceritakan. Item-item itu setara item sempurna dan dapat dipakai oleh siapa saja. Walau memiliki kemampuan khusus yang lebih baik daripada item sempurna, namun entah mengapa item itu tidak dapat dijual dengan harga tinggi," terang Abara.
"Mohon beritahu aku tentang item-item itu. Sungguh aku ingin memilikinya," pinta Natura dengan tatapan penuh ambisi.
"Baiklah, namun hari tinggal setengahnya. Aku mengundang kalian bertiga untuk makan siang bersamaku. Kita akan mengadakan pesta kecil untuk diri kita masing-masing atas kemenangan hari ini," ungap Abara sambil tersenyum.
"Mohon maaf atas kelancanganku. Sungguh aku telah menghambat pekerjaan ahli buff Abara."
"Apa yang kau bicarakan? Semenjak rombonganmu datang ke sini. Aku tak berminat bekerja lagi hari ini. Sungguh aku ingin tahu lebih jauh tentang seorang remaja yang memiliki lencana verifikasi berwarna merah." ucap Abara sambil tersenyum.
"Baiklah, kami akan hadiri undangan makan siang ini." jawab nenek Alia.
***
Rombongan Natura menikmati hidangan lezat yang di sajikan oleh Abara. Selain makanan yang lezat, rupanya di samping ruang makan terdapat kolam ikan lagi. Hal itu membuat suasana menjadi sangat nyaman.
Mereka berbincang-bincang layaknya telah lama akrab. Abara pun terlihat menikmati perbincangan yang menyangkut keahlian Natura dalam mengidentifikasi serangan dari monster atau dragon yang jarang diketahui oleh orang lain.
Tentu Abara juga menghadirkan informasi baru untuk Natura mengenai item sempurna yang dapat dipakai oleh siapa saja tanpa terkecuali.
"Yosh ... Sekarang aku memiliki kesempatan lebih besar untuk menggapai cita-citaku. Aku akan mendapatkan item sempurna spesial itu. Tidak peduli walau Dragon Sunguungu atau monster legendaris lainnya yang menjadi targetku. Aku harus tetap mendapatkannya." tegas Natura dengan wajah penuh semangat.
Nenek Alia, Enenga dan Abara bertepuk tangan untuk memberi semangat kepada Natura.
.
.
BERSABUNG.... AYAM ... AYam ... Ayam ... ayam ......
Dan semoga novel2 tentang olahraga ranjang yg ikut nimbrung di genre ini bisa terpindah semuanya ☺
rya anda bagus👍
trus kata notifikesong nya lumayan mengganggu 🤭
di tambah setiap kata dari karakter MCnya yang pintar main game tapi tolol saat di dalam game gak masuk akal.. 👎