NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Juga

Di Jodohkan Juga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Vivi Ayu

Ini benar-benar kado ulang tahun terburuk. Di saat Vira tidak mempunyai fikiran untuk menikah di usia muda, tepat di ulang tahunnya yang ke-20 orang tuanya memberikan hadiah calon suami untuknya. Jangankan bisa menolak, bahkan dia tidak punya kesempatan untuk sekedar bernegosiasi.



Begitu juga dengan Vino. Di saat dia sedang memperjuangkan kekasihnya, orang tuanya malah sudah memutuskan siapa yang akan menjadi istrinya tanpa berdiskusi dulu sebelumnya.


Tidak perduli bahkan jika Vino harus kehilangan segalanya, dia akan tetap pada pilihannya. Menikahi kekasihnya. Beberapa tawaran kerap di ajukan. Intinya jika Vino mau menikahi Vira terlebih dahulu, dia bisa menceraikannya nanti kalau memang Vino merasa tidak cocok. Tentu saja itu hanya sebuah kalimat bujukan saja. Nyatanya orang tuanya tidak akan membiarkan hal itu terjadi dengan mudah.



Gadis kampung, pasti kuno. Aku harap dia benar-benar buruk rupa sehingga aku bisa segera menceraikannya. Bukan keterlaluan, hanya saja alasan itulah yang pertama kali muncul di otak Vino.


Sayangnya, Vira adalah seekor angsa cantik yang sedang menyamar menjadi seekor itik buruk rupa.


" Hubungan kita hanya sebatas partner kerja sama. Bukan sebagai suami istri!! "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vivi Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpesona

Setelah selesai menghabiskan sarapan buatan sang suami, Vira meneruskan aktivitasnya. Mencuci piring kotor dan beberapa peralatan yang di gunakan Vino saat memasak sarapan untuknya tadi. Vino juga telah mengambil sarapannya dan lebih memilih untuk sarapan di ruang kerjanya.

Jam sudah menunjukan pukul 11 lebih namun masih belum ada tanda-tanda Vino akan keluar dari ruangan.

Sepertinya dia tidak pergi ke kantor lagi hari ini. Gumamnya.

Ding dong Ding dong …

Bel Apartemen terus berdering, berhasil menghancurkan konsentrasi dari Vira yang sedang menonton drama di layar ponselnya. Masih enggan untuk memeriksa siapa gerangan yang bertamu karena adegan drama yang sedang tanggung-tanggungnya. Membiarkan Bel terus berbunyi walau suaranya sangat menganggu.

" Vira... " Teriak Vino dari depan pintu ruangannya.

" Apa?? " Sahutnya tanpa melirik orang yang memanggilnya.

" Apa kau ingin aku antar menemui dokter spesialis THT? "

" Apa? Memangnya kenapa? Aku baik-baik saja." Masih tidak melihat lawan bicaranya.

" Kamu tidak dengar bel rumah terus berbunyi? Masih tidak pergi melihat siapa yang datang? " Mulai kesal.

" Aku dengar, tapi bisakah kamu saja yang lihat siapa yang datang? Aku sedang sibuk." Masih fokus dengan tontonannya.

" Savira Yunanda !! "

Buru-buru Vira berlari ke arah pintu. Vino cukup menyeramkan kalau sudah meneriakkan nama lengkapnya.

" Wah kakak tampan." Gumamnya setelah melihat siapa yang dari tadi terus membuat kegaduhan membunyikan bel apartemennya.

Dia adalah Faisal, pria tampan yang kini sedang berdiri sambil tersenyum di depan pintu Apartemennya Vino. Ya ini memang bukan yang pertama kalinya lagi bagi Vira melihat Faisal. Sudah sekitar 2 sampai 3 kali mereka berpapasan namun Vira belum pernah melihat wajah sahabat karib suaminya itu dari jarak sedekat ini. Ternyata Faisal juga sangat tampan.

" Aku menyuruh mu untuk melihat siapa yang datang, bukan menyuruh mu untuk menjepit leher sendiri di pintu! " Vino menghampiri Vira.

" Diam lah!! Kamu ini mengganggu ku saja. Aku sedang menikmati ciptaan Tuhan." Masih enggan membukakan pintu lebar-lebar, hanya membiarkan kepalanya saja mengintip pria tampan yang sedang berdiri nan tersenyum di depan pintu Apartemennya.

Jika di menit pertama Vino masih sabar dengan kelakuan sang istri, maka tidak di menit kedua. Langsung merebut handel pintu agar bisa memirsa siapa gerangan tamu tak di undang yang sudah membuat keributan dengan terus menekan bel Apartemennya beberapa menit yang lalu.

Setelah mengetahui siapa yang datang, tidak perlu berbasa-basi lagi, langsung saja mempertanyakan alasan kedatangan tamu tak di undang itu. Ada pekerjaan kantor yang harus kamu selesaikan secara langsung, merupakan alasan yang cukup kuat yang berhasil membuat Faisal mengunjungi Vino secara tiba-tiba.

Tidak perlu diperkenalkan lagi, Faisal sudah tau kalau perempuan yang terus membuntuti Vino dan dirinya sejak tadi adalah istri dari bosnya. Kakak ipar, sebutan yang terlontar dari mulut Faisal yang membuat Vira sedikit merasa tidak nyaman.

" Tolong jangan panggil aku kakak ipar, kakak kan seumuran dengan Vino jadi panggil saja aku Vira dan tolong berbicara santai saja, tidak perlu terlalu formal." Pintanya penuh dengan harapan persetujuan.

" Aku dan Vino memang seumuran, jadi bukannya kamu juga harus memanggilnya kakak? "

" Tidak usah pedulikan dia!" Sahutnya sambil mengibaskan tangannya.

Vira terus memandangi dan mengangumi paras tampan Faisal dan Vino terus memandangi Vira yang sedang mengangumi temannya itu.

" Walau aku tidak melarang mu untuk berpacaran dengan pria lain tapi jangan dengan Faisal juga, tidak lucu kalau sampai muncul berita asisten bos berpacaran dengan istri bosnya. Walau aku juga mengharapkan skandal seperti itu, tapi jangan melibatkan teman dekat ku juga." Menggerutu dalam hati.

" Anak kecil mana boleh genit begitu!! " Timpal Vino.

" Urus saja urusanmu sendiri!!"

Sementara Faisal hanya bisa tertawa lirih.

" Kalian ini benar-benar pasangan aneh."

Karena memang urusannya tidak bisa ditangani dari rumah, Vino pun terpaksa ikut pergi bersama Faisal meninggalkan Vira seorang diri.

" Vin mau pergi kemana? " Tanya Vira.

" Bukannya tadi kamu sudah dengar ada sesuatu yang harus aku selesaikan? "

Hanya decakan yang terdengar sebagai respon dari Vira.

" Beri aku uang." Pintanya setelah membuntuti suaminya dan Faisal sampai di depan pintu.

" Untuk apa? "

" Untuk aku robek. Ya untuk jajan lah." Celotehnya.

" Bukannya waktu itu aku pernah kasih kamu kartu? Kamu belum mengembalikan nya. Pakai saja kartu itu."

" Apa di kartu itu banyak uang nya? "

" Apa kamu sedang membuat lelucon? " Malah saling melempar pertanyaan.

" Sekalipun detik ini kamu pergi membeli dua Apartemen mewah sekaligus, masih banyak uang yang akan tersisa di kartu itu." Tuturnya sedikit ketus.

" Oh, syukurlah kalau begitu. Setidaknya aku tidak perlu khawatir akan terserang penyakit busung lapar. Kalau begitu sampai jumpa, jangan pulang awal-awal, enggak usah pulang kalau perlu! " Ucap Vira sambil menutupkan pintu Apartemennya.

" Kalian berdua benar-benar aneh." Respon Faisal yang sedari tadi sudah menjadi penonton setia drama pasangan pengantin baru itu.

Kembali mendudukkan bokongnya di sofa dengan tangannya yang sibuk mengganti-ganti chanel di televisi. Memikirkan perkataan suaminya tentang kartu yang kini sudah ada di tangannya. Apa gunanya kartu tanpa batas, kalau dia tidak punya seseorang yang bisa di ajak untuk menikmati kartu pemberian dari suaminya itu. Menikmatinya sendirian hanya akan berakhir dengan kata membosankan. Seandainya saja Vira tinggal di kampung dengan kartu itu, sudah pasti dia bisa menghabiskan uang yang ada di kartu itu bersama warga sekampung. Ah tunggu sebentar, jika menggunakan alat itu di kampung, itu tidak akan berfungsi. Orang-orang di kampung Vira hanya familiar dengan bertransaksi menggunakan uang cash saja.

Perasaan bosan tetap berdiam diri di rumah semakin menjadi-jadi. Memutuskan untuk berjalan jalan di lingkungan sekitar Apartemennya merupakan keputusan yang terbaik. Hanya berjalan seorang diri karena memang dia belum mendapatkan teman. Ternyata mendapat teman atau sekedar kenalan di kota itu sangat susah, ya mungkin karena sifat orang-orang yang tumbuh di kota itu sendiri yang sudah terbiasa hidup dengan urusannyamasing-masing dan kurang berinteraksi dengan orang di sekitar. Berbanding jauh dengan orang yang tinggal di kampung. Hanya dengan memberikan sapaan dan senyuman kepada orang tak dikenal pun bisa berujung menjadi sebuah hubungan pertemanan dengan mudahnya.

Hanya toko yang menyediakan segala kebutuhan hidup sehari-hari lah yang berhasil menarik atensi nyonya muda itu saat berjalan-jalan. Memborong semua jenis cemilan dan makanan instan yang ada di toko itu sebagai menu pembukanya menikmati kartu pemberian dari suaminya yang katanya tidak ada batas pemakaiannya.

Kembali ke Apartemennya dengan seabrek barang belanjaannya. Ternyata Vino sudah terduduk nyaman lagi di sofa Apartemennya. Entah karena urusan Vino yang cepat selesai atau karena Vira yang tidak terasa menghabiskan waktunya berjam-jam berkeliling. Sepertinya Vira yang lupa waktu.

Mulai membongkar dan menyusun rapi barang belanjaannya di rak yang ada di dapur nya. Segala jenis makanan kini sudah tertata rapi, mulai dari cemilan manis sampai cemilan pedas, makanan instan seblak, batagor, mie sampai nasi instan pun sudah tersedia di dapur Vira. Semakin menunjukkan kalau Vira benar-benar tidak pandai memasak, lihat saja koleksi makanan instannya.

" Kenapa enggak sekalian saja buka toko kelontong?" Celetuk Vino yang sedang mengambil air minum di dapur.

" Tidak usah banyak berkomentar!"

" Makanan tidak sehat semua. Pantas saja kamu lambat tumbuh, orang yang kamu makan micin semua."

" Shttt, shut up and go away baby! " Mengusir suaminya secara halus dengan kemampuan berbahasanya yang ya masih minim lah.

Menyusun persediaan cemilan untuk sebulan ke depan pun sudah dia selesaikan. Kini memilih untuk merebahkan badannya di kasur bukanlah opsi buruk sambil menunggu adik iparnya pulang dan bisa menikmati semua makanan tadi bersama adik iparnya.

**Bersambung..

Don't forget to like and vote💜💜**

1
irma hidayat
moga othor yg baik tak terus berpihak ke inggri
irma hidayat
perempuan licik kayanya Inggri itu, moga segera dapat karmanya
irma hidayat
harusnya vino selamat dari jebakan kalau perempuan baik Takan main jalan kotor dengan menjebak
irma hidayat
ceritanya seruu
Nunung Ainus
Luar biasa
Ayuna Kamelia
love vira sekebon pokonya karakter fav novel after latifa
Ayuna Kamelia
sumpah ini keren bgt si
suka bgt sm karakter vira
dia tu ttep gemes sampek akhir
mana ceplas ceplos tanpa basa basi ga menye² meskipun karakter vino kurang greget tp ya makesense si masa iya semua karakter utama bagus² doang
hu aku maraton ampek subuh sumpah emosinya dapet bgt gabosen dan gaskip samsek de bab awal
knp baru baca skrg ya
Ayuna Kamelia
huwaaa maraton nih ampek lebaam nangisin vira
Ayuna Kamelia
lucu bgt sumpah
aku datang 2023 coy
Nyi Arifin Bwi
UMUMIN KE PUBLIK VINO ,PERNIKAHAN KALIAN, dan beli rumah baru untuk menghilangkan kenangan masa lalu, toh istri kedua juga menetap di rumah vino , yg juga buat Vina, pasti menyakitkan klau ingat kamar buat gantian
Nyi Arifin Bwi
VINO KMU NGK NYELIDIKI KAHAMILAN PACARMU SAMA KMU DI JEBAK NGK BISA PERKIRAKAN, ....BODOH JDI LAKI, BUANG PERMATA MAU DPT TEMBAGA
Nyi Arifin Bwi
Thor buat vino putus sama pacarnya , dgan perselingkuhan pacarnya di luar yg sudah lama,biar kesanya Vina ,perebut pacar orang...
Nyi Arifin Bwi
WAAH SI CEO ,,MULAI CEMBURU ...
Nyi Arifin Bwi
KLAU FILING AKU INGGRI DI LUAR SUDAH LEBIH DULU SELINGKUH ,HANYA VINO, TIDAK TAHU KLAU DI NANFAATKAN SAJA,...
Nyi Arifin Bwi
WAAOO....KEREN VIRAKU, BISA MEMBONGKAR SIFAT JAHAT NOVITA, YG SUKA NINDAS KARIAWAN LAIN...
Nyi Arifin Bwi
Novita cari mati kmu , nyesal kmu setelah tahu siapa vira
Nyi Arifin Bwi
Vira sudahin penyamaranmu jdi gadis jelek vino sudah mulai cinta tu, kmi lebih cantik dari pada pacar vino, dan pacar vino sebenarnya selingkuh ,hanya vino saja mau di bohongi,karena buta karena cinta
Nyi Arifin Bwi
Dan juga bikin Vira bisa bela diri Thor selain cerdas, biar bisa melindungi diri terutama pelakor dan musuh suaminya , vino kan pengusaha ,biasanya banyak lawan curang
Nyi Arifin Bwi
Vira tujukan kepinteranmu yg kmu sembunyikan, penyamaranmu jadi gadis cantik, pinter, yg akhirnya buat suamimu bucinb habis
Nyi Arifin Bwi
Vira tunjukan kelebihanmu,jgan kmu sembunyikan, ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!