NovelToon NovelToon
Bukan Salahku Menjadi Pelakor

Bukan Salahku Menjadi Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: dina Auliya

🌺 Season 1 & 2 🌺

🙏Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, vote, hadiah. Sebagai dukungan untuk karya ini ya. Selalu di tunggu.🙏

Datang ke kota dengan niat ingin merubah nasib keluarga, Karina malah di jebak dan di jual pada seorang pria asing.

Namun siapa sangka, Ia terjerat dalam hubungan rumit dan menjadikan dirinya seorang pelakor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S1-31

Salah satu jari mulai memberikan sinyal yang terasa bergerak di genggaman tangan Ken.

Ken yang menyadari itu langsung memanggil Bara untuk memeriksanya, hati Ken begitu bahagia setelah sebulan lamanya menunggu putri tidur dan kini Putrinya sudah sadar. Lambat laun kesadaran Karin mulai kembali, Bara pun ikut merasa senang melihat pasiennya mulai pulih.

Saat sadar Karin hanya memandang langit-langit kamar yang mulai terlihat jelas. Karin menatap Bara, yang dia ketahui seorang dokter dari pakaian yang ia kenakan.

"Dokter." suara Karin yang masih lemah.

"Apa tuan Ken ada di sini?" pertanyaan Karin yang pertama kali di keluarkan setelah sadar.

"Itu dia ada di sebelah kamu." ucap Bara.

Karin menatap Ken yang sedari tadi ada di sampingnya. Ken tersenyum mendengar dirinya adalah orang pertama yang ia cari. Namun pandangan berbeda nampak jelas di wajah Karin.

"Kamu siapa? dan mana tuan Ken?" pertanyaan Yang membuat senyuman Ken kembali hilang.

"Apa kamu tak mengenalku, ini aku Ken, tuan Ken mu." jelas Ken.

"Bukan, tuan Ken dia sangat tampan dan berpenampilan sangat rapi dan kamu seperti manusia yang baru keluar hari hutan." ucap Karin tanpa terlihat sedang bercanda.

Bara menahan tawa, saat sahabatnya di Katai manusia hutan oleh istrinya.

Wajah kesal langsung menghampiri Ken, namun langsung menarik nafas dalam-dalam memendam kekesalannya karena dirinya di Katai orang hutan.

"Katakan padaku dari mana kamu bisa bilang aku seperti manusia hutan, lihatlah penampilan ku, masih rapi dan wajahku masih tampan." Ken memperlihatkan penampilan nya.

"Tidak. Anda sangat jelek berbeda dengan tuan Ken, Yang aku ingat tuan Ken gak brewokan, rambutnya selalu rapi, karena dia selalu menjaga penampilannya."

"Jadi cuma itu yang membuat kamu gak mengenaliku." Karin pun mengangguk. "Baiklah aku akan pergi sebentar. Bara aku titip Karin sebentar." Ken pun pergi begitu saja meninggalkan Karin dan bara.

"Kamu mau kemana?" teriak Bara namun sudah tak mendapat jawaban dari Ken.

Bara kembali menatap Karin yang tersenyum di wajah pucatnya. "Kamu gak ngerjain dia kan, kamu kenal itu Ken kan.?"

"Iya aku mengenalnya, itu tuan Ken, tapi kenapa penampilannya gak seperti tuan Ken yang aku kenal, memangnya berapa lama aku tidur?"

"Kamu jadi Putri tidur selama satu bulan, dan Ken selalu menemanimu, bahkan untuk makan saja, dia meminta asistennya untuk mengantarkan kesini." jelas bara dan membuat Karin sedih, karena sudah membuat Ken harus menjaganya.

"Dok satu pertanyaan lagi, Apakah kandungan ku baik-baik saja, karena terakhir kali sebelum aku pingsan, aku berada di ruangan yang menakutkan dan seorang dokter ingin membunuh bayiku."

"Kandunganmu baik-baik saja, semua berkat dokter Sandi yang tepat waktu menangani mu, jika tidak, mungkin sesuatu akan terjadi pada janinmu." Jelas Bara dan Karin mengusap perutnya sendiri yang mulai membuncit.

"Aku banyak berhutang Budi dengan mas Sandi. Oya...dokter Sandi apa ada kesini menjengukku?"

"Dokter Sandi tidak ada disini beliau sedang menjalani pelatihan di luar negeri kurang lebih empat bulan sebelum kembali lagi kesini."

Tak lama suara pintu terbuka dan sosok Anton berdiri di depan pintu. "Di mana tuan Ken, aku ingin bertemu dengannya ada hal penting." ucap Anton yang masih berdiri di pintu. Karin dan Bara memandang Anton yang sedikit ngos-ngosan.

"Tuan Ken sedang pergi." jawab Karin.

Anton baru menyadari bahwa Karin sudah sadar. "Karin, kamu sudah sadar." Anton menghampiri Karin.

"Ya, aku sudah capek tidur, dan membuat tubuhku seperti mayat hidup."

"Aku senang sekali melihat kamu sudah sadar, berarti sebentar lagi aku dapatkan itu."

"Apa????" tanya Karin.

Tak lama Ken kembali dengan penampilan baru, dan membawa buket bunga kesukaan Karin. Ken berjalan menghampiri Karin dan memberikan buket bunga untuk Karin.

"Terimakasih tuan aku suka bunganya."

'Bagaimana dengan aku, apa kau sudah ingat."

"Tentu saja karin ingat, dari pertama kali Karin sadar Karin sudah tahu kalau itu tuan."

"Jadi kamu ngerjain aku." Karin menggeleng. Ken mencium bibir Karin. Anton dan Bara pun pergi keluar ruangan.

"Mulai sekarang aku adalah Suamimu, dan jangan panggil aku tuan."

Mendengar perkataan Ken Karin mengkerutkan dahi tak percaya." Sejak kapan tuan menikah denganku, aku tak pernah ingat jika sudah menikah?"

"Lihatlah ini, cincin pernikahan kita sudah melingkar di jariku dan jarimu." Ken melihatkan cincin perkawinan yang sudah di kenakan. " Dan ini, mereka semua adalah yang menjadi saksi pernikahan kita." Ken memperlihatkan foto-foto Pernikahan nya.

Karin menatap suaminya, " Tapi aku gak mau pernikahan seperti ini, gak adil buatku."

"Maaf bukan maksudku mengambil kesempatan di saat seperti ini, tapi harus aku lakukan agar aku bisa tenang menjaga mu." Ken merasa bersalah karena menikahi Karin tanpa persetujuannya.

Karin menarik nafas panjang. "Baiklah suamiku, karena sekarang aku sudah menjadi istrimu, dan tidak ada yang tertutup di antara kita dan aku sebagai istrimu tak akan malu-malu lagi meminta tolong dan sekarang pun aku ingin minta tolong."

"Katakan padaku butuh bantuan apa?"

"Gendong aku ke toilet."

"Baiklah, apa perlu aku tunggu di dalam."

"Tidak, cukup antarkan saja, nanti aku panggil jika sudah selesai."

Ken menggedong tubuh Karin dan segera mengantarkan ke toilet. Ken menunggu dan duduk di sofa, mengaktifkan ponselnya dan ternyata banyak pesan masuk mengenai kabar pernikahan Ken dengan wanita sekarat.

Ken segera menghubungi Anton untuk konfirmasi tentang penyebar berita yang merendahkan dirinya.

"Kenapa baru sekarang, kamu memberi tahu ku tentang hal ini."

"Maafkan aku pak, saya juga baru tahu tadi pagi. Sekarang masih saya selidiki orang yang tega membuat kabar yang macam-macam tentang anda dan Karin."

"Tekan semua penyebarannya, jika perlu tuntut media penerbitnya." Ken geram dengan kabar miring tentang Karin. Istri nya yang baru saja sadar, tak mungkin bisa menerima kabar yang akan menyakiti hatinya.

Kegelisahan Ken tiba-tiba buyar saat Karin teriak dari dalam toilet. "Mas...Ken...., tolong Karin..." teriakan Karin membuat Ken bergegas setengah berlari menghampiri Karin di toilet.

"Ada apa Karin, kamu tidak papa kan, apa yang membuatmu teriak."

"Lihatlah ini, aku gak bisa mengambilnya terlalu tinggi." Karin menunjukkan infus yang di gantung Ken terlalu tinggi dan tidak bisa di jangkau Karin.

"Astaga.... aku kira kamu kenapa-napa, membuat jantungku hampir copot saja." Ken mengambil infus yang bergantung dan mengangkat tubuh Karin kembali ke ranjang.

"Baru saja kamu sadar sudah membuatku jadi orang bodoh, yang pertama kau mengatakan aku seperti orang hutan yang kedua kau membuatku hampir jantungan dan sekali lagi kamu lakukan aku akan..." belum selesai Ken bicara Karin sudah menyatukan bibirnya dengan Ken.

"Aku takkan mengulanginya lagi." ucap Karin

1
Lastri Tri
Luar biasa
Ken L
diputar2 ceritanya sama othor. padahal si Joy yg sudah bertemu sama mama Karin tapi sengaja dibikin panjang ceritanya wkwkwk
Ken L
othor kok tulis kisah Joy kayak gini. uda ketemu mamanya susah gitu ya bawa ke dokter donk, lalu telp papa Ken. uda selesai deh ceritanya.
Ken L
seruuu
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mantap
DinaAuliya: Makasih kak sudah berkenaan mampir, jangan lupa mampir di karya aku yang lain ya.🙏😘
total 1 replies
Rini Haryati
ceritanya keren
Dewi bohay
rasain Dinda ketauankan bikin emosi aja🙄🙄🙄
Dewi bohay
mending Sasa dimasuk kan karung trus dilempar dah laut, aku mewakili Karin dah😠😠😠
Dewi bohay
ingin cekek tu si ulat emosi aku, 😬😬😬
Dewi bohay
pokok e setiap mau baca dedekan 😥😥gak tega ama Karin😞😞😞
DinaAuliya: makasih sudah mampir baca, ceritanya masih berantakan benget.🙏☺️
total 1 replies
Dewi bohay
hadoooh tegang😰😰😰
DinaAuliya: Makasih kak dah mampir, karya ini masih berantakan, typo masih bertebaran.🙏☺️
total 1 replies
Hastia Tia
lanjutkan
Hary Enyong
Alur critan nya dari awal di ikutin cukup jelas ..
cuma di bab 9 , tentang Ken tau klau joe bukan anaknya tidak ada alur crita nya ,😊
Alur critanya ok gk berbelit belit melebar kemana mana kaya senetron..😁
cukup enak di baca di ikitin Alur crita nya thur.. 😊👌👍
Dwi Lina Ningsih
ceritanya bagus kok gak lompat2 maju terus pantang mundur thor
Ade Rahmatullah
Thor anak ken dg sasa kmn. alurnya dijaga yg runut y!!!
Louisa Janis
sudah thor ketemu ceritanya
mantap dah 🙏👍👍
Louisa Janis
Thor keren deh 👍👍👍👍
Louisa Janis
kok mati?????????????
bisaan thor
Louisa Janis
Karin hamil dan yang ngidam Ken
Louisa Janis
kalah saing jadi ambil jalan pintas andalkan genderuwo snackfish
malu-maluin nggak sportif bersaing sehat BANCI LO Reval
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!