Mencintai wanita yang juga dicintai oleh sahabatnya, membuat Rio lebih memilih mundur dan mengubur perasaannya dalam-dalam.
Melihat wanita yang dicintainya bahagia dia pun ikut bahagia. Bahkan segala usaha dia lakukan agar sang wanita bahagia. Semua usahanya untuk membahagiakan dilakukan tanpa ada yang tahu. Cukup dirinya dan Tuhan saja yang tahu. Tanpa sedikitpun ingin memiliki sang pujaan hati. Dia memilih mundur asalkan sahabat dan pujaan hatinya bahagia.
Setelah memastikan wanita pujaan hatinya bahagia, Rio pun memilih untuk mengabdikan hidupnya pada sang bunda. Setelah beberapa bulan tinggal bersama bunda, Rio hendak Dijodohkan dengan adik sahabatnya.
Apakah Rio menerima perjodohan itu nantinya ataukah memilih wanita lain? Yuk kawal Rio mencari dan menggapai cinta sejatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SR 32
Cecil yang kebetulan ingin mendatangi Rio untuk belajar teknologi informasi pun menghentikan langkahnya. Tampak olehnya Rio dan Theaa sedang makan siang bersama. Keduanya tampak akrab sekali. Bahkan saling meletakkan lauk di kotak bekal masing-masing.
"*Kenapa rasanya sesakit ini melihat mereka berdua dekat? Apakah aku mulai jatuh cinta padanya?"
Hhh...
"Tidak! Aku tidak boleh jatuh cinta dulu! Aku harus menyelesaikan pendidikanku baru menjalin hubungan dengan lawan jenis. Aku tidak ingin membuat Mama dan Papa kecewa. Aku harus membuat mereka bangga memiliki anak perempuan seperti aku, nanti*!"
Cecil pun mengurungkan niatnya untuk menemui Rio. Namun, sepertinya nasib baik tidak memihak padanya. Tiba-tiba saja Dolly, sang kakak memergoki dirinya memandang ke ruangan Rio tanpa bergerak sedikit pun.
"Lo ngapain masih di sini? Lo gak akan bisa dapat ilmu kalau Lo cuma berdiri bengong di sini! Cinta dan ilmu itu harus dikejar biar didapat. Kalau Lo cuma memandanginya, dia tak akan tahu!" tegur Dolly kesal.
Dia sudah berulang kali berusaha mendekatkan adik bungsunya itu pada Rio. Akan tetapi, sepertinya Cecil masih belum memikirkan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis.
"Ehh, Abang! Bikin kaget aja. Ngapain Abang ke sini?" sahut Cecil tak kalah judesnya dari sang kakak.
"Abang mau lihat cara belajarmu di ruangan Rio. Belajar membuat program atau belajar membuat anak!" celetuk Dolly tanpa disaring.
"Abang ini lucu! Memang Cecil itu Kak Tiara, di DP dulu baru dinikahi?" sahut Cecil tidak mau kalah.
"Ehh, Bocah!" teriak Dolly tanpa sadar sehingga mengganggu dua orang manusia yang sedang menikmati makan siang sembari membicarakan pekerjaan mereka.
Rio dan Theaa secara bersamaan menatap ke arah kakak adik yang sedang ribut. Mereka berdua benar-benar terkejut mendengar teriakan Dolly.
"Baiklah, T! Besok atau nanti sambung lagi, sepertinya big bos kita sedang marah," ucap Rio pada karyawan inventori.
Tanpa menjawab ucapan Rio, Theaa langsung membereskan meja. Semua kotak bekal miliknya dia susun kembali, sedang kotak bekal milik Rio dia letakkan di sudut meja. Theaa segera meninggalkan ruangan Rio begitu selesai membereskan meja kerja Rio yang digunakan untuk makan tadi.
"Mau kemana kamu? Main selonong aja!" teriak Dolly pada Theaa.
"Kembali ke meja saya, Pak. Kami baru selesai makan, jadi saya ingin menyimpan kembali kotak bekal saya," jawab Theaa dengan tenang karena tidak merasa memiliki salah.
"Kamu makan nggak mau ajak-ajak saya, pelit kali jadi orang!" cibir Dolly sedangkan Cecil menjebikkan bibirnya mendengar kata-kata sang kakak.
"Bukankah selama ini Bapak tidak mau? Saya sudah sering lho, menawari Bapak makanan. Tetapi Bapak selalu menolak, katanya nggak kenyang makan bekal yang saya bawa," beber Theaa panjang lebar semakin membuat Dolly terpojokkan. Niat hati ingin memojokkan sang karyawan malah berbalik menyerang dirinya.
"Halah, itu cuma basa-basi saja! Kamu saja yang tidak mengerti."
"Ngapain pakai basa-basi, Pak? Keburu basi tahu!" ledek Theaa sembari melangkahkan kakinya menuju ruang kubikelnya.
Dolly yang melihat tingkah Theaa yang cuek dan ceplas-ceplos, hanya bisa menggelengkan kepalanya. Walaupun Theaa sedikit bar-bar di kantor itu, kinerja dia paling bagus diantara karyawan administrasi lainnya.
"Hei, Rio! Sudah kelar programnya? Kalau belum ajari dulu si Manja ini cara membuat program!" teriak Dolly seraya menarik lengan adiknya, kemudian menarik sang adik ke ruangan Rio.
Rio yang dipanggil pun menoleh, menatap abang adik yang seperti anjeng dan kooceng itu
"Belum kelar, masih beberapa langkah lagi. Ada apa?"
"Lo ajari si Cecil membuat program yang dipakai di perusahaan ini!"
*
*
*
Maaf diriku baru bisa up 🙏
Hari Sabtu Minggu sibuk mencari segala kebutuhan anak yang sedang menjalani pendidikan di pondok pesantren. Selain itu, setiap Senin wirid Yasin. Jadi baru sempat malam ini 🙏🙏
Sekali lagi maaf dan terima kasih masih setia menanti kisah selanjutnya 🥰🥰😘😘
DAN ANGKAT TOPI JUGA BUAT DEVAN...
DI CERITA INI DN DI CERITA MNGGAPAI MIMPI, GK NYALAHIN KLUARGA SURYA, BAIK PAK EDWARD, FRANS, ATAU PUN RAHMA, JUSTRU KSALAHAN DI LO YG TDK BRANI MMPERJUANGKN HATI LO, LO TERLALU PNGECUT DGN ALASAN PERSAHABTN & UTANG BUDI, PADAHAL LO DULUAN YG KNAL RAHMA, DN LO YG TOLONG RAHMA DARI GANGGUAN PREMAN, LO YG MMUPUK PRASAAN CINTA, ORG LAIN YG MMANEN..