Yan Lan seorang anak raja dari salah satu kerajaan di benua bintang. Orang tuanya terbunuh oleh para pemberontak yang ingin melengserkan kepemimpinan ayahnya.
Kemudian dia bertemu dengan kakek Wu Kong dan mengangkatnya menjadi murid. Dia bertekad menjadi kuat untuk membalaskan kematian orang tuanya.
"Aku Yan Lan, barang siapa yang menghalangi jalanku, menghalangi tujuanku, bahkan berani menyinggungku. Meskipun dia adalah dewa, hanya ada satu kata untuknya, MATI".
Bagaimana perjalanan Yan Lan? Apakah dia mampu membalaskan dendamnya? Apakah dia mampu mengembalikan kejayaan klan Yan dan membuatnya menjadi penguasa lagi?
Ikuti terus kisahnya "SANG KAISAR"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yan26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 32. Yuhhuuu
"Aku mohon tuan muda, tolong obati ayah ku. Apapun syaratnya aku akan melakukannya meskipun tuan meminta tubuh ku" ucap Yu Ning berlutut di hadapan Yan Lan sambil mengeluarkan air mata bahagia. Dia sangat senang ketika Yan Lan mengatakan bisa menyembuhkan ayahnya.
"Hei hei hei, apa maksudnya memberikan tubuhnya. Apakah aku terlihat sangat mesum atau dia sengaja menyerahkan tubuhnya agar bisa menjadi suami laki-laki tampan seperti ku. Huhh jika suka bilang saja, jangan memakai alasan kesembuhan ayah mu sebagai jalan untuk mendapatkan ku" batin Yan Lan dalam hati sambil mengernyitkan alisnya.
"Aku belum selesai berbicara. Apakah menurut mu aku laki-laki hina yang sangat menginginkan tubuh mu. Jika berbicara pikir pakai otak mu dulu" ucap Yan Lan dengan menaikkan sedikit nadanya.
"Dan kamu juga angan terlalu mudah berkata untuk menyerahkan tubuh mu. Sebagai seorang wanita kamu harus menjunjung tinggi harga diri mu. Percuma ayah mu sembuh tapi kamu menderita, ayah mu juga tidak akan senang kamu berkorban untuknya" ucap Yan Lan menasehati Yu Ning.
"Aku juga tidak membutuhkan tubuh mu. Aku hanya meminta semua warga Desa Angin untuk setia kepada ku dan mereka sudah menyetujuinya" ucap Yan Lan tegas.
Yu Ning hanya terdiam sambil menunduk malu.
"Sekarang semuanya keluar, aku akan mencoba mengobati Yu Chun. Dan kamu juga Yu Ning jangan dibiasakan memotong pembicaraan orang" kata Yan Lan menatap tajam ke arah Yu Ning.
"Maafkan aku tuan muda" ucap Yu Ning merasa bersalah.
Mereka semua kemudian keluar membiarkan Yan Lan sendirian
Setelah semua orang keluar, Yan Lan memeriksa tubuh Yu Chun.
"Ternyata racunnya sudah menyebar ke seluruh tubuhnya dan suhu tubuhnya juga sangat panas" gumam Yan Lan.
Yan Lan kemudian memasukkan sebutir pil ke mulut Yu Chun dan membantunya menyerap pil tersebut.
Tidak lama kemudian Yu Chun terbatuk dan memuntahkan darah berwarna hitam yang cukup banyak. Dari tubuhnya juga Yu Chun mengeluarkan cairan hitam yang merupakan kotoran dengan bau busuk.
Itulah salah satu kelebihan pil dengan kualitas sempurna yang Yan Lan buat. Selain mengeluarkan racun, pilnya juga dapat membersihkan kotoran-kotoran yang mengendap dalam tubuh.
Perlahan-lahan kondisi tubuh Yu Chun membaik, tubuhnya juga yang sebelumnya berwarna hitam perlahan berubah kembali cerah. Suhu tubuhnya juga kembali dingin tidak sepanas sebelumnya.
"Huhhh meskipun racunnya tidak terlalu berbahaya tapi karena racunnya sudah terlalu lama menyebar membuat ku sangat kewalahan untuk mengeluarkannya. Untung saja energi qi ku lebih besar dari kultivator yang tingkatannya sama dengan ku. Pantas saja selama ini tidak ada yang bisa menyembuhkannya" gumam Yan Lan penuh keringat.
Yan Lan lalu keluar dari kamar Yu Chun.
"Tuan muda bagaimana keadaan ayah ku?" tanya Yu Ning menyambut Yan Lan yang baru saja keluar dengan pertanyaan.
"Racunnya sudah aku keluarkan. Sebentar lagi ayah mu akan sadar" ucap Yan Lan menjelaskan situasi Yu Chun.
"Terima kasih tuan muda, terima kasih" kata Yu Ning sambil membenturkan kepalanya ke lantai.
"Bangunlah dan temuilah ayah mu di dalam" kata Yan Lan sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah Yu Ning.
Yu Ning kemudian masuk ke dalam kamar ayahnya.
Setelah Yu Ning pergi, nenek Yi Kai kemudian mendekati Yan Lan.
"Tuan muda, terima kasih atas semua bantuan tuan muda kepada Desa Angin ini. Aku tidak bisa memberikan apa-apa kepada tuan muda sebagai rasa terima kasih ku" kata nenek Yi Kai sangat bersyukur.
"Nenek, sekarang kalian adalah bawahan ku. Jadi sudah seharusnya sebagai tuan kalian aku membantu. Tidak pantas rasanya jika sebagai tuan kalian, aku mengabaikan keselamatan kalian" ucap Yan Lan merendah.
Yan Zu dan Lu Sia sudah tidak paham lagi dengan sifat Yan Lan. Kadang baik, lemah lembut, pengertian dan suka ngelawak. Tapi terkadang Yan Lan juga bisa menjadi sangat mengerikan.
"Dasar tuan yang aneh" batin mereka berdua dalam hati.
Tapi mereka tidak tau apa yang ada di pikiran Yan Lan. Yan Lan saat ini merasa sangat senang karena selain dapat keuntungan berupa harta yang dia dapat dari Sekte Lembah Kabut, dia juga dapat banyak bawahan dengan gratis. Selain itu banyak anak-anak kecil dari Desa Angin yang kelak akan menjadi pasukannya.
"Hihihi untung besar" batin Yan Lan bahagia.
"Ayo kita kembali paman, bibi. Nenek Yi Kai tolong besok pagi suruh Yu Chun dan semua warga desa untuk berkumpul di halaman kediaman ku" ucap Yan Lan.
"Baik tuan muda" jawab nenek Yi Kai.
Yan Lan lalu keluar dari rumah Yu Chun menuju rumah tempatnya menginap.
Keesokan harinya, seperti instruksi Yan Lan pada hari sebelumnya. Di halaman rumah Yan Lan terlihat semua warga desa telah berkumpul, termasuk Yu Chun yang terlihat sudah kembali pulih seperti dulu. Wajah Yu Chun juga terlihat lebih cerah, terlihat seperti orang yang tidak pernah sakit dengan di dampingi oleh anaknya Yu Ning.
Di dalam kediaman Yan Lan.
Tokk tokk tookkkk....
Yan Zu mengetuk pintu kamar Yan Lan.
"Tuan muda, semua warga telah menunggu anda di depan rumah" kata Yan Zu memberitahu Yan Lan.
Tidak lama kemudian, Yan Lan membuka pintu kamarnya.
"Ayo paman" ucap Yan Lan mengajak Yan Zu.
Setelah Yan Lan keluar rumah, Yan Lan melihat seluruh warga Desa Angin yang berjumlah seribuan orang telah berkumpul di depan rumahnya.
"Terima kasih tuan karena telah menyembuhkan ku" kata Yu Chun yang tiba-tiba berlutut di hadapan Yan Lan.
"Hmmm seperti yang aku perkirakan, ternyata dia benar-benar sudah pulih" gumam Yan Lan yang melihat Yu Chun sedang berlutut di hadapannya.
"Bangunlah, pengobatan ku tidak gratis, ada harga yang harus kamu bayar. Dan juga jangan memanggilku tuan, tapi panggil aku tuan muda" ucap Yan Lan kepada Yu Chun.
"Baik tuan muda. Katakan saja apa yang tuan muda minta, aku akan berusaha untuk memenuhi semua permintaan tuan muda" ucap Yu Chun.
"Berdirilah" ucap Yan Lan lalu memandang ke arah kumpulan warga Desa Angin.
"Seperti janji ku kepada kalian, aku telah berhasil menyembuhkan kepala desa lama Yu Chun. Mulai hari ini, kalian semua adalah bawahan ku. Seperti permintaan kalian, hari ini aku mengangkat kembali Yu Chun sebagai kepala desa dari Desa Angin" kata Yan Lan.
Yuhhuuu...
Woowoooo....
Teriak semua warga Desa Angin senang.
"Seperti yang aku katakan kemarin, untuk anak-anak yang berusia 12 tahun ke bawah, aku ingin kalian untuk belajar berkultivasi. Aku juga ingin warga desa yang sudah bisa berkultivasi untuk meningkatkan kultivasinya. Aku akan meninggalkan paman Yan Zu dan bibi Lu Sia sebagai pelindung sekaligus guru bagi kalian. Hormatilah mereka berdua seperti kalian menghormati kalian"
"Satu hal lagi, kalian sebagai bawahan ku harus punya prinsip ini,
..."Siapapun yang berani menghina, memprovokasi dan mengusik ketenangan kalian. Entah apapun latar belakangnya hanya ada satu kata untuk mereka, yaitu MATI"pp...
"Aku tidak ingin memiliki bawahan yang lemah, pengecut dan terutama seorang penghianat" ucap Yan Lan panjang lebar.
Yuhhuuu...
Teriak semua warga desa antusias.
#Bersambung.
...Terus dukung Thor ya readers...
...Jangan lupa tekan, LIKE, KOMEN, VOTE dan FAVORIT...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...