SEASON 2
Cerita cinta Raka anak pasangan CPNCT 1
yang harus memilih antara masa lalu dan sekarang, memperbaiki semuanya sebelum terlambat.
Mampir kuy😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon auliya rizky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Minggu minggu berlalu sampai hari ini hari dimana siswa siswi kelas 12 di SMA BUNGA PUTIH menunggu pengunguman kelulusan mereka setelah kurang lebih tiga tahun belajar dan berjuang diujian akhir yang mengurus otak itu.Kini mereka tengah menunggu hasil kerja keras mereka dan akan menentukan apakah mereka bisa lanjut kuliah,kerja atau yang lainnya.Tak terkecuali untuk lima orang yang sedang berkumpul dikelas kosong itu karena sedang menonton hiburan dari adik kelas memperingati hari perpisahan anak kelas 12.
"Galau gue" ucap Sivia yang duduk dikursi dengan wajah khawatir.
"Stay cool aja napa sih pasti lulus semua tenang aja gak usah lebay...." ucap Bila yang tengah asik bermain game hago dengan Boby.
"Ra....kira kira jadi gak yah gue dilamar Abang lo kan udah lulusan kita" tanya Sivia yang mendekat pada Raya.yang membuat mata Bila terbelalak.
"Set dah kirain galau nunggu pengunguman malah mikirin lamaran dasar bucin......yes aku menang" Bila meledek Sivia kemudian tertawa terbahak sebab berhasil mengalahkan Boby yang terlihat kesal karena jika ia kalah ia tak boleh mencium bibir manis tunangannya itu sebulan penuh.
"Emang lo udah yakin kalau bakal lulus ngisi jawaban matematika aja ngitung kancing....jangan ngarep" ledek Raya
"Halahhhh kemarin nolak katanya masih kecil sekarang malah nanya jadi apa kagak dilamar.....malu malu tikus lo" celetuk Boby
"Kalau nggak lulus yah ngulang taon depan lamarannya juga nunggu taon depan" tambah Bila.
"Ishhhhh kalian mah bukannya bikin gue tenang malah bikin gue makin galau sebel gue" Sivia merajuk dengan melipat kedua tangan didepan dada.
"Tenang aja Vi lo tau kan kalau seorang Arya udah ngomong pasti dilakuin,jadi ditunggu aja jangan terlalu dipikirin" Rizky menyemangati Sivia.
Sivia langsung memeluk Rizky yang terkejut "Makasih Riz....lo emang calon ipar terbaik gue" ucap Sivia.
"Sivia!!!!! Laki gue tuh....main peluk aja...biar kata Bff kalau masalah ginian gue nggak mau berbagi...pelukan Rizky cuman buat gue!!!" hardik Raya yang menarik Rizky lepas dari pelukan Sivia dan memeluknya sekuat tenaga.Rizky tertawa dan mencium puncak kepala Raya.
"Iya iya....aku cuman mau meluk kamu nggak ada yang lain kamu satu satunya dihatiku" ucap Rizky yang membuat Raya makin menenggelamkan wajahnya didada suami tampannya itu.sedangkan Sivia mencebik melihat kemesraan mereka.
"Males ah gue disini jadi obat nyamuk doang" rajuknya.
"Rizky....Boby....kalian ditunggu pelatih diruangan team basket ada yang pengen disampaikan katanya" ucap Alvin yang masuk kedalam kelas.
Alvin melirik pada Raya yang baru melepaskan pelukannya pada Rizky.ia mendekati Raya dan memberikan sebuah kotak."Buat lo"ucapnya.
Rizky yang baru berdiri itu menatap Alvin tajam mengingat dulu manusia slebor itu sangat menyukai istrinya.sedangkan Raya melirik pada Rizky ia belum menerima kotak dari alvin itu.
"Wesssstt....santai bro sebagai salam perpisahan aja ko" jelas Alvin.
"Oke" ucap Rizky singkat.
"Thankz Vin" ucap Raya yang baru berani mengambil hadiah itu setelah mendapatkan ijin dari Rizky.
Kemudian Rizky,Boby dan Alvin pun keluar dari kelas meninggalkan tiga bff itu dikelas.
"Kelapangan kuy.....serem gue dikelas kosong gini" ucap Bila yang diangguki oleh kedua bffnya.
Mereka pun menuju kelapangan duduk dikursi yang sudah ditata rapi disana untuk menikmati hiburan yang ada mulai dari menyanyi,menari,teater dan puisi.sampai kepala sekolah naik keatas panggung dan mengucapkan pidato untuk anak muridnya yang akan lulus dan mengungumkan hasil kerja keras mereka selama ini.
"Loh Bob kok sendiri...Rizky mana?"tanya Raya yang melihat Boby datang hanya sendiri dan duduk disamping Bila.
"Ke toilet bentar katanya" jawab Boby
Raya membentuk bibirnya menyerupai hruf o tanpa bersuara kemudian tak lama kursi di sampingnya bergerak Rizky duduk disana.
"Dari mana Ky?" tanya Raya padahal dia sudah tau jawabanya.
"Hehehe maaf Ay....kebelet tadi udah pengungumannya?" tanya Rizky
"Belum bentar lagi"jawabnya.Raya memperhatikan Rizky seperti ada yang berbeda dari suaminya itu tapi apa wajah masih tampan,pakaian juga masih rapi ah tau lah batinnya.
Hal yang ditunggu pun diumumkan oleh kepala sekolah langsung yaang membuat semua murid berteriak senang detik detik yang tadi sempat tegang kini berganti dengan tangis haru bahagia karena semua murid kelas 12 dinyatakan lulus 100%.mereka tak merayakan dengan mencoret baju seperti murid sekolah lain karena pihak sekolah mewajibkan murid mereka datang dengan baju bebas dan tetap membawa seragam untuk dikumpulkan di ruang osis untuk disumbangkan ke anak yang tidak mampu.
Raya,Rizky,Sivia,Bila dan Boby juga terlihat bahagia karena masa masa indah dan duka saat Sma kini telah berlalu tapi pertemanan akam tetap berlanjut sampai kapanpun para murid saling bersalaman dan juga dengan guru mereka yang sudah membimbing dan mengajari mereka selama ini.
***
"Ay.....
"Hmmmm.....
"Ay setelah ini rencananya apa?mau kuliah atau gimana?
"Kayanya Ay mau istirahat dulu deh.....mau nyantai dulu dirumah tahun depan mungkin baru ada rencana soalnya ay juga belum tau mau kuliah jurusan apa.....sekalian ngurus Resto? jelas Raya.mereka sedang duduk bersantai dibalkon kamar mereka menikmati indahnya malam.
"Iky rencananya apa mau kuliah? Raya menyandarkan kepalanya di dada Rizky karna ia duduk dedepan Rizky membelakanginya.
Rizky mengusap lembut rambut Raya."Iya aku mau ngambil manajemen bisnis biar bisa lebih paham dan juga bersiap kalau Papi minta aku buat ngurus perusahaannya".
"Iya sih......
Rizky mendekap Raya ia menciumi leher istrinya itu dan sesekali mengigit gemas telinga polos Raya istrinya itu tak terlalu menyukai acsesories yang menempel pada telinga kecuali akan ada acara resmi baru dia akan memakainya.
"Aku kangen" bisiknya ditelinga Raya.Raya merona jika suaminya itu sudah seperti ini pasti ia menginginkan yang ena ena karena memang sejak Raya selesai menerima tamu bulanannya ia belum memberikan hak batin suaminya itu.
Tangan Rizky mulai naik dan *** sebelah bukit yang sepertinya agak membesar itu.Raya berbalik menghadap Rizky menatap wajah tampan suaminya yang mulai terlihat dewasa dari sebelum ia mengenalnya.Raya mengecup bibir Rizky kilas "Kita ke kamar"ucapnya tersenyum manis.
Rizky terlihat sangat senang ia langsung mengangkat tubuh mungil istrinya itu dan segera masuk kekamarnya saat ingin direbahkan dikasur tiba tiba Raya menggigit bibir Rizky gemas dan menariknya.
"Awwwwww ssshhhh sayang sakit"pekik Rizky.Raya yang sudah menempel dikasur pun tertawa melihat sang suami terus mengusap bibirnya.
"Awas yah......"Rizky menggelitik pinggang Raya yang membuat Raya semakin tertawa tak dapat berhenti.
"Iky.....udah.....geli....iya iya aku nggak nakal lagi" ucap Raya terbata masih menahan kegeliannya.
Rizky yang **** tubuh Raya dengan tumpuan sebelah tangannya menatap wajah Raya yang memerah dan ada air disudut matanya.Rizky mengecup kedua mata Raya lembut "Aku akan selalu membuat mu tertawa bahagia apapun yang terjadi dan jangan pernah menangis lagi karena aku nggak sanggup melihatmu meneteskan air mata karena hatiku akan hancur sehancur hancurnya mengerti......I Love You pendamping hidupku" ucap Rizky membelai wajah Raya.
Raya mengalungkan tangannya di leher Rizky "Aku pasti akan selalu bahagia jika itu bersamamu jadi jangan coba pergi dariku I LOVE U CINTA PERTAMAKU" Raya tersenyum cantik "Dan CINTA TERAKHIRKU"batinnya melanjutkan.
Rizky mencium bibir Raya yang sudah jadi kebutuhan pokoknya dipagi hari saat ia membuka mata itu.Melumatnya dengan lembut Raya juga membalas dengan hal yang sama.Tangan Rizky sudah bergerilya kesana kemari hingga membuat Raya mendesah tak karuan.
Dan terjadilah peristiwa yang membuat dua anak manusia itu menikmati indahnya surga dunia.nikmat mana laagi yang kau dustakan apalagi kalau sudah halal tiap malam pun jadi hahahaha.
MSH HERAN AZA MA RAYA, KATANYA UDH BELAJAR BELA DIRI, KOQ LENGAH DGN STEVEN..