NovelToon NovelToon
Pernikahan CEO Tanpa Duga

Pernikahan CEO Tanpa Duga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:522.7k
Nilai: 5
Nama Author: Menik Kumalasari

Mengandung adegan dewasa, jadi mohon bijaklah dalam membaca ya ...!

Menceritakan tentang ketidak percayaan diri mengundang pernikahan yang tanpa diduga, pernikahan paksa dengan CEO Tampan yang posesif bernama, Xander.

Xander merasa sudah jatuh hati kepada seorang wanita cantik bernama, Sasya. Tetapi, akibat ketidak jujuran sang kakak, Sasya menjadi terjebak dalam ikatan yang tidak diinginkannya, sebab yang harus menikah dengan Xander adalah kakaknya yang bernama Rasya, bukan dengan dirinya.

Naas-nya, Sasya terpaksa menjalani pernikahan dengan Xander dan harus memutuskan hubungan dengan kekasihnya, akibat adanya ancaman.

Bagaimanakah cerita selanjutnya dari Sasya dan Xander?
Ikuti terus alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Menik Kumalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 30 (Mengakhiri Hubungan!!)

Beberapa hari sudah berlalu, Sasya juga hanya berdiam diri di rumahnya. Hanya keluar jika Xander memintanya untuk jalan bersama, semua itu juga membuatnya bisa menjadi sedikit lebih baik daripada di rumah saja.

Dan semenjak ia di rumah, ada hal positif dibaliknya. Karena Sasya dan Rasya hubungannya sudah menjadi baik lagi, karena Rasya sudah sadar bahwa itu bukan kesalahan dari Sasya, melainkan darinya sendiri. Bahkan ia juga sadar kalau Sasya sudah berusaha keras untuk menolak lamaran tersebut demi dirinya.

Sasya yang terus menerus berusaha minta maaf kepada Rasya, menjadikan Rasya luluh dan sadar dengan tindakan yang telah dilakukannya yang berimbas pada adiknya itu.

Selain itu, hubungannya dengan semua sahabatnya dilakukan hanya lewat ponsel saja. Kalau dengan Sadam? Ya sebenarnya Sasya merindukannya, tetapi ia mati-matian untuk tidak memikirkannya dan menjadikan kebiasaan, dengan tidak ad,a Sadam di harinya serta di hatinya juga.

Sadam sudah beberapa kali ingin menemui Sasya di rumahnya. Tetapi penjaga utusan dari Xander, melarangnya untuk bisa bertemu dengan Sasya. Alhasil ia kembali dengan tidak bertemu dengan Sasya.

"Hai kak, sudah nggak marah lagi kan ke aku?" tanya Sasya kepada Rasya, yang sudah berada di dalam kamar kakaknya.

"Iya Sya, aku sadar kalau Kakak yang selama ini punya salah ke kamu. Maafin Kakak ya!" Sembari memeluk Sasya.

"Tidak kak tidak! Kakak nggak salah kok. Maaf kak, aku nggak bisa bantu kakak bersama dengan Xander," ucap Sasya sedih.

"Tidak Sya, ini mungkin sudah takdir kita. Ini juga bukan salah kamu kok. Kakak sudah berusaha sepenuhnya untuk menghilangkan rasa kakak kepada Xander. Sekarang malah tinggal kamu yang harus belajar mencintainya," ujar Rasya sambil melepaskan pelukannya.

"Tapi kak, aku masih mempunyai masalah lain," ucap Sasya cemas.

"Masalah? Apa itu?" tanya Rasya ingin tau.

"Aku belum menuntaskan masalahku dengan Sadam. Aku belum memutuskannya kak," jawab Sasya sedikit bingung dengan hal itu.

"Kenapa kamu tidak segera memutuskannya, Sya. Seharusnya kamu harus segera mengatakannya," ujar Rasya.

"Aku masih tidak tega kak, aku masih menyayanginya," ucap Sasya tersenyum getir. "Aku punya ide Kak, apakah Kakak mau membantuku?"

"Kakak akan membantumu," jawab Rasya.

"Bantu aku untuk menemui Sadam, aku berencana ingin menemuinya di mall kak, dan akan mengakhiri hubunganku," ucap Sasya.

"Baiklah, setelah sarapan kita akan berangkat ya. Kakak juga harus ke perusahaan," ucap Rasya.

"Iya kak, terimakasih kak," senyum Sasya memeluk Rasya.

"Segera beritahu Sadam, suruh dia ke tempat yang kamu inginkan," suruh Rasya kepada Sasya.

Kemudian Sasya langsung menelpon Sadam ke nomor yang pernah ia gunakan untuk menelpon Sasya.

"Halo, tidak biasanya kamu menelponku sayang. Apakah kamu ingin memperbaiki hubungan kita?" tanya Sadam di seberang telpon dan terdengar kegirangan.

"Sekitar 15 menit tunggu dan temui aku di tempat makan yang berada di mall," ucap Sasya yang langsung menutup telponnya.

Sasya juga memberitahukan Yama kalau ia akan memutuskan langsung hubungannya dengan Sadam. Beberapa hari yang lalu, sebenarnya Sasya telah meminta toleransi kepadanya untuk memutuskan Sadam ketika ia bisa keluar dari rumahnya, dan Yama pun menyetujuinya, karena ia tau kalau Sasya juga sudah tidak menemui Sadam lagi.

Yama pun senang dengan hal itu, kemudian menuju mall juga untuk memastikan ucapan Sasya.

Sadam yang mendengarnya sangat senang sekali, karena ia akan bertemu dengan Sasya. Lalu ia yang sedari tadi berada di kampus langsung menuju mall seperti yang di katakan oleh Sasya.

"Pa, aku nanti mau mencari buku dan sekalian ingin jalan jalan bersama dengan Sasya sebentar." Ijin Rasya ketika di meja makan untuk sarapan.

"Baiklah, yang terpenting kamu jangan sampai tidak ke perusahaan," jawab Surya mengijinkannya.

"Wah kedua anak mama sudah baikan ternyata. Begitu lebih baik, jangan marahan lagi ya," ucap Sita yang senang melihat kedua putrinya akur kembali.

Setelah sarapan selesai, Rasya dan Sasya langsung menuju mall.

"Sya, kamu segeralah mengatakannya. Nanti kakak akan juga membeli bukunya agar Papa tidak curiga, lalu langsung kembali ke mobil. Dan sebaliknya, kalau kamu sudah mengatakannya kepada Sadam, segeralah pergi dan masuk ke mobil," terang Rasya yang disetujui oleh Sasya.

Kemudian mereka masuk ke dalam mall, lalu berpisah untuk rencananya masing-masing.

Sasya mencari keberadaan Sadam, tak lama ia menemukannya.

"Hai sayang, lama kita tidak bertemu. Aku sangat merindukanmu," ucap Sadam ketika Sasya sudah duduk di hadapannya.

"Aku tidak akan berbasa basi lagi kali ini, A-aku ingin mengakhiri hubungan kita," ucap Sasya sedikit terbata."

"Ha? Kamu yakin? Kenapa kamu ingin memgakhirinya? Aku tidak mau berpisah denganmu sayang," ucap Sadam.

"Aku sudah tidak menyukaimu lagi Sadam! Lebih baik hubungan kita sudahi sampai disini!" seru Sasya sambil menahan agar tidak menangis.

"Aku tidak percaya! Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kamu tiba-tiba seperti ini? Aku sangat yakin kamu masih menyayangiku. Katakan dengan sejujurnya," ucap Sadam menggenggam tangan Sasya.

"Sudah ku katakan aku sudah menyukaimu lagi Sadam!" seru Sasya melepaskan genggaman Sadam.

Sadam pun bangkit dari duduknya langsung memegang kedua pundak Sasya. Sontak ia berdiri berhadapan dengan Sadam.

"Katakan yang sejujurnya! Sebenarnya ada apa Sasya!" seru Sadam.

"A-aku, aku dijodohkan dengan orang tuaku. Aku akan bertunangan dengan orang lain!" seru Sasya melepaskan kedua tangan Sadam dari pundaknya.

"Aku sudah menjelaskannya, lebih baik kamu jangan menghubungiku lagi!" Sasya pun kemudian pergi, dengan menyeka air matanya yang tidak bisa terbendung lagi.

Sadam masih mematung mendengar perkataan dari Sasya. Tak lama setelah itu, ia mengejar Sasya.

"Sasya, tunggu!" Langsung meraih tangan Sasya kemudian menariknya dan langsung memeluknya erat.

"Apa yang kamu lakukan Sadam! Lepaskan aku!" seru Sasya sambil memberontak di pelukan Sadam.

"Tidak Sya, aku sangat menyayangimu. Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu, aku akan tetap mengejarmu!" seru Sadam.

"Kamu jangan gila Sadam!! Orang yang di jodohkan denganku adalah orang yang sulit untuk di lawan!" seru Sasya yang melepas paksa pelukan dari Sadam.

"Aku tidak peduli Sya, aku akan merebutmu!" seru Sadam tidak mau kalah.

"Ku harap kamu bisa menerimanya. Ini demi kebaikan kita berdua!" seru Sasya langsung meninggalkan Sadam sendiri.

"Jika aku terlambat untuk melamarmu! Aku akan menikahimu lebih dulu, Sasya!" gumam Sadam dengan amarahnya.

Sasya pun sudah berada di dalam mobil bersama Rasya. Dan langsung menancap gas untuk kembali ke rumah.

"Kenapa kamu lama sekali Sya!" seru Rasya yang mengkawatirkan Sasya.

"Aku ada tragedi dan sedikit bertengkar dengan Sadam, Kak!" ucap Sasya lesu.

"Baiklah, yang terpenting kita cepat pulang sekarang," ucap Rasya yang menambah kecepatannya.

Tetapi ketika mereka sudah sampai di dalam rumah....

1
Fiana Cantieq GimoGirl
kasihan sasya... mengorbankan perasaannya
Fiana Cantieq GimoGirl
knpa mau menyerah sama sadam... lawan dong sasya
Annisa Nisa
Mampir...
smoga seru.
Purnama
lanjut
Rozh
💓💓
Yenny_Rha
Keluarga Cees Be Strong hadir.
Vote Done.
Semangat
Misnengsih Sukmana
pl
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
⭐⭐⭐⭐⭐
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Elisabeth Ratna Susanti
daratkan like yang tertingga 😍
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Sis Fauzi
cinta datang dari mata turun ke bawah 😀❤️
Sis Fauzi
dan mereka terkurung berdua di perpustakaan 😀❤️
Sis Fauzi
asyik nih ceritanya 😀❤️
Darah Biru (Bangsawan)
♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!