NovelToon NovelToon
BLACK ROSE

BLACK ROSE

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:26.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Black Rose julukannya, ada tatto mawar hitam di punggungnya. Dia agen rahasia XpostOne 06 yang paling ditakuti. Sepak terjangnya terdengar sampai belahan dunia. menyamar sebagai jurnalis dan presenter hot news di sebuah televisi swasta milik ayahnya.

Kini ia ditugaskan untuk menangkap seorang pemb*nuh bayaran yang lari ke luar negeri. Konon pemb*nuh ini sangat licik dan dilindungi oleh sindikat bawah tanah.

Mampukah dia menangkap pemb*nuh itu atau dia malah terb*nuh?

*****

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.30. DI SANDERA.

Agung yang melihat situasi itu buru-buru mendekat, ia ikut mengintrogasi target. Akhirnya target mau mengaku dan Agung menyerahkan ke polisi.

"Informasi ini harus disampaikan kepada Dewi, supaya dia melanjutkan misi ini."

"Baik..nanti aku sampaikan." ucap Qai.

"Mari kita pulang sekalian ambil Andrian."

Mereka berjalan beriringan mengobrol tentang kejadian tadi, tiba-tiba...

"Doorrr....Doorrr...."

Dua buah peluru hampir men*waskan mereka. Untung kaki Qai terantuk batu sehingga tubuhnya terjatuh menimpa Agung yang di depannya.

Mereka jatuh bergulingan dan cepat berdiri mencari posisi.

"Lari ke mobil...." ajak Agung.

"Siapa yang menembak kita seperti bukan orang sembarangan." ucap Qai setelah mereka berada di mobil.

"Siapapun itu yang jelas dia ingin nyawa kita." jawab Agung.

Langit semakin kelam, Qai dan Agung menyusuri jalan menuju pulang. Ada rasa rindu akan tanah kelahiran dan seseorang yang menunggu.

"Aku kangen Jhon Meyer." ucap Qai lirih.

"Hemm...papanya Adrian bagaimana?"

"Itu sudah berlalu aku tak mau mengingat lagi. Lebih baik hidup sendiri."

"Kau sanggup melihat Adrian berada di rumah yatim, walaupun itu dilingkungan XpostOne tetap saja imagenya kurang bagus. Kalau kau punya suami, itu lebih bagus."

"Hampir dua tahun disini belum juga aku menemukan solusi yang bagus serta menguntungkan." keluh Qai.

"Bagaimana kalau kita pulang ke Indo dan bertanya kepada Jhon Meyer?"

"Berarti kita membiarkan Dewi sendiri, aku tidak tega?"

"Kau kenapa, dulu juga kau sendiri. Kita agen rahasia, kau lebay banget.."

"Mumpung kita disini aoa salahnya bantuin Dewi sampai tuntas?"

"Kita tidak boleh melakukan ini, artinya menyalahkan peraturan. Biarkan Dewi sendiri.."

Tookkk...Tookkk...Tookkk..

"Aku akan masuk kalian tidak bermesraan khan?" Dewi nyelonong masuk.

"Kau berpikir kami pacaran? Jangan terlalu naif. Aku tidak senang selingkuh atau memanfaatkan situasi."

"Siapa tahu, kau setia kepada siapa, pacar aroganmu?"

"Maybe...dari dulu aku tidak mau larut dalam petualangan, aku tidak ingin cinta menyentuh ku. Punya anak diluar ekspektasi, jadi jauhkan pikiran negatif mu kepada ku." ucap Qai menatap Dewi.

"Minum dulu jangan emosi aku khusus beli di cafe dekat sini." ucap Dewi menyodorkan segelas kopi.

"Kenapa satu, kau tidak membeli untuk Agung. Kau licik."

"Tidak apa-apa Qai jangan pikirkan aku."

"Ya sudah, kopi ini untuk Agung aku lagi sakit tenggorokan jadi tidak minum kopi."

"Hee..jangan, ini khusus untuk kau." ucap Dewi menahan tangan Qai.

Tangisan Adrian mengurungkan niat Qai untuk minum kopi. Ia menuju kamar Adrian dan menggendongnya.

"Dewi aku akan mengajak Qai pulang ke Jakarta, dua tahun tugas disini sudah lebih dari cukup. Sudah banyak prestasi yang di dapat." ucap Agung sambil mengambil kopi dan menaruhnya di meja.

"Agung jangan ikut campur, aku tak tahu seberapa kau tahu tentang aku, tapi saat ini aku ingin tetap berada di posisi ini."

"Berdasarkan investigasi penegak hukum Asia Tenggara, wanita yang ditangkap Qai banyak merekrut donor miskin di negara Kamboja. Organ ditransplantasikan ke pasien di beberapa rumah sakit secara ilegal dengan memalsukan dokumen identitas agar donor tampak seperti kerabat sedarah. Begitu kenyataannya, jadi Qai sudah berjasa menangkap sindikat ini dan misi bisa diganti agen lain." jelas Agung.

"Aku akan menangkap Anurak scammer dari Kamboja, nanti malam di apartemen 130 distrik Ho. Aku menunggu kalian." ucap Dewi lalu beranjak pergi.

Terdengar mobil Qai yang dipakai Dewi keluar dari apartemen. Agung menarik nafas panjang, ia curiga dengan Dewi tapi sulit memberitahu Qai.

"Agung Dewi sudah pergi?"

"Dia mau melepaskanmu asal nanti malam kita ikut menangkap pimpinan Scammer di distrik Ho."

"Tingkahnya aneh tidak seperti dulu, seolah merahasiakan sesuatu. Kalau ditanya tidak mengaku."

"Aku tidak terlalu dekat dengannya, tidak tahu bagaimana dia dulu. Semoga saja tidak ada niat terselubung."

"Maksudmu, kau mencurigai teman seperjuangan? Kamu labil.."

"Seorang agen rahasia harus selalu mawas diri, sama pasangan hidup saja kita harus waspada apalagi teman."

"Oke aku setuju."

Distrik Ho.

Pukul 01.15 bagian thailand.

Qai dan Agung sudah lengkap memakai jaket hitam rompi, senjata lengkap di balik jaket. Mereka menunggu reaksi orang yang berada di apartemen. Dewi masuk ke dalam memancing korban.

Kemudian Qai dan Agung mengendap masuk. Mereka berdua kaget, ternyata di dalam ada delapan orang pria dewasa mengepung merek.

Agung tidak berani gegabah, ia merasa terjebak, lawan menodongkan pistol.

"Angkat tangan!!" seorang pria maju, fasih bahasa Indo.

"Kalian siapa?" terdengar suara Qai.

"Hahaha...kita yang bertanya kenapa kalian repot mencari aku..." seorang lelaki keluar dari kamar menyandera Dewi.

Agung mulai ragu kalau Dewi ingin menjebaknya. Sepertinya Dewi kalah taktik dan agak sembrono.

*****

1
VicSel 1996
akhir cerita seorang Dewi, apakah setelah ini Qai dan Berlin akan bersatu...
VicSel 1996
haha angpao nya buat beli cuci piring seperhatian itu ya keluarga Raharja...🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sayang juga ay.... 🥰🥰🥰
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
innalillahi...
sungguh lubuk hati yang paling dalam yang mengharapkan sesuatu yang berlebihan...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
Wah... Ternyata Qai jadi superhero gils untuk berlin...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
di kuliti hidup" lalu di kSihkan ke buaya....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
kesempatan dalam kesempitan...
tapi sayang penipuan yang di lakukan terlalu lama untuk bisa terbongkar... kata pepatah kalau gak ketahuan makan telur kalau ketahuan makan peluru...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
hahaha.... bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami.... memang penyesalan itu datang di belakang
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
percaya gak percaya itu kenyataan nya....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
tidak ada luka yang benar" sembuh. luka itu cuma kering dan di dalam masih ada bekas.. saat tersentuh sesuatu pasti akan kembali sakit
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sebagai seorang ibu dari anak pertama... pasti sangat dan sangat kawatir saat pisah dari anaknya... tapi situasi ini rumit karna qai hampir membongkar identitas aslinya
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liatlah singa betina lagi bangun....
wahhhhh.... api amarah lewat 100%
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
pasti bulu kuduk nya tak sempat berdiri saking takutnya ke qai...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
emang benar uang kadang bikin hati goyah... awalnya A bisa B... maka saat uang itu habis.. baru ingat ke A.... begitulah kasarannya
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
mungkin ayam gorengnya sudah dingin... makanya cari ikan asin yang masih hangat hangat kuku
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
gak akan berani....
kalau lewat depan....
kalau lewat belakang brani itu dewi....
dewi ular...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
kalau tak ada obat.... sulit donk untuk sembuh saat lagi sakit.... 🤭🤭😃😀
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
Alhamdulillah akhirnya Dewi udh tiada
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
wahhhh... bakal seruuu nihhhh.... tak mau lah di madu.... atau di racun....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
seperti mati lampu ea sayang
seperti mati lampu....
mungkin itu yang akan Black Rose Lakukan ke kamu dewi....
kamu bukan dewi fortuna / dewi fortuner...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!