NovelToon NovelToon
The Love Story Of Two Q

The Love Story Of Two Q

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Terlarang / Penyesalan Suami
Popularitas:64.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Qiarra dan Queen Gallagher adalah kembar identik yang sangat dekat satu sama lain. Hingga mereka berusia 25 tahun, dan sudah menjadi dokter, salah satu rekan bisnis opanya ingin menjodohkan cucunya dengan salah satu dari si kembar. Sang cucu bernama Jupiter Samudra Prawira jatuh cinta dengan Qiarra tapi Queen lah yang jatuh cinta pada Samudra. Saat menikah, Queen menggantikan Qiarra yg tidak mencintai Samudra. Usai pernikahan, Qiarra terbang ke Hokkaido dan menjadi dokter di desa nelayan disana. Qiarra tidak mau Samudra mencarinya dan memakai nama depannya, Nabila. Di desa itu Qiarra bertemu dengan nelayan bernama Kaito Yamada yang tidak suka melihat gadis bule tapi jago bahasa Jepang itu menjadi dokter disana. Dua orang keras kepala itu akhirnya jatuh cinta.
Sementara Samudra merasa dibohongi karena bukan Qiarra yang menikah dengannya, marah besar. Samudra hendak menceraikan Queen tapi gadis itu meminta agar mereka menikah selama enam bulan dulu.
Bagaimana kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Si Kembar Kena Cium

Glasgow University Hospital

"Queen!"

Queen menoleh ke arah Ron yang datang menghampirinya. Wanita itu menatap pria yang tampak sumringah.

"Ada apa Ron?" tanya Queen.

"Sudah mau pulang?" Ron melihat Arham keluar dari kamar Eijaz dengan dikawal dua orang yang berdarah Arab. Pria itu melihat ke arah Ron dengan tatapan dingin.

"Sebentar lagi. Kenapa?" Queen melihat wajah Ron tampak berubah tidak suka.

"Aku mau ajak kamu makan malam." Ron menatap Queen dengan wajah memohon. "Perayaan aku sudah lulus magister. Mau ya Queen?"

Wanita itu tersenyum. "Oke. Tapi menu sehat ya?"

"Absolutely!" Ron tampak senang. "Aku jemput kamu jam tujuh!"

Queen tersenyum geli saat Ron pergi sambil memberikan gaya kiss bye ke dirinya. "Oke!"

Arham melihat semua itu sebelum menuju lift. Dia pun menghampiri Queen. "Apakah Anda akan makan malam bersama dengan pria itu?"

Queen menoleh. "Kemungkinan besar. Kapan lagi ditraktir bukan?" senyumnya.

"Bagaimana jika aku yang mengajak Anda makan malam?" Arham menatap Queen serius.

"Saya tolak."

"Kenapa?" tanya Arham.

"Karena tidak etis. Anda adalah ayah pasien saya dan situasinya juga tidak pantas. Anda tidak melihat kondisi putra Anda?" jawab Queen kalem.

Arham tersenyum. "Jika Eijaz sehat, apakah Anda mau?"

"Belum tahu. Sekarang lebih baik Anda fokus dengan pengobatan Eijaz dibandingkan makan malam dengan saya," jawab Queen.

Arham tertawa kecil. "Terdengar seperti diplomatis."

"Bukan diplomatis tapi lebih logis," ujar Queen.

Arham mengangguk. "Soon or later, kita akan makan malam berdua, Queen. Aku pergi dulu."

"Hati-hati di jalan," ucap Queen.

Tiba-tiba Arham mencium pipi Queen. "Aku akan segera kembali."

Begini kira-kira visualnya

Pria itu pun pergi meninggalkan Queen yang terbengong-bengong.

"Astaghfirullah! Dasar playboy!" gerutu Queen sambil mengusap pipinya. "Harus laporan ke Oom Rauf! Keponakannya cocomeo!"

***

Furubira Hokkaido

Qiarra masuk ke dalam rumahnya yang sekian lama dia tinggalkan karena lebih memilih di apartemen di Sapporo. Gadis itu lalu menutup pintu dan menyandarkan kepalanya di pintu dengan wajah kesal.

"Bagaimana bisa aku membalas ciuman dokter obgyn judes itu sih? Apa yang kepikiran di otak aku?" gumam Qiarra. "Besok terus gimana? Apa bisa melihat cowok menyebalkan itu seperti dulu?"

Qiarra menoleh ke jendela dimana terlihat rumah Kaito dari sana. Lampu rumah pria itu mulai nyala semuanya. Qiarra lalu melepaskan mantelnya dan menyimpannya di lemari. Dia pun berjalan ke dapur untuk membuka kulkas.

"Haaahhhh? Kenapa ada sake di kulkas aku?" Qiarra langsung melihat sekelilingnya. "Apa ada yang masuk ke dalam rumah aku?"

Gadis itu bergegas memeriksa rumahnya. Tidak ada yang berubah dan bergeser.

"Siapa yang memasukkan sake ke dalam kulkas aku?" gumam Qiarra.

Gadis itu pun masuk ke dalam kamarnya dan mulai berganti pakaian. Dirinya benar-benar merasa lelah dan akhirnya setelah membersihkan diri dan ibadah, Qiarra naik ke kasurnya untuk tidur.

***

Sementara itu

Kaito menuangkan sake kedua kalinya ke dalam gelas. Dirinya langsung menenggak minuman itu dan merasakan sensasinya saat rasa hangat masuk ke dalam tenggorokannya.

"Aaahhh ...." Kaito menatap ke arah rumah Qiarra yang sudah gelap. Hanya ada lampu kecil di ruang tamunya yang nyala selain lampu teras tentu saja.

"Apa yang sudah aku lakukan tadi? Kenapa aku mencium cewek rambut pirang? Mana dia juga balas? Apa yang akan terjadi ke depannya?" Kaito menghabiskan sakenya.

"Aaahhh bodoh kamu Kaito! Bakaaaaaa!" serunya kesal.

Tiba-tiba suara ponselnya berbunyi dan Kaito mengambilnya di atas meja. Wajahnya tampak sebal tapi dia tetap menerimanya.

"Apa?" sapanya judes.

"Tuan muda. Anda tidak pulang ke Tokyo? Tuan besar mencari Anda terus."

"Bodo amat! Aku tidak mau pulang!" jawab Kaito.

"Tuan muda. Tuan besar tidak mau kalau bukan Anda yang mengurus rumah sakit di sini."

"Dengar Isei, aku tidak akan pernah kembali kesana selama pelacur itu masih ada di sana! Aku tidak sudi!" Kaito langsung mematikan panggilan dari Isei. "Brengseekk!"

***

Sebuah Restoran High End di Glasgow

Malam itu, lampu-lampu kristal di sebuah restoran mewah di pusat kota Glasgow memantulkan cahaya hangat ke setiap sudut ruangan. Alunan musik piano mengiringi para tamu yang menikmati santap malam dengan tenang.

Queen duduk berhadapan dengan Ron. Mengenakan gaun sederhana namun elegan, dia tersenyum saat pelayan menyajikan hidangan utama.

"Aku akhirnya menerima surat resminya," kata Ron sambil mengangkat gelas jus anggurnya. "Dewan rumah sakit ingin aku menjadi Kepala Laboratorium Glasgow University Hospital mulai bulan depan."

Mata Queen berbinar bangga. "Selamat, Ron. Kamu memang pantas mendapatkannya. Selama ini kamu bekerja tanpa mengenal waktu."

Ron tersenyum kecil. "Perannya jauh lebih besar dari yang kubayangkan. Aku harus memimpin tim peneliti, mengawasi kualitas diagnostik, sekaligus bekerja sama dengan fakultas kedokteran universitas."

Queen mengangguk. "Itu tantangan besar. Memang kamu baru saja meraih gelar magister dan harus membuktikan diri kamu."

Ron tertawa pelan. "Aku suka tantangan. Aku ingin mengembangkan laboratorium molekuler agar penelitian kanker bisa lebih maju."

"Kamu pasti bisa." Queen pun ikut semangat.

Suasana makan malam berlangsung hangat. Mereka sesekali tertawa membahas pengalaman bekerja di rumah sakit, hingga rencana penelitian yang ingin mereka lakukan bersama.

Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama. Pintu restoran terbuka. Seorang pria berpostur tinggi memasuki ruangan dengan langkah tenang. Tatapannya langsung menyapu seluruh restoran hingga berhenti pada meja tempat Queen duduk.

Samudra. Mantan suami Queen.

Wajah Queen berubah seketika. Senyum yang tadi menghiasi bibirnya menghilang.

Ron menyadari perubahan ekspresi itu. "Queen... kamu tidak apa-apa?"

Queen belum sempat menjawab ketika Samudra berjalan mendekati meja mereka.

"Sudah lama tidak bertemu," ucap Samudra dengan suara datar.

Keheningan menyelimuti meja itu selama beberapa detik. Ron berdiri lebih dulu sebagai bentuk kesopanan.

"Tumben kamu kemari," ucap Ron.

Samudra mengangguk singkat sebelum kembali menatap Queen. "Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu di sini." Samudra mengacuhkan Ron yang tertawa sinis.

Queen menarik napas pelan. "Glasgow bukan kota yang terlalu besar."

Samudra tersenyum tipis, meski matanya masih menyimpan banyak pertanyaan. "Aku hanya ingin menyapa. Semoga... kalian menikmati makan malam."

Ron menangkap ketegangan yang menggantung di antara keduanya. Dia merasa Samudra masih ingin kembali ke Queen.

Queen akhirnya menjawab dengan tenang. "Terima kasih, Samudra." Tanpa embel-embel 'mas'.

Samudra tertegun dan sekali lagi mengangguk sebelum berbalik meninggalkan meja itu. Langkahnya perlahan menghilang di balik keramaian restoran.

Ron kembali duduk. "Dia masih menyebalkan!"

Queen mengangguk pelan sambil tersenyum. "Ya."

"Aku rasa dia baru sadar kalau dia bodoh absolute!"

Queen menatap Ron kaget lalu tertawa kecil. "Istilah baru?"

"Apa dong? Bodoh pro max? Kamu kira iPhone?" balas Ron yang membuat mereka berdua tertawa.

Meski suasana sempat berubah canggung, percakapan mereka perlahan kembali mengalir. Namun, jauh di sudut ruangan, Samudra sempat menoleh sekali lagi ke arah Queen sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan restoran, membawa kenangan yang belum sepenuhnya pudar.

***

Yuhuuu up malam yaaaaaa gaeeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
amilia amel
cara nembak yang anti mainstream 😅😅😅
Meeta Baggio
Wow....sangat romantis pernyataan cinta Kaito dan sukses buat Qia melongo.
Rohmatul Kusumaningayu
qiarra melongon karna ada cowok yg mengatakan cinta dengan romantis. soalnya sodara nya plenger semua kalo soal romantis 🤣
Rohmatul Kusumaningayu
kak ayo up 😍 semakin penasaran setelah liat igs nya kakak. queen lagi peluk siapa nih kira2, jie kah 😍
Ani
💪💪💪💪Kaito.. memberantas para tikus Rumah Sakit...
D_wiwied
Yups sdh saatnya bersih2 total secata menyeluruh utk menyelamatkan dan memperbaiki citra rumah sakit Yamada
Rohmatul Kusumaningayu
sainganmu nambah satu nih arham 🤣. btw penasaran banget kak gimana nasib sam setelah menceraikan queen, kok hilang ditelan samudera dia 🤣😭. kaito semangat ya bersih2 nya 💪
Murti Puji Lestari
semangat Kaito, basmi sampe. keakar akarnya 👍👍👍
Murti Puji Lestari
sainganmu banyak pak.. harap mengtabah... 😅
Meeta Baggio
Sudah saat nya Rumah sakit di bersihkan dr benalu2 yg serakah .Jangan berharap terlalu jauh Emir playboy cap unta..Queen mengahagai dan menganggap kamu sebatas sepupu jauh sajah
Elsa Fanie
ya Kaito saatnya ambil alih demi para pasien yg udah percaya kepada Yamada hospital,,,,,,,hei Arham Emir playboy cap unta, inget Queen hanya anggap kamu sepupu g lebih,,,
Estevian Turangan
Jodohnya Queen pasti Jie kan ?!
amilia amel
ya isei, adik Chiaki juga terlibat
Estevian Turangan
Hhhmm interesting 🤔
awesome moment
hubungan yg unik. mak tiri inoran segitu butanya smp mo jd gundik. tp ayah inoran keren lho. harta utk mrk sdh dipisahkan. jd masing2 g saling klaim. inoran jg dpt didikan yg bagossh. meski benci maknyak, anaknya ttp jd adik. asyik jg mrk berdua y
awesome moment
😄😄😄ketauan seblm boong
Meeta Baggio
Lah....ternyata Tomoe kurota istri dosen nya Queen, apa Tomoe kurota tau klo Queen salah satu keluarga Gammy bear ?
Elsa Fanie
wah apakah istri ny prof, gerg🤔🤔🤔,, karena jie paham dan tw diri maka ny mereka bisa akur dan didikan ibu ny bagus ,,,entah kenapa kaya Queen lebih cocok m jie😊,
D_wiwied
walah mau mubeng2 kemana aja koq yo ketemune sama orang dekat.. dunia ta selebar daun kelor 😆😁
Murti Puji Lestari
lanjut mbak, makin seru ini, suka suka suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!