NovelToon NovelToon
Dosen Gaib

Dosen Gaib

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Pembunuhan / Eksplorasi-misteri dan gaib / Dosen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anisa Rizky S

Juara 8🏆(Lomba Menulis Horror dan Thiller)

(Sudah terbit)
Assalamu'alaikum teman-teman❤️
Aku Anisa Rizky S kembali lagi ini dengan karya baru.
Semoga kalian suka ya🤗

Di sebuah kampus terkenal di Jakarta yang ternyata menyimpan sejuta misteri dan dapat membuat bulu kuduk orang berdiri, namun itu semua tidak berlaku bagi gadis cantik yang bisa melihat sosok tak terlihat yang ada di sana. Hal hal aneh sudah menjadi makanan sehari hari untuknya.

Dia bertemu dengan dua orang yang kini menjadi sahabatnya bahkan mereka tahu tentang kelebihannya. Lantas keanehan demi keanehan apa saja yang dirasakan oleh gadis itu, dan mampukah dia mengungkap misteri yang ada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Rizky S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31.Pencarian Aline,Raisa,dan Fauzan.

Raisa pun terdiam sejenak dia berpikir bagaimana kalau dia ketahuan.

"Kalau gue ketahuan gimana ya? tapi gue khawatir banget sama Aline dan Fauzan," ucap Raisa dalam hati.

"Udah sa,mending kita duduk manis aja disini doain aja semoga mereka berdua enggak apa," ucap Karina.

"Tapi gue khawatir banget sama mereka apalagi ada Dooo..." ucap Raisa terpotong.

"Dooo apa sa,kok enggak diterusin?" tanya Tania.

"Aduh kebiasaan deh kalau ngomong suka enggak bisa direm,tapi harus jawab apa," ucap Raisa dalam hati.

"Kok diem sa,jawab dong," ucap Sovia.

"Do apa ya lupa nanti gue kasih tau kalau udah inget," ucap Raisa sambil cengengesan.

"Gaje banget loe sa," ucap Tania.

"Besok gue mau tanya lagi dan loe harus inget ya," ucap Sovia.

"Kayaknya Raisa nyembuiin sesuatu," ucap Karina dalam hati.

Sementara itu Aline dan Fauzan masih berjalan,namun mereka merasa aneh.

"Zan,kok kita enggak nyampek-nyampek ya?" tanya Aline.

"Iya lin,kayaknya kita udah jauh jalannya," jawab Fauzan.

Mereka masih terus berjalan walaupun dalam hati merasa aneh.Mereka balik lagi ke belakang kampus dimana gundukkan itu berada.

"Kok kita balik lagi kesini," ucap Aline terheran-heran.

"Iya ya padahal kita udah jauh lho," ucap Fauzan kebingungan.

"Berarti dari tadi kita cuma muter-muter doang," ucap Aline.

"Sumpah ini aneh banget," ucap Fauzan.

"Pasti makhluk halus daerah sini yang ngajakin kita muter-muter,"ucap Aline.

"Siapa,lin?" tanya Fauzan gemetar.

Aline pun memejamkan matanya sambil merasakan hawa yang ada di sana.Namun tiba-tiba dia melihat sesosok bayangan.

"Loe liat bayangan enggak,zan?" tanya Aline.

"Kalau bayangan kita gue pasti liat," jawab Fauzan.

"Bukan zan, banyangan itu," ucap Aline sambil menunjuk ke suatu arah.

"Enggak ada bayangan apa-apa kok," ucap Fauzan.

Rupanya bayangan itu adalah sosok Dosen gaib Almh.Bu Rossa dengan tatapan sendu dan pucat.Aline pun menghampiri sosok itu.

"Ibu..apa ibu yang bawa saya dan temen saya ke sini?" tanya Aline dengan nada suara gemetar.

Almh.Bu Rossa mengangguk wajahnya pucat dengan rambut menutupi sebagian wajahnya.Selama Aline melihat Almh.Bu Rossa dia tidak menyadari bahwa ada luka tusukkan dibagian perut.

"Ya Ampun ternyata ada bekasan tusukkan di perut ibu," ucap Aline.

Fauzan nampak sedikit ketakutan dan khawatir.Dia pun mendekati Aline.

"Loe ngomong sama siapa,lin?" tanya Fauzan.

"Sttt gue lagi ngomong sama almh.Bu Rossa," ucap Aline.

"Hah berarti dia ada disini dong," ucap Fauzan sambil memegang lengan Aline secara spontan.

"Gitu aja takut coba kalau dia ada didepan mata loe mungkin udah pingsan," ucap Aline

"Ya gimana ya lin, masalah nya gue udah pernah liat mukanya," ucap Fauzan.

"Saya mau ibu jelaskan soal surat ini?" tanya Aline sambil menyodorkan surat misterius yang kemarin.

"Loe jangan aneh-aneh lin,enggak mungkin dia ngomong terus njelasin semua ini," ucap Fauzan.

"Ya apa salahnya kita coba siapa tau kita menemukan petunjuk," ucap Aline.

Dosen itu hanya diam dan menundukkan sebenarnya dia ingin menjelaskan sesuatu,namun lagi-lagi almh.Bu Rossa menghilang.

"Yah kok malah menghilang," ucap Aline.

"Apa gue bilang lin,tapi setelah gue liat bener-bener itu surat gue jadi kepikiran Kak Justin dan Kak Jennie soalnya nama mereka inisial nya J,"ucap Fauzan.

Aline nampak terdiam dan sedang memikirkan sesuatu.

"Jujur gue sebenernya mikir kayak gitu,tapi Kak Justin kan orang baik enggak mungkin dia ngelakuin itu atau dia tau sesuatu," ucap Aline dalam hati.

"Malah bengong loe tadi dengerin omongan gue enggak," ucap Fauzan.

"Ya gue denger cuma masalah nya kita enggak ada bukti apa-apa dan gue juga enggak begitu yakin kalau Kak Justin otak dari semua ini," ucap Aline panjang lebar.

"Loe naksir ya sama Kak Justin?" tanya Fauzan.

"Enggak siapa yang naksir Kak Justin gue kayak gini supaya kita itu enggak salah nuduh," ucap Aline.

"Oh gitu ya," ucap Fauzan singkat dengan ekspresi masam.

Ditempat lain para senior nampak sedang berjalan mencari keberadaan Aline dan Fauzan.

"Jus,ini kita mau mencar ?" tanya Peter.

"Eeee iya kita mencar aja tapi kalian jangan ke arah belakang kampus ya," ucap Justin.

"Emangnya kenapa,jus?" tanya Niken.

"Soalnya disana itu gelap dan nyeremin ,lagi pula kayaknya mereka berdua enggak mungkin ada disana," ucap seseorang yang ternyata itu adalah Jennie.

"Loe ngapain disini?" tanya Justin.

"Ya gue pengin ikut emang enggak boleh?" tanya Jennie.

"Tapi kita udah lama enggak ngecek keadaan belakang kampus jadi enggak papa dong kita kesana siapa tau mereka ada disana," ucap Petter.

"Eeeeee bener kata Jennie kalian enggak kesana gue takut nya kalian semua malah kenapa-kenapa," ucap Justin.

"Semenjak kematian mendadak Bu Rossa kelakuan Justin sama Jennie aneh apalagi kalau bahas soal lantai 3 sama daerah belakang kampus," ucap Petter dalam hati.

"Ya udah deh kita enggak usah kesana yang lainnya setuju kan?" tanya Niken.

"Setujuuuu," ucap yang lainnya secara serentak.

"Syukurlah mereka enggak ke belakang kampus,tapi gue kok curiga ya kalau Aline dan Fauzan ke belakang kampus," ucap Justin dalam hati.

"Untung ada aku ya coba kalau aku enggak dateng pasti kamu bingung harus jawab apa," ucap Jennie sambil merangkul Justin.

"Bisa enggak satu hari loe enggak ganggu gue jujur gue capek harus kayak gini terus pura-pura enggak tau dan selalu diselubungi rasa bersalah," ucap Justin sambil melepaskan rangkulan Jennie.

"Aku tau jus,ini memang kesalahan kita,tapi kita harus berusaha supaya enggak ada tau terutama Aline dan mending kamu jauhin dia" ucap Jennie.

"Gue suka sama Aline dan gue enggak mau karena hal ini dia jadi benci sama gue," ucap Justin sambil bergegas pergi.

Hati dan perasaan Jennie tercabik-cabik mendengar perkataan Justin.Air matanya tiba-tiba tumpah membasahi pipinya yang tirus itu,dia tidak menyangka Justin bisa berkata seperti itu.

"Kamu jahat jus,dulu kamu bilang kamu akan setia sama aku semenjak kejadian itu tapi kenyataannya kamu malah mutusin aku dan sekarang suka sama maba aneh itu," ucap Jennie dengan wajah yang dibanjiri air mata.

Jennie sangat terpukul mendengar perkataan Justin tadi,tapi dia tidak tinggal diam rupanya dia merencanakan sesuatu.Dia pun mengikuti Justin.Sementara itu Justin memberanikan dirinya untuk ke belakang kampus.

"Gue harus kebelakang kampus gue yakin mereka ada disana," ucap Justin sambil melangkah kakinya ke arah belakang kampus.

Justin pun melangkah kan kakinya untuk sampai ke belakang kampus.Sementara Jennie mengikuti nya dari belakang.

Happy Reading semuaaa🤗

Jangan lupa Vote dan like.

Ditunggu kritik dan sarannya 🙏

Mohon maaf ya belum bisa update setiap hari dan masih banyak kekurangan.

Terima kasih yang sudah meluangkan waktu untuk membaca novel ini❣️🙏.

1
Hamliah Lia
bagus tor
Nia Sulistyowati
ganteng tapi playboy,,
masuk eliminasi ini,,,
Vivi Yetri
arrrggghhh
Kardi Kardi
AMAZING STORIESSS
Tytha Radyttya
bahasa loe belepetan gak. beraturan gak jelas
Inasitinurhasanah: klu lu gk suka skip aza jng kasar gtu dong,,,susah buat novel tau
total 1 replies
gemini boy
lah iya itu ,,, susah klo ngobrol masalah setan sama orang yg ngga paham
Selama Nya Cinta
Aline itu kan indigo kenapa jadi kayak orang bego lihat penampakan harus nya udah faham donk....
Resy
arine sangat BODOH
Resy
katanya mereka Islam, tapi kok ngasih sesajen sama makhluk halus.
itu musyrik namanya‼️
Resy
katanya mereka muslim?? kok ada sesaji ?? itu musyrik
Resy
cinta & nafsu??

ini pasti justin & jennie melakukan sesuatu🔞, terus ketauan Bu rossa
zainul anita
ceritax bagus tuh kak
Maliqa Effendy
berasa lg di kejar dead line..tanda bacanya ituloh...
Vinansha AFR
Ceritanya menarik kak..
Tapi saran saya, tolong perbaiki lagi tanda baca dan beberapa kalimat yang seakan-akan lagi kejar-kejaran itu. Supaya pembaca nyaman membacanya.
Semangat kak 🙏
Vinansha AFR
Kayak aku dong.. aku paling suka nonton drakor. 🤭
Melinda Ismail
cerita nya gk jelas alurnya...
Bunda Dwije
bukannya tas arin ketinggalan diwarung pas dy diculik ya thor. udh dikasih ke aline jg kan..
fanisa oktavia
kesal sama karakternya fauzan
fanisa oktavia
playboy nih cowok
Vivi Yetri: iya wkwk
total 1 replies
Suhartini Titin
ini ceritanya muter2 jd bacanya sedikit malas awalnya penasaran lama kelamaan cerita berbelit2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!