Seorang prajurit sudah selayaknya setia dan tegas dalam setiap tindakan, lalu bagaimana jika seorang prajurit muda memiliki dua pacar sekaligus? Dan tak bisa melepaskan salah satu pacarnya karena sumpah yang tak mungkin dilanggar? baca selengkapnya hanya di noveltoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 32
19.13 WIB , RESTORAN KOTA B
di antara hiruk pikuk kehidupan kota dan kesibukannya untuk bekerja Siwi mendapatkan ajakan dari Dwi untuk makan malam . Paham tak mungkin memaksakan pulang ke kota A demi menepatinya Siwi menolak .
tetapi keinginan Dwi terlalu besar , akhirnya mereka sepakat untuk makan malam bersama di sebuah restoran kota B . Itu adalah titik tengah yang bisa mereka lakukan demi bertemu .
Siwi tak biasanya telat , namun kali ini dia tak bisa tepat waktu karena terjebak di kemacetan yang merayap .
Tiga belas menit , mungkin bagi kebanyakan orang adalah hal lumrah saat datang terlambat . Namun bagi Siwi tiga belas menit ataupun satu jam nilainya sama yaitu tidak disiplin .
"Hui ! maaf ya aku telat banget ." Melirik waktu di ponselnya ,
"tidak ! Kamu tidak telat lagian cuma tiga belas menit ." Sahut Dwi yang terbiasa dengan keterlambatan . Dari raut wajah Siwi terlihat dia sangat kecewa dan kesal .
"Ya udah lupakan ! Ngomong-ngomong kamu udah pesan ?" Siwi memindah topik pembicaraan . Dwi menggeleng lalu melihat ke arah pelayanan sambil melambaikan tangannya .
Siwi melihat seseorang yang dia kenal di salah satu meja , Siwi memicingkan matanya dan mulai meraba ingatan siapa perempuan tersebut . Dari arah belakang agak susah untuknya menebaknya .
Seorang pelayan kemudian mendekat membawa menu namun Siwi tetap fokus pada perempuan itu ,
"Hey !! Kamu liatain apa sih , ini kamu mau pesan apa ?" tegur Dwi sambil mencubit Siwi .
"Aduh !! Sakit....,samain aja sama kamu ." Setelah menjawab Siwi kembali menatap perempuan itu lagi .
"Dari belakang kayak pernah bertemu..,tas itu juga familier sekali." Batin Siwi ,
Rasa penasarannya berakhir saat perempuan itu menerima pesanannya , terlihat wajah Salma dengan jelas . Reflek Siwi yang mengetahui itu Salma langsung memanggilnya . "Salma...!"
Note : guys ayo dukung author dengan like kalian gratis kok gak bayar...
Dwi yang sedang asyik dengan ponselnya mengeling kesana kemari mencari siapa teman Siwi bicara . "Kamu bicara sama siapa ?" tanya Dwi tak melihat ada orang yang merespon Siwi .
"Oh...tidak ! Aku liat temen aku jadi refleks manggil namanya ." Balas Siwi ,
"Mana orangnya ?"
"Itu baju abu-abu yang duduk sendirian." Siwi menunjuk posisi Salma yang sedang menyantap makanannya .
"Kayaknya kamu punya banyak temen yah , bisa kamu kenalin sama aku ?" Pinta Dwi yang langsung dialkukan Siwi . Siwi menuju meja Salma dan entah bicara apa dengannya hingga mau bertemu dengan Dwi .
Perkenalan mereka tak terasa sulit karena sosok Salma yang supel mudah bergaul dan Dwi yang sangat tertarik dengan Salma .
Sebelum bertemu Siwi , Dwi tak memiliki banyak teman namun setelah kenal dengannya seorang Siwi sudah bisa mewakili belasan teman . Ditambah lagi Salma yang akan meramaikan kebahagiaan Dwi .
Dua wanita muda di depannya dengan mudah membuat Dwi tertawa , lebih terbuka , dan berbagi cerita . Memang tujuan dia bertemu Siwi adalah membuatnya kembali bahagia dan itu berhasil .
Waktu berlalu begitu cepat tak terasa adicandra telah bulat pepat di bumantara , Rian telah sampai 'tuk menjemputnya .
Langkah kaki Rian yang begitu gagah terhenti lima belas meter sebelum meja pacarnya , bukan suatu hal yang kebetulan dia bertemu Salma di sana .
Rian mundur perlahan dan membalikkan badannya sebelum Dwi ataupun Siwi melihatnya telah datang . Berdebar-debar dan penuh kekhawatiran , tak apa dia bertemu Salma dimanapun tetapi jika Siwi yang bertemu itu bahaya .
"Bahaya ! Bagaimana Salma bisa bertemu Siwi , ini akan menjadi bahaya besar ." Ucap Rian dari balik pintu restoran . "Jika aku kesana masalah ini akan semakin rumit !"
Duh ! gimana nih Salma bertemu Siwi dan Rian sudah melihatnya..., apakah akan jadi makin rumit ? tunggu lanjutannya yah...
Note : ayo buruan kasih like buat author mumpung gratis , lanjut kasih pengalaman membaca kalian di kolom komentar , jika berkenan silakan beri vote sebanyak-banyaknya , dan rate 5
happy ending donk
huffffft
smg buruan ketemu jodohnya
dah runyam ne mslh Lo
kabuuuuuur
gw jg mo bantu lo
jgn buka malu Bagas donk sayang!!!!!!
biarlah dicintai dr pd mencintai
biar Salma gak di PHP in
Seringkali bikin resah. Gundah tak berakhir.
Dan ketika semua pada titik akhir dari kerinduan.....namun....
Benar, perempuan tak mungkin menghubungi duluan. Rasanya tabu
saling dukung yuuu dengan novel terbaru ku "Love Winter"
Terimakasih