NovelToon NovelToon
Putri Itu Bisa Membaca Pikiran!

Putri Itu Bisa Membaca Pikiran!

Status: tamat
Genre:Time Travel / Pembaca Pikiran / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:48.4k
Nilai: 5
Nama Author: indah yuni rahayu

Tag khusus : Membaca Pikiran
Thalita terbangun kembali setelah meminum racun buatan suaminya.
Deo begitu ambisius ingin menyingkirkan istrinya itu agar bisa menikahi adiknya.
Namun takdir berkata lain, Thalita kembali hidup dan memasuki area istana kerajaan sebagai seorang putri yang terbuang.
Thalita yang awalnya seorang wanita kantoran itu harus menjalani berbagai rintangan sebagai seorang putri buangan.

Apakah Lita mampu mengubah takdirnya menjadi putri yang terhormat ?
Dan apakah ia bisa menundukkan hati sang pangeran yang begitu dingin di kerajaan itu ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah yuni rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi Istri

"Putri !" pelayan Wei berhasil menemukan keberadaannya.

Putri Zhiping menoleh seketika, "Pelayan Wei, bagaimana bisa kamu sampai berada di sini ?"

Zan Zizi menyembunyikan tangannya di balik punggung, ekspresinya begitu kecewa. Anehnya sang putri sama sekali tidak bisa membaca pikirannya yang ingin berniat jahat padanya.

Pengawal yang diperintahkan oleh pangeran Liang Zee juga tiba.

"Putri, ini gawat. Seharusnya Anda tidak bertukar pengantin. Pangeran Liang Zee sangat marah." ujar pelayan Wei cemas.

"Putri. Mari ikut dengan kami!" ajak seorang pengawal sedikit membentak.

Zan Zizi tidak suka melihatnya, " Tunjukkan rasa sopan santunmu!"

"Kamu jangan ikut campur!" pengawal itu membawa putri Zhiping pergi.

Dengan keberadaannya yang seperti itu, Zan Zizi tidak bisa berbuat apa-apa. Pelayan Wei mengejar langkah pengawal yang terburu - buru itu.

Di aula istana.

"Lapor Pangeran. Kami berhasil menemukan putri Zhiping!"

Pangeran Liang Zee menyunggingkan senyum kecut. "Lihat apa yang akan aku lakukan padamu, putri!"

Putri Zhiping tiba dengan nafas tersenggal. Pengawal tadi tak memandang statusnya, mereka menggiring putri bak tahanan saja.

Dan dihadapan semua orang, putri Zhiping teramat malu. Banyak cercaan yang mereka lontarkan untuknya meski tak diucapkan secara lisan.

"Putri buangan itu tidak tahu terima kasih. Sudah untung dinikahi pangeran malah berkhianat."

"Dasar tidak tahu terima kasih !"

"Pangeran Liang Zee sungguh buta, wanita rendahan seperti dia masih saja dinikahi."

"Kalau aku jadi pangeran, sudah aku bunuh dia. Memalukan saja!"

Putri Zhiping mengangkat kepalanya lalu berkata dengan tegas. "Maafkan aku Pangeran. Aku rasa hadiah dariku tadi tidak begitu membuatmu senang. Untuk itu aku akan menggantinya dengan yang lain."

"Apa katamu ? Mengganti dengan yang lain ?" Pangeran Liang Zee menajamkan pendengarannya. Lalu berjalan mendekat ke arahnya.

Raja Qian ketar - ketir melihat tatapan pangeran itu, jangan sampai ia melukai putrinya.

Yiyin juga tiba dan langkahnya tertahan di muka pintu ketika melihat putrinya sudah ditemukan dan tengah berhadapan dengan sang pangeran.

"Kamu pikir bisa menipuku lagi, Putri." imbuh pangeran dan langsung menarik lengannya hingga jarak mereka begitu dekat.

"Aku akan membuatmu menyesal karena telah lari dariku." ancam pangeran sedikit berbisik.

"Dengan senang hati." sahut sang putri sama sekali tidak takut. Ia sudah tahu isi hatinya sang pangeran.

Pemimpin upacara pernikahan segera memulai pernikahan mereka.

Putri Jian teramat sakit hatinya, putri Zhiping telah berkhianat padanya. Ia akan mengambil penawar racun dari Feng dan membiarkan Bhao mati sekalian.

Permaisuri Jian Lie sadar setelah itu, "Dimana putri Zhiping?" tanyanya pada pelayan.

"Syukurlah Anda sudah sadar. Putri dan pangeran sudah resmi menjadi suami istri."

"Sungguh? Sejak kapan ? Terakhir aku ingat putri Zhiping hendak kabur dari pernikahan. Lalu aku pingsan dan tak ingat apa pun." permaisuri Jian Lie memegangi kepalanya.

"Baru saja, permaisuri bisakah Anda bangun dan memberi ucapan selamat pada mereka ?"

"Oh, benar kah? Tentu saja. Bantu aku bangun !" Permaisuri Jian Lie tidak sabar ingin melihat mereka.

Setelah kedua pengantin resmi menjadi pasangan suami istri, untuk sementara waktu pangeran tinggal di kerajaan utara.

Banyak ucapan selamat yang diberikan oleh kerabat istana tapi tak membuat putri Zhiping tersenyum. Ia tahu jika mereka hanya memasang wajah palsu saja kecuali sebagian orang yang telah mendapatkan pertolongan dari nya. Mereka datang dengan membawa banyak hadiah dari kebun.

"Putri, jauh - jauh kami kemari hanya bisa memberikan ini sebagai hadiah." ujar Feng dan warga lain.

Putri Zhiping menyambut mereka dengan senang hati, "Kedatangan kalian adalah hadiah terindah yang aku dapatkan. Mari silahkan menikmati hidangan di sini !" memberi kode pada pelayan Wei agar menjamu mereka dengan baik.

"Terima kasih Putri. Semoga Putri dan Pangeran hidup bahagia!" lalu mereka menikmati hidangan sesuai arahan pelayan Wei.

Banyak orang istana yang tidak suka dengan kehadiran rakyat jelata.

"Mengapa raja tak menahan mereka agar mereka tetap berada di luar?"

"Mungkin itu permintaan putri."

"Putri mana yang kamu maksudkan, jangan bicara sembarangan ! Dia hanya putri buangan."

Mendengar umpatan dari mereka membuat putri geram dan hanya bisa diam menahan emosi. Percuma jika meladeni mereka, pikirnya.

Dan setelah acara penyambutan tamu selesai, pasangan pengantin menuju kamar mereka.

Putri Zhiping tak begitu menyukai kemewahan dan alhasil kamarnya tak banyak hiasan hanya taburan bunga di atas tempat tidur.

Putri Zhiping ingin mengganti pakaiannya. "Aku mau ganti baju dulu. Berbalik lah !"

Seketika ucapkan putri Zhiping membuat kesal pangeran. Bukankah ia tidak suka diperintah?

"Aku ini suamimu Putri, apa kau baru saja hilang ingatan jika kita sudah menikah?" ucap Pangeran Liang Zee dengan geram.

Putri Zhiping tak merespon, ia teramat lelah dan ingin segera tidur. Tidak ada pilihan, ia terpaksa mengganti bajunya di depan Pangeran Liang Zee.

Pangeran Liang Zee terkesiap dan seketika memalingkan muka. "Sial !" umpatnya. Ia pun juga harus mengganti pakaiannya.

Putri Zhiping sudah selesai dan hendak pergi tidur.

"Hei, apa yang akan kamu lakukan?" teriak Pangeran Liang Zee hendak merebut selimut sang putri.

"Ini kamarku. Tentu saja aku mau tidur." sahut putri cuek. Ia tahu niat pangeran yang hendak mengerjainya agar begadang malam ini.

"Tidak bisa !" tentu saja Pangeran Liang Zee menjaga image nya, bukankah ia pernah mengatakan jika menikahi putri hanya karena ingin terbebas dari perjodohan yang telah dibuat oleh ibunya. Jadi, sangat tidak sesuai jika ia meminta haknya malam ini sebagai seorang suami.

"Kenapa tidak bisa ? Aku sangat mengantuk dan ingin segera tidur."

"Aku tidak ingin tidur seranjang denganmu." ucap Pangeran Liang Zee licik.

"Kalau begitu kamu tidur saja di lantai." Putri Zhiping membaringkan tubuhnya.

Pangeran Liang Zee mendelik. Putri Zhiping sama sekali tidak takut dengannya.

Ia mondar - mandir mencari cara untuk membuat putri begadang. Bukankah ia sudah berencana memberinya perhitungan, tapi mengapa malah dirinya yang seolah terkena masalah.

Pangeran Liang Zee membangunkan putri. "Putri Zhiping, bangun!"

Putri Zhiping menyipitkan matanya, "Apa ?" sahutnya enggan. Ia sangat mengantuk.

"Aku lapar."

"Hah, bukankah kamu tadi sudah makan !" Putri Zhiping bangkit dari tidurnya.

"I-iya, tapi belum kenyang." Pangeran Liang Zee mendadak kikuk mendengar teriakan putri Zhiping. Rasanya ia ingin marah sekali karena tidak diperlakukan manis, tapi saat akan memarahi dia entah mengapa tiba - tiba saja hatinya melunak.

Putri Zhiping terpaksa bangun dan bergegas pergi ke luar. Tak terlihat seorang pun di luar kamarnya. Padahal ia ingin meminta tolong untuk dibawakan makanan ke kamarnya.

Putri Zhiping melangkahkan kaki ke dapur istana. Dan tak ada satu pun makanan di sana.

Apa yang harus ia perbuat?

Kebetulan sekali Zan Zizi belum tidur dan memasuki dapur juga.

"Putri?"

"Hah, Zan Zizi, kamu belum tidur?"

"Belum Putri. Apa yang sedang Anda lakukan malam - malam di dapur ?"

"Pangeran Liang Zee lapar. Aku bingung mau membuatkan makanan apa ?"

1
SANG
Mengapa harus begitu
SANG
Hadir 👍💪
Dinda
skippp
Kam1la: terima kasih kak sudah mau mampir, mungkin di karya saya yang lain lebih menarik. Bisa mampir.
total 1 replies
Dinda
karakter nya pemeran utama memalukan, ceroboh, bodoh pokok nya pemeran wanita nya cupu
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Kam1la: terimakasih, semoga terhibur kak!
total 1 replies
Anita M
Bagus sangat menarik
Kam1la: terima kasih Kak, semoga terhibur!
total 1 replies
IndraAsya
👣👣👣
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
laannnjuuuuuuuuuttttttt 🤗 🤗 🤗
semangat thor,, sehat and sukses slalu 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻😘
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©: Aamiin 🤲🏻
makaciiww doa ny 💗💗
total 4 replies
Frando Wijaya
cih 😒💢....lo tuh gk ada bedany tuh...gk punya etika Dan hanya Tau cari gara2
Frando Wijaya: ya 👍👍👍
total 2 replies
Frando Wijaya
HA! dsr tua bangka busuk....lo emng gk layak sebut raja... melainkn tua bangka busuk!
Frando Wijaya
peramal? emngny apaan peramal itu?
Kam1la
terima kasih Kak....!
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
like coment gift..
semangat truss yaa thor,, 💪🏻💪🏻💪🏻😘
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
semangat truss yaa thor,, huaighting 💪🏻💪🏻💪🏻😘
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Zan Zizi 🤔🤔🤔 siapa kau sebenarnya???
Yurniati
terus lanjut update nya thorr
Yurniati
tetap semangat terus
Yunita Widiastuti
nekpir..
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Yurniati
siapa kah itu gerangan,,,,,🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!