NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Neng Lis.

"Tio. Kamu kenapa, kamu tidak apa-apa kan...?" Tanya Ning Lis.

"Tidak Ning, aku tidak apa-apa kok. Cuma aku merasa canggung dipeluk oleh wanita secantik kamu" Jawab Tio Buki, dia merasa resah dan gelisah mencium bau harum tubuh gadis perawan.

"Idih, kau Tio. Mulutmu itu manis banget. Apa aku canti Tio?" Tanya Ning Lis seraya memeluk tubuh Tio Buki tambah erat.

"Iya, kamu benar benar cantik Ning. Pesonamu itu, apa lagi senyummu itu" Jawab Tio Buki.

"Ah, masak iya Tio. Aku biasa aja kok. Tidak ada yang istimewa ada pada diriku. Sampai sekarang aku masih sendiri, masih perawan tingting. Tidak ada yang mau sama aku, apa lagi mau mendekati aku" Ucap Ning Lis.

"Aku tidak percaya, masak tidak ada. Hayo ngaku, pasti kamu boong kan..."

"Hahaha. Iya Tio. Memang banyak sih yang mencoba melamar aku, semuanya aku tolak. Entah mengapa aku merasa benci dilamar. Akupun heran. Aku tanya pada diriku sendiri. Dia pun enggan menjawabnya" Ucap Ning.

"Kalau aku jawab aku akan melamarmu. Hahaha" Ucap Tio Buki menggoda, kemudian dia tertawa senang.

Ning tersentak kaget. Hatinya bergetar.

"Apa Kau serius, itu jawabannya yang aku tunggu dan hatiku bergetar. Tidak ada satu pemuda pun yang selama ini mampu menggetarkan hatiku. Ternya Kau orangnya, Tio!" Ucapnya.

"Hahaha. Hahaha!"

"Kenapa Ketawa. Ihhh, aneh!"

"Aduh....! Kenapa kau mencubit aku?" Tanya Tio Buki berpura pura sakit.

"Kau malah ketawa. Bikin aku kesal tau. Aku malah serius, ternyata kau hanya main main saja" Jawab Ning seraya mengigit pundak Tio Buki.

"Ahhhh! Kenapa dengan kamu Ning. Sakit tau"

"Biarin. Siapa yang peduli, habis aku kesal banget sama kamu Tio"

"Ya itu bagus, biar kamu kesal dari pada kamu jatuh cinta sama aku. Kan nanti aku yang sudah. Sudahlah, hari sudah pagi nanti orang tua kamu pasti cemas mengkhawatirkan kau"

Ucap Tio Buki. Pegang yang erat ya, dan pejamkan matamu. Kemudian Tio Buki melesat begitu cepat menuju kearah tempat tinggal Ning Lis.

"Tio, terimakasih"

"Untuk apa Ning?"

"Untuk semuanya Tio. Aku akan selalu merindukanmu, aku tidak akan melupakan dirimu Tio. Melupakan orang yang telah menyelamatkan nyawaku ini. Boleh aku menciummu Tio, untuk mengucapkan rasa terimakasih aku"

"Tidak Ning, aku pemuda tidak menetap. Hidupku ini bebas, lepas dan tidak terikat. Jika kamu membalas kebaikan atas pertolongan aku dengan sebuah ciuman. Berarti pertolonganku kepadamu itu pamrih. Aku tidak ingin itu terjadi Ning, aku menolongmu murni karena kebaikan. Jadi kamu tidak usah membalasnya"

"Tapi...."

"Sudah, itu rumahmu sudah kelihat dan keluargamu ada disana" Tio Buki memotong ucapan Ning Lis, kemudian dia menurunkan Nona manis itu tidak jauh dari rumahnya dan langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Membuat gadis manis itu tertegun ditempatnya dan Tio Buki sempat melihat ada air mata menitik jatuh dipeluk matanya.

Tio Buki terus melesat kearah barat meninggalkan desa itu, dia mencari tempat kediaman Dewi siluman yang berada di sebuah pohon besar. Dia pernah diberi tahu oleh Xio Lung bahwa tempat tinggal gurunya berada disebuah pohon besar.

Banyak pohon pohon besar telah dicari oleh Tio Buki, tapi dia belum juga berhasil menemukan pohon yang ada tanda tanda seperti yang telah diberitahukan oleh Xio Lung.

Dia terus saja mencari, hingga dihari kedua pencariannya membuahkan hasil. Sekarang Tio Buki berdiri didepan pohon besar itu. Benar, pohon itu ada tanda tanda penghuninya.

Setelah mencari pintu masuk, akhirnya Tio Buki menemukan tanda lima garis dan segera saja dia memukul lima kali.

Ajaib, kulit pohon itu tiba tiba terbelah menampakkan sebuah pintu.

Bersambung ke episode selanjutnya....

1
Lhok Bugeng.
Ada nenek rupanya
Lhok Bugeng.
Mau kemana, lari ya Tio🤣
Lhok Bugeng.
Aku ngak mau kek
Lhok Bugeng.
Aku takut kek
Lhok Bugeng.
Jawab Tio
Lhok Bugeng.
Ada kek
Tio Buki
Ngak boleh
Tio Buki
Aku ingin tau kok🤣
Tio Buki
Ngak bisa aku
Tio Buki
Kabur kemana
Tio Buki
Iya, aku penonton kan 🤣
Tio Buki
Bukan, begini ya
Tio Buki
Jangan tanya aku
Tio Buki
Bukan, jawablah
Tio Buki
Mana aku tau, pikir aja sendiri🤣
Tio Buki
Bukan, tapi takut🤣
Tio Buki
Iya manjat lah 🤣
Tio Buki
Lihat apa kamu
Tio Buki
Ada ada aja🤣
Tio Buki
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!