NovelToon NovelToon
Warung

Warung

Status: tamat
Genre:Contest / Badboy / Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: BundaDM

seorang chef yang punya masa lalu yang kelam, bertemu dengan wanita seorang guru Paud yang religius.

Kisah sang wanita di masa lalu terus menghantuinya selama ini hingga belum juga berniat menikah diusianya menjelang 30 tahun.

Sang pria yang sukses dalam karier tapi terjebak dalam cinta terlarang. Sebuah cinta dari masa lalu pula.

Sanggupkah keduanya keluar dari bayang-bayang masa lalu dan menjalani hidup lebih baik ke depannya? bagaimana dengan kisah masa lalu nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BundaDM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

* Cooking 31, Berkenalan dengan keluarga

"Rembes nih Mas jahitannya, kayanya mending ke dokter lagi buat cek jahitan" saran Ulay sambil melihat tangannya Ale.

"Gapapa ini masih basah aja jahitannya. Semua tukang masak tuh pasti ngerasain kaya gini, santai aja. Kalo kamu ga nyaman ya ga usah dipaksain, nanti bisa minta tolong sama yang lain kok" jawab Ale santai.

"Gapapa, yang penting kan ga nyentuh" kata Ulay.

"Ada orang ganti perban ga nyentuh? terserah kamu aja deh" ujar Ale pasrah.

Keluarga memperhatikan telatennya Ulay mengurus tangannya Ale. Walaupun berusaha ga dekat-dekat, tapi mau ga mau, tangan Ulay sedikit menyentuh tangan Ale. Ulay berasa deg-degan, tapi Ale biasa aja karena udah terbiasa bersentuhan dengan banyak wanita.

"Kalo hari ini Pak Penghulu ga libur, udah Mas pengen tarik kesini aja deh Le ... padahal cuma ganti perban ya, kenapa malah jadi baper liatnya. Emang Le .. udah saatnya ada yang ngurus, kan enak kalo udah nikah, ada yang perhatiin" ucap Kakaknya Ale yang membuat Ulay malu.

"Ikha... kapan kami bisa datang ke rumah kamu?" tanya Mama to the point.

"Terserah Ibu aja" jawab Ulay.

"Kan udah dibilang dari tadi, biasakan panggil Mama" ucap Mama dengan lembut.

"Nanti kita ketemu aja di Laperpull Ma ... Ale urus semua, tinggal datang orang aja deh semua" kata Ale.

"Memang kenapa rumahnya? Orang tuh boleh modern, tapi adat istiadat tetap kita junjung tinggi. Kalo ingin berkenalan ya ke rumahnya. Ibaratnya datang tampak muka pergi tampak punggung. Kalo mau lanjut makan-makan di Laperpull setelahnya ya gapapa. Itulah anak sekarang, semua berpikir praktis aja. Selama masih ada Oma, pokoknya harus berkenalan dengan keluarga Ikha di rumahnya" tegas Oma.

"Mungkin maksudnya Mas Ale itu, nanti ga nyaman buat keluarga Mas Ale datang ke rumah saya, karena kecil, maklum rumah petakan Oma" jawab Ulay merendah.

"Ga masalah Ikha... kami akan datang ke rumah kamu sebagai perkenalan awal. Nantinya kalo Ale mau undang kita semua ke Restoran juga boleh. Mama mau kenalan sama keluarga kamu. Mama dan keluarga itu ga pernah pandang status sosial. Selama baik, sopan sama orang tua dan seiman.. itu udah cukup. Lagipula apa yang harus kita banggakan kalo semua yang kita miliki hari ini adalah sebuah titipan. Mama dan keluarga Ale lainnya belum menutup aurat seperti kamu Ikha. Tapi kami yakin, Allah membuat kamu melangkahkan kaki ke rumah ini pasti ada hal baik buat kami. Siapa tau kamu jadi sebuah jalan hidayah bagi kami" kata Mama sambil mengelus kepalanya Ulay dengan penuh kasih sayang.

Dari pandangan pertama dan pelukan pertama, Mamanya Ale merasakan energi positif yang ada didalam diri Ulay.

"Ribet banget sih, sekarang jaman praktis. Kalo di Restoran kan udah ada makanan, ga perlu bebenahan tempat dan peralatan makan. Ga pake cape karena begitu selesai ya pulang" papar Ale.

"Kamu tuh kadang budaya baratnya masih aja dipake, ini Indonesia Ale, ada ewuh pakewuhnya. Biar bagaimanapun kondisi rumahnya Ikha, kita wajib datang. Itu tandanya kita menghormati sekaligus pertanda kita terima Ikha apa adanya dalam keluarga kita" nasehat Oma.

Ale ga bisa menjawab lagi.

Ulay memberikan salep yang tadi diberikan oleh dokter. Ale merasa perih, Ulay mengipasi tangan Ale pake koran yang ada dibawah meja.

Ale memandang takjub wanita didepannya. Saat dilihat dari dekat, tampak banyak benang kusut memenuhi isi kepalanya Ulay. Yang membuatnya heran, tiap ketemu pasti matanya sering sembab, mungkin karena banyak menangis.

Jelas terlihat dari wajah Ulay ada sebuah luka dalam yang ia miliki, dan luka itu masih begitu tampak begitu merah dan menganga. Sikap dinginnya terhadap lawan jenis bukan sekedar tuntutan agamanya untuk menjaga diri dari pergaulan lawan jenis, tapi lebih mencerminkan sebuah masa lalu yang terus menghantuinya hingga detik ini.

"Leee... mandangin Ikha udah kaya mau nelen orang. Yang mesra dikit gitu loh" goda Kakak iparnya.

"Udah ga sabar kayanya nih si Mas, ga mau berpaling banget dari mba Ikha... Tuh tangan udah selesai diperban, kenapa masih diangkat aja. Ampun deh kalo udah tua jatuh cinta tuh kaya gini, noraknya telat.. hahaha" kata adiknya sambil ketawa.

Ulay merapihkan bekas perban dan dimasukkan kedalam kantong plastik kecil.

Oma, Mama dan kedua kakaknya Ale mengantar Ikha pulang ke rumah. Ale tidak bisa ikut karena ada jadwal mentoring di Chef Academy jam empat sore ini.

.

Karena Baba Somad tidak ada persiapan apapun, jadilah para tamu diterima ala kadarnya. Rupanya keluarga Ale tidak mau banyak basa basi, mereka langsung ingin kepastian tanggal bisa melamar Ulay.

"Begini ya Bu... kita pan orang Betawi, punya adat rembug, kita sambangin dulu yang tua-tua buat minta do'a restu ama pertimbangan baeknya kaya gimana" ucap Baba Somad.

"Baik Pak, kami menyerahkan ke keluarga Bapak Somad. Kalau bisa jangan lama-lama ya Pak, sepertinya anak saya sudah cocok, kami sekeluarga pun merasa cocok sama Ikha" kata Mamanya Ale.

"Mohon maaf Pak Somad, saya mau memberikan sesuatu ke calon cucu mantu saya boleh? Anggap aja sebagai peningset, mengikat Ikha sementara sebelum kami melamarnya secara resmi" kata Oma.

"Silahkan aja Oma" jawab Baba Somad.

Oma mengeluarkan sebuah cincin berlian yang rupanya sudah beliau persiapkan sejak lama. Oma menghampiri Ulay.

"Ikha... ini Oma beli empat tahun yang lalu, saat Ale kembali ke Indonesia, Oma dulu berpikir Ale sudah cukup umur, 31 tahun, umur yang cukup untuk menikah. Tapi harapan tinggal harapan, cincin ini pun tersimpan apik bersama Oma. Kini cincin ini sudah bertemu sama tuannya, terima kasih ya Ikha sudah memberikan kebahagiaan ke Oma yang tertunda empat tahun belakangan ini. Terima kasih juga sudah menerima Ale dan semoga kamu mau menjadi bagian keluarga kami" kata Oma sambil memasangkan cincin ke jari manis tangan kiri Ulay.

Tidak ada satu perhiasan pun ditubuh Ulay, bahkan sekedar anting pun tidak ada. Malah lubang buat antingnya pun sudah tertutup rapat kembali. Marpuah hanya membelikan sekali aja anting saat bayi, begitu anting udah ga muat maka ga pernah beli lagi.

Begitu keluarga Ale meninggalkan pekarangan rumah Ulay, Wiya yang baru pulang kerja langsung memeluk sepupunya sambil melihat dengan takjub cincin berliannya. Wiya kemarin nikah juga dikasih cincin berlian, tapi ga seperti milik Ulay yang tampak lebih glowing.

.

"Itu siapa Mad?" tanya Wak Yani yang sudah ada disamping Ulay.

"Keluarganya Nak Ale, ada Mamanya, Omanya sama kakaknya Nak Ale. Baru kenalan kok Mpok. Ntar dah aye sambangin Mpok-mpok ama Abang-abang semua buat bicarain tentang Ulay" jawab Baba Somad.

"Emangnya Ulay sama Ale mau ngapain?" selidik Wak Yani.

1
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
terimakasih bunda.. harus banyak istighfar kalo baca karyamu
Bunda DM: hehehe... begitulah hidup kan, kudu banyak istighfar
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
perjuangan, persahabatan percintaan.

meskipun porak poranda tetapi berhasil dibangun kembali
Bunda DM: makasih udh baca tuntas
total 1 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
persahabatan yang tak lekang oleh waktu..
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
setiap proses harus dihargai
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
gitu ya Lay
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
uummm🥹🥹
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
mantap mama🥰🥰🥰
biar kicep dia
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
mama, waktu dan tempat dipersilahkan 🤭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
sweet beut cheef, ya ampun Ampe jungkir balik ini yang baca 🤣
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
gak diafzanin chef..
eh anak nya cewek pa cowok ya
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
mitos gak ya kalo bayi prematur tuh tingkat kecerdasannya tinggi
Bunda DM: semua org bisa nulis kok
total 3 replies
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
tadi ge panik sekarang dah kek motivator handal🤭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
s moga lahir sehat ya bayinya
juga ibunya 😭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
eh sudah hpl kah
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
ya Allah...
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
Alhamdulillah pada mendapatkan kebahagiaan masing-masing
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
jadi besti setelah cerai
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
kasihan Anwar jadi korban 🤭
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
posesif banget chef
ᖇᑌᔕᔕᗴLL
kurang atuh chef, yang lain gak kebagian dong 🤭
Bunda DM: yg ga kebagian ya bikin sendiri 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!