NovelToon NovelToon
Takdir Ke Dua

Takdir Ke Dua

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Selingkuh / Anak Genius / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:124.9k
Nilai: 5
Nama Author: queenindri

Duar duar duar

Huhhhhhhhhh

suara party Popper dan teriakan para teman-teman sang pemilik pesta memeriahkan malam ulang tahun itu.

malam di mana Seorang wanita cantik mengetahui fakta menyakitkan di dalam hidupnya.

"Aku bersumpah akan merebutnya darimu, cepat atau lambat!" begitulah isi pesan yang di kirim selingkuhan suaminya malam itu

"Lakukan apa maumu! tapi jangan harap bisa mengalahkan ku." Jawab Arneta tak terpengaruh sedikit pun

jika biasanya istri sah akan meraung bahkan tak segan melabrak selingkuhan dari suaminya, Delisa sangat berbeda. ia brani melawan hingga membuat rivalnya berniat untuk mencelakainya.

akankah Arneta dapat mempertahankan pernikahannya? ataukah, Arneta justru kehilangan nyawanya?

simak kisahnya hanya di Novel "Takdir Ke dua"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenindri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usaha untuk Rujuk

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah kepergian Nyonya Ardiansyah, Bulan langsung menarik lengan ibunya hingga koper yang berisi uang itu jatuh berhamburan.

BRAK

"Uangku..... " Pekik Susan, namun usahanya untuk lepas untuk melepaskan diri dari cengkeraman sang anak gagal. "Bulan, apa yang kau lakukan? lepaskan aku!" imbuhnya bernada kesal

"Ibu yang apa-apaan, kenapa ibu melakukan itu? ibu tau, ibu benar-benar keterlaluan."

Mendengar itu, Susan semakin kesal hingga menghempaskan tangan Bulan dengan sangat kasar, lalu berkacak pinggang. "Apa kau bilang tadi? Ibu keterlaluan. hei anak bodoh, kau itu yang keterlaluan, bagaimana bisa kau hamil padahal rencanamu belum benar-benar berhasil. sekarang lihatlah! kau sendiri yang membuat kariermu hancur. jika bukan karena kecerdikan ku, mana mungkin wanita tua itu datang ke sini, Hum?"

"Ibu.,...... "

Bulan tak bisa berkata-kata lagi, Susan benar-benar membuatnya kehabisan kata-kata. lalu ia memilih memijit pelipisnya sendiri guna menenangkan pikirannya.

Susan langsung mengumpulkan Uangnya yang sempat terhambur, lalu kembali memasukkannya ke dalam koper.

Bulan nampak geleng-geleng kepala melihat sikap sang ibu yang tidak berubah, tetap saja mata duitan seperti dulu.

"Ibu benar-benar keterlaluan," Cibirnya bernada kesal

"Diam kau!" Omel Susan sembari menunjuk Bulan yang terus menekannya. "kau itu tau apa? Lihat semua uang ini, kita bisa hidup kaya dengan semua uang ini!"

"Tapi Bu, apakah ibu tidak curiga dengan kedatangan Ibu Vincent ke sini secara tiba-tiba? tidak mungkin kan kalau dia datang hanya akan memberikan uang ini secara cuma-cuma."

"Hais," Susan berdesis sembari menekan kepalanya sendiri. "Aku ini tidak bodoh, aku tau apa yang aku lakukan. lagi pula, wanita itu tidak mengatakan apapun soal uang ini. dia hanya bilang jika ingin memberikan uang ini pada kita! lalu, di mana letak kesalahan nya?"

"Bu, mana mungkin orang tua Vincent memberikan uang itu begitu saja. mereka pasti sudah merencanakan sesuatu sehingga memberikan seluruh uang ini."

Susan langsung duduk di samping sang Putri, lalu menyentuh bahu Putrinya agar lebih tenang. "Dengar nak! kau terlalu berlebihan. mereka pasti sudah tau tentang kehamilan mu dan bisa saja mereka memberikan uang ini karena itu. kau tau kan jika menantu mereka yang lama tidak bisa memberikan mereka keturunan."

"Tapi Bu...... "

"Cukup!!!"

Bulan sempat kembali ingin protes. namun keburu di potong oleh Susan.

"Ck, kau itu hanya terlalu curiga. sudahlah, kau tenang saja,percayalah pada ibu! kau pasti akan menjadi menantu keluarga Ardiansyah setelah ini!"

Meskipun sempat ragu, Bulan berusaha kuat untuk tetap percaya dengan kata-kata yang baru di katakan oleh sang Ibu.

*******

Di sisi lain, Reyhan masih saja meringis menahan sakit pada beberapa anggota tubuhnya yang terkena pukulan dari Vincent tadi.

"Pria itu sudah gila. dia yang salah, dia juga yang marah. bagaimana bisa Nona Arneta bertahan selama tiga tahun ini. Apakah kita bisa yakin jika pria itu tidak pernah melukainya?"

Gumam seorang pria Sembari membersihkan luka memar pada wajah Reyhan.

Stttttttt

Reyhan Menepis tangan sang asisten, saat luka di wajahnya tak sengaja tertekan sebab ulah sang asisten pribadi.

"kau ini niat tidak mengobati ku, Hum?"

"Eehh maaf Tuan, Saya terlalu terbawa perasaan. habis, saya ikutan gemas lihat tingkah pria tadi yang tiba-tiba memukuli Tuan."

"Sudahlah, kau keluar saja sana! aku ingin sendiri." Usir Reyhan lalu mengibaskan tangannya ke arah pintu

Sepeninggal sang asisten dari ruangan itu, Reyhan nampak mengusap wajahnya beberapa kali dengan sangat kasar. tidak lupa, ia juga menarik nafasnya dalam-dalam beberapa kali guna menetralkan kekesalannya.

"Apa yang di katakan David ada benarnya, Aku tidak bisa membayangkan apa saja yang di lakukan Vincent kepada Arneta selama pernikahan mereka?" Gumam Reyhan sembari menerawang jauh

Kini duduknya pun bersandar pada kepala kursi sembari menatap langit-langit ruang kerjanya. entah apa yang pria itu pikirkan? Yang jelas, Reyhan merasa ia harus bertanggung jawab pada Arneta setelah ini.

Di lain sisi, Vincent terhempas keluar dari kantor pengacara itu.

Hingga membuatnya terpaksa pergi dengan tangan kosong.

Bug

"Sial." Umpatnya setelah memukul kemudi beberapa kali guna pelampiasan kekesalan nya.

Setelah itu, Ingatannya langsung tertuju pada Arneta yang harus segera ia temui. "Aku harus segera menemui Arneta. aku yakin jika aku bisa menyakinkan nya lagi seperti dulu!"

Tanpa menunggu lama, Vincent bergegas menyalakan mobilnya dan segera pergi dari tempat itu.

*******

Di lain tempat, Arneta tengah serius bicara empat mata dengan seseorang yang tiba-tiba datang ke buktinya sore itu.

"Bagaimana? apa kau mau menerima tawaran ibu tadi?"

Deg

Arneta tertegun sesaat sebelum menjawab pertanyaan dari mantan ibu mertuanya itu. wanita yang ia harapkan akan membelanya, kini nyatanya datang untuk memberinya beberapa pilihan dan tidak ada satupun dari pilihan itu yang menguntungkannya.

"Bagaimana bisa ibu melakukan ini padaku. aku kira, ibu akan membela ku pada kasus ini! ibu tau benar jika putra ibu itu sudah mengkhianati ku, Bu."

"Ya aku tau. tapi terlepas dari itu, kau tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Vincent dalam masalah ini. kau pun juga salah dalam kasus ini karena kau tidak kunjung memberinya keturunan Netta."

Sebenernya Nyonya Ardiansyah terpaksa melakukan ini, agar Arneta mengurungkan niatnya untuk bercerai. ia tau jika apa yang ia lakukan saat ini pasti akan sangat melukai hati Arneta, tapi dia tidak punya pilihan lain selain itu.

Putranya memang salah, Tapi dia tidak bisa kehilangan menantu sebaik Arneta. maka dari itu, Ia bertekad akan mempertahankan pernikahan anaknya bagaimana pun caranya.

"Bu, bagaimana bisa ibu bicara seperti itu? aku pun tidak berdaya jika Tuhan belum berkehendak memberikan kami keturunan. kenapa justru sekarang ibu menyalahkan ku, Bu?"

"Maka dari itu ibu memberimu solusi itu, Netta."

"Solusi apa? solusi dengan menerima Bayi itu menjadi anakku, begitu maksud ibu? lalu, bagaimana dengan Ibunya? apa ibu juga akan memintaku menerimanya jadi istri kedua mas Vincent, begitu?"

"Tentu saja tidak. tapi apa salahnya kau menerima bayi itu untuk menjadi anakmu? dia tidak berdosa Netta. kalian bisa merawatnya seperti anak kandung kalian sendiri. kalian tidak harus berpisah! menyangkut Bulan, itu urusan ibu! Ibu yang akan membereskan nya."

Deg

Arneta benar-benar terkejut hingga dadanya nampak bergemuruh.

"Kenapa ibu jadi egois seperti ini? apa ibu tidak bisa merasakan rasa sakitnya jadi aku, Bu."

Setelah mengatakan itu, Arneta tak kuasa menahan tangisnya hingga dadanya pun nampak naik turun.

Sedangkan Nyonya Ardiansyah kini berupaya menenangkannya dengan menarik tangan Arneta dalam genggamannya.

"Sayang, dengarkan ibu! setelah ini, ibu pastikan jika wanita murahan itu tidak akan berani mengusik hidup kalian bertiga. kau, Vincent dan anak itu akan hidup bahagia jika kau mau menarik gugatan cerai itu, ibu pastikan itu!" Ucap Nyonya Ardiansyah menyakinkan

Mendengar itu, Arneta reflek menarik tantangan lalu berkata,

"TIDAK BU!!!" Tolak Arneta tegas

Deg

Nyonya Ardiansyah terkejut, hingga tidak bisa berkata-kata melihat sikap tegas Arneta.

Entah apa yang di pikirkan Nyonya Ardiansyah saat ini?

Bagaimana bisa ia memaksa Arneta menerima anak yang di kandung Bulan sebagai anaknya dan membesarkannya bersama Vincent.

1
erma
Baru mulai baca...sptnya bagus, alurnya enak dibaca.
falea sezi
mantan mertua laknat ini buat mati aja lah
Upi Raswan
tiap hari minimal 2 bab hehe
Ida Sopiah
dxdxxdxxdddxdxxxxxdxrxrkixx dxxx
Himna Mohamad
👍👍👍👍👍👍
Ratna Ningsih
typo kesalahan tata bahasa 🤦🤦🙈
Ratna Ningsih
typo bertebaran salah tats bahasa 🤦🤦🙈🙈
Ratna Ningsih
typo dan salah ejaan bertebaran 🤦🤦🙈🙈
Ratna Ningsih
simpan itu dlam hatimu arneta, atau cctv amankan untuk bukti bila sesuatu sma butikmu🙈🙈🙈
Ratna Ningsih
sebenarnya Mak nya Vincent perempuan bukan sih??🤔🤔 seolah olah ga terjadi apa apa, seolah olah miara anaknya selingkuhan suami sma sprti miara tuyul. atau jangan" Vincent itu bukan anak kandung nya, tpi anak suaminya dri perempuan lain 🤦🤦🤦
Ratna Ningsih
pelakor tetaplah pelakor, apa ada generik pelakor 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
pelakor dan turunannya lgi buat drama, masih Lom sadar jga mereka siapa lawan yg mereka hadapi 🤦🤦🤦
Ratna Ningsih
penyesalan selalu datang belakangan, nyesek kan tuh rasaiiin 😜😜😜🙈🙈
Ratna Ningsih
cerita sebagus ini tpi sepi komen. ghost readers Thor, terlalu asyik baca dan terbawa arus cerita jdi lupa ninggalin jejak🤭🤭🤭🙈🙈😘😘😘
Ratna Ningsih
alur ceritanya cukup bagus cuma sayangnya typo nya jga bertebaran 🙈🙈
Ratna Ningsih
mampus kau Vincent, kau pikir arneta sebodoh itu yg bisa kau bohongin dan kau pikir si bulan" mendekatimu tanpa maksud dan tujuan??🤔🤔🤔 benar" bodoh kau Vincent 🤦🤦🤦🙈🙈
Ratna Ningsih
bulan terlalu confidence dan ceroboh. dia ga sadar diri dan statusnya dg Vincent sprti apa🤦🤦🤦 bener" bodoh dan ceroboh🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
CEO bodoh gampang diintimidasi perempuan murahan 🤭🤭
Ratna Ningsih
hebat banget didikanmu Susan??🤔🤔 hingga anak yg kau lahirkan berani melawan mu🤦🤦🤦
Ratna Ningsih
ada ya seorang ibu yg menjerumuskan anaknya demi sebuah ambisi 🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!