NovelToon NovelToon
Suamiku Pria Kejam

Suamiku Pria Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:134.9k
Nilai: 5
Nama Author: Caramelyouuu3

Sebuah kecelakaan tragis telah merenggut nyawa adiknya. Zion pria yang tengah bertekad membalaskan dendam atas kematian adiknya. Butuh bertahun tahun lama baginya hingga akhirnya ia menemukan orang itu.

Rasa benci yang amat membara di hatinya menjadikan adik dari sang musuh menjadi korban atas kekejaman nya. Aluna, gadis yang tidak tahu apapun itu selalu tersiksa dengan semua perlakuan kejam Zion. Terlebih, ia harus ikut terikat dalam sebuah pernikahan yang membuatnya semakin tersiksa.

"Ini saja belum cukup untuk membalas perbuatan kakakmu itu!." Tekan pria itu dengan mata dingin serta senyum devil nya.

Seiring berjalannya waktu, apakah Aluna sanggup untuk bertahan dengan sikap kasar pria kejam itu?

Simple Story...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caramelyouuu3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 31

"Sebenarnya apa yang terjadi padaku?"

tanya Zion kepada dirinya sendiri dengan suara bariton miliknya, sambil menggoyangkan pena yang ada di tangan nya..

Tuan muda sang pemilik segala kekuasaan itu menatap tangan yang terbalut oleh perban, menatap sambil memikirkan bagaimana dengan tulus nya Luna saat itu membantu nya.. Zion memang dapat melihat di hati gadis itu sama sekali tidak ada kebencian untuk nya, Luna adalah gadis yang baik yang di titipkan tuhan untuk nya.

Namun, Zion tak ingin goyah begitu saja.. hatinya tidak boleh luluh dengan gadis itu, ia hanya tidak mau jika orang-orang yang ia sayangi nantinya akan pergi meninggalkan nya dan Zion tidak mau itu terjadi.

"Kau adalah gadis yang sangat malang, nasibmu sungguh buruk harus terikat pernikahan denganku." Gumam Zion,

"Mulai saat ini, aku berjanji akan selalu melindungi mu.. aku memang masih ragu, tapi aku akan berusaha yang terbaik untuk mu." Ucap Zion,

"Jika mama saja bisa percaya denganmu saat pertama kali kalian bertemu, kenapa tidak denganku?" Ucap Zion tersenyum tipis..

Seketika bayang-bayang senyuman Luna yang menawan terlintas di pikiran nya, Zion tampak tersenyum tipis.. namun seketika Zion langsung menggelengkan kepala nya, dan kembali ke mode awal nya yaitu menampilkan raut wajah dingin tanpa senyum..

***

Di sebuah mal besar, tampak dua orang wanita sedang memilih beberapa gaun yang indah dengan harga mahal.. sesekali celotehan Luna berhasil membuat Miranda tertawa. Mereka terlihat akrab dan sefrekuensi bak kakak adik saja..

Setelah berhasil memilih gaun yang cocok untuk Luna, mereka menunggu sebentar di toko tersebut. Sebenarnya Luna tidak ingin membeli gaun tersebut, tapi karena keinginan mertua nya Luna tidak bisa berbuat apapun.

Arah matanya seketika teralih pada sebuah gaun pernikahan yang mewah terpajang disana, jari-jari mungil nya mulai menyentuh gaun putih tersebut.. matanya mulai berkaca-kaca, seketika butiran air mata mulai jatuh membasahi pipinya dengan sigap Luna langsung mengusap nya karena tidak ingin Miranda tau kalau dia sedang menangis..

"Seharusnya, aku memakai gaun ini di acara pernikahan ku dengan Aaron jika kejadian itu tidak terjadi.. kami hanya perlu fitting baju pengantin, dan setelah itu.....

aku tidak sanggup jika membayangkan hal tersebut." Gumam Luna saat teringat dengan Aaron,

"Aaron.. lihatlah! Bukankah ini persis seperti gaun yang kau pilihkan untuk ku pada saat itu? Aku masih menyimpan nya di rumah lama ku.. aku sungguh berharap kau tidak marah padaku karena aku meninggalkan nya disana."

batin Luna menangis,

Luna mengulum bibirnya, lalu seketika terkesiap ketika sebuah tangan hangat menempel di pundak nya.. Luna menoleh dan melihat Miranda yang sedari sudah di belakang nya dan memperhatikan dirinya.

"Ada apa denganmu, Luna? Wajah mu terlihat sangat sedih.." ucap Miranda yang mengetahui raut wajah sedih Luna..

"Aku tidak papa ma, hanya merasa kagum saja.."

"Oh ya.. bagaimana dengan gaun nya ma? Apakah sudah siap? Setelah itu kita harus kemana lagi ma?" tanya Luna berusaha mengalihkan pembicaraan mereka,

"Maaf mama lupa memberi tahumu soal ini, sebenarnya ulang tahun Dallas dan Zion sebentar lagi.. ulang tahun mereka sama, jadi mama berinisiatif untuk membuat kejutan untuk mereka. Siapa tahu dengan kejutan itu mereka bisa kembali akrab seperti dulu.." kata Miranda..

"Ulang tahun tuan Zion dan tuan Dallas sama?" Miranda mengangguk,

"Itu ide yang sangat bagus ma, kita harus memberi kejutan untuk mereka agar mereka bisa kembali berbaikan. Lalu kita harus melakukan apa lagi ma?" tanya Luna,

"Ulang tahun nya dua hari lagi, jadi kita harus mempersiapkan ini dari sekarang tapi jangan sampai mereka berdua tahu.." Luna mengangguk seraya tersenyum, apapun ide dan kejutan dari Miranda.. ia pasti akan mendukung selalu,

Setelah selesai dari toko gaun, Luna dan Miranda segera kembali ke mobil.. Luna merasa sangat senang dan jiwanya kembali damai setelah sekian lama ia tidak pernah merasakan suasana kota yang ramai.. menghirup udara yang selama ini ia rindukan sejak Luna terkurung dalam penjara Zion..

Mereka segera berjalan keluar mal dan menunggu Jhon datang menjemput mereka, namun pada saat mereka tengah berjalan keluar tiba-tiba ada seorang gadis yang menabrak tubuh Luna hingga ia terjatuh..

"Luna... kau tidak papa?"

tanya Miranda dan berusaha membantu Luna untuk berdiri..

"Aku tidak papa ma,"

jawab Luna..

"Maaf kak, aku tidak melihat mu.. aku sedang terburu-buru.."

ucap gadis itu dengan wajah ketakutan bak tengah di kejar-kejar hantu saja..

Gadis cantik itu ingin segera beralih dari hadapan Luna, namun langkah gadis itu berhenti kala Luna mencengkal tangan nya..

"Siapa namamu? Kenapa kau menabrakku? Dan pakaian apa yang kau pakai ini?" tanya Luna yang melihat pakaian yang gadis itu pakai tidak sesuai dengan umurnya.. terlihat begitu **** dan mencolok, Luna sangat tidak menyukai nya..

"Maaf kak... tapi tolong lepaskan aku, atau mereka akan menangkap ku nanti.." jawab gadis itu,

"Siapa yang akan menangkapmu?"

tanya Miranda balik,

"Kak.. aku mohon lepaskan aku..."

Pinta gadis itu dengan air mata yang mengalir di pipinya,

"Apa kau baik-baik saja? Kenapa wajahmu terlihat sangat ketakutan? Jangan takut padaku, aku bukan orang jahat yang akan menyakitimu.."

ucap Luna yang kala itu melihat raut ketakutan di wajah gadis itu,

"Terima kasih kak, tapi ijinkan aku untuk pergi kak... mereka akan menangkapku..."

Luna tak mengerti apa yang gadis itu bicarakan,

"Ini dia gadis itu!!

Mau lari kemana kau gadis kecil....."

Tiba-tiba ada dua orang pria berbadan besar yang datang di hadapan mereka,

Luna menatap wajah gadis itu yang sangat ketakutan ketika melihat dua orang pria berbadan besar itu, dan Miranda juga tidak kalah takutnya dengan gadis itu.. Luna menyembunyikan gadis cantik itu di belakang nya,

"Apa yang kalian inginkan?"

tanya Luna berusaha menampilkan tampang sangar nya..

"Ini tidak ada urusan nya denganmu gadis bodoh!!"

"Berani sekali kau mengumpat di hadapanku!! Apa kau tidak tahu aku ini siapa?" tanya Luna marah,

"Tidak perlu marah cantik, kau terlihat sangat cantik bagaimana kalau kita bawa dia juga.." ucap salah satu pria itu kepada temannya,

"Jangan berani kau menyentuh putriku!!"

teriak Miranda,

Miranda seketika mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya, lalu memberikan uang tersebut yang jumlahnya sangat banyak kepada dua pria tersebut yang bernilai dollar..

"Ini kan yang kalian inginkan? Ambil ini dan pergi dari sini.. jangan berani kalian mengganggu gadis ini dan putriku."

ucap Miranda dengan memberikan uang tersebut,

"Maaf nyonya, tapi gadis ini tidak lebih berharga dari uang yang nyonya berikan.. dia bisa memberi kami lebih banyak uang," ucap salah satu pria itu..

"Dasar tidak tahu malu!!

Aku akan melaporkan kalian kepada suamiku, dia pasti akan membuat kalian berdua menderita.."

ancam Luna..

"Memangnya siapa suami mu gadis kecil?"

"Suamiku adalah tuan Zion, Zion Valerian Gwattson... yang akan membuat kalian menyesal seumur hidup." Seketika wajah mereka menjadi pucat pasi ketika mendengar nama Zion yang paling mereka takuti..

"Jika itu benar, maka tuan Zion tidak akan mengampuni kita.. dia akan memotong kaki kita.. sebaiknya kita pergi dari sini!!"

Ucap kedua lelaki itu dan pergi meninggalkan mereka..

"Bagus juga aku punya suami kejam seperti tuan Zion..." Gumam Luna..

.

.

.

Bersambung...

1
Yuniarti Yuni
terlalu lama up nyaa
Arumi Cantika
sangat kecewa ceritany hny setengah 2
Iya Hayuk
keren
nuryanie pakott
ga gini juga tbor
nuryanie pakott
jangan terlalu jahat thor
nuryanie pakott
sudah nikah saja yaa🤔
nuryanie pakott
baru baca thor
Hikmah Araffah
kapan up nya lagi ka
Hikmah Araffah
lanjut ka
Hikmah Araffah
kapan up lqgi
Hikmah Araffah
bagus juga aku punya suami kejam😭😂
Hikmah Araffah
bagus juga aku punya suami kejam😭😂
Hikmah Araffah
Luna keras kenapala yah
Hikmah Araffah
hihi kejammm bgt kamu thorrrr
Hikmah Araffah
Luna Luna udah di ingetin jangan kabur ,malah kabur
Hikmah Araffah
kasian ditampar terus😭
Hikmah Araffah
terlalu kejam
Hikmah Araffah
kapan nikahnya thorrr😂
Hikmah Araffah
kejammmmm
Hikmah Araffah
lumayan hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!