NovelToon NovelToon
Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Sabrina dan Satya adalah dua pewaris tunggal perusahan terkenal. Mereka harus terjerat dalam pernikahan tanpa cinta hanya demi mempertahankan perusahaan Sabrina yang sedang berada di ambang kehancuran.

Gadis sekeras Sabrina tidak bisa menolak ketika orang tuanya menikahkan dirinya dengan laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya. Tapi, Sabrina tidak tahu apa yang laki-laki yang ia anggap lemah itu punya.

Akankah Sabrina bisa jatuh cinta pada laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya? Mampukah Satya menaklukkan hati seorang gadis judes, galak, dan jutek seperti Sabrina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#31

Untuk sesaat, setelah mobil Satya yang Cindy bawa melaju kencang meninggalkan jalan raya. Sabrina masih mematung di sana. Ia melihat mobil itu semakin jauh dan jauh. Hatinya merasa ada yang berbeda. Ada yang terasa perih tiba-tiba menggores hati Sabrina.

"Neng, apa mau tetap disini atau naik taksi saya lagi," tanya sopir itu.

Sabrina memutar tubuhnya dengan sangat malas. Ia masuk kembali kedalam taksi dengan tatapan kosong yang masih sama. Sabrina merasa, ada yang hilang dari hatinya saat ini. Entah apa, tapi rasa itu pasti dan sangat menyiksa.

"Kemana neng?" tanya sopir itu berusaha memecahkan keheningan.

"Jalan Nanas pak."

"Wuah, bapak kira tujuannya sama dengan yang pertama. Tapi ternyata, sekarang sudah berubah toh neng. Untung bapak bertanya dulu ya," kata sopir itu dengan ramah.

Sabrina hanya diam. Candaan dari pak sopir taksi itu tidak ia hiraukan. Karena, hatinya sangat tidak enak saat ini. Kata demi kata yang Cindy ucapkan masih saja terus berputar-putar dalam benaknya. Entah mengapa, sangat sulit untuk Sabrina lupakan.

"Neng, tadi itu neng sangat hebat. Luar biasa mantapnya neng. Neng mampu melawan tiga preman sekaligus. Mantap banget deh. Jaman sekarang, memang seharusnya perempuan tahu bela diri neng. Biar bisa jaga diri dari kaum laki-laki yang suka menganggu," kata sopir itu panjang lebar.

"Saya hanya bisa sedikit saja pak. Tidak bisa dikatakan hebat," jawab Sabrina dengan nada malas dan lemah.

"Neng kenapa neng? Apa ada yang sakit?"

"Gak ada kok pak. Saya hanya lelah saja," kata Sabrina semakin malas.

Sopir itu mengerti dengan apa yang Sabrina katakan. Ia menghentikan celotehannya. Ia membiarkan Sabrina menikmati pemandangan sore yang semakin beranjak menuju ke malam.

Sabrina sampai ke rumah orang tuanya saat lampu-lampu sudah menyala. Hari sudah mulai gelap sekarang. Ia baru sampai ke halaman rumah orang tuanya. Ia mengeluarkan selembaran seratus ribu untuk membayar sopir taksi itu.

"Kembaliannya ambil aja pak."

"Makasih banyak neng. Kalau ada masalah, jangan disimpan sendiri neng. Nanti bisa jadi penyakit," kata sopir itu sebelum ia berangkat meninggalkan rumah orang tua Sabrina.

Sabrina hanya membalas perkataan sopir itu dengan senyum manis saja. Senyum manis yang tentunya ia paksakan biar terukir indah di bibirnya.

"Rina. Kamu datang sama siapa?" tanya mama saat melihat anaknya yang ada di depan pintu.

"Sendirian ma."

"Kok sendiri sih? Dimana Satya?"

"Kenapa kalo sendiri ma? Apa gak boleh?" tanya Sabrina dengan wajah kesal.

"Ya bukannya gak boleh Rina. Mama cuma tanya, kenapa kamu datang sendirian. Kenapa gak sama Satya datangnya. Kan enak kalo datang bareng Satya. Rumah ini akan jadi ramai."

"Ma, Satya itu punya kesibukannya sendiri. Gak bisa selalu ikut Rina datang ke rumah mama."

"Iya juga ya. Ya udah, kamu mandi sana gih. Mama yakin kalo kamu pasti datang kesini belum mandi deh."

"Emang."

"Pantesan bau asem banget."

"Biarin deh."

"Mandi sana. Bau banget," ucap mama sambil menutup hidung.

"Alah ... mana ada Rina bau ma. Rina itu selalu wangi tau gak."

"Wangi dengkul mu. Kamu itu bau asem banget. Wangi dari mananya. Cepat mandi sekarang, keburu maghrib nanti."

"Bukan nanti mama. Tapi sekarang udah maghrib kok."

"Ah, gak peduli deh nanti kek sekarang kek, yang penting kamu mandi sekarang."

"Iya deh iya. Mama bawel deh."

"Eh, anak durhaka. Bilang mamanya bawel."

"Iya maaf. Ya udah, Rina mandi sekarang," ucap Rina sambil bangun dari duduknya di atas sofa.

"Oh ya ma. Papa mana ya?" tanya Rina sebelum naik keatas menuju kamarnya.

"Papa kamu di kamar."

"Oh," ucap Sabrina sambil terus melanjutkan langkah kakinya menuju lantai atas.

Berada di rumah mama, lalu ngobrol dengan mama, mampu membuat hatinya yang kosong terasa hangat kembali. Sejak, ia bisa melupakan apa yang telah terjadi barusan.

Tapi, sayangnya, kekosongan dan rasa perih itu tiba-tiba kembali hadir saat ia sendirian di kamar. Terkahir, ia berada dikamar ini bersama Satya. Ia tidur satu ranjang dengan Satya malam itu. Semuanya masih terasa baru saja terjadi.

1
Pichaacha
kampus apa sekolah sih? kok dri deskripsinya kyk sekolah 🤔

entahlah.. semangat berkarya thor💪🏻
lily
masih bingung,, Sabrina bilang si Satya itu anak manja yg ngandelin harta ortunya, Lah dia sendri emangnya gak ngandelin harta ortunya kah? dia udah kerja?
lily
haish sama2 masih menumpang di ortu gak usah banyak omong sab, semua sama kuliah jga masih yang nguliahin ortu , hidupnya jga masih bergantung sama ortu,, blum pada kerja kan ,,,
Felycia Fernandez
wow...
luar biasa kamu Sabrina...
Felycia Fernandez
bar bar nih Sabrina 😅😅😅
Yun Bundanyalutfhi
Luar biasa
noera
watak perempuannya agak tdk suka y sombng
Bebise: /Smile/
total 2 replies
Tut Eny
lanjut
Fitria Vivin
simple
seperti baca chicklit
fian widy
👍🏻
duoNaNa
agak berbelit....kurang berbobot...mgk byk yg bosen tp masih bisa dipahami dan yaaa aku masih penasaran kelanjutannya. makasih thor atas karyanya 👍👍
Ida Damayanti
tetap stay di ceritamu author 😘
aqu
bagus
Venita Marsel Tyssenraad
ini author nya pasti suka bgt sm warna hijau
di semua novel nya, tokoh utamanya suka warna hijau
Rani: wkwkwkwkw...
sssttt 🤫🤫 itu rahasia🤭🤭
total 1 replies
Opung Boru Caroline
kasihan karmila tp ko nyesal gue ada cewek seperti karmila tdk jaga harga diri
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
nyimak dlu thor.. awalnya okeh.. 👍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
sini aku ksh tau Sean Adrian klo si Sabrina dan Satya udh nikah 😂
Kong Nanan E
makin mantaf ceritanya
Kong Nanan E
bagus ceritanya
Cicik Yuliana
mkasih thor karyamu best....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!