Maya, seorang yatim piatu hidup sederhana dengan nenek dan tantenya yang kasar. hidup dengan berjualan kue dari SMP membantu neneknya. lalu tamat dan bekerja di perusahaan besar dengan usahanya sendiri dan bertemu dengan Rama dan pak Yoga yang kasar.
pertemuan yang baik dengan pak Yoga berubah menjadi paling terburuk dalam hidupnya. kehadiran Rama yang mencintai Maya dengan tulus namun berakhir di pelukan Yoga yang kasar....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Maya yang berubah
Yoga mendekati Maya, tetapi Maya menghindar dan langsung naik ketempat tidur nya
" aq mau tidur aq lelah... tak lama Maya pun tidur
Yoga mendekati Maya yang berbaring membelakanginya
" kamu ada disamping ku May tetapi rasanya kamu lebih jauh dari sebelumnya...
Esok hari Maya dan Yoga kembali ke vila nya. Minggu depan Yoga baru mulai bekerja. Yoga memilih menghabiskan waktu dengan istrinya dirumah. Setelah makan siang Yoga keruang kerjanya karena ada yang harus ia kerjakan Maya berbaring di sofa kamarnya. Maya yang lebih banyak diam dan tidur membuat Yoga Khawatir.
Sore Yoga kekamarnya dan melihat Maya tertidur pulas di sofa... tak lama Maya bangun dan mau mandi
" kita mandi sama sama ya May...
" nggak !!! jawab Maya dengan nada keras
" ya udah kamu mandi duluan aja
Maya langsung menutup pintu kamar mandi setelah 1 jam Maya keluar memakai baju kaos milik Yoga dan celana panjang lagi
" kamu kenapa sering memakai baju aq May tanya yoga pada Maya yang sedang duduk didepan meja riasnya
" nggak apa apa
" ya sudah aq mandi dulu y
malam nya Yoga dan Maya makan malam lalu kembali kekamarnya. Maya menggosok giginya dan langsung naik ketempat tidur nya
" kamu sudah mau tidur May? ini baru jam 8
" iya...
tak lama Maya pun tertidur pulas. seperti itu setiap hari yang Maya lakukan, Yoga menyadari Maya menghindarinya dan hanya sabar menghadapi istrinya itu.
seminggu berlalu, Yoga mulai kembali bekerja dan Maya pindah kerumah besar milik Yoga ditengah kota karena vila sangat jauh dari perusahaan Yoga. bi Ina dan bi Tina memang kerja dirumah yang ini. Yoga tenang meninggalkan Maya karena ada ni Ina dan bi Tina. Rumah ini adalah rumah saat Yoga membawa Maya pertama kali, ini rumah pertama yang dibeli Yoga untuk Maya,rumah besar mewah berlantai 3. kamar Maya dan Yoga dilantai 2.
" non Maya mau bibi buatin sesuatu?
" nggak bi, jawab Maya yang duduk di meja makan sambil memperhatikan bi Ina bekerja
" aq dulu suka masak dan buat kue bi,nenek yang mengajariku kata Maya bercerita
" sekarang non mau coba buat lagi?
" aq mau bi, tapi bibi bantu y tangan kiri ku masih sering sakit kalau digerakkan...
bi Ina membantu Maya membuat kue sambil bercerita cerita
" bi Ina udah lama kerja dengan pak Yoga?
" udah lama non udah dari pak Yoga dan non Yuri SMP,masih kecil...
" sejak ibu nya pak Yoga masih ada?
" nggak non bibi kerja setelah ibunya pak Yoga nggak ada, bapaknya pak Yoga jarang ada dirumah pak Yoga yang menjaga non Yuri, pak Yoga sangat pendiam sejak dewasa malah bikin bibi takut non..
" pantas Yoga jadi seperti itu bi...
setelah selesai Maya kembali ke kamarnya....
Jam 5 Yoga pun pulang
" Maya seharian ngapain aja bi, tanya Yoga pada bi Tina
" non Maya membuat kue pak sama bi Ina tadi
" ya udah
Yoga langsung naik kekamarnya dan melihat Maya baru siap mandi masih memakai handuk yang menutupi setengah tubuhnya. Seketika pandangan Yoga tertuju pada memar di paha,di bahu dan ditangan Maya...
" kamu kenapa May? kenapa tubuh kamu memar semua
" Maya terkejut melihat Yoga tiba tiba ada dikamar nya
" nggak apa apa, aq jatuh jawan Maya ragu. Maya terlihat menyembunyikan sesuatu dari Yoga
" pantas saja kamu sering memakai baju aq kamu kenapa May, kemarin aq juga lihat memar ditangan kamu...
" aq nggak papa Maya langsung mengambil baju dan kembali ke kamar mandi dan mengunci pintunya.
Yoga dan Maya pun makan malam,s habis makan malam Maya kembali kekamarnya dan memilih langsung tidur sementara Yoga keruang kerja nya. Yoga tau memar Maya bukan karena jatuh.
" kamu kenapa May..." Yoga banyak berfikir lalu menelpon dokter Edi
" halo dokter saya mau tanya sekarang Maya sering diam,lebih sering tidur, Maya juga semakin kurus dan tubuhnya banyak memar memar dok.
" saya saranin bu Maya dibawa konsultasi ke psikolog pak Yoga, harusnya bapak lebih cepat membawa Bu Maya setelah kejadian waktu itu, tidak mudah bagi seseorang untuk menyayat tangannya sendiri jika tidak ada beban yang sangat berat pak, saya juga sudah bilang bahwa Bu Maya trauma dan depresi
" jadi apa yang harus saya lakukan dok?
" sebaiknya pak Yoga mengawasi Bu Maya dan membawanya ke psikiater.
" saya ngerti dok terima kasih
" ini salah aq May aq kira kamu akan baik baik aja disamping aq...
Yoga kembali ke kamarnya dan melihat Maya sudah tidur .
keesokan harinya Yoga membawa Maya jalan jalan ke mall, sementara dirumah Rio mengawasi orang memasang cctv di kamar dan di setiap sudut rumahnya atas perintah Yoga dan akan tersambung langsung ke handphone yoga agar Yoga bisa mengawasi Maya terus.
" kamu mau beli apa May?
" nggak mau apa apa,aq mau pulang aja, aq nggak suka tempat yang ramai...
" ya udah kita makan dulu terus pulang
Yoga dan Maya pun ke kafe dan makan disana lalu seseorang memanggil Maya
" Maya... sapa Mia teman kerja Maya dulu dan juga karyawan Yoga. Mia mendekati Maya dan terkejut tenyata Maya bersama pak Yoga bos nya
" ah... maaf pak
Maya pun berdiri dan memeluk Mia
" Mia kenalin suami aq Yoga
Mia pun menunduk pada Yoga
" mas ini teman aq Mia
Yoga pun berdiri dan menjabat tangan Mia lalu duduk lagi dengan wajah dinginnya
Mia menarik Maya sedikit menjauh..
" pak Yoga Putra Irawan itu suami kamu?
" iya, panjang ceritanya,kamu masih kerja disana?
"iya, banyak yang penasaran dengan istri nya pak Yoga dan ternyata kamu May... kamu beruntung banget...
Mia langsung pamit pergi setelah sadar Yoga menatap tajam pada nya
" y udah May aq pergi dulu y kapan kapan kita ngobrol lagi. Mia pun memeluk Maya dan pergi
Jam 10 Yoga dan Maya sampai dirumah. Maya membersihkan diri lalu duduk di depan meja riasnya melihat Yoga Maya langsung cepat cepat naik ketempat tidur nya
" kamu jangan menghindari aq terus May aq nggak tahan dengan sikap kamu,
Yoga pun naik ketempat tidur memeluk Maya yang berbaring membelakanginya
" aq rasa kamu makin jauh dari aq May...
" lepasin mas aq mau tidur
" aq senang setiap kamu panggil aq itu,selama kita menikah baru hari ini kamu memanggil nama aq lagi
" maaf...diam diam Maya pun menangis
" aq nggak bisa mas aq minta maaf ,batin Maya
* nasib cinta Alina
* nasib cinta Alina
* nasib Cinta Alina
* cinta secangkir kopi Office girl