NovelToon NovelToon
Playboy Insaf

Playboy Insaf

Status: tamat
Genre:Playboy
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: winda siregar

Kisah tiga orang pria playboy bernama Riko, Aril dan Romi yang bersahabat dengan dua pria lainnya yang bernama Refan dan Bagus.

Tiga playboy ini iri melihat kehidupan dua sahabat mereka lainnya yang sudah berumah tangga hidup dengan bahagia bersama keluarga mereka.

Hal ini membuat mereka juga ingin bahagia seperti sahabat mereka lainnya. Tetapi kedua sahabatnya menyuruh dan mendukung mereka untuk berhenti menjadi seorang playboy dan membantu mereka mendapatkan pendamping hidup yang mereka sebut bidadari surga.

Ternyata untuk menjadi pria yang baik sangat sulit, mereka menjalani berbagai cobaan untuk mendapatkan bidadari surga mereka. Mungkin itu hukuman atas perbuatan mereka selama ini.

Akankah mereka berhasil insaf menjadi seorang playboy dan mendapatkan bidadari surga mereka atau mereka akan kembali pada hobby lama mereka sebagai seorang playboy?

Silahkan ikuti kisah selanjutnya. Tapi sebelum membaca silahkan pilih menu favorit dan jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya ya untuk mendukung novel ini.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tigapuluh Dua

Bagai petir di siang hari, Riko benar - benar tidak menyangka akan mendapat sambutan seperti ini dari orang tua Dini. Seketika wajah Riko berubah pucat dan tubuhnya berkeringat.

Baru kali ini dia menerima penolakan orang tua dari wanita yang akan dia dekati. Selama ini usahanya mendekati setiap wanita selalu lancar dan tidak ada halangan apapun. Bahkan ada beberapa orang tua yang menyodorkan secara langsung putri mereka kepada Riko.

Karena Riko adalah pria yang mapan, sukses, kaya dan tampan. Tidak ada celah kekurangan Riko yang mereka lihat. Mereka malah berharap Riko mau menikahi putri mereka.

Tapi kali ini Riko benar - benar tidak bisa berkutik karena alasan Papanya Dini sangat mengena sekali. Riko tidak bisa membela diri karena apa yang dikatakan Papanya Dini adalah benar.

Baginya Dini bukanlah yang pertama. Dini adalah wanita yang kesekian dalam hidupnya. Bahkan dia sendiri tidak bisa menghitung Dini wanita keberapa yang pernah dia dekati.

Dini bukanlah wanita pertama yang akan dia sentuh setelah menikah. Sebelum menikah sudah banyak wanita yang telah dia sentuh. Walau berdasarkan rasa suka sama suka.

Riko tidak bisa membela diri di hadapan Papa Dini kalau selama ini dia selalu bermain aman dan dia bisa membuktikan kalau dirinya sangat sehat. Karena bukan itu faktor utama alasan Papa Dini menolaknya.

Baru kali ini Riko merasa menyesali apa yang telah dia lakukan selama ini. Selama ini malah dia bangga dengan julukan playboy yang dia sandang bertahun - tahun.

"Maafkan suami saya Nak Riko. Dia berkata seperti itu karena suami saya paling dekat dengan Dini. Bisa di bilang Dini adalah putri kesayangannya. Dia putri bungsu kami di rumah ini. Dia adalah anak yang manja karena itu suami saya mempunyai kriteria tersendiri untuk calon suaminya Dini kelak. Ibu harap Nak Riko tidak tersinggung dan mau menerima alasan suami saya menolak niat baik Nak Riko. Ibu akui nak Riko adalah pria yang bertanggungjawab tapi ucapan suami saya adalah perintah bagi saya. Kalau dia berkata tidak, saya tidak bisa melawannya. Saya hanya bisa berharap semoga Nak Riko mendapatkan wanita yang lebih baik dari putri saya Dini. Wanita yang bisa menerima apa adanya keadaan Nak Riko, masa lalu Nak Riko dan semua kekurangan Nak Riko. Ibu harap Nak Riko bisa mengerti alasan kami melakukan semua ini. Sekali lagi atas nama suami saya, saya meminta maaf" sambut Mama Dini.

Riko menundukkan kepalanya. Ada perasaan takut tapi lebih besarnya adalah perasaan malu. Malu kepada Papa dan Mama Dini karena dosa - dosa masa lalunya.

"Saya mengerti Bu apa yang Bapak dan Ibu pikirkan tentang saya. Tapi apakah saya tidak bisa mendapatkan sebuah kesempatan?" tanya Riko. Dia masih ingin berusaha untuk memperjuangkan cintanya kepada Dini.

Yah.. Riko sudah jatuh hati pada pandangan pertama kepada Dini. Sejak pertama melihatnya entah mengapa Riko merasakan debaran jantung yang tak biasa. Di awal pertemuan dia mengira Dini sudah menikah karena sedang bersama dengan seorang anak tetapi ketika mengetahui kalau Dini masih single bunga cinta di hati Riko mulai bermekaran.

Tapi saat ini bunga itu dalam sesaat di rampas dan dipaksa sehingga kelopak bunga cintanya satu persatu berguguran. Begitu juga harapan Riko untuk menjadi suami Dini dalam sesaat hancur begitu saja karena tidak mendapatkan restu dari orang tua Dini.

"Maaf Nak Riko, suami saya berpendirian sangat keras. Sekali dia memutuskan sesuatu sangat sulit bahkan tidak akan pernah berubah pendirian. Saya tidak bisa membantu Nak Riko untuk mendapatkan restu dari suami saya" jawab Mama Dini.

Harapan Riko yang sempat kembali dia susun kini harus kandas kembali begitu mendengar jawaban Mama Dini. Saat ini sangat berat masalah yang sedang Riko hadapi.

Di saat dia memang benar - benar ingin serius menikah tanpa dia duga sebelumnya dia akan mendapatkan halangan seperti ini. Seketika rasa percaya dirinya yang selama ini sangat tinggi tidak berarti apa - apa di hadapan Papa dan Mamanya Dini.

"Ba.. baiklah Bu saya akan berusaha mengerti walau jujur hal ini sangat berat karena saya sangat berharap Bapak dan Ibu bisa menerima saya. Tapi kalau memang saya tidak mempunyai celah sedikitpun untuk mendekati dan menjalin hubungan serius dengan Dini apa boleh buat. Mungkin saya memang tidak berjodoh dengan Dini. Maaf Bu kalau selama berada di sini ada tindakan dan kata - kata saya yang salah dan menyinggung perasaan Bapak dan Ibu" ujar Riko tulus.

"Tidak ada Nak Riko, malah mungkin kata - kata suami saya dan saya yang menyakiti hati kamu" balas Mama Dini.

"Kalau begitu saya pamit pulang ya Bu" ujar Riko.

"Lho belum sempat minum, Dini nya mana ini kok lama banget buat minumnya" sambut Mama Dini.

Dini ternyata mendengar semua pembicaraan Riko dengan Papa dan Mamanya. Sungguh Dini tidak menyangka kalau kedua orang tuanya akan berpikiran seperti itu.

Dini merasa sangat malu untuk bertemu dengan Riko ditambah lagi hatinya juga merasa sangat sedih atas penolakan kedua orang tuanya terhadap Riko.

Tak bisa Dini pungkiri hatinya sudah mulai bergetar setiap menyebut nama Riko. Dia mulai merasa nyaman berada di dekat Riko dan perlahan - lahan mulai bisa menerima Riko apa adanya.

Sejatinya setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Justru Riko yang mengakui kesalahannya dengan sangat berani adalah pria yang sangat gentleman. Dini sangat memuji sikap Riko tersebut.

Air mata Dini menetes tanpa dia sadari karena sedih cintanya harus layu sebelum berkembang.

"Diiiin... Dini.. Nak Riko mau pulang ini" panggil Mama Dini.

Dini terburu - buru berjalan dari belakang tanpa membawa minuman dari tangannya. Dini segera menghapus air matanya yang tadi sempat menetes di pipinya.

Seketika Riko melirik wajah Dini sepertinya Dini baru saja menangis. Apakah Dini juga mendengar pembicaraan Riko dengan orang tuanya?

"Minumnya belum siap Mas" ucap Dini.

"Gak usah Din, saya mau pamit pulang. Maaf gak bisa lama - lama" jawab Riko.

"Bu saya pulang ya. Assalamu'alaikum" Riko menunduk hormat ke arah Mama Dini kemudian Riko berputar dan berjalan keluar dari rumah Dini.

Dini menyusul Riko dari belakang, sebelum Riko meninggalkan rumah Dini dan berjalan menuju mobilnya Dini menahannya sebentar.

"Mas.. maafkan semua ucapan Papa dan Mamaku yang mmm... mungkin menyinggung perasaan Mas. Dan maaf Mas aku tidak bisa melawan keputusan mereka" Dini tertuntuk, wajahnya terlihat sangat sedih dan tanpa sadar air matanya menetes di kedua pipinya.

"Ha.. aaah tidak apa - apa Din. Mas mengerti kok. Mas minta maaf ya kalau Mas ada salah pada Dini. Mas pamit pulang. Assalamualaikum" ucap Riko dan dia langsung meninggalkan Dini dan naik ke dalam mobilnya.

Sesampainya di dalam mobil Riko langsung menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan rumah Dini dengan perasaan yang sangat kacau.

Di tempat yang sepi, Riko menepikan mobilnya dan menghentikannya. Riko memukul stir untuk melepaskan perasaannya yang mengganjal di dadanya. Riko menangis... baru kali ini dia menangis karena seorang wanita. Selama ini wanita yang banyak dia buat menangis.

Dadanya sangat sakit dan belum bisa menerima semua ini dengan ikhlas.

Dini... Ya Allah seberat inikah cobaan untukku bertobat di jalanMU, ucap Riko.

.

.

BERSAMBUNG

1
ep_mygTHV
sambel petee🤣
ep_mygTHV
td gua pikir jodoh rihana yoga , trnyataa ohh trnyataaa bobauu si bayu nii jodoh rihana😂
ep_mygTHV
arillll titisann lu bangettttt 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
klo cwe rini yaa 🤣
ep_mygTHV
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
hamillll ini mahhhhhh😍😍
ep_mygTHV
denger kata "saat saat terakhir hidup nya" bulu kuduk merinding.... 😥
ep_mygTHV
wah kek nya udh mulai terungkap ini.. serruuhhhh ,,,
ep_mygTHV
klo riko sm hana tes d hari yg sama kok aneh hana hasilnya dh kluar , tp riko blm kluar , scr d novel ini kan riko ceo lbh bnyk duit dan bsa ngelakuin apa ajah...
gua rasa hana cm mo anaknya d urus riko dh makanya nitip anak nya 2hr gua rasa gak bakalan balik2 lg...
ep_mygTHV
wkwkwkwk ngakakkkk🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwek emg lo gatau diri ril 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
ini bukan aril dahh fix 🤣🤣🤣🤣🤣 kesambet setan pulau cinta🤣😂
ep_mygTHV
iya bgt lg.. pas hamil klo mau ini yaa harus... gabsa nahan , berat bgt klo nahan ngidam 🤣
ep_mygTHV
wkwkkwkk 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
demi yaa demii gua merinding asli 🤣🤣
ep_mygTHV
berasa aril jd pelakor 🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkwk ga hrs muak jugaaaa din 🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
wkwkkwk pertanyaan nya bkin ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
parahh thorr.... ngakak gila asli 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ep_mygTHV
jujurr dok , lu ngerasa lucu/geli??? 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!