NovelToon NovelToon
Berlapang Dada

Berlapang Dada

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Duda / Tamat
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: ibu ditca

Menjalin asmara bertahun-tahun tak menjanjikan sebuah hubungan akan berakhir di pelaminan.

Begitulah yang di alami oleh gadis bernama Ajeng. Dia menjalin kasih bertahun-tahun lamanya namun akhirnya di tinggal menikah oleh kekasihnya.

Namun takdir pun terus bergulir hingga akhirnya seorang Ajeng menikahi seorang duda atas pilihannya sendiri. Hingga akhirnya banyak rahasia yang tidak ia ketahui tentang suaminya?

Bagaimanakah Ajeng melanjutkan kisahnya??

Mari kita ikuti kisah Ajeng ya teman2 🙏🙏🙏
Selamat datang di tulisan receh Mak othor 🙏. Mohon jangan di bully, soale Mak othor juga masih terus belajar 😩
Kalo ngga suka ,skip aja jangan kasih rate buruk ya please 🙏🙏🙏🙏
Haturnuhun 🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ibu ditca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Di terima

Dafi membuka-buka lemari makanan dengan kasar. Bu Tini yang ada di warungnya pun ke belakang untuk melihat kegaduhan yang di buat Dafi.

"Kamu apa-apaan sih , Dafi??" pekik Bu Tini.

"Nenek nggak masak? Kenapa nggak ada makanan di atas meja, di lemari juga nggak ada apa-apa ?" tanya Dafi.

"Ya emang nggak ada yang dimasak. Kalau kamu mau ambil aja sana mi instan sama mama kamu suruh masakin sekalian!" ujar Bu Tini.

"Ya udah bagi duitnya sepuluh ribu nek. Dafi mau beli baso malang aja!" Dafi menadahkan tangannya di depan Bu Tini.

"Ngga ada! Warung lagi sepi dari tadi. Minta sama ayah apa mama mu aja!"

Bu Tini mengibaskan tangannya meminta agar Dafi pergi dari hadapannya.

Dafi menghentakkan kakinya. Ia pun ke kamar menghampiri mamanya yang sedang memakai masker.

"Mama bagi duit! Mau beli baso malang!" kata Dafi. Sama seperti tadi, ia menadahkan tangannya di depan Resti.

"Makan yang ada aja di dapur, Dafi!" kata Resti dengan hati-hati takut maskernya pecah.

"Ngga ada apa-apa! Nenek ngga masak!" sahut Dafi. Resti memutar badannya ke belakang.

"Gimana ceritanya ngga masak sih?!!" kata Resti ketus. Suami Resti tampak cuek dan sibuk bermain ponselnya.

Resti pun bangun dari duduknya lalu mengambil uang tiga puluh ribu dan di berikan kepada Dafi.

"Ini sekalian beliin buat mama sama ayah!" kata Resti. Dafi menatap uang itu.

"Nenek sama kakek ngga di beliin?" tanya Dafi polos.

"Ngga! Ngapain! Kaya kebanyakan duit aja! Udah sono beliin!!" pinta Resti. Dafi pun berlari keluar untuk membeli apa yang tadi ia inginkan.

"Bang!" Resti mengguncang bahu suaminya.

"Heum!"

"Gimana dong kalo kaya gini terus, bisa tekor kita!" Resti melipat kedua tangannya di dada.

"Ya mau bagaimana lagi. Adik mu udah ngga mau jadi donatur lagi di rumah ini!" sahut lelaki berumur tiga puluh lima tahun itu.

"Kesel aku tuh sama si Bhumi!"

"Ya udah sih! Kalo ngga gini aja. Kita cari kost biar kita bisa menghemat Res!"

"Hemat apa nya sih bang? Yang ada pengeluaran kita makin banyak. Buat bayar kost nya emang ngga mahal?"

"Bayar kost kan sebulan sekali Res. Pasti bisa lah, dari pada tiap hari kita belanjaain buat serumah kan? Kalo buat kita bertiga doang bisa kali beli lauk mateng terus kamu tinggal masak nasi doang!"

Resti tampak berpikir. Ia mengetuk-ngetuk dagunya.

"Terus kalo Dafi pulang sekolah gimana? Di di kontrakan sendirian gitu? Kasihan dong!"

Suaminya pun akhirnya berpikir seperti itu.

"Kalo pulang sekolah ya suruh ke sini aja. Nanti sorenya tinggal kita jemput! Beres kan???"

Senyum Resti mengembang.

"Boleh juga tuh bang!" sahut Resti.

Suami Resti mengatakan bahwa ia sempat melihat Bhumi keluar dari salah satu kost-kostan yang tak jauh dari rumah ini. Dan karena info dari suaminya tersebut, Resti jadi ingin menghampiri adiknya tersebut.

💐💐💐💐💐💐💐

"Bagaimana Jeng?" tanya Bhumi menunggu kepastian jawaban Ajeng.

Ajeng akui, Bhumi manarik secara visual. Meski ia seorang satpam, bahasanya tak keras. Tapi mungkin tetap tegas saat bertugas.

Tapi apa iya secepat ini harus move on dari Ranu?

"Kalau memang kamu ngga bisa ngga apa-apa, Jeng! Tapi mas mohon, jangan jauhin mas sama Khalis!" kata Bhumi pelan.

Ajeng menggeleng cepat.

"Bukan maksud ku nolak mas Bhumi, tapi aku cuma merasa kalau...apa ini tidak terlalu cepat?" tanya Ajeng.

"Kamu dan mantan kamu juga belum lama putus kan? Dia malah langsung nikah setelah ninggalin kamu. Jadi ngga salah kan kalau kamu juga mencoba buat move on dari dia?"

Ajeng menundukkan kepalanya.

"Saya sudah dewasa Jeng. Sudah ngga ada waktu untuk main-main. Saya serius sama kamu, Jeng! Walau pun saya sadar, saya bukan orang berada."

"Ssttt...mas Bhumi kenapa malah bahas kaya gitu sih! Mau seperti apa pun keadaan mas Bhumi, aku...."

Ajeng menggantung kalimatnya dan spontan menutup mulutnya. Di mata Bhumi, ekspresi Ajeng sangat lucu. Keceplosannya alami sekali!

"Terimakasih !" kata Bhumi sambil tersenyum. Wajah Ajeng sudah memerah menahan malu.

Khalis sampai terkantuk-kantuk di pangkuan Ajeng.

"Ya udah, mas sama Khalis pulang ya! Besok pagi mas masih off, mungkin kita bisa jalan-jalan bertiga?''

Bhumi mengajak atau bertanya sih???

"Eum...ok-oke!" kata Ajeng tergagap.

Bhumi meraih Khalis dalam pangkuan Ajeng. Dan tanpa sengaja tangan mereka saling bersentuhan.

Ada getaran yang keduanya tak pernah mereka rasakan sebelumnya. Meski hanya sekian detik, namun sepertinya hal itu cukup membuat jantung mereka tak aman.

Setelah berada dalam gendongan Bhumi, Khalis menguliat beberapa kali. Gadis kecil itu mengigau.

"Bu ...Bu....!" gumam Khalis. Bhumi tersenyum tipis. Nyatanya, bukan hanya dirinya yang jatuh hati pada Ajeng, tapi Khalis. Putrinya seolah menginginkan Ajeng menjadi pengganti sosok ibunya yang mungkin memang tak akan pernah terganti.

Bhumi pun berpamitan pulang. Tepat di mana jam kunjungan habis. Kecuali kalau memang ada yang menginap dan itu pun atas ijin Bu Haji. Ega contohnya!

Bhumi menggendong Khalis dengan satu tangannya dan satu tangan lagi untuk menyetir roda duanya.

Lelaki itu tampak bahagia karena akhirnya cintanya di sambut oleh gadis yang baru ia kenal. Ajeng Larasati!

Bahkan nama kalian pun sama Ayu, Ajeng! Tapi aku tidak akan pernah membandingkan kalian! Aku tidak bermaksud untuk mengkhianati mu Ayu, tapi tidak salah kan jika aku kembali jatuh cinta pada gadis lain setelah kepergian mu??? Batin Bhumi yang kini sudah tiba di kostnya.

💐💐💐💐💐💐

Terimakasih 🙏

1
muthia
semangat dan sehat selalu bucan 🙏❤
dewi rofiqoh
Perjuangan mempertahankan rumah tangga yang diterpa ujian badaj
dewi rofiqoh
Happy ending buat 3 keluarga kecil. Ada hikmah dari setiap ujian yang mereka lewati. Saling menerima dan melengkapi kekurangan masing-masing pasangan.
Tetap semangat kak berjuang di dunia nyata💪💪sehat selalu.
Ditunggu karya terbarunya
🌷💚SITI.R💚🌷
🧡🧡🧡💛💛💛💛💚💚💚💚💙💙💙💙❤️❤️❤️❤️❤️
🌷💚SITI.R💚🌷
semangaat mak othoor sy jg sm posisiy jd tulng punggung..
🌷💚SITI.R💚🌷
hooh ini rangkuman cerita aja bun..ga pa² trs semangaat smg semyay sehat³ ya
🌷💚SITI.R💚🌷
smg seiring waktu pa,anshor insyaf
indy
Terima kasih kakak... semangat💪
🌷💚SITI.R💚🌷
semangaat thoor..memang kita hrs realita ya krn dunia nyata dan tdk nyata jg butuh uang,,trs berkarya smg othor dan kwluarga sehat² selalu,,Aamiin
dewi rofiqoh
Selamat bhumi ajeng debay lahir selamat dan sehat
muthia
tetap semangat bucan dan sehat selalu ❤❤
🌷💚SITI.R💚🌷
setelah kejadian yg menimpa isah apa dia akan taibat atau makin jd bwgitu jg chila dia akan malu atsu semakin bangga sm kelakuan dia,smg dapat hidayah
dewi rofiqoh
Kamu boleh memikirkan bu tini jeng, tapi hanya sekedarnya saja. Bhumi sayang banget ke kamu, gk mau kamu terbebani. Lebih baik fokus dengan kehamilanmu dan keluarga kecilmu bersama bhumi. Doakan saja bu tini mendapatkan hidayah bisa berubah menjadi lebih baik
hidagede1
nah loh pelakor teriak pelakor
dewi rofiqoh
Bhumi tak ingin kamu sakit hati jeng! Bhumi gk tega lihat kamu disepelekan dan dihina terus sama bu tini
🌷💚SITI.R💚🌷
ajeng terlalu sangat baik hatiy..gmn orang tuay jg sangat baik dan lemah lembut dlm mendidiky..smg aja bu tini do beri hidayah dan lembut hatiy
🌷💚SITI.R💚🌷
jangan smp nunggu maut yg datang ya bu tinj
🌷💚SITI.R💚🌷
biar jd pelajaran smg aja dia bisa taubat dan ga mengulangi lg,tinggal anaky yg dapat pelajarsn biar kspok jg
pangestu eka
nah seharus nya anak nya Isah liat ini....biar dia tau akibatnya KLO ganggu laki orang. apa lg terang2 bgt
dewi rofiqoh
Isah dapat hukuman dari para istri pria selingkuhannya 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!