NovelToon NovelToon
Gendis

Gendis

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: yunirahma2

Raden Ayu Gendis atau bisa dipanggil gendis,

don't plagiat
semoga kalian suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunirahma2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir saja ketahuan

Abi baru saja melakukan makan malam, Aldi sudah terlebih dahulu ke kamar

saat dirinya ingin membuka data melalui benda pipih, tiba tiba chargeran yang ia biasa gunakan tidak ada dan setelah dipikir pikir ternyata tertinggal di kantor

ia ingat Aldi memiliki jenis laptop yang sama dia menghampiri kamarnya dan melihat tidak ada orang namun mendengar suara gemericik air rupanya Aldi sedang mandi langsung saja dia menghampiri meja nakas yang biasa digunakan Aldi untuk menyimpan barang-barangnya dan sambil berteriak Abi berkata " di gue pinjam charger laptop lo" karena tidak mendengar tanggapan setelah 5 menit langsung saja Abi menghampiri nakas namun saat melihat meja tersebut ponsel Aldi menyala seperti orang mendapatkan pesan namun bukan pesannya yang Abi buat penasaran melainkan foto profile wallpaper miliknya yaitu seorang gadis yang sedang menghadap ke belakang dan difoto dari jarak jauh.

dan tidak jauh jarak dari gadis tersebut Aldi sedang berdiri memandang punggung wanita tersebut dan jika dilihat dari situasinya seperti sedang yang berada di pameran yang belum lama ini diceritakan oleh Aldi

ada rasa penasaran sebenarnya di diri Abi namun wallpaper ponsel Aldi tersebut menyita perhatian lebih terutama gadis yang ditatap Aldi tersebut "sepertinya aku tidak asing dengan outfitnya, seperti pernah melihat bahkan sering melihat tapi siapa ya??" Abi terus menggumam dalam hati dan saat ingin mengambil ponsel Aldi, tiba-tiba seseorang mengambilnya lebih cepat dan ternyata yang mengambil adalah sang empunya barang

" ngapain lu megang-megang ponsel gue lu nggak ada kerjaan??" ucap Aldi dengan sinis bukan sinis sebenarnya namun Aldi terlalu gugup karena takut ketahuan jika dia memiliki rasa kepada seseorang yang sama dengan abangnya

" yaelah pelit banget sih lu jadi adik gue kan cuma mau lihat doang tapi kalau gue pikir-pikir itu cewek kok kayak pernah gue lihat kayak familiar gitu" Aldi pucat mendengarnya namun sebisa mungkin ia menggambar ekspresi mukanya menjadi biasa saja " ah itu kan perasaan Lo aja. lagian gua rasa outfit kayak gitu yang punya nggak cuma satu kali"

" iya juga ya"

akhirnya " ngomong-ngomong lu ngapain di sini? lupa sama kamar sendiri??" tanya Aldi mengalihkan pembicaraan

" jadi lupa gue gue mau minjem charger-an laptop punya gua ketinggalan di kantor" Aldi langsung saja memberikan yang dimaksud " nih dah pergi sana"

Abi berdecak " ckk elah pelit amat si gw masuk kamar adek gw sendiri aja"

" ini wilayah privasi yang bener aja apa lu mau lihat gw ganti baju" senyum Ali menyeringai membuat Abi bergidik ngeri

" adik gua mesum suka main batangan juga lu" Abi langsung pergi saat mengucapkan kata-kata tersebut

"bangsat lu kakak gak punya akhlak" Aldi bernafas lega Untung saja kakaknya dapat dikelabui jika tidak ia belum menyiapkan alasan untuk berdalih"

.

pagi menyapa Gendis ingin berangkat kerja mengingat waktunya sudah hampir jam 6.30 pagi sedangkan jika dia naik angkot dia paling tidak harus sudah ada dalam angkot di jam segitu tentu saja dirinya terlambat karena semalam dia baru pulang sekitar jam 9 malam dari kantor.

namun saat hendak ingin mencari ojek online, sebuah mobil menghampirinya dan tidak lain adalah Arif.

perlu diketahui bahwa Arif ternyata sudah menunggu kedatangan jenis sejak pukul 6 pagi hanya untuk pergi bersama. dirinya bahkan rela bangun pagi untuk memasak di apartemen miliknya untuk sarapan pagi bersama Gendis

" Gendis"

" Arif ngapain pagi-pagi ada di daerah sini?? bukannya arah kantor kamu berlainan ya??" pertanyaan Gendis membuat Arif menggaruk tengkuk bahan yang tidak gatal iya salah tingkah

" aku cuma mau berangkat bareng sama kamu aja emang nggak boleh?? kamu nggak kangen sama aku??" sebenarnya Gendis jengah mendengar ucapan tersebut hanya saja ya tidak mau melihat Arif kecewa " bukan begitu, akan sangat membuang waktu yg berharga kamu jika kamu harus ke sini sedang kantor kamu berlainan arah dekat tempat tinggal aku lagi kantor ntar aku"

Arif mengalihkan pembicaraan " ya udah masuk yuk keburu macet" mau tidak mau Gendis ikut dengan Arif lumayan juga dirinya sedang terlambat namun tidak jadi karena mendapat tumpangan gratis

saat di dalam mobil baru beberapa kilometer melajukan mobilnya, Arif memberikan 1 kotak bekal sarapan langsung aja dia siapkan " ini buat kamu aku cuma buat nasi goreng soalnya aku takut kamu udah berangkat semoga suka ya" perhatian manis Arif membuat Gendis termenung pria sesibuk Arif sempat-sempatnya membuat sarapan hanya untuk dirinya namun Gendis menerimanya dengan sukacita Dan tersenyum " orang sibuk bisa masak juga? makasih ya udah dibawain sarapannya nya lain kali nggak usah repot-repot tapi Sultan mah bebas" ucapan Gendis membuat Arif tertawa terbahak-bahak dan membuat Gendis bingung "kenapa kamu ketawa?"

" apa kamu pikir yang masak makanan ini asisten aku??" pertanyaan Arif langsung di anggukan oleh gendis dengan mantap

" aku nggak tinggal sama orang tua aku sekarang mereka sedang di luar negeri untuk mengurus properti mereka karena mereka akan tinggal di sana sedang aku aku lebih suka tinggal di apartemen aku yang kebetulan asisten yang biasa bersih-bersih hanya datang seminggu 3 kali itu pun tidak tinggal di apartemen milik aku" ucapan Arif membuat Gendis terkejut ternyata Arif belum berubah dulu memang Arif suka memasak untuknya namun itu sudah kejadian lama sekali

" jadi Sultan ini bisa masak? wah wah wah bisa-bisa bangkrut nih yang punya restoran kalau orang kaya aja bisa masak sendiri" yang Arif rindukan sikap gendis yang ramah dan cenderung menyindir dirinya memang menyukai gendis apa adanya

jujur Arif ingin mengetahui apa saja yang sepuluh tahun dilalui gendis sehingga gendis banyak berubah hanya saja Arif tidak mau gegabah dirinya mesti sabar dan menikmati proses toh baru hitungan jam dan hari dirinya dipertemukan kembali mengingat detektif yang ia sewa belum memberikan informasi penting lagi.

.

tbc

1
yunirahma2
👍
HIll Diamond
kereeen terusla berkarya kak...
Muhamad Tabrani
lama yaaah
yunirahma2
belum ada hilal kak 😂😂 nanti aku lanjut kok cuma masih nyelesain belenggu sang mantan dulu yah
vonny rafikasari
"are you serious?" ato bisa lgs "seriously?"
yunirahma2: thank you kak koreksinya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Lukman Efendi
endingya kok tanggung sih Thor,, jangan buat cerita setengah setengah thor
Tiah
suka cerita’y..semangaattt thor buat lanjut cerita’y
Tiah
suka baca’y krn lucu 🤣🤣
Suharnik
Sobat2 Gendis mah Sultan 2 semua
Suharnik
Gendis ini kenapa klau jalan nabrak nabrak melulu y 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Suharnik
Waah si Abi kayaknya banyak saingannya😣
Suharnik
Alexandria si uler keket 😀😀
Suharnik
Waah Abizar d tikung adiknya sendiri🤦🏾‍♀
Suharnik
Hadeuuh cinta segi tiga dong jadiAlbi Gendis Abi
Suharnik
Kasih flasback dong thorrr kisah SMA nya si neng Gendis
Suharnik
Wadeuh gaswat Thorr klau Aldi suka ama si gendis juga bakal ada perang saudara kayaknya😀🤭
Suharnik
Baper y ngk pa2 toh Ndis wong Pak Abinya kan suka ama Gendis
Suharnik
Penasaran dengan masa lalunya Gendis, sekelam apa sih thor 🙄
Suharnik
Gendis cantik pari purna jdi banyak fansnya👍👍
Suharnik
Kasihan si Gendisnya harus berjuang hidup sendirian 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!