Frans Brian Eddison
berawal dari pengkhianatan kakak kandung nya yang menikahi kekasih nya,
Menjadi seorang yang sangat suskes,
mengawali karir nya dari nol, meninggalkan kekayaan orang tua nya, menjadi tangan kanan dan seorang kepercayaan millioner muda sekaligus pengusaha terbesar di negri ini.
Tapi tidak untuk masalah percintaan, tidak satupun mampu meluluhkan hati nya, hanya sebatas angin dan berlalu.
Hingga akhirnya dia pertemukan dengan seorang wanita yang selalu membuat nya berjuang dan jatuh bangun.
[Sekuel dari novel 'Pernikahan luar biasa']
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepergian selama nya [II]
Keluarga Eddison masih dirumah sakit, menunggu pengeluaran surat kematian Armand pun Jullian tidak bisa segera berangkat malam ini, beberapa petugas pilot tampak tidak on duty dan harus menunggu pagi, pun kelengakapan flight clearance surat-surat lain nya tidak bisa di proses semendadak ini.
Menjelang pagi beberapa stasiun televisi tampak menyiarkan berita kecelakaan maut itu, mengabarkan jelas kronologis kejadian.
Aditya terbahak-bahak menatap layar televisi di kantor nya tempat dia membawa Nancy,
Jordan yang masih di Geroge Devil di sebuah Klub malam milik nya shock mendapatkan panggilan dari nomor Jullian yang lama tak menghubungi nya.
/"Hantarkan Nancy ke Royal Medicine Hospital dalam 1 jam!"sarkas nya tiba-tiba
/"A-Apa?"
/"HANTARKAN SEKARANG!!" pekik Jullian lagi dalam panggilan telepon nya.
/"Aku, a-aku tidak tau dimana dia?" jawab Jordan terbata.
/"AKU TIDAK PEDULI, Aditya menculik nya lagi!, aku tunggu dalam 1 jam, jika tidak usaha mu dan keluarga mu, akan aku hancurkan menjadi debu membaur menjadi satu!!!"
/"Ta-tapi..."
/"AKU TiDAK MAU TAU, 1 lagi kirimkan aku sebuah bukti yang menjelaskan Nancy tidak bersalah!!"
/"Tapi Jul----
"Tut..... "
"Shit Aditya, apa lagi yang kau lakukan!!!" Geram Jordan mengepalkan kedua tangan nya.
***
"Prakkkk....
Nancy meringsutkan tubuh nya, yang kaki dan tangan nya di ikat oleh Aditya, nyaris berantakan tidak hanya pakaian yang pora-poranda.
Begitupun tubuh nya, wajah nya, kaki nya habis menjadi sasaran pukulan dan terjangan Aditya yang seakan kesetanan, Dendam karena Frans juga sempat menembak bahu kiri nya.
Prakkkkk....
lagi dan lagi, namun Nancy tak gentar tetap saja mentertawakan seolah kuat, kebodohan dan kesalah pahaman Aditya kepada nya.
"Bodoh kau memang bodoh!,bukan aku pelaku nya, sudah ku katakan bukan aku Aditya!!!! teriak nya juga menahan sakit nya bibir yang terluka di hantam tangan kokoh Aditya
"Haha... Kau masih saja tidak mengakui nya, kau dengar ini, KAU DENGAR!!"
Nancy mulai mendengar, menatap penuh sebuah berita yang di tayangkan di sana
Hiks hiks "Franssssss.... FRANS!!!" isak nya terseduh.
"Haha... bagaimana kau suka, kau suka sayang?, sini ku perbesar lagi...."
Hahahaha Aditya semakin tergelak mentertawai nya.
Akhirnya Air mata Nancy tumpah, tangis nya memecah Aditya semakin memperbesar suara televisi yang sangat jelas mengabarkan kecelakaan maut kedua anak Eddison pengusahan besar penyuplai bahan baku obat-obatan terbanyak di Negara ini.
"Brakkh... Haha bagaimana pembunuh,bagamana!"
"Bukan aku yang membunuh, bukan aku!!,kau tuli berkali-kali sudah ku katakan bukan aku!!"
"B*tch!, Wanita Pembohong!,kau iri dengan Virly kau iri, karena itu kau membunuh nya!"
"Tuduhan mu tak beralasan!"
Prakkkk!!!!
"Masih saja tak mengakui nya!"
lagi-lagi tangan kokoh Aditya melayang ke pipi mulus Nancy, Nancy mengelus pipi susah payah dari ikatan nya.
Menatap tajam tak gentar kepada Aditya.
"Kau DENGAR!! Kau ingat, Jika suami ku datang, atau orang-orang nya datang kau akan habis, KAU AKAN HABIS ADITYA BRENGSEK!!"
"Hahaha berani sekali kau, Kau tuli!!,
kau tidak dengar ada yang mati dalam kecelakaan itu!!!, Mungkin saja itu suami mu" ejek nya berkacak pinggang terus menghemebuskan rokok nya.
"TIDAK, TiDAK mungkin, Kau saja yang mati, suami ku pasti hidup, dia pasti menyelamatkan ku!!"sarkas Nancy membidik tajam.
GEEDEEEEEBBBRUUAAK!!!!
"Aditya!!!,lepaskan wanita itu!!!" tiba-tiba pintu yang lepas dari Engsel nya.
Nancy begitu pun Aditya terbelalak menatap beberapa orang di ambang pintu, setelah susah payah Jordan mencari informasi Aditya akhir nya Jordan menemukan nya kantor nya.
"Jordan?" Aditya terkesiap
"Om?"
"LEPASKAN dia!, aku sudah pernah bilang lupakan Virly, dia sudah bahagia di surga!, kau lihat kau membuat semua nya menjadi runyam!"
Aditya mendengus kesal.
"Anda datang untuk menyelamatkan nya? Lalu bilang, Lupakan! Hahhaha.
dengan mudah nya anda bilang lupakan! Cih, semua yang sudah kami lewati lama dan hampir waktu nya dia pergi secara mendadak!, tidak kah kau berfikir aku tidak akan mencari penyebab nya!"
"Tapi kau salah orang! kau salah orang!"
"APA!, jadi kau tau siapa pembunuh Virly!"
"Sudah ku katakan itu bukan urusan mu!! "
"Tapi dia tunangan ku Jordan , tidak bisakah kau mengerti itu!!"
Jordan menghela nafas nya susah payah,menunduk bersalah.
"Ya, aku tau, aku tau semua nya... "
"Kau tau? Kau tau!!, kenapa kau menutupi nya, Kenapa kau tidak mengatakan nya!"
"Aku takut kehilangan istri ku setelah kematian anak ku!!!" ucap nya cepat sekali.
"Lalu siapa pembunuh nya, siapa?"
"Dia korban yang meninggal,ya dia yang meninggal itu! Armand Eddison..., tunjuk Jordan ke sebuah televisi yang terus menayangkan berita kecelakaan itu.
"Apa! Armand Eddison!, Ha? Kenapa dia membunuh Virly ku!"
Hiks hiks... Seketika Jordan menunduk terisak meratapi dan menyesali kebodohan nya.
"Aku berselingkuh dengan Carollina wanita nya lima tahun lalu itu, membuat Virly anak ku dendam hampir membunuh nya namun Virly kalah cepat, dia yang lebih dulu terbunuh oleh Armand Eddison kekasih Carollina selingkunan ku!, hiks... Hikss..
Semua ini salah ku, salahku, tidak ada hubungan nya dengan Nancy yang mencoba menyelamatkan nya malam itu!!"
Bughh...
Seketika Aditya jatuh berlutut tak percaya dengan semua yang di ucapkan Jordan.
"Jadi aku salah orang...ha... "
Video sending....
*
Beberapa menit kemudian
ROYAL MEDICINE HOSPITAL
"Aku berselingkuh dengan Carollina wanita nya lima tahun lalu itu, membuat Virly anak ku dendam hampir membunuh nya namun Virly kalah cepat, dia yang lebih dulu terbunuh oleh Armand Eddison kekasih Carollina selingkunan ku !, hiks... Hikss..
Semua ini salah ku, salah ku, tidak ada hubungan nya dengan Nancy yang mencoba menyelamatkan nya malam itu!!"
"APA, YA TUHAN, ARMAND, CARROL!!" pekik Mama terperanjat oleh video yang baru di putar oleh Jullian dan memperlihatkan Nancy yang berdarah-darah di sana.
"Caroll..!!"
Prakkkkk!!!
Seketika tangan Mama melayang kepada Caroll yang juga mendengarkan Video yang di putarkan Jullian itu, Caroll meringsut terjatuh ke lantai, memegangi pipi nya.
"Maafkan aku Ma... Maafkan aku!!"
Mama menggrutukan gigi nya.
"Armand kau bodoh sekali, Armand ya Tuhan Armand, kenapa kau melakukan nya!"
"Siapa Nancy Ma, apa dia yang mama bilang saat itu di Appartement Frans.." tanya tuan Eddison..
"Ya, dia Pa dia, dia anak yang baik,
Jull...Nancy...Jull, Selamat kan dia, selamatkan gadis itu, kasihan sekali dia!!" pinta Mama lirih tidak tega melihat Nancy sudah berdarah-darah di dalam sana.
"Sebentar lagi , sebentar lagi Jordan akan membawa nya kesini, hemmmmm....Ma satu lagi, Ada yang ingin aku sampaikan...!"seru Jullian
"Katakan Jull, katakan semua nya!"
"Frans sudah menikahi Nancy" jelas Jullian semua nya.
"APA!!" papa terkesiap tidak percaya.
"Menikahi Nancy!!" pun mama mendadak shock
"Iya, mereka melakukan pernikahan bawah tangan 2 minggu lalu, saat ini Frans sedang mengurus semua surat-surat nya dan resepsi nya!"
"FRANS!!, bagaimana bisa dia menyembunyikan pernikahan nya!" kesal Papa mengusap wajah nya kasar.
"Terlalu panjang pa, Aditya bahkan sempat menjual Nancy di Singapura..."
"APA! menjual gadis itu!! apa karena dia fikir Nancy pembunuh nya!"timpal mama
"Ya, Mama benar, padahal mereka adalah teman dekat, Jordan lah yang membuat semua nya menjadi rumit!"
"Carolllll......!!!, semua ini karena mu, Karena mu, semua nya karena kau dan perselingkuhan mu, kenapa tidak kau saja yang MATI!!" hardik Mama menatap tajam Caroll
"Sudah Ma... Sudah!!!, semua nya sudah terjadi!!" cekal papa tak ingin memperpanjang.
Hiks hikss Caroll menenggelamakan wajah nya ke dalam lutut menyesali perbuatan nya.
Lagi-lagi Mama menatap nya jijik.
"Berhenti berakting, air mata buaya!!"pekik Mama
"Air mata buaya"
Caroll kesal seketika mengangkat kepala nya.
"Stop Ma, stop!! Kenapa kalian hanya menyalahkan ku, kenapa?? salah kan juga anak kalian yang sudah mati itu,salahkan!!"
"KURANG AJAR!!!, Wanita murahan pergi kau dari sini!!"sarkas Mama.
"Caroll kau--
Seketika Caroll bangkit menajamkan pandangan nya."Kita lihat, aku yakin anak kesayangan kalian yang sekarang akan mati juga, Dia akan mati!!!"
"Berengsek, Jaga ucapan mu!!" kesal Jullian hampir memukul nya.
"Jull, stoped...stop, jangan lalukan kebodohan lagi !!!" teriak papa menyadarkan nya..
Caroll pun keluar melangkah gontai dengan santai nya, melemparkan senyuman di ujung bibir seperti ejekan kepada semua nya.
Mama kembali menangis di pelukan suami nya, hikss hiksss...
"Anak-anak kita pa, anak kita...Frans.... Frans.... Armand, Armand.."
"Sudah Ma... Ikhlas kan ma, ikhlas kan!!"
usap lembut Tuan Eddison di punggung istri nya.
.
"Hidup jika tidak di tinggalkan, ya meninggalkan!"
.
.
.
🌾 VOTE, LIKE, COMMENT
😂😂
5 bunga
1 like
1vote
part paling melow
udah lama aku nungguin cerita kk,