NovelToon NovelToon
My Teacher Is My Husband

My Teacher Is My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:580.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Dyah Nur khudlriyyah

Cinta dalam perjodohan yang sudah asing di telinga kita di era jaman serba modern ini. Tapi tidak untuk kehidupan Tsania kebahagiaan akan kelulusannya di warnai duka karena perjodohan dari keluarganya.Dengan lelaki misterius tanpa ia kenali, dan kejutan di hari pernikahannya yaitu lelaki misterius itu adalah guru favoritnya di sekolahan.Tsania begitu bahagia.Karena perjodohan ini tidak begitu menyeramkan.Tapi belum bisa menikmati pernikahannya dia di landa gelisah karena sang kekasih hati yang ia tinggalkan tanpa kabar itu,mengetahui dan sakit hati.Demi menjaga perasaan sang guru dia dan sang kekasih hati menutup rapat-rapat cinta di masa lalunya.Akankah Tsania kembali dengan sang kekasih hatinya? ataukah menata cintanya dengan sang gurunya? Yuk ikuti novel ini sampai selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyah Nur khudlriyyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAJADAH MERAH

Setelah usai makan siang aku dan pak Zan segera prepare untuk segera pulang ke rumah ibu, karena seharusnya aku dan pak Zan masih di sana belum di rumah mertua.Pak Zan membereskan baju-baju seragam dan

berbagai macam buku-buku mengajarnya.

"Mas Irul gak jadi nginep sini? " sapa mamah yang sudah masuk ke kamar karena tidak di tutup.

"Besok-besok mah kalau udah dari rumah ibuk.Kan seharusnya ini Irul di sana bukan disini "

"Iya deh mamah lupa,bakal kangen nanti mamah sama kamu mas"

"Ih, mamah apaan sih orang besok minggu juga kesini kan"

"Akan terasa lama mas.Kan kamu gak pernah jauh-jauh dari mamah paling lama juga 2 hari ini nanti bakalan seminggu" mamah memeluk pak Zan dengan manjanya.

"Apaan sih mah, malu tau ada Tsania"

"Ih.... nggak apa-apa kan ya Tan? "

"Hehhehehe, iya mah" aku hanya tersenyum malu melihat tingkah mamah yang begitu manja sama pak Zan.

"Mah, kan masih ada si kembar lagian nanti juga Irul bakalan nggak disini terus.Irul sekarang sudah berkeluarga mah, kemarin-kemarin suruh nikah sekarang udah nikah bingung" pak Zan memegang pundak mamah menyakinkan dengan nada sedikit kesal.

"Bukan gitu sayang "

"Ya udah mah,jangan gitu lagi.Kayak Irul mau pergi jauh aja"

"Iya, tau sendiri cuma kamu yang bisa di ajak curhat mas,si kembar ma asik dengan dunianya sendiri la papahmu?mau pensiun aja malahan semakin sibuk "

"Mah?kan udah ada Tsania sekarang" ucapku menyakinkan mamah yang terlihat sedih.

"Oh, iya mamah lupa.Maaf yah?sini-sini anak mamah yang cantik" mamah mengulurkan kedua tangannya untuk memelukku.Aku segera menghampirinya dan nemeluknya.

"Duh,udah lama mamah kepingin punya anak cewek gak kesampaian" lirihya dalam pelukanku.

Aku dan pak Zan segera berpamitan dengan ibu dan eyang putri.Mereka mengantar sampai aku dan pak Zan naik ke mobil.

"Mah, salam buat papah sama si kembar ya? " ucap pak Zan saat sudah di dalam mobil.

"Iya sayang, InsyaAllah nanti mamah salamin"

"Berangkat dulu mah, eyang" sahutku

"Iya,hati-hati mas. Jangan ngebut ya? " tambah eyang.

"Iya, eyang. Pergi dulu ya?

"Assalamu'alaikum, da... " salamku dan pak Zan berbarengan sembari melambaikan tangan

"Waalaikumsalam"

Pak Zan melaju dengan kecepatan sedang. Pemandangan kota yang begitu bising sudah tampak lagi setelah beberapa saat tadi tak ku lihat.Meski terlihat lenggang di jalanan karena belum termasuk jam pulang kerja jadi tidak terjebak macet.

"Tan? "

"Iya? "

"Mau mampir dulu gak?beli makanan apa gitu"

"Apa ya??? "

"Beli serabi solo aja kak yang aneka rasa kesukaan orang rumah"

"Ok,siap"

Pak Zan memarkirkan mobilnya di depan sebuah kedai yang menjual serabi khas solo

"Yuk, turun"

"Iya"

Aku dan pak Zan segera turun di sana sudah ada beberapa orang mengantri untuk menunggu pesanan mereka.

"Mas,pesan 2 bungkus di mix ya? "

"Iya pak, silahkan tunggu dulu".

" Ok, terimakasih "

Aku memerhatikan cara pembuatan serabi yang masih menggunakan seperti cobek kecil ciri khasnya.Ya bedanya sekarang serabi teksturnya lebih lembut dan rasanya beraneka rasa macam kalau jaman dulu serabi agak kasar dan hanya di kasih parutan kelapa dan rasa lain hanya di kasih irisan pisang.Dulu ibu pernah jualan serabi di pasar waktu aku masih kecil sejak ayah pergi ibu jadi nggak mau lagi jualan serabi katanya mengingatkan pada ayah.

"Pak, ini pesanannya" seorang gadis seumuranku dengan memakai seragam kedai ini membawa 2 box serabi.

"Ok, berapa mbak? " pak Zan mengeluarkan dompetnya dari saku celananya.

"Tiga puluh ribu pak"

"Ok, nih.Kembaliannya buat kamu aja mb" pak Zan memberikan dua lembar uang dua puluhan kepada waiters itu.

Baik juga pak Zan ya?baru tahu aku.Karena selama ini gak pernah melihatnya.

Aku dan pak Zan segera meluncur ke rumah ibu.Karena tadi ibu telfon harus kesana dulu, ya pak Zan kan belum pernah tidur di rumah ibu dan juga ini belum acara ngunduh mantu

Jadi aku belum boleh nginep sana kata ibu.

Sampai disana pak Zan memarkirkan mobil di lapangan kecil yang biasanya juga di buat parkir para pemilik mobil yang tak mempunyai garasi di rumahnya.Ya maklum di daerahku masuk dalam gang sempit hanya bisa di lewati kendaraan roda 2.

Pak Zan menurunkan satu koper dan ranselnya yang biasa di bawa saat mengajar.Pak Zan menarik koper di sebelah kanan tak lupa dia menarik tanganku untuk di gandeng.

Oh, begini ya rasanya pengantin baru?mesra selalu.Ya semoga sampai tua nanti akan selalu mesra.Aamiin.

Di sore hari yang menjelang petang rumah terlihat sepi pintu rumah terbuka lebar tapi tampak sunyi sepi.Ya meski masih tampak janur kuning melengkung di rumah ibu dan aroma melati masih tercium dengan semerbaknya.Disana tampak tak ada penghuninya.

"Assalamu'alaikum.... !!!" aku dan pak Zan memberi salam bebarengan.

"Ibu? "

"Kok sepi Tan? "

"Entahlah pak, ayo masuk aja"

Aku dan pak Zan segera masuk tanpa menunggu penghuni di rumah itu keluar. Dan langsung masuk kamarku.Semerbak aroma melati masih kuat tercium di kamarku, disana masih tertata rapi tanpa ada yang menyentuh sejak kemarin aku tinggal nginep di hotel.

"Istirahat dulu kak,Tania mau cari ibu sama adik-adik"

Ku buka satu persatu kamar ibu dan Laili. Di sana tampak tak ada orang satupun.Masih ada satu kamar yang belum ku buka yaitu kamar Tony.

Krieeeet....

"Woalah.... dasar kebo bocah ini" Tampak disana Tony memeluk guling dengan nyenyak nya.

"Woi...!!! udah sore bangun... " Ku sahut guling itu dari pelukan Tony dan ku timpukkan padanya.

"Eh, apaan sih kak masih ngantuk juga"

"Udah sore Ton, eh ibu sama Laili kemana? " Tanyaku dengan duduk di pinggir ranjangnya.

"Eh, mb Tsania toh? kirain mb Laili" Tony mengucek matanya dan langsung duduk. Langsung mengulurkan tangannya untuk bersalaman denganku dan di kecup punggung tangan ini.

"Entah mb, tadi juga dirumah. Kalau mbak Lel pergi dari tadi pagi belum pulang"

"Tumben,kemana? bukannya dia sudah selesai urusan pendaftaran sekolah, tinggal nunggu MOS kan? "

"Urusan di Rumah Hijrah katanya"

"Hah? ngapain sampai sore gini?

" Nggak tau sama kak Arnold kok"

"Hah? " hatiku terasa tersayat-sayat.Ku tahan air mataku agar tidak tumpah Teringat dulu ibu sangat melarangku untuk tidak pacaran. Bahkan berduaan dengan lelakipun juga tak boleh meski hanya berteman.

Kenapa harus Laili sih?nggak ada cewek lain buat pelarian? apa kamu gak mikirin perasaanku sih. Dasar buaya kamu. Umpatku dalam hati.

"Tan? sholat ashar dulu yuk? " pak Zan muncul di pintu kamar Tony.

"Iya, kak " ku ambil nafas dan membuangnya dengan kasar.

"Ton, udah sholat belum? " tanya pak Zan pada Tony.

"Eh, belum kak" Tony menghampiri pak Zan dan bersalaman mencium punggung tangannya.

"Yuk, sholat jamaah dulu"

"Iya kak" jawabku dan Tony serempak.

"Emang ibu sama Laili kemana kok gak kelihatan? " tanya pak Zan yang sudah siap duduk bersila di kamar sholat. Menunggu ku dan Tony berwudhu.

"Laili di Rumah Hijrah, ibu gak tau kemana"

"Oh, iya besuk minggu ada acara santunan mungkin lagi rapat. Soalnya udah seminggu gak kesana udah tak wakilkan Keanu"

"Ini pak sajadah nya" ku berikan sajadah hijau yang agak lusuh yang biasa aku pakai.Dan aku memakai sajadah merah pemberian Arnold.

Ku gelar dengan lembut, ku amati dengan seksama. Masih tercium aroma wangi parfum milik Arnold. Ku raih sajadah merah yang sudah ku gelar dan ku cium dengan lembut.Hatiku terasa damai. Terbayang wajah Arnold tersenyum usai memimpin sholat kala itu.

Aku rindu kamu nold.

"Idih,masak buat suami di kasih yang lusuh yang baru di pakai sendiri" ucap Tony membuyarkan lamunanku.

"Iya, gak apa-apa kan itu sajadah kesayangan Tania. Jadi biar kak Irul jadi kesayangan ku donk" timpalku menutupi kebenaran.

"Udah-udah.Keburu jam 5 lho" pak Zan menengahi dan memimpin sholat ashar.

1
Ani Wafi
Biasa
vie
bnyak typo nya tor.. bca dr beberapa bab.. ada yg salah.. blng sama pak zan.. tpi malah arnold..
Suzieqaisara Nazarudin
Satu kata untuk Ibu Stania GILA...
Satu kata utk Fauzan EGOIS
satu kata untuk Stania BODOH
Suzieqaisara Nazarudin
Aku dari awalnya mmg gak suka sama fauzan,egois,mau menang sendiri..yg bodohnya Stania masih aja mau mengalah...🤦🤦
Suzieqaisara Nazarudin
Hanya sebatas sahabat yp mesra banget sampai mengelus elus perut bu Mano,siapa pun yg melihatnya akan akan berpikir mereka itu suami/istri deh pak...Hadeeehh🙄🙄🙄
Suzieqaisara Nazarudin
Aneehh aja aku dengan hubungan mereka..apa segitunya cara pak Zan mau bikin Tsania cemburu untuk mencintainya??dengan cara mendekatkan Arnold dengan Stania,dan dia pura pura bermesraan dengan bu mano?? katanya udah janji gak akan bikin Stania menangis lagi,kalo kek gitu cara pak Zan yg ada Stania makin kecewa bukannya makin cinta....🤦🤦🤦🙄🙄
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhhh kok ceritanya dari awal sampai ke sini hikin aku mewek terus sih thor??😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Ibu nya juga sih dulu belum jumpa dan mengenali Arnold aja udah nolak duluan,marah marah Stania..tp sekarang malah suka ke Arnold kayaknya mau deketin Arnold lagi ke Laily...😢😢😢 Gimana coba perasaannya Tania...🙇🙇🙇
Suzieqaisara Nazarudin
Pacaran berbulan-bulan aja susah untuk melupakan apalah lagi udah bertahun-tahun..Apalagi Arnold sanggup masuk islam salah satu alasannya untuk menjadikan Stania bidadari dlm hidup berumah tangga nya..tp sekarang apa...,??!!😢😢😩😩
Suzieqaisara Nazarudin
Arnold menjaga jodoh pak fauzan selama 2 tahun...😭😭😭 Semoga Arnold juga bertemu dengan wanita yg baik baik dan solehah..
Suzieqaisara Nazarudin
ku hanya mampu 😭😭😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Aku pikir oak Fauzan terdiam saat ijab qabul nya dia syok mendengar nama calon pengantin nya Stania Marwa...tp rupanya dia malah ngelamun mikirin Stania...Eehh ternyata oh ternyata yg jadi istrinya memang Stania...🤭🤭😅😅

Duh Arnold datang tuh gimana ini??nyesek aku😭😭😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhhh aku nyesek thor baca surat dari Arnold 😭😭😭😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Lho apa pak Fauzan gak nyadar ya waktu ayah/ibunya nyebut nama calon istrinya itu Stania ya🤭🤭😅😅
Suzieqaisara Nazarudin
Berarti pak Fauzan gak tau dong dia di jodohkan dengan Stania pujaan hati nya ya🤣🤣🤣🤣
Suzieqaisara Nazarudin
Yg kau telpon itu jodoh mu Tan...oake Arnold sayang lagi nyapa nya🤭😅ketahuan tuh punya pacar...
Suzieqaisara Nazarudin
mampir thor..🙋🙋🙋 nyimak dulu
『Crybâby࿐
haii🥰
Hi Hii
ceritanya gk sesuai kk . geram banget sama fauzan ..laki 2 kok gk punya hati
Hi Hii
hadeh pak fauzan ingin menang nya sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!