"Biarkan doa-doa kita bertarung dulu untuk sementara waktu. Kini, biarlah kita sama-sama memperbaiki diri agar suatu saat aku beruntung memilikimu dan kau pun bersyukur memiliki aku."
Tapi bagaimana, jika apa yang kita doakan dan harapkan selama ini tidak sesuai kenyataan?
Nyatanya, LDR hanya bisa di lakukan oleh orang orang HEBAT.
Dan aku, bukanlah salah satu di antara mereka!
Follow IG : Mommy_Ar29
Tiktok : Mommy_Ar95
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
...~Happy Reading~...
“G—gak mungkin! A—aku gak pernah menabrak orang Ka, a—aku gak mungkin—”
“Nyatanya mobil kamu yang sudah menabrak tunangan ku!” sentak Taka langsung mencengkram erat dagu Baby, hingga membuat air mata gadis itu semakin deras membanjiri wajah nya.
Deg!
Jantung Baby semain berdetak tidak karuan, ia tidak menyangka jika ternyata orang dia cintai benar benar begitu kejam memperlakukan nya. Bahkan, ternyata Taka sudah memiliki seorang tunangan. Hidup Baby seketika semakin hancur, ia tidak menyangka jika ternyata dunia begitu kejam pada nya.
“Aku sudah mencari mobil itu sekian lama. Dan ternyata aku menemukan mobil itu di apartemen kamu.” Imbuh Taka kini langsung menghempaskan tubuh Baby hingga menyentuh badan mobil cukup keras, “Aku sudah mengecek semua nya, dan ternyata memang benar, kamulah pemilik mobil itu.”
“Kenapa? Kenapa harus kamu Baby? Kenapa!” sentak Taka mengusap wajah nya dengan begitu frustasi. Tak berbeda dengan baby yang sejak tadi tak bisa menahan air mata nya, kini Taka juga ikut meneteskan air mata, akan tetapi ia segera menghapus nya agar tidak begitu terlihat.
“L—lalu apa yang kamu inginkan?” tanya Baby menghela napas nya dengan begitu panjang berusaha untuk tetap kuat walau sebenarnya sangatlah menyakit kan. Bahkan, rasa itu lebih menyakitkan di banding saat ia tahu bahwa ayah nya akan menikah lagi.
“Akibat ulah kamu, tunangan ku koma selama hampir dua tahun. Keadaan nya semakin kritis, dan aku membutuhkan mu untuk mendonorkan beberapa untuk nya.”
“B—beberapa? M—maksud kamu apa?” tanya Baby menatap tak mengerti.
“Seharusnya kamu berterimakasih karena aku tidak membawa kasus ini ke polisi. Jadi selama dua tahun lebih ini, kamu bisa menikmati kebebasan mu di luar jeruji besi Sedangkan, Tika? Dia harus terbaring di sana sendirian, tidak bisa melihat bahkan menikmati keindahan dunia.”
“Kamu tahu Baby, seharusnya, lulus kuliah nanti aku akan menikahi nya. Dan seharusnya aku dan dia akhirnya mendapatkan kebahagiaan kami, tapi karena kamu!” Taka menunjuk wajah Baby dengan begitu kasar, “gara gara kamu, semua sirna! Bahkan kebahagiaan itu terancam lenyap.”
“Hiks hiks aku tidak tahu Ka! Sungguh, aku tidak pernah menabrak apapun atau siapapun.” Baby sekali lagi berusaha ingin menjelaskan, “Aku memang suka dunia malam, aku sering ikut balapan bahkan sering memenangkan mobil, tapi—”
“Tapi aku tidak pernah menabrak seseorang, apalagi tunangan kamu! Dan kalau pun aku ternyata melakukan itu, pasti aku akan langsung bertanggung jawab, aku pasti—emmmttt.”
“Bulsyiet!” Taka Kembali mencengkram dagu Baby sambil sebelah tangan nya mengepal dengan begitu erat, menatap lekat pada wajah gadis yang saat ini ada di depan nya dengan perasaan yang sangat sulit untuk di jelaskan.
“Hiks hiks hiks, baiklah. Jika memang kamu menginginkan aku untuk menjadi pendonor itu. Tapi—“ Baby menarik napas nya begitu dalam dengan mata terpejam, lalu beberapa detik ia hempaskan dan membuka mata nya, “Tolong jawab satu saja pertanyaan ku.”
“Katakan!” Taka melepaskan cengkeraman dagu itu dengan kasar, lalu ia segera berbalik untuk membelakangi baby sambil kedua tangan ia masukkan ke dalam saku.
Berulang kali, laki laki itu menarik napas nya Panjang, berusaha menghalau perasaan yang paling ia benci seumur hidup nya.
“J—jika kamu benar sudah memiliki tunangan, k—kenapa kamu tetap menyentuh ku? K—kenapa selama ini kamu memperlakukan ku bak seorang ratu? Walau pada akhirnya kamu tetap menghempaskan ku? Kenapa Ka?” tanya Baby dengan suara yang sudah begitu serak akibat terlalu lama menangis.
“Pertanyaan mu hanya satu,” ucap Taka dengan datar tanpa berniat untuk berbalik untuk menatap Baby.
“Lihat aku Ka! Tolong, katakan. Apa benar kamu tidak pernah memiliki rasa apapun pada ku?” tanya Baby lagi, ‘’Lihat aku.’’
Berulang kali Baby meminta dan memohon pada laki laki itu, tapi Taka seolah tak berniat sama sekali untuk berbalik dan kembali menghadap Baby.
Rasanya sangat menyakitkan, sampai ia merasa tidak sanggup untuk kembali melanjutkan keinginan nya. Akan tetapi, di dalam sana juga ada seseorang yang jauh lebih membutuhkan nya, bahkan juga membutuhkan Baby, karena hanya Baby yang bisa mendonorkan jantung dan hati nya untuk Tika.
...~To be continue …...
Mana ya sambungan novel Baby anaknya Om Dewa dan Ryan thor..ku pikir tadi novel ini,soalnya nama perannya juga Baby, Ternyata aku salah..🙇🙇