NovelToon NovelToon
SHOW ME

SHOW ME

Status: tamat
Genre:Contest / Badboy / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Dhea Novita

[Terbit Novel]

Perjalanan cinta unik antara Psikiater dan CIA bernama Justin, untuk mendapatkan informasi mengenai mafia yang menjadi targetnya ia harus berpura-pura menjadi pasien dari Psikiater cantik bernama Jessy.

Bukannya berjalan dengan lancar sesuai rencana, ia malah harus terjebak bersama Jessy. Pertengkaran layaknya Tom & Jerry selalu mengisi pertemuan mereka. Tak menyangka, hal itu justru membuat mereka saling jatuh cinta.

Saat keduanya memutuskan untuk menikah, Justin tidak bisa menjawab pertanyaan Jessy 'Apa pekerjaan mu?' semua semakin rumit saat Justin mendapatkan misi tentang pembunuhan berantai yang disusul oleh kematian Larissa, sahabat Jessy. Kesalahpahaman dan kecurigaan mulai muncul. Akankah semuanya terpecahkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

koper

Justin kini sudah segar. Ia baru selesai mandi dan keramas. Ia berjalan menuju wastafel yang ada didalam kamar mandi, mengambil handuk kimono dan memakainya, tak lupa ia mengambil juga handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.

"Aku tak membawa baju." Gumam Justin. Ia melihat tumpukan baju kotornya didalam keranjang, tak mungkin ia memakai baju itu lagi.

Justin mengambil kunci dan ponselnya, ia keluar dari kamar mandi dan menghampiri Jessy yang tengah memasak.

"Kau punya baju pria?" Jessy yang tak menyadari kehadiran Justin langsung berbalik dan memegang dadanya.

"Astaga! Kau mengejutkan ku!" Pekik Jessy. Ia mematikan kompor dan kembali mengaduk sup tersebut.

"Aku hanya punya kaus besar." Gumam Jessy. Ia memindahkan sup kedalam mangkuk.

"Ah aku lupa." Justin mulai mencari kontak Sam dan duduk diujung meja dapur.

"Hallo Sam. Bawakan baju untuk ku."

"Sudahlah cepat bawakan saja. Aku dirumah Jessy. Akan aku kirimkan lokasinya." Justin tak ingin mendengar perkataan lain, ia mematikan panggilan tersebut.

Jessy yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya. Sepertinya Justin orang yang suka sekali menyuruh dan pemalas.

"Makanlah dan minum obat mu."

"Terimakasih darling." Jessy merinding, ia geli dengan sebutan itu.

"Cepatlah makan. Setelah baju mu itu diantar kita akan langsung ke kantor mu."

"Apa kau tidak memiliki handuk biasa?" Jessy mengangkat sebelah alisnya, pertanyaan macam apa itu?.

"Aku seperti perempuan saja memakai handuk seperti ini, kau jadi tidak bisa melihat tubuh ku yang indah."

Jessy menggeram, ia menatap Justin dengan kesal.

"Apa yang ada dipikiran mu huh? Sudah lah cepat makan!" Justin tertawa kecil, ia mengambil sendok dan meniup kumpulan asap diatas mangkok.

"Pikiran ku? Kau akan melakukan hal yang tidak-tidak jika melihat tubuh ku." Ujar Justin. Ia sedikit mendekatkan wajahnya pada Jessy.

"Aku tidak memakai apapun dibalik jubah ini." Bisik Justin.

"Kau! Aku benar-benar tidak tertarik menyentuh mu!" Justin mencibir, ia mulai memasukan satu suapan pertama.

"Jika kau sudah mencobanya. Kau akan meminta terus pada ku."

"Astaga! kau benar-benar.." Jessy berdiri dari duduknya. Ia berjalan keluar dari dapur, berdua dengan Justin tidak akan benar.

•••

Tak sampai 15 menit, bertepatan dengan Justin selesai minum obat. Bel berbunyi, ia berjalan santai membuka pintu.

"Ternyata kau cepat juga." Ujar Justin kagum. Sam berdiri dengan koper disebelahnya.

"Aku ingat jika dimobil ada koper mu. Jadi aku langsung kemari."

"Terimakasih. Kau boleh kembali." Justin mengambil kopernya. Ia sedikit mengerutkan keningnya saat melihat Sam masih berdiri didepan pintu.

"Apa ada yang ingin kau katakan?"

Sam terbatuk kecil. Ia melonggarkan dasinya.

"Apa kalian akan satu rumah mulai sekarang?"

"Apa masalahmu?"

"Kalian belum menikah." Justin berdecak. Pikiran Sam benar-benar sudah jadul.

"Aku sedang berlatih berumah tangga. Sudah lah kau pergi dan jangan bicara apa-apa lagi."

"Aku hanya.."

"Hanya apa? Aku akan mengatakan kepada ayah ku untuk menambah uang bonus mu. Sudah sana pergilah." Sam menghela nafasnya. Memang susah berbicara pada anak seperti Justin. Ia dibesarkan dengan harta, membuatnya menjadi bersikap seenaknya pada orangtua.

"Kalau begitu aku pergi. Sampai bertemu di kantor nanti." Justin hanya mengangguk pelan dan menutup pintu rumah. Mendorong kopernya hingga batas tangga. Dimana ia akan diberi kamar?.

___

Thank you

DHEA

Instagram ; Dheanvta

1
Neno Arya
mulai back ni
Alexa Juliana
Justin menghilang kemana yaaa?
Tina Nine
Luar biasa
Nona Thampuz
ini awal nya baca novel yg mana dulu sih ?
bingung aku...
mohon pencerahannya para readers sekalian
Ig: Dheanvta: 1. one night stand with my CEO
2. show me
3. the perfect match
total 1 replies
Utiira
ceritanya menarik dan unik, memiliki warna sendiri yang selalu membuat penasaran untuk lanjut membaca..
semangat terus berkarya author
Aishnina(✿ ♥‿♥)
ceritanya menarik
tp aku lebih suka visual jessy yg di cerita tentang Alicia
Cancer
🤣🤣kocak bngett
Cancer
masih ngakak sma pikiran jessi tentang pkerjaan justin, menangkap hewan buas? 😂
bunda Thalita
syukaaaaa bangeeeetttt semangat terus ya buat karya2 baru yang luar biasa
yhoenietha_njus🌴
selalu menarik
Marhaban ya Nur17
oh gtu toh ???
Marhaban ya Nur17
ciyeeee udh baekan
Marhaban ya Nur17
yes thor g pp 😁 gw paam ko
Marhaban ya Nur17
se will pembunuhnya ??? berarti larissa
Marhaban ya Nur17
waduh ! Jessy emang berlebihan y
Marhaban ya Nur17
sabar wil
Marhaban ya Nur17
petakilan semua se kaya e
Marhaban ya Nur17
wkwkkw gw ngebayangine yg film Jackie chan yg part ini 😀😁
Marhaban ya Nur17
neh klo di ftv mh pantese vino ama Marsha ye
Marhaban ya Nur17
😜😀😝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!